8 Penyebab Umum KPR Subsidi Ditolak Bank BTN

Dipublikasikan oleh Yurinda Dini ∙ January 22, 2023 ∙ 6 menit membaca

Sebagian besar masyarakat Indonesia tentu sudah tahu kalau Bank BTN adalah lembaga pembiayaan yang memang khusus untuk melayani Kredit Pemilikan Rumah (KPR). Meski begitu, tak sedikit pula calon nasabah yang mengalami penolakan KPR pada bank satu ini. Sebenarnya, apa saja faktor yang menjadi penyebab KPR subsidi ditolak Bank BTN?

Penyebab KPR Subsidi Ditolak Bank BTN

Sebenarnya, ada banyak sekali hal yang menjadi pertimbangkan bank sebelum memberi pinjaman atau kredit kepada nasabah, termasuk pula Bank BTN. Beberapa kondisi tersebut antara lain:

Penghasilan tidak cukup untuk membayar angsuran

(Pixabay)

Penyebab paling utama adalah penghasilan yang tidak mencukupi untuk membayar cicilan. Biasanya, pihak bank akan memutuskan setelah menilai semua laporan dan kondisi finansial calon nasabah. Mulanya, bank akan mengecek pemasukan bulanan, termasuk gaji dan rekening koran selama kurang lebih tiga bulan terakhir. 

Pihak bank akan menyetujui permohonan KPR apabila besar angsuran adalah satu per tiga dari jumlah pemasukan total. Contohnya, nasabah memiliki pemasukan sekitar Rp6 juta per bulan, maka besar angsuran maksimal yang bank izinkan hanya sebesar Rp2 juta.

Solusinya, kamu bisa memilih harga properti yang sesuai dengan kemampuan finansial. Bisa juga mengambil KPR dengan tenor yang lebih panjang. Tidak masalah jika pelunasan memerlukan waktu lebih lama, karena kamu bisa melunasi lebih cepat apabila anggaran sudah terkumpul. 

Baca juga: KPR BTN Platinum: Pengertian, Keunggulan dan Syaratnya

Masa kerja tidak sesuai persyaratan

(Pixabay)

Umumnya, bank mengharuskan calon nasabah yang ingin mengajukan program KPR telah bekerja setidaknya selama 2 tahun dan berstatus karyawan tetap. Jika belum memenuhi, tentunya besar kemungkinan bank akan menolak pengajuan KPR tersebut. Lalu, seperti apa solusinya? 

Kamu bisa mencoba untuk melakukan negosiasi. Buktikan dengan arus kas yang positif dan apabila memang perlu, kamu juga bisa meminta surat rekomendasi dari perusahaan tempat kamu bekerja. 

Biaya pembayaran uang muka kurang

(Pixabay)

Penyebab KPR subsidi ditolak Bank BTN berikutnya adalah biaya untuk membayar uang muka yang tidak mencukupi. Adapun besarnya uang muka adalah sekitar 20% dari total harga rumah. 

Contohnya, kamu hendak mengajukan KPR untuk sebuah hunian seharga Rp300 juta. Setidaknya, kamu harus menyiapkan anggaran untuk membayar uang muka sebesar Rp60 juta. Ini belum dengan biaya lainnya, Pins, termasuk biaya administrasi, provisi, appraisal, notaris, PPAT, dan lainnya. 

Dokumen tidak lengkap

(Pixabay)

Izin Mendirikan Bangunan (IMB) dan sertifikat rumah menjadi dokumen legalitas yang sangat penting. Keduanya menjadi syarat utama untuk mengajukan KPR pada bank BTN. Secara umum, Bank BTN mensyaratkan dokumen sebagai untuk nasabah yang hendak mengajukan KPR berupa salinan SHM, SHGB, IMB, AJB, Strata Title, dan PBB terakhir, kecuali untuk properti yang baru. Bagi properti baru, biasanya semua surat tersebut telah menjadi tanggung jawab pihak pengembang. 

