Pinhome

Perang dunia I akibat egoisnya negara Eropa

Dipublikasikan oleh Eka Mandala ∙ 12 January 2014 ∙ 4 menit membaca

Lebih dari 45 tahun sejak berakhirnya Perang Jerman dan Prancis yang terjadi pada tahun 1871, kawasan Eropa mengalami suasana damai. Pada periode ini bangsa eropa menikmati kemakmuran, hasil kemajuan industri, penemuan ilmu dan teknologi serta seni budayanya. Konflik antar negara diselesaikan lewat diplomasi aktif yang diprakarsai oleh Uni Soviet.

Namun, keadaan berubah setelah banyak negara tidak mematuhi hasil-hasil Konferensi Berlin tahun 1884 yang membakukan aturan-aturan perdamaian dan Konferensi Den Haag tahun 1907 yang mengatur pembatasan persenjataan. Akibatnya, timbul rasa saling curiga antar negara di Eropa.

Rasa saling curiga ini kemudian berkembang menjadi perselisihan antar negara. Kemudian berkembang tidak hanya melibatkan bangsa-bangsa di Eropa saja, tetapi juga bangsa-bangsa di luar Eropa, seperti Jepang, Selandia Baru, Austria dan Amerika Serikat.

Konferensi Den Haag tahun 1907
Konferensi Den Haag tahun 1907

Penyebab umum terjadinya Perang Dunia I tahun 1914 sampai 1918

Secara umum Perang Dunia pertama timbul karena hal-hal sebagai berikut, antara lain:

Persaingan Jerman dan Prancis

Kekalahan Prancis atas Jerman pada tahun 1871 menjadikan trauma bagi bangsa Prancis. Negara tersebut harus membayar uang sebesar 5 milyar franc, serta kehilangan wilayah Alsace dan Lorraine.

Oleh karena itu, Prancis memacu pertumbuhan ekonominya. Sekalipun pertumbuhan industrinya masih berada di bawah tingkat pertumbuhan industri Jerman dan Inggris, Prancis berhasil melakukan modernisasi angkatan lautnya guna ekspansi ke Asia dan Afrika untuk menghadapi Jerman di luar Eropa.

Inggris juga berselisih dengan Jerman dalam memperebutkan pulau-pulau di Pasifik dan negara-negara di Afrika Timur. Mitos Jerman berkuasa di darat dan Inggris berkuasa di laut harus dihapus oleh kedua negara itu dalam memperebutkan daerah koloni.

Terbentuknya pakta-pakta militer

Persaingan yang timbul mengakibatkan negara-negara yang berkepentingan sama membentuk pakta-pakta militer. Inggris, Rusia dan Prancis membentuk Triple Entente (sekutu) pada tahun 1907. Triple Entente menghadapi persekutuan Jerman, Italia dan Austria-Hongaria yang tergabung dalam Triple Alliance yang dibentuk pada tahun 1882.

Jerman juga membuat perjanjian rahasia dengan Rusia yang dikenal dengan Reinsurance Treaty (Persetujuan untuk jaminan) yang isinya : Jerman mendukung minat Rusia untuk merebut Bulgaria dan Rusia akan netral bila Prancis menyerang Jerman.

Penemuan teknologi persenjataan

Akibat dari persaingan antar-negara yang tergabung dalam pakta-pakta militer (Triple Entente dan Triple Alliance) timbul perlombaan dalam penemuan baru di bidang teknologi persenjataan yang berkembang menjadi sumber dari modernisasi militer.

Krisis Balkan

Krisis di Semenanjung Balkan timbul sejak tahun 1875 ketika Turki berhasil menumpas pemberontakan orang Serbia di Bosnia. Rusia menganggap peristiwa itu sebagai penindasan terhadap orang Slav dan menyatakan perang terhadap Turki.

Turki kalah dan dipaksa memerdekakan wilayah jajahannya di Balkan. Sikap Rusia ini ditentang oleh Austria-Hongaria, karena mengancam kepentingannya di Bosnia dan Kroasia. Rusia cenderung membela Serbia.

Penyebab utama penyebab Perang Dunia I adalah tertembaknya Pangeran Franz Ferdinand, putra mahkota Kekaisaran Austria-Hongaria, oleh seorang Serbia di Sarajevo pada tanggal 28 Juni 1914. Sebulan kemudian Austria menyatakan perang terhadap Serbia.

