BlogPembeli Properti PemulaPanduan KPR/KPAPerbedaan Booking Fee dan Uang Muka, Wajib Tahu Sebelum KPR Rumah!

Perbedaan Booking Fee dan Uang Muka, Wajib Tahu Sebelum KPR Rumah!

Dipublikasikan oleh Fauzia Assilmy dan Diperbarui oleh Salsabilla Azalia Putri

Nov 24, 2025

5 menit membaca

Copied to clipboard
Wajib Tahu! Perbedaan Booking Fee dan Uang Muka Sebelum KPR Rumah

Apakah Pins tahu perbedaan booking fee dan DP? Atau Pins berpikir bahwa keduanya tidak memiliki perbedaan? Jika Pins berpikir demikian, tidak perlu khawatir, karena kebanyakan orang juga memiliki pemikiran yang serupa. Padahal baik booking fee maupun uang muka itu berbeda satu sama lain. Lantas apa saja perbedaannya? Yuk, simak artikel ini sampai selesai!

Apa Itu Booking Fee?

Perbedaan booking fee dan dp terletak pada konteksnya
Source: Freepik

Booking fee adalah uang tanda jadi yang dibayarkan kepada developer untuk memesan atau membooking unit properti pilihan Pins. Besaran booking fee biasanya berkisar antara Rp5 juta hingga Rp20 juta, tergantung kebijakan developer dan harga properti. 

Fungsi utama dari booking fee adalah untuk menahan unit properti agar tidak dijual kepada calon pembeli lainnya. Pembayaran ini bersifat sementara dan akan diperhitungkan sebagai bagian dari uang muka. Dengan membayarnya, Pins memiliki hak prioritas untuk membeli unit properti tersebut dalam jangka waktu tertentu.

Bagaimana Cara Membayar Booking Fee?

Perbedaan booking fee dan DP terletak pada cara bayarnya juga. Pembayaran booking fee dapat dilakukan melalui transfer bank langsung ke rekening developer atau melalui metode pembayaran yang telah disepakati. 

Pastikan Pins mendapatkan bukti pembayaran resmi berupa kuitansi atau tanda terima yang sah dari pihak pengembang. Cara aman bayar booking fee adalah dengan menghindari pembayaran ke pihak ketiga atau individu yang mengaku sebagai marketing. Lebih baik langsung ke rekening atas nama developer.

Apakah Booking Fee akan Hangus Jika KPR Ditolak Bank?

Perbedaan booking fee dan DP berikutnya adalah dalam konteks hangus. Booking fee memiliki potensi untuk hangus kalau pengajuan KPR ditolak bank. Hal ini terjadi karena pada dasarnya biaya ini adalah komitmen Pins untuk membeli properti tersebut dengan asumsi sudah siap. 

Developer biasanya mencantumkan klausul bahwa booking fee tidak dapat dikembalikan jika pembatalan terjadi dari pihak pembeli atau calon konsumen. Namun, beberapa developer memiliki kebijakan yang lebih fleksibel dan dapat mengembalikan booking fee dengan potongan biaya administrasi tertentu.

Oleh karena itu, sangat penting membaca dan memahami perjanjiannya sebelum melakukan pembayaran kepada pihak pengembang.

Apakah Booking Fee Bisa Di Refund?

Booking fee dapat dikembalikan atau di-refund, namun hal ini sangat bergantung pada kesepakatan awal yang dibuat dengan pihak developer. Sebagian besar pengembang properti menerapkan kebijakan booking fee yang bersifat non-refundable atau tidak dapat dikembalikan dalam kondisi apapun. 

Tapi ada pula pengembang yang memberikan toleransi pengembalian dengan potongan biaya administrasi sekitar 20-50% dari nilai. Beberapa kondisi khusus seperti force majeure atau kesalahan dari pihak pengembang dapat memungkinkan pengembalian biaya ini secara penuh. 

Apa Itu Down Payment?

Apa Itu Down Payment
Source: Freepik

Apa itu Down Payment? Down payment (DP) atau uang muka adalah pembayaran awal yang wajib dibayarkan pembeli saat mengajukan kredit kepemilikan rumah. DP biasanya berkisar antara 10-30% dari total harga properti yang akan dibeli sesuai ketentuan bank. Perbedaan booking fee dan DP ini terletak pada kewajiban membayarnya. Dimana DP wajib saat mengajukan KPR dan ketika sudah disetujui bank, sementara booking fee itu harus dari awal karena tanda jadi.

Besaran DP yang ideal adalah minimal 20% agar cicilan bulanan tidak terlalu memberatkan dan persetujuan KPR lebih mudah. Perbedaan booking dan DP terletak pada fungsinya. Fungsi utama DP adalah menunjukkan keseriusan dan kemampuan finansial pembeli kepada pihak bank pemberi kredit properti tersebut, sementara booking fee agar unit Pins tidak dibeli orang lain.

