Penyebab Perang Banjar

Dipublikasikan oleh Eka Mandala dan Diperbarui oleh Voni Wijayanti ∙ October 31, 2022 ∙ 5 menit membaca

Perang Banjar: Pengaruh politik Belanda di Kerajaan Banjar mulai tertanam pada pertengahan abad ke-18 walaupun hubungan dagang antara kedua belah pihak sudah ada sejak awal abad ke-17. Penyebab terjadinya perang Banjar pada kala itu juga menarik untuk dibahas.

Pinhome – Tertanamnya pengaruh itu merupakan hasil dari bantuan yang diberikan Belanda kepada Pangeran Nata ketika terjadi perebutan tahta kerajaan dengan Pangeran Amir.

Baca Juga:

Perjanjian Kerajaan Banjar Milik VOC

penyebab perang banjar
(Wikipedia) Kapal uap Celebes berperang melawan benteng rakit apung yang disebut Kotamara dikemudikan orang Dayak pada tanggal 6 Agustus 1859 di pulau Kanamit, sungai Barito.

Sebelum membahas penyebab terjadinya perang Banjar, sebagai imbalan, Pangeran Nata menandatangani perjanjian yang menyatakan bahwa Kerajaan Banjar adalah milik VOC. Dinyatakan pula bahwa VOC berhak campur tangan dalam pengangkatan sultan dan pejabat kerajaan.

Masalah pergantian tahta terjadi pada masa pemerintahan Sultan Adam, pertengahan abad ke-19. Sebelum wafat dia menulis wasiat bahwa yang berhak menggantikannya adalah Pangeran Hidayat.

Sebaliknya Belanda menghendaki Pangeran Tamjidillah yang sudah berjanji akan menyerahkan daerah Pengaron dan Kalangan kepada Belanda.

Kedua daerah itu banyak mengandung batu bara. Tokoh lain yang tidak diperhitungkan Belanda ialah Pangeran Antasari.

Sultan Adam meninggal dunia pada tahun 1857. Belanda mengangkat Pangeran Tamjidillah sebagai sultan dan Pangeran Hidayat sebagai Mangkubumi.

Baca Juga:

Reaksi rakyat Banjar

(Kompas.com)

Tindakan Belanda tersebut tidak disenangi rakyat Banjar yang terjadi sebelum adanya penyebab perang Banjar. Di beberapa daerah terjadi perlawanan terhadap Belanda. Perlawanan terpisah-pisah itu disatukan oleh Pangeran Antasari sehingga tumbuh perlawanan yang cukup besar. Pada tanggal 28 April 1859 mereka mulai bergerak.

Martapura mereka duduki. Pos pasukan Belanda di Pengaron mereka kepung. Perkebunan Belanda di Gunung Jabuk dan tambang batu bara di Kalangan mereka serbu.

Untuk menghadapi perlawanan itu, Belanda mendatangkan pasukan dari Jawa. Martapura mereka rebut kembali, sedangkan kepungan terhadap Pengaron mereka gagalkan.

Sultan Tamjidillah diturunkan dari tahta dan Kerajaan Banjar langsung ditempatkan di bawah pemerintahan Belanda. Sebagai protes, Pangeran Hidayat meninggalkan istana, masuk ke pedalaman untuk ikut memimpin perlawanan.

Baca Juga:

Perlawanan Pangeran Antasari

Antasari berusaha merebut kedudukan pasukan Belanda di Pulau Petak, tetapi gagal. Sementara itu, pasukan berhasil merebut benteng Belanda di Tabanio. Akan tetapi, benteng itu direbut Belanda kembali. Begitu pula pertahanan di Gunung Luwak jatuh ke tangan Belanda.

Belanda berusaha menangkap antasari. Mereka menghubungi Tumenggung Surapati yang bersedia membantu. Rencana penangkapan dirundingkan di atas sebuah kapal.

Surapati datang dengan beberapa orang anak buahnya. Setelah perundingan selesai, Surapati memerintahkan anak buahnya untuk segera melakukan penyerangan kepada kapal Belanda.

Sementara itu, Antasari memusatkan kekuatannya di Bukit Madang. Pertempuran merebut dan mempertahankan Bukit Madang merupakan pertempuran terhebat dalam perang Banjar. Setelah tiga kali melancarkan serangan, barulah Belanda berhasil menduduki Bukit Madang.

Sejak awal 1862, kekuatan pejuang-pejuang Banjar mulai berkurang. Pangeran Hidayat menyerah kepada Belanda pada akhir bulan Januari 1862.

Belanda bermaksud menjebak antasari dalam perundingan. Karena Antasari tidak berniat untuk mengadakan perundingan, dia mengajukan syarat yang tidak mungkin dipenuhi Belanda, yakni perundingan hanya dapat diadakan jika Belanda mengembalikan Kerajaan Banjar kepada rakyat Banjar.

Baca juga

Sejak pertengahan tahun 1862, Antasari memindahkan pertahanannya ke Dusun Hulu. Di tempat ini dia menyusun kembali kekuatan dan merencanakan untuk melancarkan serangan besar-besaran terhadap kedudukan-kedudukan Belanda. Sebelum rencana itu terwujud, Antasari meninggal dunia akibat terserang wabah cacar.

Setelah Antasari meninggal dunia, perlawanan dipimpin oleh anaknya, Muhammad Seman. Akan tetapi intensitas perlawanan sudah jauh menurun.

Ringkasan

Pangeran Antasari adalah pemimpin perlawanan rakyat Banjar terhadap kesewenang-wenangan pemerintah Kolonial Belanda. Perlawanan ini terkenal dengan sebutan Perang Banjar. Perang Banjar terjadi di kerajaan Banjar daerah Kalimantan Selatan sekarang.

