BlogPembeli Properti PemulaPanduan KPR/KPAPentingnya Mengetahui Jenis Asuransi KPR, Manfaat, dan Cara Klaimnya

Pentingnya Mengetahui Jenis Asuransi KPR, Manfaat, dan Cara Klaimnya

Dipublikasikan oleh Fauzia Assilmy dan Diperbarui oleh Salsabilla Azalia Putri

Sep 9, 2025

8 menit membaca

Copied to clipboard
Pentingnya Mengetahui Jenis Asuransi KPR, Manfaat, dan Cara Klaimnya

Berbagai jenis asuransi KPR menjadi komponen penting yang harus dipahami sebelum mengajukan kredit pemilikan rumah. Saat ingin membeli rumah dengan sistem KPR, umumnya bank akan mewajibkan nasabahnya untuk memiliki asuransi guna melindungi debitur maupun bank dari risiko kerugian. 

Perlindungan ini juga memastikan pinjaman tetap terjamin selama masa kredit berjalan dengan lancar dan sesuai kesepakatan. Asuransi juga merupakan bagian dari biaya yang disiapkan saat akad KPR.

Penting bagi Pins untuk memahami jenis asuransi KPR beserta biaya, manfaat, dan cara klaimnya jika sesuatu yang buruk menimpa saat masih dalam masa melunasi cicilan. Seperti apa dan bagaimana caranya? Langsung saja simak artikel di bawah ini sampai selesai.

Apa itu Asuransi KPR?

Asuransi KPR itu sangat penting bagi keselamatan debitur dan kreditur
Source: Freepik

Asuransi adalah perjanjian antara tertanggung dan perusahaan asuransi untuk memberikan perlindungan finansial terhadap risiko kerugian tertentu. Tujuan utama asuransi adalah memberikan jaminan keamanan finansial dan mengurangi dampak kerugian yang mungkin dialami tertanggung. Jenisnya ada banyak, seperti asuransi kesehatan, kendaraan, perjalanan, dan properti.

Asuransi KPR adalah jenis perlindungan khusus yang dirancang untuk melindungi debitur dan kreditur dari risiko gagal bayar cicilan. Pentingnya asuransi ini tidak boleh diabaikan! Karena itu, peminjam perlu mempertimbangkan risiko untuk skenario terburuk.

Manfaat Asuransi KPR bagi Debitur

  • Melindungi keluarga dari beban cicilan jika terjadi risiko meninggal dunia atau cacat tetap 
  • Memberikan perlindungan terhadap kerusakan properti akibat bencana alam seperti kebakaran atau gempa bumi
  • Menjamin kelanjutan kepemilikan rumah meski mengalami kesulitan finansial akibat sakit kritis
  • Memberikan ketenangan pikiran selama masa kredit berjalan

Manfaat Asuransi KPR bagi Bank

  • Meminimalkan risiko kredit macet akibat ketidakmampuan debitur melunasi cicilan
  • Melindungi agunan properti dari kerusakan yang dapat mengurangi nilai jaminan kredit
  • Memastikan recovery pinjaman melalui klaim asuransi jika terjadi risiko pada debitur
  • Menjaga kualitas portofolio kredit dengan mengurangi potensi kerugian finansial

Mengenal Jenis Asuransi KPR beserta fungsinya dan Cara Klaimnya

Jika sudah memantapkan diri untuk membeli rumah dengan metode KPR, ada baiknya Pins melakukan simulasi KPR terlebih dahulu. Selain itu, penting juga mengetahui jenis asuransi KPR berdasarkan fungsinya agar dapat memilih perlindungan yang tepat. Berikut adalah tiga jenis asuransi KPR utama yang perlu dipahami dengan baik oleh Pins.

1. Asuransi Jiwa

Asuransi jiwa adalah jenis asuransi yang biasa diwajibkan saat ingin membeli rumah dengan KPR
Source: Freepik

Asuransi jiwa adalah perlindungan finansial yang memberikan santunan kepada ahli waris jika tertanggung meninggal dunia saat masa kredit. Fungsi utama asuransi ini adalah melunasi sisa hutang KPR sehingga keluarga tidak terbebani cicilan dan tetap dapat memiliki rumah. 

Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Republik Indonesia No. 124/PMK.010/2008 terkait penyelenggaraan Lini Usaha Asuransi Kredit dan Suretyship mengatur bahwa perusahaan asuransi wajib memberikan perlindungan kredit dengan prinsip kehati-hatian dan profesionalisme.

Hal yang Perlu Diperhatikan saat Mengajukan Asuransi Jiwa

Hal yang perlu diperhatikan saat membeli asuransi jiwa KPR adalah memahami detail polis dengan cermat dan teliti karena setiap asuransi berbeda. Berikut adalah tiga aspek penting yang harus diperhatikan:

  • Besaran premi yang disesuaikan dengan kemampuan finansial dan nilai pertanggungan yang diinginkan
  • Kredit joint income dengan memahami perbedaan klaim dibayar saat salah satu tertanggung meninggal dan klaim dibayar saat kedua tertanggung meninggal
  • Pastikan terdapat fitur pengembalian premi jika masa kredit berakhir tanpa klaim untuk memberikan nilai tambah

Dokumen yang Diperlukan saat Melakukan Klaim Asuransi Jiwa

Asuransi jiwa dapat diklaim ketika tertanggung meninggal dunia akibat kecelakaan, penyakit, atau sebab alami lainnya selama masa perlindungan berlaku. Klaim juga dapat diajukan jika tertanggung mengalami cacat tetap total yang mengakibatkan ketidakmampuan mencari nafkah secara permanen. Dokumen yang perlu dipersiapkan untuk mengajukan klaim meliputi:

  • Sertifikat asuransi sebagai bukti kepesertaan program perlindungan
  • Surat kematian dari instansi berwenang atau rumah sakit
  • Kartu identitas tertanggung dan ahli waris yang sah
  • Surat keterangan dari bank mengenai sisa pokok pinjaman

Cara Mengajukan Klaim Asuransi Jiwa

Perhatikan juga ketentuan khusus dalam polis terkait masa tunggu tertentu sebelum klaim serta pengecualian untuk beberapa kondisi tertentu. Pengecualian biasanya meliputi bunuh diri dalam dua tahun pertama, tindakan kriminal, atau kondisi pre-existing yang tidak dilaporkan. Cara mengajukan klaim asuransi jiwa adalah sebagai berikut:

  • Segera hubungi pihak bank untuk memastikan apakah asuransi jiwa telah di cover sesuai perjanjian pada saat akad KPR, lalu sampaikan juga kondisi yang terjadi. Sebab, kamu tidak dapat klaim asuransi ini sendiri karena polis induk dipegang oleh bank (perhatikan juga batas waktu klaim yaitu tidak lebih dari 30-90 hari sejak kejadian)
  • Lengkapi formulir klaim yang disediakan dengan data yang akurat dan sesuai dokumen pendukung lalu serahkan ke pihak bank untuk kemudian diajukan ke perusahaan asuransi
  • Kumpulkan semua dokumen yang diperlukan termasuk sertifikat asuransi asli, daftar sisa pinjaman, KTP tertanggung, akte kematian, hasil visum (jika meninggal dalam kondisi tidak wajar), surat berita acara dari kepolisian (apabila mengalami kecelakaan) dan lainnya.
  • Serahkan semua berkas klaim yang sudah lengkap tersebut kepada bank
  • Tunggu proses verifikasi dan investigasi klaim yang biasanya memakan waktu 14-30 hari kerja
  • Setelahnya kamu akan mendapatkan pemberitahuan dari pihak bank bahwa klaim asuransi berhasil dan sisa utang KPR lunas

2. Asuransi Rumah Tinggal (Kebakaran dan Gempa Bumi)

Asuransi rumah tinggal adalah perlindungan yang memberikan ganti rugi jika properti mengalami kerusakan akibat bencana seperti kebakaran atau gempa. Fungsi utama asuransi ini adalah melindungi nilai agunan KPR dan memastikan debitur tetap memiliki tempat tinggal meski terjadi bencana. 

Perlindungan ini sangat penting mengingat rumah kebakaran saat KPR masih berjalan dapat menimbulkan kerugian besar bagi debitur. Asuransi rumah tinggal memberikan ketenangan pikiran dengan perlindungan komprehensif terhadap berbagai risiko bencana alam.

