Awal dan akhir Peradaban Sungai Indus (India Kuno)

Diperbarui oleh Voni Wijayanti ∙ September 6, 2022 ∙ 4 menit membaca

Sungai Indus berada di wilayah Pakistan. Sungai ini memiliki banyak anak sungai yang berasal dari wilayah Punjab di Pakistan Utara. Sungai Indus mengalir melalui Pakistan dan menyebabkan tanah di daerah tersebut menjadi subur. Sungai tersebut bermuara di Laut Arab. Peradaban Sungai Indus sangat menarik untuk dibahas.

Pinhome – Membahas tentang India Kuno tentu akan menjadi sesuatu yang menarik, khususnya membahas tentang peradaban Sungai Indus yang memiliki banyak nilai sejarah.

Baca Juga:

Pendukung kebudayaan

Berdasarkan dari peninggalan yang ditemukan, dapat dinyatakan bahwa pendukung peradaban Sungai Indus adalah bangsa Dravida. Bangsa Dravida adalah penduduk asli India dengan ciri-ciri berkulit hitam, berambut kerinting, dan berhidung pesek. Sisa-sisa bangsa Dravida ini masih dapat ditemukan di Dataran Tinggi Dekan di India Selatan.

Hasil kebudayaan Sungai Indus

peradaban sungai indus
(Arahfajar.com)

Penelitian terhadap kawasan Lembah Sungai Indus dilakukan oleh arkeolog Inggris yang bernama Sir John Marshall. Penelitian tersebut berhasil menemukan peninggalan reruntuhan dua kota yang menakjubkan. 2 kota menakjubkan yang berhasil ditemukan di Sungai Indus adalah kota Mohenjodaro dan kota Harappa.

Kedua kota tersebut diperkirakan berdiri sekitar tahun 3000 SM dan mengalami kehancuran pada tahun 1500 SM. Berdasarkan hasil penelitian Sir John Mashall menunjukkan bahwa masyarakat Mohenjodaro dan Harappa memiliki kebudayaan yang tinggi dizamannya. Hal ini terbukti dari kemampuan mereka membangun kota menurut tata kota yang teratur.

Baca Juga:

Kota-kota tersebut dilengkapi dengan bangunan kuil, perumahan, pasar, dan lumbung. Disamping itu, juga terdapat jalan besar yang lurus dan saluran pembuangan air di bawah tanah.

Adapun benda-benda yang ditemukan di kota Mohenjodaro adalah arca seorang pendeta berjanggut yang memakai pita yang melingkari kepalanya dan berpakaian berhias gambar-gambar yang menyerupai daun semanggi.

Juga ditemukan arca berbentuk gadis penari yang terbuat dari perunggu, sedangkan di Kota Harappa ditemukan beberapa arca yang masih sempurna bentuknya dan dua tokoh Torso (arca yang telah hilang kepalanya).

Berdasarkan dari penggalian di Lembah Sungai Indus, juga ditemukan hasil kebudayaan sebagai berikut:

  1. Kalung yang terbuat dari emas.
  2. Senjata yang terbuat dari logam.
  3. Lempengan tanah liat bertuliskan huruf piktogram.
  4. Kereta kecil yang terbuat dari tanah liat yang dibakar (terracota/terakota).
  5. Sejumlah materai yang terbuat dar tanah liat dengan hiasan yang bermacam-macam seperti gambar perempuan, buaya, gajah dan badak.
  6. Kolam pemandian besar dengan ukuran 45 x 22.5 meter yang dilengkapi dengan pipa-pipa air.
  7. Kompleks perumahan dan fasilitas umum berupa pasar, gudang, tempat peleburan logam, tempat pertemuan, lumbung, dan kuil.

Baca Juga:

Pemerintahan

1. Candragupta Maurya

Raja pertama Kerajaan Maurya adalah Candragupta Maurya. Pada masa pemerintahannya daerah kekuasaan Kerajaan Maurya diperluas ke arah timur, sehingga sebagian besar daerah India bagian utara menjadi bagian dari kekuasaan Candragupta.

Dalam waktu yang singkat wilayah Kerajan Maurya sudah mencapai daerah yang sangat luas (daerah Kashmir di sebelah barat dan Lembah Sungai Gangga di sebelah timur). Raja Candragupta juga berhasil membebaskan India dari kekuasaan pasukan Iskandar Zulkarnaen.

2. Ashoka

Ashoka adalah cucu Candragupta Maurya. Kerajaan Maurya mencapai puncak kejayaan pada masa Raja Ashoka. Pada masa pemerintahannya, agama Buddha berkembang dengan pesat, bahkan dijadikan sebagai agama negara.

Raja Ashoka berhasil menguasai Kalingga dan Dekan, namun setelah Ashoka menyaksikan korban bencana perang, Ashoka menyesal. Dan sejak saat itu ia tidak lagi melakukan peperangan, bahkan mencita-citakan perdamaian dan kebahagiaan umat manusia.

