Pinhome

Pengertian Timbal

Dipublikasikan oleh Nur Afika Cahya ∙ 1 November 2021 ∙ 5 menit membaca

Pengertian timbal – timbal adalah jenis logam yang dapat mencemari air, logam timbal tersebut berasal dari berbagai sumber.

Contoh seperti yang terjadi pada rembesan sampah cat kaleng, bahan bakar, pestisida, korosi pipa-pipa yang tentunya benda-benda tersebut mengandung timbal. Logam timbal dengan konsentrasi 15 mg.

Selaian itu sifat timbal juga dapat membahayakan bagi orang dewasa maupun anak-anak, karena hal tersebut dapat menyebabkan keracuanan.

Pengertian Timbal

Timbal merupakan sebuah unsur kelima kolom keempat belas dalam tabel periodik.

Hal tersebut definisikan sebagai logam pasca-transisi, logam berat, dan logam miskin. Atom timbal mempunyai 82 elektron dan 82 proton dengan 4 elektron valensi.

Karakteristik dan Sifat Timbal

  1. Simbol: Pb.
  2. Nomor atom: 82.
  3. Berat atom: 207,2.
  4. Klasifikasi: Logam Pasca–transisi.
  5. Fase pada Suhu Kamar: Padat.
  6. Berat jenis: 11.34 gram per cm3.
  7. Titik leleh: 327,5 ° C, 621,4 ° F.
  8. Titik didih: 1749 ° C, 3180 ° F.
  9. Konfigurasi elektron: [Xe] 4f145d106s26p2
  10. Elektron per kelopak: 2,8,18,32,18,4
  11. Dikenal sekitar sejak zaman yunani kuno.

Standar timbal adalah logam yang memiliki sifat keperakan, lembut dan berwarna kebiru-biruan. Timbal dapat menjadi abu-abu gelap, apabila bersentuhan dengan udara.

Logam timbal tersebut sangat lunak bahakan bisa dipotong menjadi beberapa lembaran tipis dan elastis, selain itu dapat ditarik menjadi kawat panjang.

Sifat lain dari timbal adalah dapat dikatakan jenis konduktor listrik yang buruk bila dibandingkan dengan logam lain.

Selain itu timbal merupakan unsur yang berat. Timbal dicampurkan dengan unsur-unsur lain guna untuk membuat berbagai jenis mineral, termasuk salah satunya anglesite (timbal sulfat).

Kerusit (timbal karbonat), dan galena (timbal sulfida.

Dimana Timbal ditemukan di Bumi?

Dimana Timbal ditemukan di Bumi

Timbal dapat kita temukan di lapisan kulit bumi dengan bentuk yang bebas, namun sebagian besar dapat ditemukan dalam bijih dengan logam lain contoh seprti seng, perak, dan tembaga.

Umunya jenis timbal ini cukup mudah dan ditemukan ditambang-tambang.

  • Bagaimana Timbal digunakan?

Pada umumnya timbal yang diproduksi sampai sekarang ini, karena timabl dapat digunakan terutama dalam pembuatan baterai. Jenis baterai yang digunakan dalam mobil karena biaya murah dan berdaya tinggi.

Karena jenis timbal tersebut tahan terhadap korosi (karat), selain itu memiliki kepadatan yang tinggi, dan relatif murah, Timbal biasanya digunakan dalam air contoh seperti digunakanya sebagai ballast pada perahu layar.

Selain itu timbal juga dapat digunakan sebagai bahan atap, elektrolisis, patung, solder untuk elektronik, dan amunisi.

  • Bagaimana Timbal ditemukan?

Orang tahu tentang Timbal logam sejak zaman kuno. Titik leleh yang rendah dan kelenturannya membuatnya mudah untuk dibentuk dan digunakan untuk aplikasi yang berbeda.

Bangsa Romawi adalah pengguna utama timbal dan menggunakannya untuk membuat pipa untuk menyalurkan air ke kota-kota mereka.

  • Dari mana asal nama Timbal?