Lantas lebih baik beli rumah dengan DP kecil atau besar? Semakin besar DP yang dibayarkan, maka bunga dan cicilan bulanan yang harus dibayarkan akan semakin kecil dan ringan. Namun keputusannya juga tetap tergantung pada kondisi dan kesiapan finansial Pins.

Bagaimana Cara Membayar Down Payment?

Down payment termasuk ke dalam biaya pokok saat mengajukan KPR dan harus dibayarkan setelah pengajuan kredit Pins disetujui bank. Untuk mengetahui cara menghitung uang muka KPR, kalikan persentase DP dengan total harga properti yang akan dibeli.

Misalnya, rumah seharga Rp500 juta dengan DP 20%, maka uang muka yang harus dibayar adalah Rp100 juta. Pembayaran DP dilakukan melalui transfer sesuai instruksi dari pihak bank. 

Tips menabung DP rumah adalah dengan menyisihkan 30% gaji bulanan Pins dari jauh-jauh hari. Selain itu cara mengumpulkan DP KPR lebih mudah adalah dengan mengurangi yang tidak dibutuhkan seperti hiburan, liburan, atau beli barang non-esensial, dan sebagainya.

Apakah Down Payment akan Hangus Jika KPR Ditolak Bank?

Perbedaan booking fee dan DP terletak pada hangus atau tidaknya jika ditolak bank. Booking fee seperti yang dikatakan sebelumnya akan hangus, sementara DP tidak akan hangus, karena akan dibayarkan kalau pengajuan KPR Pins diterima. 

Namun, jika Pins sudah membayar DP sebelum disetujui bank, maka uang ini akan hangus. Selain itu, kalau Pins mengundurkan diri atau tidak melanjutkan proses cicilan, maka DP berpotensi hangus juga. 

Nah, supaya pengajuan Pins tidak ditolak bank, pastikan memiliki credit score yang baik dengan riwayat pembayaran kredit yang lancar dan tertib. Lengkapi semua dokumen persyaratan seperti KTP, NPWP, slip gaji, dan rekening koran minimal 3 bulan terakhir. 

Pilih properti dengan harga yang sesuai dengan kemampuan Pins berdasarkan perhitungan rasio cicilan terhadap pendapatan bulanan. Hindari memiliki banyak pinjaman aktif karena akan mempengaruhi debt service ratio dan menurunkan peluang persetujuan KPR dari bank. 

Cari Tahu Besaran Cicilan Rumah dan Uang Muka dengan Simulasi KPR Pinhome

simulasi KPR Pinhome

Setelah mengetahui perbedaan booking fee dan DP, Pins sekarang harus paham bagaimana mengajukan KPR dengan baik dan benar supaya tidak ditolak dan merugikan Pins. 

Sebelum mengajukan KPR, penting untuk memilih rumah dan program bank yang sesuai dengan kondisi Pins. Pilihlah tenor dan bunga yang sesuai dengan kemampuan agar tidak terbebani di masa mendatang. 

Nah, untuk mempermudah perhitungan cicilan dan uang muka, cobalah simulasi KPR di Pinhome. Dengan menggunakan fitur ini, Pins akan mendapatkan hitungan akurat dengan penggunaannya juga mudah, sehingga Pins punya gambaran.

Selain itu, Pinhome juga menyediakan berbagai informasi properti dan layanan KPR yang dapat membantu Pins menemukan rumah impian dengan cara terbaik. Manfaatkan fitur konsultasi gratis dengan tim profesional yang akan memberikan Pins rekomendasi terbaik agar KPR tidak ditolak dan tidak membebani Pins. 

Copied to clipboard

Properti Rekomendasi

    Rp 550,8 Juta - Rp 1,5 Miliar
    Angsuran mulai dari Rp3,8 Juta/bln
      Rp 181 Juta
      Angsuran mulai dari Rp1,2 Juta/bln
        Rp 357,1 Juta - Rp 780 Juta
        Angsuran mulai dari Rp2,5 Juta/bln

        Properti Eksklusif: Green Paradise City

        Parung Panjang, Kab. Bogor
          Rp 1 Miliar - Rp 1,1 Miliar
          Angsuran mulai dari Rp7,2 Juta/bln

          Properti Eksklusif: The Agathis

          Pancoran Mas, Kota Depok

          © www.pinhome.id

          Pinhome App

          Coba Aplikasi Pinhome

          Cari, konsultasi, beli, hingga jasa perawatan rumah, semua ada!
          Unduh sekarang dan nikmati manfaatnya.

          iOS PCA DownloadAndroid PCA Download