Hal yang Perlu Diperhatikan saat Mengajukan Asuransi Rumah Tinggal

Hal yang perlu diperhatikan saat memilih asuransi rumah adalah sebagai berikut: 

  • Pastikan nilai pertanggungan sesuai dengan nilai bangunan dan isi rumah untuk menghindari under insurance atau over insurance
  • Perhatikan juga klausul pengecualian seperti kerusakan akibat perang, tindakan teroris, atau kelalaian pemilik dalam pemeliharaan properti.

Dokumen yang Diperlukan saat Melakukan Klaim Asuransi Rumah Tinggal

Asuransi rumah dapat diklaim ketika properti mengalami kerusakan akibat kebakaran, ledakan, petir, gempa bumi, atau bencana alam lainnya. Dokumen yang perlu dipersiapkan untuk klaim asuransi rumah meliputi:

  • Polis asuransi asli dan fotokopi sebagai bukti kepesertaan
  • Laporan polisi jika kerusakan akibat tindak kriminal
  • Foto-foto kerusakan dari berbagai sudut untuk dokumentasi
  • Perkiraan biaya perbaikan dari kontraktor atau bengkel rekanan
  • Surat keterangan dari RT/RW setempat tentang kronologi kejadian

Cara Mengajukan Klaim Asuransi Rumah Tinggal

Cara mengajukan klaim asuransi rumah adalah sebagai berikut:

  • Laporkan kejadian ke perusahaan asuransi maksimal 3×24 jam setelah mengetahui terjadinya kerusakan
  • Isi formulir laporan klaim dengan lengkap dan akurat sesuai dengan kondisi sebenarnya
  • Jangan melakukan perbaikan sebelum mendapat persetujuan dari pihak asuransi untuk menghindari penolakan klaim
  • Koordinasi dengan surveyor yang ditunjuk perusahaan asuransi untuk melakukan penilaian kerusakan
  • Tunggu hasil survey dan persetujuan klaim dari perusahaan asuransi sebelum melakukan perbaikan
  • Lakukan perbaikan sesuai persetujuan dan submit bukti pembayaran untuk proses reimbursement

3. Asuransi Sakit Keras (Critical Illness Plan)

Asuransi Sakit Keras
Source: Freepik

Asuransi sakit keras adalah perlindungan yang memberikan santunan tunai jika tertanggung didiagnosis mengalami penyakit kritis tertentu. Fungsi utama asuransi ini adalah membantu melunasi cicilan KPR ketika tertanggung kehilangan kemampuan mencari nafkah akibat sakit. Asuransi sakit keras memberikan jaminan finansial untuk biaya pengobatan dan memastikan kontinuitas pembayaran cicilan rumah. 

Hal yang Perlu Diperhatikan saat Mengajukan Asuransi Sakit Keras

Hal yang perlu diperhatikan saat membeli asuransi sakit keras adalah sebagai berikut:

  • Memahami daftar penyakit yang ditanggung dalam polis asuransi. Pastikan penyakit yang umum terjadi seperti kanker, stroke, serangan jantung, dan gagal ginjal termasuk dalam cakupan perlindungan. 
  • Perhatikan juga masa tunggu penyakit tertentu dan syarat survival period yang harus dipenuhi setelah diagnosis. 
  • Pilih nilai pertanggungan yang cukup untuk menutupi biaya pengobatan dan cicilan KPR selama masa pemulihan.

Dokumen yang Diperlukan saat Melakukan Klaim Asuransi Sakit Keras

Asuransi sakit keras dapat diklaim ketika tertanggung didiagnosis menderita salah satu penyakit kritis yang tercantum dalam polis. Diagnosis harus dilakukan oleh dokter spesialis yang kompeten dan didukung hasil pemeriksaan medis yang valid. Dokumen yang perlu dipersiapkan untuk klaim asuransi sakit keras meliputi:

  • Polis asuransi dan kartu peserta sebagai bukti kepesertaan program
  • Hasil pemeriksaan medis lengkap dari rumah sakit terakreditasi
  • Surat keterangan diagnosis dari dokter spesialis yang menangani
  • Rekam medis pasien selama masa perawatan dan pengobatan
  • Formulir klaim yang telah diisi lengkap dan ditandatangani tertanggung

Cara Mengajukan Klaim Asuransi Sakit Keras

Cara mengajukan klaim asuransi sakit keras adalah sebagai berikut:

