Pinhome

  • Blog
  • Finansial
  • Mengapa Resesi Adalah Bencana Bagi Sebuah Negara?

Mengapa Resesi Adalah Bencana Bagi Sebuah Negara?

Dipublikasikan oleh Iko ∙ 24 November 2021 ∙ 5 menit membaca

Setiap negara pasti ingin memiliki kondisi ekonomi yang sehat. Kondisi yang diinginkan tidak hanya stabilitas tapi juga peningkatan. Namun, apa yang terjadi jika ekonomi menurun? Keadaan ini biasanya disebut sebagai resesi. Resesi adalah suatu kondisi yang menjadi momok bagi setiap negara.

Pinhome – Tidak ada negara yang kondisi perekonomiannya selalu stabil. Ada kalanya sebuah negara mengalami kemunduran ekonomi atau bisa disebut sebagai resesi. Hal ini bisa terjadi baik di negara berkembang maupun negara yang sudah maju secara ekonomi. Resesi mungkin terjadi karena adanya banyak faktor yang tidak bisa dikontrol.

Supaya Pins lebih mengerti tentang resesi ekonomi, simak penjelasannya di bawah ini, ya!

Resesi Adalah

(Business Today)

Baca Juga: Manfaat Kerjasama Ekonomi Internasional

Singkatnya, resesi adalah suatu keadaan ketika negara mengalami kelesuan ekonomi. Kondisi ini bisa dilihat dari Produk Domestik Bruto (PDB) dari sebuah negara. Resesi mungkin terjadi ketika PDB negara mengalami penurunan atau nilai ekonomi riilnya negatif selama 2 kuartal berturut-turut atau lebih dari satu tahun.

Ketika resesi terjadi, berbagai sektor ekonomi akan mendapatkan pengaruhnya. Efek yang terjadi akan saling berpengaruh dan berkaitan. Misalnya yaitu ketika ekonomi lesu, maka jumlah investasi menurun. Hal ini akan mengganggu produktivitas dan juga mempengaruhi pemasukan. Akibatnya, perusahaan melakukan Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) karena tidak ada keuntungan yang cukup. Hal ini tentunya akan menaikkan tingkat pengangguran.

Apabila sebuah negara telah mengindikasi adanya resesi, maka kondisi tersebut harus segera diatasi. Resesi ekonomi adalah kondisi yang apabila tidak segera ditindaklanjuti, bisa bertahan dalam waktu lama. Jika hal tersebut terjadi, sebuah negara akan mengalami kebangkrutan ekonomi dan pemulihannya pun sulit untuk dilakukan.

Penyebab Terjadinya Resesi

(Global Times)

Baca Juga: Jenis Usaha Ekonomi

Perlambatan ekonomi ditandai dengan penurunan PDB dalam dua kuartal secara berturut-turut. Penurunan tersebut bisa disebabkan oleh berbagai hal, di antaranya yaitu sebagai berikut.

  • Inflasi

Inflasi merupakan peningkatan harga yang terjadi secara terus-menerus. Inflasi tidak selalu diartikan sebagai suatu hal yang buruk, namun apabila hal ini terjadi secara berlebihan dalam waktu lama, tentu akan membahayakan ekonomi suatu negara. Harga yang tinggi akan menyebabkan masyarakat enggan melakukan pembelian.

  • Deflasi

Penurunan harga atau deflasi juga bisa menjadi salah satu penyebab resesi. Penurunan ini bisa berdampak pada keuntungan perusahaan yang semakin rendah sehingga ikut mempengaruhi upah pegawai. Akibatnya, harga akan terus turun menyesuaikan pendapatan masyarakat. Hal ini juga akan berpengaruh pada banyaknya barang yang diproduksi padahal permintaan rendah.

  • Investasi Berlebihan

Investasi merupakan hal yang sangat berpengaruh dan mendukung pertumbuhan ekonomi. Namun, investasi yang berlebihan bisa menyebabkan terjadinya gelembung aset. Ketika gelembung tersebut pecah, para investor akan panik dan menjual aset-aset miliknya. Akibatnya, pasar menjadi berantakan dan bisa berujung pada resesi ekonomi.

