Pinhome

Peninggalan sejarah Islam Seni budaya yang unik

Dipublikasikan oleh Eka Mandala ∙ 12 January 2015 ∙ 5 menit membaca

Sejarah Negara Com – Peninggalan sejarah agama Islam – Islam adalah agama yang mendunia dari zaman nabi hingga saat ini. Mengenai sejarah Islam, jika kita ungkap dengan dari awal mungkin membutuhkan ribuan bahkan jutaan lembar kertas. Itupun saya yakin belum bisa terungkap semuanya. Karena jika di telusuri secara keseluruhan sejarah peradaban Islam menorehkan beragam peninggalan yang tak ternilai harganya di dunia ini.

Di Indonesia sendiri mencatat banyak sekali tempat, bangunan, ataupun seni peninggalan sejarah Islam. Sebagai contoh masjid, Keraton, makam, dan karya seni yang bernilai tinggi. Bisa kita bayangkan, dizaman yang masih serba manual umat Islam sudah mampu membuat bangunan masjid dan makam dengan desain arsitektur Islam yang indah.

Masjid adalah tempat ibadah umat Islam yang khas. Di Indonesia banyak sekali terdapat masjid-masjid kuno peninggalan sejarah Islam. Sebagai contoh masjid Agung Demak, Agung Banten, Menara Masjid Kudus dan lain-lain. Masing-masing peninggalan masjid tersebut memiliki ciri khas tersendiri sesuai dengan latar belakang budaya daerah yang dibangun masjid tersebut.

Misalnya Masjid Agung Demak memiliki ciri khusus, selengkapnya tentang Masjid Demak silahkan baca di artikel Sekilas sejarah berdirinya Masjid Agung Demak

Selain masjid masih ada banyak peninggalan zaman Islam yang lain. Seperti makam, keraton, meriam dan sebagainya. Selengkapnya lihat di artikel Peninggalan sejarah Islam di Indonesia

Peninggalan sejarah Islam

Dibidang seni, umat Islam telah berhasil mencatat sejarah peradaban Islam yang unik dan mengesankan di masa itu yaitu seni gamelan (karawitan) dan wayang kulit.

Gamelan

Gamelan adalah seperangkat alat musik khas Jawa (khususnya Jawa Tengah) yang tidak ada bandingnya di dunia. Gamelan memiliki nilai seni yang sangat tinggi. Jika dipikir-pikir, bagaimana dahulu gamelan dibuat? Padahal zaman itu merupakan zaman yang masih serba manual, belum ada tangga nada.

Menurut beberapa sumber, gamelan pertama kali diciptakan pada zaman Hindu Buda. Namun, gamelan pertama yang ada pada saat itu hanya gong. Baru setelah Sunan Kalijaga menggunakan gamelan sebagai iringan wayang kulit dalam rangka penyebaran Agama Islam di Jawa gamelan lebih lengkap meski belum selengkap sekarang.

Musik gamelan tidak menggunakan dirijen sebagai pemimpin musik seperti orkestra, tetapi irama gamelan sepenuhnya dikendalikan oleh kendang.

Oleh karena itu, sebagai pengendang harus memiliki keahlian lebih dari pemain gamelan yang dipimpinnya. Mengapa? Karena kendang ibarat sopir kendaraan, lancar tidaknya perjalanan tergantung bagaimana ia mengendalikan.

Anda bisa membuktikannya dengan melihat ketika ada pertunjukan karawitan atau wayang kulit bagaimana niyaga memainkan gamelan, dari mana mereka mulai dan mengapa mereka berhenti pastilah kendanglah yang memerintah.

Bukan dengan suara mulut atau aba-aba tangan, tetapi cukup dengan suara kendang yang ditabuh. Jadi, niyaga harus tahu maksud dari suara kendang. Dengan kata lain, dalam memainkan gamelan penabuh/niyaga harus memiliki dan bisa komunikasi musikal.

Artinya sebuah komunikasi antara alat gamelan yang satu dengan lainnya. Saya bisa bilang karena saya sendiri seorang niyaga, jadi saya bisa merasakan langsung.

Bisa dibilang bunyi kendang memiliki daya perintah kepada yang bisa merasakannya. Mungkin ini jawaban dari pertanyaan mengapa bangsa barat tertarik dan penasaran dengan gamelan Jawa.

Wayang Kulit

Seperti disinggung di atas bahwa kesenian wayang kulit menurut sejarahnya diciptakan oleh Sunan Kalijaga sebagai media penyebaran agama Islam di Pulau Jawa. Wayang Kulit merupakan budaya Jawa Jawa yang berfalsafah tinggi. Dalam sebuah pertunjukan wayang kulit pasti menceritakan sebuah kisah/lakon kehidupan tak beda dengan kehidupan manusia.