  1. Sebab umum.
    a. Rakyat tidak senang dengan merajalelanya Belanda yang mengusahakan perkebunan dan pertambangan di Kalimantan Selatan.
    b. Belanda terlalu banyak campur tangan dalam urusan intern kerajaan.
    c. Belanda bermaksud menguasai daerah Kalimantan Selatan karena daerah ini ditemukan tambang Batubara.
  2. Sebab Khusus.
    Karena Pangeran Hidayatullah yang seharusnya menjadi Sultan Banjar tidak disetujui oleh Belanda yang kemudian mengangkap Tamjidilah sebagai Sultan yang tidak berhak menjadi Sultan. Kemudian setelah Belanda mencopot Tamjidilah dari kursi Sultan, Belanda membubarkan Kerajaan Banjar.
  3. Strategi Perang.
    Pangeran hidayatullah dan Pangeran Antasari menggunakan strategi perang gerilya dengan membuat kerajaan baru di pedalaman dan membangun benteng-benteng pertahanan di hutan-hutan.
  4. Tokoh-tokoh.
    a. Dari rakyat Banjar.
    Pangeran Hidayatullah, Pangeran Antasari, Aling, Tumenggung Antaludin, Tumenggung Suropati, Demang Leman, dan Muhammad Seman.
    b. Dari pihak kolonial Belanda.
  5. Medan Perang.
    Daerah pertempuran berada di daerah Kalimantan Seltan hampir seluruhnya. Termasuk di daerah sungai barito.
  6. Akhir perang.
    Setelah Pangeran Hidayatullah tertangkap dan Pangeran antasari wafat, perjuangan tetap berlanjut yang di pimpin oleh Gusti Mat Seman, Gusti Acil, Gusti Arsat, dan Antung Durahman. Oleh pemimpin-pemimpin tersebut, rakyat masih bergerilya dengan se-sekali melakukan serangan kepada Belanda sampai awal abad ke-20.
  7. Akibat perang.
    a. Bidang politik.
    – Daerah Kalimantan selatan dikuasai sepenuhnya oleh pemerintah kolonial Belanda.
    – Dibubarkannya kerajaan Banjar.
    b. Bidang ekonomi.
    – Dikuasainya tambang batubara dan perkebunan di daerah Kalimantan Selatan

Baca Juga:

Featured Image Source: Sejarahlengkap.com

Editor: Voni Sri Wijayanti


Temukan pilihan rumah terlengkap di Aplikasi Pinhome. Dapatkan properti idaman melalui program NUP untuk akses eksklusif. Untuk kamu agen properti independen atau agen kantor properti bergabunglah menjadi rekan agen properti bersama kami dan iklankan properti kamu di sini.

Kamu juga bisa belajar lebih lanjut mengenai properti di Property Academy by Pinhome. Gabung menjadi Rekan Jasa Pinhome melalui aplikasi Rekan Pinhome di App Store atau Google Play Store sekarang!

Hanya di Pinhome.id yang memberikan kemudahan dalam membeli properti. Pinhome PINtar jual beli sewa properti.

Tags :

Artikel Pilihan

Berita Pinhome
Berita Pinhome Hadir di Denpasar, Pinhome Home Service Solusi Satu Langkah Mudah Bersih-Bersih Rumah

Jakarta, 9 Juli 2021 – Layanan Pinhome Home Service (PHS), hasil kolaborasi Pinhome dengan PT. Ap

Berita Pinhome
Berita Pinhome Hadir di Bandar Lampung dan Yogyakarta, Pinhome Home Service: Solusi Satu Langkah Mudah Bersih-bersih Rumah

Jakarta – Layanan Pinhome Home Service (PHS), hasil kolaborasi Pinhome dengan PT. Aplikasi 

Berita Pinhome
Berita Pinhome Buka Booth Free Massage di Acara CoHive Pop Up Market, Layanan Pinhome Home Service Diminati Lebih dari 150 Orang

Jakarta, 14 Juli 2022 - Pinhome selaku e-commerce properti, penyedia jasa rumah tangga, dan gaya hi

Berita Pinhome
Berita Pinhome KPR Lewat Pinhome, Agen Properti Bisa Klaim Seluruh Komisi!

Jakarta, 9 Agustus 2021 – Pinhome sebagai e-commerce properti memiliki misi untuk menjadikan prop

Berita Pinhome
Berita Pinhome Mau Bangun Usaha? Berikut Tips Pengecekan Properti untuk Tempat Usaha dari Pinhome

Jakarta, 1 November 2021 – Memahami aspek hukum pada properti merupakan hal yang krusial sebelum

Artikel Terkini

Lifestyle
Lifestyle 10 Aplikasi Menghapus Watermark Pada Foto dan Video

Ada banyak aplikasi menghapus watermark untuk menghapus atau menghilangkan watermark dari foto dan

Properti
Properti Apa Itu Kota Mandiri? Ini 5 Rekomendasi Perumahan di Kota Mandiri

Untuk memenuhi keinginan dan kebutuhan masyarakat akan hunian yang nyaman, tidak hanya dinilai dari

Gadget
Gadget 5 Cara Cek Baterai Health Samsung dengan Cepat

Sejak beberapa tahun terakhir, Samsung membekali gawai rilisan terbarunya dengan kapasitas yang bes

Gadget
Gadget 12 Rekomendasi HP Oppo 3 Jutaan

Mengumpulkan uang berjumlah Rp4 jutaan untuk membeli handphone memang terasa banyak dan berat. Deng

Gadget
Gadget 8 Cara Reset HP Xiaomi Semua Tipe Secara Otodidak

Sebagai salah satu brand gawai pintar ternama di dunia, produk dari Xiaomi juga tak luput dari erro

Ikuti Media Sosial Kami

Pinhome Indonesia