Setelah Raja Ashoka meninggal, kerajaan terpecah-pecah menjadi kerajaan kecil. Baru pada abad ke-4 Masehi muncul seorang raja yang berhasil mempersatukan kerajaan-kerajaan kecil dan berdirilah Kerajaan Gupta dengan rajanya Candragupta I.

Baca Juga:

Sistem kepercayaan

Kepercayaan masyarakat Lembah Sungai Indus politeisme. Dewa utama yang disembah oleh masyarakat Lembah Sungai Indus adalah Dewi Ibu. Hal itu dapat diketahui dengan ditemukannya patung Dewi Ibu yang terbuat dari tanah liat.

Dewi Ibu merupakan perwujudan dari dewi kesuburan. Penyembahan terhadap Dewi Ibu dilatarbelakangi oleh kehidupan masyarakat Lembah Sungai Indus yang bersifat agraris.

Akhir peradaban

(Abhiseva.id)

Peradaban Lembah Sungai Indus mengalami keruntuhan pada tahun 1500 SM. Keruntuhan tersebut disebabkan karena adanya banjir Sungai Indus dan adanya serangan dari bangsa Aria yang berasal dari Asia Tengah.

Bangsa Dravida terdesak ke daerah Dataran Tinggi Dekan yang kurang subur. Sedangkan bangsa Aria menjadi penghuni baru Lembah Sungai Indus.

Baca Juga:

Featured Image Source: Bungfei.com

Editor: Voni Sri Wijayanti


Temukan pilihan rumah terlengkap di Aplikasi Pinhome. Dapatkan properti idaman melalui program NUP untuk akses eksklusif. Untuk kamu agen properti independen atau agen kantor properti bergabunglah menjadi rekan agen properti bersama kami dan iklankan properti kamu di sini.

Kamu juga bisa belajar lebih lanjut mengenai properti di Property Academy by Pinhome. Gabung menjadi Rekan Jasa Pinhome melalui aplikasi Rekan Pinhome di App Store atau Google Play Store sekarang!

Hanya di Pinhome.id yang memberikan kemudahan dalam membeli properti. Pinhome PINtar jual beli sewa properti.

Tags :

Artikel Pilihan

Berita Pinhome
Berita Pinhome Hadir di Denpasar, Pinhome Home Service Solusi Satu Langkah Mudah Bersih-Bersih Rumah

Jakarta, 9 Juli 2021 – Layanan Pinhome Home Service (PHS), hasil kolaborasi Pinhome dengan PT. Ap

Berita Pinhome
Berita Pinhome Hadir di Bandar Lampung dan Yogyakarta, Pinhome Home Service: Solusi Satu Langkah Mudah Bersih-bersih Rumah

Jakarta – Layanan Pinhome Home Service (PHS), hasil kolaborasi Pinhome dengan PT. Aplikasi 

Berita Pinhome
Berita Pinhome Buka Booth Free Massage di Acara CoHive Pop Up Market, Layanan Pinhome Home Service Diminati Lebih dari 150 Orang

Jakarta, 14 Juli 2022 - Pinhome selaku e-commerce properti, penyedia jasa rumah tangga, dan gaya hi

Berita Pinhome
Berita Pinhome KPR Lewat Pinhome, Agen Properti Bisa Klaim Seluruh Komisi!

Jakarta, 9 Agustus 2021 – Pinhome sebagai e-commerce properti memiliki misi untuk menjadikan prop

Berita Pinhome
Berita Pinhome Mau Bangun Usaha? Berikut Tips Pengecekan Properti untuk Tempat Usaha dari Pinhome

Jakarta, 1 November 2021 – Memahami aspek hukum pada properti merupakan hal yang krusial sebelum

Artikel Terkini

Finansial
Finansial Apa itu Crypto Wallet? Pengertian dan Cara Memakainya

Pada era modern ini, berkembangnya teknologi sudah banyak sekali memberikan manfaat kepada hidup ma

Finansial
Finansial BI Rate Naik? Cari Tahu Dulu Kebenarannya! (Edisi YoY Oktober & November)

#WaktunyaBeliRumah - Apakah Pins sadar, biaya yang dikeluarkan untuk transaksi bisnis properti tida

Gadget
Gadget 12 Rekomendasi HP 6 Jutaan, Harga Mid-Range Berasa Flagship!

Jika Pins menginginkan HP mid-range dengan kualitas flagship, maka rekomendasi HP 6 jutaan adalah j

Finansial
Finansial 15 NFT Game yang Tak Hanya Seru, Tapi Juga Menghasilkan Cuan!

Sebagai bentuk investasi aset digital yang menjanjikan, banyak orang yang mencoba untuk mempelajari

Finansial
Finansial Apa itu Copy Trade? Ini Fungsi dan Cara Menggunakannya

Ada banyak sekali istilah dalam dunia trading yang mungkin terdengar asing untuk kamu yang masih pe

Ikuti Media Sosial Kami

Pinhome Indonesia