Coba perhatikan dengan seksama ketika anda menyaksikan pagelaran wayang kulit. Masing-masing tokoh wayang memiliki karakter wajah dan watak yang berlainan. Jika anda jeli, setiap wajah tokoh layaknya wajah manusia di sekitar kita yang memiliki perwatakan mirip.

Yang jadi pertanyaan, “Mengapa tangan badan sebuah tokoh wayang jika dilihat secara seksama berbeda dengan manusia tetapi terlihat mirip dengan manusia?” Mengapa tangan wayang kulit yang panjangnya sampai di kaki justru terlihat pantes dan luwes ketika dimainkan? Itulah uniknya wayang kulit.

Wayang kulit memiliki nilai budaya yang tinggi. Betapa tidak. Sebuah pertunjukan wayang kulit melibatkan seni musik, seni suara, seni tari, seni tatah sungging, seni ukir dan lain-lain.

Wayang kulit Peninggalan sejarah Islam
Wayang kulit Peninggalan sejarah Islam

Seni tatah sungging

Lihatlah wayang kulit yang berjajar pada pakeliran. Di sana terdapat puluhan bahkan ratusan wayang yang dibuat oleh penatah wayang yang rumit. Wayang kulit di cat/disungging dengan warna-warna yang unik secara manual tanpa bantuan alat digital.

Seni musik

Sebuah pertunjukan wayang diiringi oleh seperangkat gamelan yang ditabuh oleh para niyaga dengan kompaknya. Gamelan berbunyi atas perintah dalang.

Tetapi uniknya, dalang tidak memerintah dengan suara atau gerakan tangan, tetapi cukup menggunakan Gedok dan keprak/kepyak. Bagi yang belum tahu apa itu Gedok dan keprak/kepyak silahkan browsing.

Seni suara

Dalam melakonkan wayang dalang menyertakan seni suara untuk memperindah sebuah pertunjukan. Misalnya saja suluk. Suluk merupakan suara yang dikeluarkan dalang dari mulutnya disela-sela cerita sesuai nada gamelan. Sedangkan sinden dan penggerong merupakan vokalis gending-gending ketika gamelan berbunyi.

Seni tari

Perhatikan gerakan wayang yang mainkan dalang. Gerakan wayang memiliki rumus baku yang diwariskan nenek moyang zaman dahulu. Jadi gerakan wayang tidak asal bergerak, harus disesuaikan dengan irama gamelan.

Seni ukir

Coba anda lihat kayu penyangga masing-masing perangkat gamelan. Kayu-kayu tersebut bukan kayu polos, tetapi diukir oleh seorang tukang ukir. Tidak cukup itu saja, ukiran tersebut di cat dengan warna-warna tertentu yang menambah keindahan.

Itulah sedikit pembahasan tentang Peninggalan sejarah Islam Seni budaya yang unik. Selain itu, masih banyak lagi keunikan yang ada dalam kedua seni budaya yang ada pada gamelan dan wayang kulit.

Tags :

Artikel Pilihan

Berita Pinhome
Berita Pinhome Vasa Jagakarsa Hunian Modern Tropis Strategis Berkonsep Townhouse

Menentukan rumah idaman memang bukanlah perkara mudah. Pasalnya banyak hal yang harus dipertimbangk

Finansial
Finansial Mengenal Analisis SWOT Untuk Mengembangkan Bisnis

Membangun sebuah bisnis yang sukses tidak bisa terjadi dalam semalam. Ada banyak unsur dan juga keg

Properti
Properti 3 Contoh Rumah Idaman dan Populer Saat Ini

Desain atau contoh rumah idaman bagi tiap-tiap orang tentunya tidak sama. Ada yang mendefinisikan r

Properti
Properti Ingin Memilih Lokasi Tempat Tinggal Strategis? Perhatikan Hal Ini!

Memilih lokasi tempat tinggal strategis bukanlah perkara mudah, banyak yang harus kita pertimbangka

Artikel Terkini

Lifestyle
Edukasi
Edukasi Surat Kepemilikan Tanah yang Resmi & Sah

Surat kepemilikan tanah (SKT) adalah berkas yang wajib dimiliki jika kamu memiliki niat untuk membe

Edukasi
Edukasi Format dan Contoh Surat Lamaran Kerja di Toko

contoh surat lamaran kerja di toko tulis tangan contoh surat lamaran pekerjaan di toko cont

Edukasi
Edukasi Contoh Surat Niaga, Lengkap Beserta Penjelasannya!

Dalam dunia bisnis, surat niaga sangat umum digunakan untuk kebutuhan bisnis sehari-hari. Biasanya

Edukasi
Edukasi Contoh Surat Pribadi dan Struktur Penulisannya

Ada dua macam surat yang jamak ditemukan, yaitu surat resmi dan tidak resmi. Surat tidak resmi seri

Ikuti Media Sosial Kami

Pinhome Indonesia