Bersamaan dengan pernyataan tersebut, Austria-Hongaria memobilisasi korps tentaranya. Austria membombardir Beograd pada tanggal 29 Juli 1914. Ternyata Rusia pun melakukan mobilisasi tentaranya. Tindakan cepat Rusia dimaksudkan untuk menghalangi serangan Austria-Hongaria terhadap Serbia.

Karena ikatan Aliansi, perang segera melibatkan beberapa negara. Inggris dan Prancis yang menjadi sekutu Rusia melibatkan diri dalam peperangan. Jerman sebagai sekutu Austria-Hongaria pada bulan Agustus 1914 menyatakan perang terhadap Prancis, Inggris, Belgia dan Rusia.

Api peperangan dengan cepat meluas menjadi perang dunia. Negara-negara Eropa yang berperang terpecah menjadi 2 blok dan saling berhadapan: Blok Sentral yang terdiri atas Jerman, Austria-Hongaria, Bulgaria dan Turki, serta Blok Sekutu yang terdiri atas Rusia, Prancis, Inggris, Serbia dan Belgia.

Baca juga: Perang Dunia II di daratan Eropa

Agresifitas Jerman menjelang Perang Dunia I dirasakan oleh negara-negara tetangganya (antara lain Belanda, Belgia, Prancis) baik di daratan Eropa maupun di tanah jajahannya.

Sekalipun pemerintah Hindia Belanda menyatakan netral, tetapi pemerintah Hindia Belanda memusatkan perhatiannya pada pertahanan laut, dengan membangun pelabuhan-pelabuhan baru. Disadari pula tidak mungkin mempertahankan wilayah yang demikian luas tanpa diikutsertakannya penduduk pribumi.

Tags :

    Artikel Pilihan

    Finansial
    Finansial Memahami Pengertian Pajak dan Jenis-jenisnya

    Demi berjalannya sebuah negara, seluruh warga negara sebisa mungkin harus ikut berkontribusi. Salah

    Berita Pinhome
    Berita Pinhome Vasa Jagakarsa Hunian Modern Tropis Strategis Berkonsep Townhouse

    Menentukan rumah idaman memang bukanlah perkara mudah. Pasalnya banyak hal yang harus dipertimbangk

    Finansial
    Finansial Mengenal Analisis SWOT Untuk Mengembangkan Bisnis

    Membangun sebuah bisnis yang sukses tidak bisa terjadi dalam semalam. Ada banyak unsur dan juga keg

    Properti
    Properti 3 Contoh Rumah Idaman dan Populer Saat Ini

    Desain atau contoh rumah idaman bagi tiap-tiap orang tentunya tidak sama. Ada yang mendefinisikan r

    Properti
    Properti Ingin Memilih Lokasi Tempat Tinggal Strategis? Perhatikan Hal Ini!

    Memilih lokasi tempat tinggal strategis bukanlah perkara mudah, banyak yang harus kita pertimbangka

    Artikel Terkini

    Properti
    Properti 8 Rekomendasi Perumahan di Jakarta Selatan

    Bukan rahasia lagi, daerah Jakarta Selatan selalu dikenal dengan daerah elit.  Bagaimana ti

    Properti
    Properti 10 Perumahan Subsidi di Depok Murah Banget

    Apa yang dimaksud dengan perumahan subsidi? Dilansir dari Bisnis.com, perumahan subsidi adalah h

    Properti
    Properti 10 Rekomendasi Perumahan di Tangerang

    Saat ini, Tangerang sudah mulai banyak digemari oleh penggiat properti, lho! Infrastrukturnya ya

    Properti
    Properti 3 Perumahan di Atas Mall yang Punya Daya Tarik

    Pernahkah Pins melihat bahwa ternyata terdapat sebuah perumahan eksklusif di atas pusat perbelanjaa

    Arsitektur & Desain
    Arsitektur & Desain 3 Inspirasi Denah rumah 4 Kamar dengan 1 Mushola

    Bagi Pins yang beragama islam, tentu perlu untuk melaksanakan kewajiban keagamaannya seperti sholat

    Ikuti Media Sosial Kami

    Pinhome Indonesia