Pinhome

Pengertian Logam & Manfaatnya

Dipublikasikan oleh Nur Afika Cahya ∙ 30 October 2021 ∙ 10 menit membaca

Pengertian Logam – benda logam adalah sebuah unsur kimia yang memiliki sifat kuat, liat, keras, dan mampu penghantar listrik atau energi panas, serta mempunyai titik cair yang tinggi.

Ada banyak sekali jenis-jenis logam yang memiliki fungsi dan manfaat yang berbeda, adapun untuk penjelasan mengenai logam, Yuk simak terus ulasan dibawah ini.

Pengertian Logam

Logam merupakan sebuah unsur kimia yang memiliki sifat kuat, liat, keras, dan mampu penghantar listrik atau energi panas, selain itu juga mempunyai titik cair tinggi.

Biji logam ditemukan dalam keadaan murni contoh seperti emas, perak, platina, selaian itu ada juga yang bercampur dengan unsur-unsur lain contoh seperti karbon, sulfur, fosfor, silikon, tanah, dan pasir.

Fungsi Logam

Logam  merupakan sebuah unsur yang jumlahnya paling banyak di muka bumi. Jenis-jenis logam mempunyai sifat dan manfaat masing-masing.

Sampai sekarang, terdapat 65 logam yang terbentuk secara alami di muka bumi ini, tetapi hanya sedikit yang dapat dimanfaatkan dengan benar.

Benda-benda logam yang bisa dimanfaatkan hanya mencapai 20 buah saja, baik yang berdiri sendiri atau sebagai bagian aloi atau sebuah campuran dari dua buah logam atau lebih atau terdapat campuran zat lainnya.

Aloi dibuat dengan tujuan untuk membuat logam yang mempunyai sifat berbeda dari sebelumnya, agar nantinya juga dapat dimanfaatkan dengan cara maksimal.

Jenis dan Manfaat Logam

Adapun untuk jenis-jenis logam dan manfaatnya adalah sebagai berikut ini.

1. Platina

Logam platina memiliki warna putih keperakan dan mudah dibentuk, selain itu biasa digunakan untuk bahan pembuatan perhiasan, barang elektronik, dan dapat juga sebagai katalisator.

2. Plutonium

Platinum adalah sebuah logam radioaktif yang bisa dihasilkan dari sebuah membombardir uranium dalam reaktor nuklir. Selain itu dapat digunakan sebagai bahan senjata nuklir.

3. Raksa

Raksa adalah logam berbentuk cairan yang berat. Logam cair raksa memiliki warna putih keperakan , dan sangat beracun yang biasa digunakan dalam termometer.

Selain itu pada tapal gigi biasa digunakan untuk campuran beberapa bahan peledak.

4. Seng

Seng merupakan suatu benda logam yang memiliki warna putih kebiruan yang diambil dari mineral seng blende (sfarelit).

Jenis logam tersebut umumnya dapat digunakan untuk melapisi besi, dengan tujuan agar tidak gampang berkarat. Selain itu logam tersebut dapat digunakan untuk pembuatan baterai listrik serta aloi-aloi seperti kuningan.

5. Solder

Solder adalah Suat aloi dari timah dan juga timbal yang memiliki titik lebur yang rendah serta yang digunakan untuk dapat menyambungkan kabel-kabel dalam barang-barang elektronik.

6. Tembaga

Tembaga marupakan sebuah jenis logam yang mudah dibentuk, selain itu memiliki warna kemerah-merahan yang biasa digunakan seperti pembuatan kabel listrik, tangki air panas, serta aloi kuningan, perunggu, dan kupronikel.

7. Timah

Timah merupakan suatu jenis benda logam yang lunak, yang mudah dibentuk, serta memiliki warna putih keperakan. Selain itu logam tersebut dapat digunakan untuk menyepuh baja.

Guna untuk menghentikan sebuah korosi serta dalam aloi perunggu, pewter atau (logam campuran timah dan timbal), serta solder.

8. Timbal

Timbal merupakan jenis logam berat yang mempunyai warna biru keputih-putihanm, selain itu mudah dibentuk dan beracaun, serta diambil dari sebuah mineral galena yang biasa digunakan dalam baterai, atap, dan juga sebagai perisai radiasi dari sinar X.

9. Titanium

Titanium merupakan suatu benda jenis logam yang kuat, yang memiliki warna putih, dan mudah dibentuk. Selaian itu jenis logam tersebut sangat tahan terhadap korosi.

