Pinhome

Finansial

Penyebab Biaya Renovasi Rumah Membengkak

Dipublikasikan oleh Pinhome ∙ 17 January 2021 ∙ 2 menit membaca

Pekerjaan renovasi rumah bisa membutuhkan biaya tinggi diatas perkiraan jika tidak direncanakan dan dilaksanakan dengan baik, beberapa hal bisa menjadi penyebab biaya renovasi rumah membengkak, oleh karena itu disini kita akan mencoba menggali beberapa permasalahan sehingga bisa dicari langkah tepat untuk mengantisipasinya. o.k langsung saja kita mulai dengan membuat daftar sebagai berikut

Penyebab biaya renovasi rumah membengkak

  1. Tidak membuat gambar renovasi rumah sebagai pedoman pelaksanaan, hal ini dapat menyebabkan adanya pekerjaan bongkar pasang akibat bangunan belum sesuai keinginan, hal ini tentu tidak akan terjadi jika segala bentuk perubahan sudah dulakukan dalam bentuk gambar.
  2. Sudah membuat gambar dan menghitung RAB rencana anggaran biaya bangunan tapi salah dalam membuat data existing rumah sebelum renovasi, hal ini dapat menyebabkan adanya pekerjaan yang diluar perkiraan seperti pembongkaran, gambar tidak bisa diterapkan dll.
  3. Tidak membandingkan beberapa material bangunan sehingga bisa dipilih mana yang mempunyai kualitas terbaik dan harga paling murah.
  4. Tidak menggunakan tukang bangunan yang profesional sehingga proses pelaksanaan menjadi lama dan hasilnya tidak bagus.
  5. Terjadi bencana alam, entah itu banjir, gempa, kebakaran atau yang lainya sehingga menimbulkan pembengkakan biaya pelaksanaan renovasi rumah.
  6. Tidak mengurus IMB izin mendirikan bangunan sebelum melakukan renovasi rumah, hal ini dapat menyebabkan bangunan disegel sehingga harus menghentikan aktifitas, akibatnya kita harus memberi gaji kepada tukang bangunan atau seluruh pekerja yang tidak berproduksi.
  7. Tidak bekerjasama dengan pihak keamanan setempat, RT, RW, atau pejabat kelurahan. sehingga tidak bisa segera menyelesaikan permasalahan yang terkait masyarakat sekitar apabila terjadi gangguan. contohnya ada tetangga yang merasa terganggu lalu protes untuk menghentikan kegiatan renovasi yang sedang berlangsung.
  8. Terlalu banyak keinginan sehingga susah untuk mewujudkanya kedalam bentuk bangunan, contohnya sudah memasang keramik lantai warna biru tapi ada ada anggota keluarga lain yang tidak setuju, lalu meminta untuk membongkar dan mengganti dengan warna merah. hal ini tentu membutuhkan biaya tambahan.
  9. Penyebab lainya tentu saja masih banyak, jadi silahkan menelitinya lebih dalam.

Begitulah kurang lebih beberapa hal yang dapat menyebabkan pembengkakan biaya renovasi rumah, dengan mengetahuinya maka kita dapat mencari solusi terbaik sehingga biaya perbaikan rumah tetap terkontrol dan tidak melebihi anggaran yang telah disediakan sebelumnya, jadi selamat merenovasi rumah dengan harga murah 🙂

Tags :

Bagikan Artikel