Penyebab terjadinya akulturasi

Dipublikasikan oleh Eka Mandala ∙ 23 January 2017 ∙ 2 menit membaca

Penyebab terjadinya akulturasi – Apa yang dimaksud akulturasi? Mengapa akulturasi bisa terjadi? Akulturasi dapat diartikan dengan perubahan kebudayaan atau tukar-menukar kebudayaan. Terjadinya akulturasi itu adalah disebabkan oleh beberapa hal, antara lain sebagai berikut:

  • Apabila ditemukan unsur baru.
  • apabila unsur baru dipinjam dari kebudayaan lain.
  • apabila unsur-unsur kebudayaan yang ada tidak lagi cocok dengan lingkungan, lalu ditinggalkan atau diganti dengan yang lebih baik.
  • apabila ada unsur-unsur yang hilang arena gagal dalam pewarisan dari suatu unsur angkatan ke angkatan berikutnya.

Unsur-unsur kebudayaan asing

Unsur-unsur kebudayaan asing yang mudah diterima oleh masyarakat dalam rangka akulturasi ini ialah sebagai berikut:

  1. Unsur konkrit, yaitu unsur-unsur kebudayaan jasmani, benda-benda, alat-alat dan sebagainya, terutama yang mudah ditiru penggunaannya.
  2. Unsur-unsur yang sangat berguna bagi kelompok yang menerima unsur tersebut. Misalnya: suku bangsa yang gemar berburu dengan mudah menerima dan mempergunakan senjata api, padahal senjata api itu unsur kebudayaan asing. Hal itu disebabkan karena senjata api besar faedahnya dalam berburu.
  3. Unsur-unsur yang mudah dapat disesuaikan dengan susunan keadaan dari masyarakat atau kelompok yang menerima unsur-unsur tersebut.

Unsur-unsur kebudayaan yang sulit dirubah

Sebaliknya, unsur-unsur kebudayaan yang sulit dirubah atau diganti dengan unsur-unsur kebudayaan asing adalah sebagai berikut:

  1. Unsur-unsur kebudayaan yang termasuk agama atau religi.
  2. Unsur-unsur yang mempunyai fungsi yang terjaring luas dalam masyarakat. Misalnya: sistem kekerabatan dan solidaritas kekerabatan.
  3. Unsur-unsur kebudayaan yang dipelajari pada tingkat-tingkat paling dahulu dalam proses sosialisasi dari individu-individu dalam masyarakat.

Individu-individu yang bagaimanakah yang cepat menerima unsur-unsur kebudayaan asing? Dalam memberikan jawaban atas pertanyaan tersebut para ahli kebudayaan mempunyai kesamaan pendapat. Pada garis besarnya jawaban tersebut berkisar pada dua hal, yaitu sebagai berikut:

1. Orang-orang yang wataknya progressif lebih mudah menerima unsur-unsur kebudayaan asing, sedangkan orang yang wataknya kolot sukar sekali menerimanya. Jika dalam masyarakat, orang-orang berwatak progressif jumlahnya banyak, maka masyarakat iu akan cepat berubah.

Namun, jika dalam masyarakat tersebut orang-orang yang berwatak kolot lebih dominan, maka masyarakat tersebut akan mengalami kelambatan perubahan.

2. Individu-individu yang di dalam masyarakat penerima mempunyai kedudukan baik, atau sudah menikmati kebaikan-kebaikan dari kehidupan masyarakat penerima tadi, tidak mudah terkena pengaruh unsur-unsur kebudayaan asing.

Sedangkan orang-orang yang dalam masyarakat tersebut belum mencapai kedudukan baik atau belum sampai menikmati kebaikan dari kehidupan masyarakat jauh lebih mudah dapat menerima unsur kebudayaan asing.

Baca juga:

Demikian penyebab terjadinya akulturasi, semoga bermanfaat untuk pembelajaran tentang kebudayaan.

Tags :

Artikel Pilihan

Berita Pinhome
Berita Pinhome Vasa Jagakarsa Hunian Modern Tropis Strategis Berkonsep Townhouse

Menentukan rumah idaman memang bukanlah perkara mudah. Pasalnya banyak hal yang harus dipertimbangk

Finansial
Finansial Mengenal Analisis SWOT Untuk Mengembangkan Bisnis

Membangun sebuah bisnis yang sukses tidak bisa terjadi dalam semalam. Ada banyak unsur dan juga keg

Properti
Properti 3 Contoh Rumah Idaman dan Populer Saat Ini

Desain atau contoh rumah idaman bagi tiap-tiap orang tentunya tidak sama. Ada yang mendefinisikan r

Properti
Properti Ingin Memilih Lokasi Tempat Tinggal Strategis? Perhatikan Hal Ini!

Memilih lokasi tempat tinggal strategis bukanlah perkara mudah, banyak yang harus kita pertimbangka

Artikel Terkini

Kantor
Kantor Karakteristik Desain Kantor Industrial Favorit Milenial

Konsep industrial kini juga diterapkan sebagai interior kantor. Apalagi jika mayoritas karyawannya

Kantor
Kantor Cara Memilih Meja Resepsionis Ergonomis Untuk Kantor

Ketika memasuki lobby kantor maka selalu ada meja resepsionis. Meja ini biasa dituju untuk mendapat

Berita Pinhome
Berita Pinhome Ini Dia Cara Mudah Bikin Aplikasi di Android Tanpa Ribet!

Setiap tahunnya, penggunaan smartphone, terutama Android, terus mengalami peningkatan. Bagaimana ti

Teknik Sipil
Teknik Sipil Mau Ajukan Cicilan Perumahan Subsidi? Baca Dulu Syaratnya!

Membeli rumah saat ini terbilang cukup sulit karena harganya yang sudah melambung tinggi. Apalagi,

Properti
Properti Kisaran Harga Tipe Rumah Minimalis, Terbaru 2022!

Ingin membeli rumah minimalis? Rumah minimalis ini kini menjadi incaran kaum millenials ketiak menc

Ikuti Media Sosial Kami

Pinhome Indonesia