Pinhome

Penyebab Perang Diponegoro dan Akibatnya

Dipublikasikan oleh Eka Mandala ∙ 4 September 2014 ∙ 3 menit membaca

Penyebab Perang Diponegoro – Perang Diponegoro berlangsung selama lima tahun yaitu dari tahun 1825 hingga tahun 1830. Hal ini secara gamblang telah di bahas pada artikel Perang Diponegoro terjadi tahun 1825-1830. Untuk kali ini Sejarah Nasional dan Dunia akan membahas secara lebih spesifik tentang penyebab terjadinya perang tersebut.

Penyebab Perang Diponegoro dapat dibagi menjadi dua, yaitu sebab umum dan sebab khusus. Berikut pembahasannya.

Sebab Umum Perang Diponegoro

Sebab umum perang Diponegoro meliputi tiga hal, yaitu sebagai berikut:

  1. Rakyat dibelit oleh berbagai bentuk pajak dan pungutan yang menjadi beban turun-temurun.
  2. Pihak keraton Jogjakarta tidak berdaya menghadapi campur tangan politik pemerintah kolonial.
  3. Kalangan keraton hidup mewah dan tidak mempedulikan penderitaan rakyat.

Sebab Khusus Perang Diponegoro

Sebab khusus perang Diponegoro meliputi dua hal, yaitu sebagai berikut:

  1. Pangeran Diponegoro tersingkir dari elite kekuasaan, karena menolak berkompromi dengan pemerintah kolonial. Pangeran Diponegoro memilih mengasingkan diri ke Tegalrejo untuk memusatkan perhatian pada kehidupan keagamaan.
  2. Pemerintah kolonial melakukan provokasi dengan membuat jalan yang menerobos makam leluhur Pangeran Diponegoro.

Perang Gerilya

Hal itulah yang membuat Pangeran Diponegoro marah dan menganggapnya sebagai suatu penghinaan. Untuk memperkuat kekuasaannya beliau membangun pusat pertahanan di Selarong. Dukungan pada pangeran Diponegoro datang dari mana-mana, sehingga pasukan Diponegoro semakin kuat.

Sentot Alibasya
Sentot Alibasya

Dukungan datang dari Pangeran Mangkubumi, Sentot Alibasya Prawirodirjo, dan Kiai Mojo. Untuk menghadapi hal tersebut pihak Belanda mendatangkan pasukan dari Sumatra Barat dan sulawesi Selatan di bawah pimpinan Jenderal Marcus de Kock.

Pangeran Diponegoro memimpin pasukannya dengan perang gerilya. Untuk mengatasi perlawanan Diponegoro tersebut, Gubernur Jenderal Van der Capellen menugasi Jenderal M. de Kock untuk menjalankan strategi benteng stelsel, yaitu mendirikan benteng di setiap tempat yang dikuasainya.

Antara benteng yang satu dengan benteng yang lainnya dihubungkan dengan jalan untuk memudahkan komunikasi dan pergerakan pasukan.

Diponegoro Ditangkap

Taktik benteng stelsel ini bertujuan untuk mempersempit gerak pasukan Diponegoro. Pasukan Diponegoro semakin bertambah lemah, terlebih lagi pada tahun 1829 Kiai Mojo dan Sentoto Alibasya Prawirodirjo memisahkan diri.

Lemahnya kedudukan Diponegoro tersebut menyebabkan ia menerima tawaran perundingan dengan Belanda di Magelang. Dalam perundingan tersebut pihak Belanda diwakili oleh Jenderal De Kock. Namun perundingan tersebut gagal mencapai kata sepakat.

Selanjutnya Belanda menangkap Pangeran Diponegoro dan di bawa ke Batavia yang selanjutnya dipindahkan ke Manado, kemudian dipindahkan lagi ke Makassar. Pangeran Diponegoro meninggal dunia di Benteng Rotterdam pada tanggal 8 Januari 1855.

Peta Mataram Baru setelah Perang Diponegoro pada tahun 1830
Peta Mataram Baru setelah Perang Diponegoro pada tahun 1830

Akibat Perang Diponegoro

Perang Diponegoro yang berlangsung selama 5 tahun tersebut membawa akibat, antara lain sebagai berikut:

  1. Kekuasaan wilayah Jogjakarta dan Surakarta berkurang.
  2. Belanda mendapatkan beberapa wilayah Jogjakarta dan Surakarta.
  3. Banyak menguras kas Belanda.

Baca juga: Perang Diponegoro terjadi tahun 1825-1830

Tags :

Artikel Pilihan

Berita Pinhome
Berita Pinhome Vasa Jagakarsa Hunian Modern Tropis Strategis Berkonsep Townhouse

Menentukan rumah idaman memang bukanlah perkara mudah. Pasalnya banyak hal yang harus dipertimbangk

Finansial
Finansial Mengenal Analisis SWOT Untuk Mengembangkan Bisnis

Membangun sebuah bisnis yang sukses tidak bisa terjadi dalam semalam. Ada banyak unsur dan juga keg

Properti
Properti 3 Contoh Rumah Idaman dan Populer Saat Ini

Desain atau contoh rumah idaman bagi tiap-tiap orang tentunya tidak sama. Ada yang mendefinisikan r

Properti
Properti Ingin Memilih Lokasi Tempat Tinggal Strategis? Perhatikan Hal Ini!

Memilih lokasi tempat tinggal strategis bukanlah perkara mudah, banyak yang harus kita pertimbangka

Artikel Terkini

Edukasi
Edukasi Contoh Surat Pengantar Nikah, Begini Cara Mengurusnya!

Pinhome - Mengurus pernikahan tak hanya perihal dekorasi dan catering acara saja. Kamu juga harus m

Edukasi
Edukasi 3 Contoh Surat Keterangan Sehat dari Rumah Sakit atau Puskesmas

Contoh surat keterangan sehat itu seperti apa, sih? Kamu mungkin saat ini sedang mencari surat kete

Edukasi
Edukasi Contoh Surat Pengajuan Dana yang Baik dan Benar!

Ingin mengajukan surat pengajuan dana? Jangan buat asal-asalan kalau ingin pengajuannya diterima, y

Lifestyle
Lifestyle 40+ Referensi Ucapan Selamat Ulang Tahun buat Teman & Sahabat

Menyampaikan ucapan selamat ulang tahun buat teman adalah hal yang wajib diutarakan. Pasalnya, doa

Edukasi
Edukasi Contoh Surat Wasiat yang Sah Menurut Hukum

Bicara soal wasiat tentu menjadi satu hal yang sensitif. Tak jarang, hal ini pun kerap menjadi pers

Ikuti Media Sosial Kami

Pinhome Indonesia