Sementara itu, pembeli harus menyediakan semua dokumen jika membeli rumah seken. Jadi, kamu harus memastikan penjual memiliki semua surat tersebut sebelum melakukan transaksi jual beli rumah seken. Jika memang perlu, kamu bisa meminta bantuan notaris untuk melakukan pengecekan. 

Baca juga: Cara Melunasi KPR BTN dengan Mudah

Adanya banyak tanggungan cicilan lain pada waktu yang sama

(Pixabay)

Hal lain yang menjadi pertimbangan bank dalam menyetujui atau menolak pengajuan KPR adalah ada atau tidaknya tanggungan lain yang nasabah miliki. Apabila bank melihat kalau nasabah telah mempunyai banyak hutang, besar kemungkinan bank akan menolak KPR tersebut. 

Misalnya, nasabah memiliki utang atau cicilan kendaraan roda empat atau roda dua, dan memiliki kartu kredit serta ingin mengajukan KPR. Jika demikian, bank mungkin akan menolak KPR yang nasabah ajukan, karena telah memiliki banyak sekali cicilan selain KPR rumah. 

Skor dan histori kredit tidak baik

(Pinterest)

Semua bentuk pinjaman pada perbankan dan lembaga pembiayaan oleh masyarakat akan tercatat dengan baik pada Bank Indonesia dan OJK. Kamu bisa menemukannya dalam BI Checking atau SLIK OJK.

Apabila kamu hendak mengajukan KPR tetapi memiliki kredit lainnya, berikut beberapa hal yang perlu kamu pertimbangkan:

  • Apabila jumlah kredit tidak lebih dari Rp1 juta, maka bank akan menganggap sebagai tunggakan material.
  • Jika terjadi keterlambatan pembayaran cicilan kurang dari 3 hari, maka bank masih tidak menghitung hal tersebut. 
  • Bank mulai mempertimbangkan jika terjadi keterlambatan pembayaran lebih dari 3 hari sampai 30 hari. 
  • Apabila kamu terlambat membayar hingga lebih dari 30 hari, maka pengajuan besar kemungkinan akan mengalami penolakan oleh bank. 
  • Kamu pernah mengalami tunggakan cicilan dan telah melunasinya. Jika terjadi hal tersebut, maka pihak bank akan melihat jangka waktu penunggakan dan pelunasan. 

Selain itu, bank juga mempertimbangkan skor kredit calon nasabah yang mengajukan KPR. Skor 1 berarti aman, angka 2 artinya dalam pengawasan. Jika skor kredit kamu pada salah satu angka ini, maka bank masih bisa mempertimbangkan. Namun, pengajuan KPR mungkin tidak mendapat persetujuan jika kamu memiliki skor kredit 3-5.

Pengembang tidak bekerja sama dengan Bank BTN

(Pinterest)

Saat calon nasabah mengajukan KPR untuk rumah baru, pihak bank pastinya akan melihat siapa pengembang dari properti pilihan calon nasabah. Sebab, pembelian rumah sekarang ini sebagian besar sistem indent. Artinya, ketika terjadi transaksi pembelian, kamu tidak langsung bisa menghuni rumah tersebut. 

Oleh sebab itu, bank akan meminta jaminan dari pengembang yang memastikan bahwa rumah akan jadi. Jika tidak, maka pihak pengembang akan menanggung semua sanksinya. Inilah sebabnya, agar proses pengajuan KPR menjadi lebih mudah, sebaiknya kamu memilih hunian dengan pengembang yang sudah bekerja sama dengan Bank BTN.

Baca juga: Begini 3 Proses Akad Kredit KPR BTN yang Perlu Dipersiapkan

Appraisal rumah yang buruk 

(Pinterest)

Penyebab KPR subsidi ditolak Bank BTN terakhir adalah appraisal rumah yang tidak sesuai dengan kriteria bank. Appraisal sendiri adalah suatu proses pada pembiayaan kredit rumah seken. Hasilnya akan menjadi penentu apakah pihak bank memberikan persetujuan atau tidak. Biasanya, bank akan mengecek hal berikut saat melakukan appraisal:

  • Lingkungan perumahan. Termasuk mengecek apakah perumahan berada pada kawasan yang sering banjir, dekat dengan area pemakaman, atau berada di bawah jaringan SUTET.
  • Nilai rumah. Ini mencakup berapa harga jual dari properti sesuai dengan harga pasaran. 
  • Apakah rumah sedang dalam kondisi sengketa. Jika bersengketa, tentunya bank tidak akan memberikan perizinan. 