  1. Hubungi customer service perusahaan asuransi segera setelah mendapat diagnosis dari dokter spesialis
  2. Minta formulir klaim dan daftar dokumen yang diperlukan untuk melengkapi persyaratan pengajuan
  3. Kumpulkan semua dokumen medis termasuk hasil lab, rontgen, dan pemeriksaan penunjang lainnya
  4. Pastikan dokter yang mendiagnosis mengisi dan menandatangani formulir keterangan medis dari perusahaan asuransi
  5. Berikan semua dokumen klaim dalam kondisi lengkap untuk mempercepat proses verifikasi dan persetujuan
  6. Ikuti proses medical review jika diperlukan dan tunggu keputusan klaim dari perusahaan asuransi

Apa Risiko Tidak Memiliki Asuransi saat KPR Rumah?

Memiliki asuransi itu penting saat mengajukan KPR
Source: Freepik

Setelah mengetahui jenis asuransi KPR dan pentingnya memiliki perlindungan saat mencicil KPR, Pins harus tahu risiko jika tidak punya asuransi saat KPR. Berikut ini adalah risiko tidak asuransi jiwa atau asuransi lainnya saat KPR rumah:

  • Pengajuan KPR ditolak bank karena tidak memenuhi persyaratan lengkap yang ditetapkan oleh lembaga keuangan
  • Beban finansial berlipat bagi keluarga jika kepala keluarga meninggal dunia atau mengalami cacat tetap total
  • Kehilangan rumah karena ketidakmampuan melanjutkan cicilan setelah terjadi musibah pada pencari nafkah utama
  • Kerugian besar jika rumah mengalami kerusakan akibat bencana alam tanpa ada perlindungan asuransi properti
  • Hutang yang terus berjalan meski tertanggung kehilangan kemampuan mencari nafkah akibat sakit kritis berkepanjangan
  • Perampasan rumah oleh bank jika debitur gagal bayar cicilan dalam jangka waktu tertentu sesuai perjanjian kredit

Tips Memilih Asuransi yang Tepat

Jenis asuransi KPR itu bermacam-macam seperti yang sudah dijelaskan, dan Pins wajib memilikinya sebagai syarat pengajuan KPR. Namun Pins biasanya memiliki kebebasan memilih perusahaan asuransi. Meski bank akan menawarkan opsi mitra asuransinya sendiri, Pins tetap dapat membandingkan pilihan terbaik. Tips memilih asuransi KPR yang tepat memerlukan pertimbangan matang terhadap kebutuhan perlindungan dan kemampuan finansial keluarga.

Jenis asuransi KPR memiliki fungsi yang saling melengkapi dalam memberikan perlindungan komprehensif. Asuransi jiwa melindungi dari risiko kematian dan cacat tetap, asuransi rumah melindungi properti dari bencana alam. Sementara itu, asuransi sakit keras memberikan perlindungan ketika tertanggung mengalami penyakit kritis yang mengancam kemampuan mencari nafkah. 

Pentingnya memiliki ketiga jenis asuransi KPR ini tidak hanya sebagai syarat wajib pengajuan kredit rumah saja. Lebih dari itu, asuransi memberikan ketenangan pikiran dan jaminan keamanan finansial bagi Pins dan keluarganya selama masa kredit. Untuk membantu perencanaan KPR yang lebih matang, cobalah simulasi KPR di Pinhome untuk membuat perhitungan cicilan dan total biaya yang diperlukan.

Copied to clipboard

Properti Rekomendasi

    Rp 550,8 Juta - Rp 1,5 Miliar
    Angsuran mulai dari Rp3,8 Juta/bln
      Rp 181 Juta
      Angsuran mulai dari Rp1,2 Juta/bln
        Rp 357,1 Juta - Rp 780 Juta
        Angsuran mulai dari Rp2,5 Juta/bln

        Properti Eksklusif: Green Paradise City

        Parung Panjang, Kab. Bogor
          Rp 1 Miliar - Rp 1,1 Miliar
          Angsuran mulai dari Rp7,2 Juta/bln

          Properti Eksklusif: The Agathis

          Pancoran Mas, Kota Depok

          © www.pinhome.id

          Pinhome App

          Coba Aplikasi Pinhome

          Cari, konsultasi, beli, hingga jasa perawatan rumah, semua ada!
          Unduh sekarang dan nikmati manfaatnya.

          iOS PCA DownloadAndroid PCA Download