Pinhome

  • Blog
  • Lifestyle
  • 4 Penyakit Pada Kelainan Tulang belakang & Solusi Pengobatinya

4 Penyakit Pada Kelainan Tulang belakang & Solusi Pengobatinya

Dipublikasikan oleh Nur Afika Cahya ∙ 3 July 2021 ∙ 4 menit membaca

Salah satu jenis penyakit yang cukup umum kita temukan adalah penyakit pada kelainan tulang belakang.

Di mana, penyakit satu ini terbilang sangat sering dialami oleh manusia, baik yang masih anak-anak, orang dewasa, apalagi yang sudah lanjut usia.

Hal inilah yang menjadikan ia dianjurkan untuk bisa duduk dengan baik dan benar. Hal yang cukup mencengangkan adalah, penyakit ini terdiri dari beberapa jenis.

Sehingga, untuk proses perawatan dan pengobatannya akan disesuaikan dengan jenis penyakit pada kelainan tulang belakang mana yang kamu alami.

Jenis-jenis Penyakit Kelainan Tulang

Penyakit pada Kelainan Tulang belakang

Berikut adalah beberapa jenis penyakit kelainan tulang meski kamu ketahui.

1. Lordosis

Kelainan pertama adalah lordosis. Lordosis ini merupakan kelainan yang bisa menyebabkan kelengkungan berlebihan di area punggung kamu bagian bawah.

Dan ia juga dikenal sebagai swayback.

Hal ini akan menyebabkan bagian bokong kamu lebih terlihat menonjol.

Lordosis bisa saja menyerang anak-anak, dan berdasarkan banyak kasus, ia akan sembuh seiring dengan pergantian waktu.

2. Skoliosis

Penyakit pada kelainan tulang belakang yang kedua adalah skoliosis. Skoliosis merupakan kelainan tulang belakang yang cukup melengkung ke arah samping.

Berdasarkan banyak kasus, skoliosis yang ringan bisa saja memburuk saat usia anak terus bertambah.

Dan jika kondisinya sudah cukup parah, bisa menyebabkan kelumpuhan, dan dapat mengganggu fungsi paru-paru kamu.

Nah, skoliosis ini memiliki beberapa jenis, salah satunya adalah levoscoliosis, yang bisa menyebabkan tulang belakang kamu bengkok ke sebelah kiri, hingga terlihat seperti huruf C.

3. Spondylolisthesis atau Spondilolistesis

Penyakit pada kelainan tulang belakang berikutnya ialah spondylolisthesis atau spondilolistesis.

Penyakit ini merupakan adanya pergeseran tulang belakang, yang diakibatkan karena fraktur stress secara terus menerus.

Dan pada umumnya, bagian yang terkena adalah bagian punggung yang bawah.

Hanya saja, tidak menutup kemungkinan juga akan mengenai punggung yang bagian atas dengan bagian bagian leher.

4. Kifosis

Kifosis merupakan kelainan yang bisa membuat punggung bagian atas membulat ke arah depan, dan membulatnya ini terbilang cukup berlebihan.

Sehingga membuat kamu seperti orang bungkuk. Dan apabila dilakukan pengetesan dengan test pencitraan, sudah pasti akan terlihat bagian tulang belakang kamu bengkok ke arah depan.

Untuk kifosi sendiri bisa menyerang siapapun, tanpa mengenal usia. Pada umumnya, sering kali menyerang wanita yang sudah tua.

Bayi dan remaja juga bisa saja mengalami kifosis, yang dikarenakan tulang terjepit atau malformasi dari waktu ke waktu.

5. Spondylosis dan spondylosis

Penyakit pada kelainan tulang belakang yang terakhir adalah spondylosis atau spondilosis.

Kelainan tulang satu ini merupakan degenerasi tulang belakang yang akan mempengaruhi sendi, tulang belakang, dan bantalan tulang.

Sehingga akan mempengaruhi saraf dan membuat pergerakan tulang belakang kamu terganggu.

Orang-orang yang menerapkan gaya hidup tidak sehat, kemudian orang yang sudah berusia lanjut, memiliki kebiasaan merokok, hingga obesitas merupakan kelompok orang-orang yang memiliki risiko terbesar mengalami kelainan ini.

Bahkan, para atlet dan orang-orang yang kerap melakukan cabang olahraga yang memang melibatkan tekanan pada bagian punggung juga memiliki risiko yang sama.

Seperti angkat beban, sepak bola, dan senam.

Cara Mengobati Kelainan pada Tulang Belakang

Cara Mengobati Kelainan pada Tulang Belakang

Jika sudah mengalami kelainan pada tulang belakang, ada beberapa cara yang bisa kamu lakukan.

Minum Obat

  • Top of Form
  • Bottom of Form

Ketika Ketika mengalami salah satu kelainan tersebut, kamu pasti merasa tidak nyaman, karena terasa nyeri pada bagian punggung.

Maka, untuk meredakan nyeri tersebut, kamu bisa mengkonsumsi obat anti nyeri, seperti ibuprofen, naproxen sodium, dan acetaminophen.

Apabila yang menyebabkan kelainan tulang belakang kamu dikarenakan masalah kesehatan, misal osteoporosis, maka kamu bisa mengkonsumsi obat yang sudah diberikan oleh dokter demi mencegah terjadinya pengeroposan tulang.

Terapi dan fisioterapi

Cara kedua adalah dengan fisioterapi. Di mana, fisioterapi ini memang sangat dibutuhkan, karena bisa membuat kemampuan pergerakan tubuh kamu meningkat, dan bisa mengurangi nyeri.

Operasi

Untuk menghindari kompilasi, maka dibutuhkan tindakan lanjut berupa operasi.

Demikian beberapa hal terkait jenis penyakit pada kelainan tulang belakang.

Yuk lebih care dengan kesehatan tubuh kita, agar terhindar dari kelainan-kelainan tersebut.

Tags :

Bagikan Artikel