Timbal berasal dari kata Anglo-Saxon untuk logam yang telah digunakan dan diketahui tentang sejak zaman kuno. Simbol Pb berasal dari kata Latin untuk timbal, “plumbum.” Bangsa Romawi menggunakan timbal untuk membuat pipa.

Isotop

Timbal terjadi secara alami dalam bentuk empat isotop. Isotop yang paling umum adalah timbal-208.

Fakta Menarik Tentang Timbal

  1. Selama bertahun-tahun timbal dan timah yang dianggap logam yang sama. Timbal disebut “timbal nigrum” sedangkan pada jenis timah disebutnya dengan “timah hitam” atau juga “timah putih”.
  2. Lebih dari satu juta ton timbal didaur ulang setiap tahun.
  3. Orang-orang telah diketahui tentang keracunan timbal sejak zaman China Kuno dan Yunani Kuno.
  4. Timbal adalah anggota dari kelompok karbon (kolom 14) dalam tabel periodik.
  5. Ahli kimia berpendapat timbal terkait dengan planet Saturnus.
  6. Sekitar 98% dari semua baterai timbal yang didaur ulang.
  • Bahaya Timbal

Unsur ini dapat merusak sistem saraf dan mengganggu fungsi enzim dalam tubuh. Sehingga timbal tersebut dapat dikatakan sangat berbahaya terutama untuk anak-anak karena dapat merusak pertumbuhan otak.

  • Keracunan Timbal

Terlalu banyak timbal dalam tubuh akan dapat menyebabkan keracunan pada kita. Karena timbal dapat terakumulasi dalam tulang dan jaringan lunak.

Apabila terlalu banyak terakumulasi timbal, maka dengan demikian timbal akan dapat merusak sistem saraf dan dapat menyebabkan gangguan pada otak.

Timbal adalah racun bagi banyak organ tubuh termasuk jantung, ginjal, dan usus. Terlalu banyak timbal dapat menyebabkan sakit kepala, kebingungan, kejang, dan bahkan kematian.

Keracunan timbal sangat berbahaya pada anak-anak. Salah satu penyebab utama keracunan timbal adalah timbal yang terdapat pada cat. Dan di negara lain sebagian ada yang melarangnya contoh di negara Amerika Serikat.

Karakteristik:

  1. Timbal adalah sebuah logam yang memiliki karakteris abu-abu kebiruan, lunak, padat dan memiliki kilau yang terang ketika baru dipotong.
  2. Logam ni memudar perlahan di udara lembab untuk membentuk lapisan abu-abu kusam.
  3. Logam ini sangat ulet dan mudah dibentuk.
  4. Timbal sangat tahan terhadap korosi atau anti berkarat, selain itu juga timbal merupakan jenis konduktor listrik yang sangat buruk.
  • Manfaat Timbal

  1. Dapat digunakan dalam baterai penyimpanan.
  2. Dapat digunakan dalam penutup kabel, seperti amunisi, sebagai elektroda, solder dan sebagai bahan atap.
  3. Dapat digunakan sebagai pelindung anti radiasi, mis. di ruang x-ray dan reaktor nuklir.
  4. Dapat digunakan dalam pembuatan kaca kristal halus.
  5. Secara historis, timbal dapat digunakan dalam pipa ledeng.
  6. Dapat digunakan sebagai zat anti-knock pada bensin, selain itu dapat digunakan sebagai tambahan pada sebuah cat.

Demikianlah pembahasan kali ini mengenai pengertian timbal beserta penjelasanya, semoga informasi kali ini dapat bermanfaat dan Terima Kasih.

Catatan : setiap masing-masing jenis logam tentunya memiliki kekurangan dan kelebihan, bahkan setiap jenis logam mempunyai manfaat, namun dibalik itu juga ada bahayanya tersendiri.

Hal ini sama halnya dengan jenis benda logam, jenis benda baja, dan jenis benda timah yang memiliki manfaat dan bahaya tersendiri.

Tags :

Bagikan Artikel