Kabel Koaksial | Pengertian, Jenis, dan Fungsinya - Pinhome

Pinhome

  • Blog
  • Lifestyle
  • Kabel Koaksial | Pengertian, Jenis, dan Fungsinya

Kabel Koaksial | Pengertian, Jenis, dan Fungsinya

Dipublikasikan oleh Nur Afika Cahya ∙ 21 January 2022 ∙ 5 menit membaca

Jenis Kabel Koaksial – Mengulas tentang kabel, mungkin sudah tidak asing lagi dengan kabel coaxial. Kabel coaxial pada dasarnya memang sangatlah luas. Karena kabel tersebut biasa digunakan dalam beberapa bidang yang memang membutuhkan kabel sebagai media transmisi data contoh seperti jaringan pada computer atau wifii dan lain sebagainya.

Nah, pembahasan kali ini, saya akan mengangkat sebuah topik yang menjelaskan tentang kabel coaxial atau kabel koaksial mulai dari jenis hingga kelebihan, kekurangan dan karakter kabel coaxial yang yang biasa digunakan dalam jaringan komputer.

Pengertian Kabel Koalsial

Kabel Koaksial merupakan jenis kabel yang pada dasarnya menggunakan dua buah konduktor. Dengan pusat kebel yang berupa inti kawat yang padat dan dilingkupi sekat, kemudian dililit lagi dengan menggunkan kawat yang berselaput konduktor.

Jenis kabel ini umunya digunakan untuk sebuah jaringan bandwith yang tinggi. Selain itu kabel coaxial mampu pengalir pada tembaga (centre core). Kabel ini juga umunya lebih banyak digunakan untuk men-transmisikan data sinyal frekuensi dengan ketinggian mulai dari 300 kHz keatas.

Karena kabel ini mempunyai kemampuan dalam menyalurkan frekuensi tinggi, maka oleh sebab itulah sistem transmisi ini menggunakan kabel koaksial yang pada dasarnya memiliki kapasitas kanal yang memang cukup besar.

Baca juga: 12 Jenis Kabel Listrik Lengkap dengan Kegunaannya

Sistem Transmisi Kabel Koalsial

Sistem Transmisi Kabel Coaxial
pixabay.com

Alat yang dibgunakan untuk menyusun beberapa kanal telpon menjadi suatu band frekuensi tertentu (base band) atau sebaliknya. Sedangkan untuk LTE (Line Terminal Equipment) Coaxial merupakan interface antara multiplex dengan kabel coaxial.

Fungsi atau Penggunaan Kabel Coaxial

Kabel koaksial biasa digunakan dalam jaringan LAN terutama Topologi Bus yang banyak menggunakan kabel koaksial. Kesulitan utama dari penggunaan kabel koaksial yakni mengkin sedikit sulit dalam mengukur apakah kabel coaxial yang digunakanya memang benar-benar matching atau sebaliknya (tidak).

Karena apabila tidak diukur secara benar, maka kemungkinan besar akan dapat merusak NIC (Network Interface Card) yang biasa dipergunakan pada kinerja jaringan menjadi terhambat, dan  tidak dapat mencapai kemampuan maksimal. Untuk mentransmisikan frekuensi tinggi mulai dari 300 kHz keatas, dan penggunaan kabel ini mempunyai kanal frekuensi yang sangat besar.

Dalam penggunaan sehari-hari, kabel coaxial banyak dijumpai pada antena televisi, antena pemancar radio, dan juga kabel jaringan LAN. Penggunaan kabel koaksial dalam jaringan internet mampu melengkapi pada sebuah instalasi kabel UTP, yang berperan penting dalam sebuah jaringan LAN.

Kabel ini sering digunakan sebagai kabel antena TV. Kabel ini memang kabel yang banyak digunakan pada sebuah jaringan LAN. Karena kebel ini memiliki sifat yang mampu memberi perlindungan pada sebuah derau yang tinggi, murah dan mampu mengirimkan transmisi data dengan kecepatan standar.

Untuk mentransmisikan sinyal frekuensi tinggi mulai 300 kHz keatas. Karena kebel ini memiliki kemampuan dalam menyalurkan frekuensi tinggi. Maka dengan demikian system transmisinya menggunakan kabel koaksial yang memiliki kapasitas kanal yang besar.

Kegunaan kabel coaxial adalah untuk melakukan sebuah transmisi data dengan kecepatan tinggi, selain itu juga biasa digunakan untuk membagi sinyal broadband atau sinyal frekuensi. Kabel coaxial dapat kita temukan pada barang-barang elektronik misal seperti antena TV, parabola dan masih banyak lagi.