  • Kondisi Mendadak

Terjadinya sebuah peristiwa yang mendadak juga bisa menjadi salah satu faktor terjadinya perlambatan ekonomi. Misalnya saja seperti kondisi saat ini yaitu terjadinya pandemi Covid-19. Bencana yang bersifat global ini sangat mempengaruhi perputaran ekonomi dan apabila sebuah negara tidak bisa mengendalikan virus dengan baik, maka resesi ekonomi sangat mungkin terjadi.

  • Perkembangan Teknologi

Sama seperti investasi, perkembangan teknologi juga merupakan suatu hal yang positif. Namun, jika melihat dari sisi ekonomi, teknologi bisa jadi suatu hal yang mengkhawatirkan. Ada banyak pekerjaan yang bisa digantikan oleh mesin atau robot. Hal ini tentunya mempersempit lapangan pekerjaan dan banyak orang kehilangan pekerjaan.

Meminimalisir Dampak Resesi Ekonomi

(Unsplash)

Terkadang resesi ekonomi terjadi di suatu negara dan tidak bisa dihindari. Sebelum hal tersebut terjadi, Pins bisa melakukan berbagai hal untuk mempersiapkan kondisi keuangan. Berikut ini beberapa tips yang bisa Pins lakukan.

  • Membuat Alokasi Dana Darurat

Langkah pertama yang bisa Pins lakukan supaya lebih siap menghadapi resesi adalah melakukan perencanaan keuangan. Alokasikan sebagian penghasilan yang didapat untuk menjadi dana darurat. Uang yang telah disisihkan akan sangat berguna ketika menghadapi berbagai kondisi seperti ketika ekonomi melambat dan Pins terkena PHK.

  • Mengurangi Beban Keuangan

Setiap orang pastinya memiliki beban keuangan yang berbeda-beda mulai dari kebutuhan sehari-hari sampai cicilan rumah. Apabila Pins ingin lebih siap ketika menghadapi resesi ekonomi, kurangilah beban ekonomi tersebut. Pins bisa mulai dengan melunasi utang yang dimiliki karena tidak ada yang tahu tentang kondisi ekonomi yang bisa terjadi akibat resesi.

  • Atur Investasi

Bagi Pins yang aktif berinvestasi, jangan lupa untuk selalu mengecek portofolio milikmu. Apabila terjadi penurunan di pasar global, Pins bisa mengatur kembali investasi yang dimiliki. Bisa juga memilih untuk beralih ke instrumen yang lebih aman dalam jangka panjang seperti emas.

  • Tetap Ikut Serta dalam Perputaran Ekonomi

Ketika resesi ekonomi terjadi, hal yang mungkin akan dilakukan oleh banyak orang yaitu berusaha untuk tidak mengeluarkan uang. Hal ini tidaklah salah, namun jika semua orang melakukan hal yang sama, tentunya akan semakin memperburuk kondisi ekonomi. Pins perlu ingat bahwa konsumsi masyarakat dan daya beli merupakan hal yang memiliki peran besar dalam pertumbuhan ekonomi.

  • Mulai Mencari Penopang Keuangan Lain

Pins bisa mulai untuk mencari peluang ekonomi baru yang bisa dilakukan. Pins bisa membuat usaha kecil yang hasilnya bisa digunakan untuk menambah penghasilan. Ketika kondisi keuangan Pins melemah, usaha tersebut akan sangat membantu untuk memenuhi kebutuhan.

Resesi adalah suatu bagian dari ekonomi yang tidak bisa dihindari. Pins bisa mengikuti tips-tips di atas supaya lebih siap jika perlambatan ekonomi terjadi.


Temukan pilihan rumah dan apartemen terlengkap di Aplikasi Pinhome. Dapatkan properti idaman melalui program NUP untuk akses eksklusif. Untuk kamu agen properti independen atau agen kantor properti bergabunglah menjadi rekan agen properti bersama kami dan iklankan properti kamu di sini. 

Kamu juga bisa belajar lebih lanjut mengenai properti di Property Academy by Pinhome. Gabung menjadi Rekan Jasa Pinhome melalui aplikasi Rekan Pinhome di App Store atau Google Play Store sekarang!

Hanya di Pinhome.id yang memberikan kemudahan dalam membeli properti. Pinhome PINtar jual beli sewa properti.

Kontributor: Safina

Editor: Iko

Tags :

Bagikan Artikel