Melalui appraisal, bank akan memutuskan dua hal penting, apakah rumah layak untuk mendapatkan pembiayaan, dan berapa nilai yang menjadi patokan pinjaman.

Dengan begitu, kamu bisa menghindari hal-hal tersebut sehingga KPR yang kamu ajukan pada Bank BTN bisa lebih mudah mendapatkan persetujuan dari pihak bank. Semoga informasinya bermanfaat, Pins!

Feature Source Image: Freepik


Temukan pilihan rumah dan apartemen terlengkap di Aplikasi Pinhome. Cek properti pilihan kami, Kaisar Ciseeng dan temukan keunggulan, fasilitas menarik dan promo menguntungkan lainnya cuma di Pinhome! Cari tahu juga tips penting persiapan beli rumah dan KPR di Property Academy by Pinhome.

Hanya Pinhome.id yang memberikan kemudahan dalam membeli properti. Pinhome PINtar jual beli sewa properti.

Artikel Pilihan

Berita Pinhome
Berita Pinhome Hadir di Denpasar, Pinhome Home Service Solusi Satu Langkah Mudah Bersih-Bersih Rumah

Jakarta, 9 Juli 2021 – Layanan Pinhome Home Service (PHS), hasil kolaborasi Pinhome dengan PT. Ap

Berita Pinhome
Berita Pinhome Hadir di Bandar Lampung dan Yogyakarta, Pinhome Home Service: Solusi Satu Langkah Mudah Bersih-bersih Rumah

Jakarta – Layanan Pinhome Home Service (PHS), hasil kolaborasi Pinhome dengan PT. Aplikasi 

Berita Pinhome
Berita Pinhome Buka Booth Free Massage di Acara CoHive Pop Up Market, Layanan Pinhome Home Service Diminati Lebih dari 150 Orang

Jakarta, 14 Juli 2022 - Pinhome selaku e-commerce properti, penyedia jasa rumah tangga, dan gaya hi

Berita Pinhome
Berita Pinhome KPR Lewat Pinhome, Agen Properti Bisa Klaim Seluruh Komisi!

Jakarta, 9 Agustus 2021 – Pinhome sebagai e-commerce properti memiliki misi untuk menjadikan prop

Berita Pinhome
Berita Pinhome Mau Bangun Usaha? Berikut Tips Pengecekan Properti untuk Tempat Usaha dari Pinhome

Jakarta, 1 November 2021 – Memahami aspek hukum pada properti merupakan hal yang krusial sebelum

Artikel Terkini

Lifestyle
Lifestyle 15 Aplikasi Pengubah Suara Terbaik

Pernahkah Pins berpikir untuk mengubah suara asli kamu untuk membuat efek gema seperti robot, atau

Lifestyle
Lifestyle 15 Aplikasi Karaoke Terbaik Untuk Hobi Menyanyi

Karaoke merupakan salah satu hiburan menyenangkan yang menghilangkan penat setelah bekerja atau akt

Lifestyle
Lifestyle 18 Aplikasi Baca Manga Terbaik Untukmu

Ingin baca manga untuk mengisi waktu luangmu? Atau memang kamu hobi membaca manga? Selain berbentuk

Lifestyle
Lifestyle 12 Rekomendasi Aplikasi Font Android Menarik

Melihat tampilan HP Android yang begitu-begitu saja setiap harinya cukup membosankan bagi setiap or

Finansial
Finansial BI Checking Kol 2 Artinya? Simak Yuk!

Sebelum mengajukan kredit atau pinjaman baru pada suatu lembaga keuangan atau pembiayaan, kamu perl

Ikuti Media Sosial Kami

Pinhome Indonesia