Baca juga: Kabel Fiber Optik | Pengertian, Jenis, dan Karakteristiknya

Kelebihan dan Kekurangan Kabel Coaxial

Kelebihan dan Kekurangan Kabel Coaxial
internetdigital.com

1. Kelebihan Kabel Coaxial

  1. Penguatannya dari repeater tidak sebesar kabel STP atau UTP. Kabel coaxial lebih murah ketimbang kabel fiber optic, selain itu juga teknologinya pun sudah tidak asing lagi.
  2. Kabel coaxial sudah digunakan selama puluhan tahun untuk berbagai jenis komunikasi data.
  3. Dapat digunakan untuk menyalurkan informasi sampai dengan 900 kanal telepon.
  4. Dapat ditanam di dalam tanah sehingga biaya perawatan lebih rendah .
  5. Karena menggunakan penutup isolasi maka kecil kemungkinan terjadi interferensi dengan sistem lain .
  6. Murah dan jarak jangkauannya cukup jauh.
  7. Sangat baik sebagai transmitter. Kemampuannya jauh lebih prima jika dibandingkan dengan kawat biasa. Selain itu kabel koaksial juga lebih cenderung tahan terhadap arus yang semakin mengecil pada frekuensi yang justru meninggi. Dari hal tersebut yang menjadikan kabel coaxial semakin populer dalam hal penggunaan.

2. Kekurangan Kabel Coaxial

  1. Mempunyai redaman yang relatif besar, sehingga untuk hubungan jarak jauh harus dipasang repeater-repeater.
  2. Apabila jenis kabel coaxial dipasang diatas tanah, biasanya rawan terhadap gangguan fisik yang dapat mengakibatkan putusnya hubungan kabel.
  3. Susah pada saat instalasi.
  4. Biaya perawatan serta pengadaan yang jauh lebih mahal dibandingkan jenis kabel lainnya.
  5. Optimalisasi fungsi kabel koaksial ikut dipengaruhi oleh kondisi temperature.

Baca juga: 12+ Jenis Sambungan Kabel Listrik

Jenis Kabel Coaxial

Jenis Kabel Coaxial
taussus.net

Ada dua jenis tipe kabel koaksial yaitu:

1. Kabel koaksial thin (RG-58)

Kabel koaksial thin (RG-58) atau yang bisa disebut dengan 10Base2 (thinnet). Yang dimana angka 2 menunjuk panjang maksimum untuk segment kabel tersebut adalah 200 meter, namun kenyataannya hanya samapai 185 meter.

2. Kabel koaksial thick (RG-8)

Kabel koaksial thick (RG-8) disebut juga dengan10Base5 (thicket), dengan spaseifikasi teknis Spesifikasi Teknis dari kabel ini adalah :

  1. Mampu menjangkau bentangan maksimum 500 meter.
  2. Impedansi terminator 50 Ohm.
  3. Membutuhkan Transceiver sebelum dihubungkan dengan computer.

Spesifikasi Kabel Coaxial

  1. Setiap segment sebaiknya dilengkapi dengan satu ground.
  2. Panjang minimum antar T-Connector adalah 1,5 feet (0.5 meter).
  3. Maksimum panjang kabel dalam satu segment adalah 1,818 feet (555 meter).
  4. Setiap segment maksimum mempunyai 30 perangkat terkoneksi.

Ciri-ciri Kabel Coaxial

  1. Terdiri dari kawat tembaga sebagai inti yang dilapisi oleh isolator dalam.
  2. Lalu dikelilingi oleh konduksi luar.
  3. Kemudian dibungkus dengan bahan PVC sebagai lapisan isolator paling luar.
  4. Ukuran konektor kabel medium.
  5. Panjang kabel maksimum yang diizinkan adalah 500 m (medium).
  6. Mendukung Kecepatan data antara 10 mbps sampai 100 mbps.

Demikian pembahasan kali ini mengenai jenis-jenis hingga karakteristik dan kelebihan kabel coaxial. Semoga artikel ini dapat memberikan wawasan dan pengetahuan bagi kalian semua.

Baca juga:

Editor: Syahya Rembulan


Temukan pilihan rumah dan apartemen terlengkap di Aplikasi Pinhome. Dapatkan properti idaman melalui program NUP untuk akses eksklusif. Untuk kamu agen properti independen atau agen kantor properti bergabunglah menjadi rekan agen properti bersama kami dan iklankan properti kamu di sini. 

Kamu juga bisa belajar lebih lanjut mengenai properti di Property Academy by Pinhome. Gabung menjadi Rekan Jasa Pinhome melalui aplikasi Rekan Pinhome di App Store atau Google Play Store sekarang!

Hanya di Pinhome.id yang memberikan kemudahan dalam membeli properti. Pinhome PINtar jual beli sewa properti.

Tags :

Bagikan Artikel