Dan dapat digunakan seperti aloi-aloi dalam pesawat luar angkasa, pesawat terbang, dan kerangka sepeda / motor.

10. Alumunium

Alumunium merupakan jenis logam yang mempunyai warna putih keperak-perakan serta juga memiliki sifat sangat ringan dan juga tahan terhadap korosi (karat).

Selain itu jenis logam tersebut berasal dari biji aluminium, bauksit, dengan proses elektrolisis. Dan alumunium sendiri umunya digunakan seperti dalam pembuatan kabel listrik lintas udara, pesawat terbang, kapal, mobil, dan kaleng minuman,

11. Baja

Baja mempunyai peran yang sangat penting didalam kehidupan manusia, yang disebabkan karena Baja adalah aloi besi dan juga karbon yang salah satu dari sedikit bahan terpenting didalam industri.

12. Besi

Besi adalah logam yang mempunyai warna abu-abu keputih-putihan. Logam tersebut dihasilkandari peleburan biji hematit didalam tanur sembur.

Yang digunakan bangunan dan juga bidang teknik, juga dapat dimanfaatkan untuk dapat membuat aloi baja.

13. Emas

Unsur logam emas ini memiliki sifat yang lunak, dan yang mempunyai warna kuning terang yang digunakan sebagai perhiasan dan juga alat-alat elektronik.

14. Kalium

Kalium merupakan jenis logam ringan yang memiliki warna keperakan, dan memiliki sifat yang sangat reaktif.

Selain itu senyawa-senyawa pada kalium biasanya digunakan untuk campuran pupuk kimia dan juga untuk pembuatan kaca.

15. Kalsium

Logam ini yang mempunyai warna putih keperak-perakan, dan memiliki sifat yang mudah dibentuk sesuai dengan tempat ditemukannya ialah didalam batu kapur serta kapur.

Manfaat jenis logam tersebut untuk membuat semen serta baja dengan kualitas tinggi.

16. Kuningan

Kuningan merupakan sebuah jenis aloi yang terbuat dari tembaga dan seng. yang mempunyai manfaat sebagai campuran dalam penbuatan barang-barang hiasan, sekrup, alat-alat musik, serta paku-paku kecil.

17. Kupronikel

Kuproinikel merupakan jenis aloi yang terbuat dari tembaga serta nikel, yang biasa digunakan untuk membuat uang logam (warna perak).

18. Kromium

Kromium merupakan jenis logam yang mempunyai warna abu-abu, dan mempunyai sifat keras. Umunya kromium ini sering digunakan dalam pembuatan baja yang tahan karat.

Selain itu dilapisi dengan logam-logam lain guna untuk melindungi dan memberi penampikan yang mengkilap.

19. Magnesium

Logam yang rigan yang mempunyai warna perak keputih-putihan yang apabila terbakar akan menghasilkan nyala api putih terang.

Logam tersebut digunakan dalam suar penyelamatan dan juga dalam pembuatan kembang api dalam aloi-aloi ringan.

20. Natrium

Natrium merupakan jenis logam yang sangat reaktif dan memiliki sifat yang lunak. Selain itu memiliki warna putih keperakan.

Logam tersebut terdapat dalam garam dapur serta digunakan untuk lampu jalanan serta didalam industri kimia.

21. Perak

Perak merupakan jenis logam yang mudah untuk dibentuk, dan memiliki warna putih abu-abu. Jenis logan ini juga termasuk konduktor panas yang mampu menghantarkan arus listrik yang baik.

Logam tersebut juga digunakan untuk campuran pembuatan seperti perhiasan, peralatan perak serta film fotografi.

22. Perunggu

Perunggu merupakan jenis logam atau aloi yang berasal dari tembaga dan timah. Aloi tersebut mempunyai sifat tahan korosi atau karat selain mudah dibentuk.

Di berbagai negara perunggu biasanya dimanfaatkan untuk bahan pembuatan uang logam yang bernilai rendah.

23. Uranium

Suatu logam yang mempunyai warna putih keperakan, radioaktif yang digunakan ialah sebagai sumber tenaga nuklir serta senjata nuklir.

24. Vanadium

Vanadium merupakan suatu logam keras, selain itu mempunyai warna putih dan beracun, jenis logam ini biasa digunakan untuk meningkatkan kekerasan pada aloi-aloi baja.

Dalam sebuah senyawa vanadium digunakan juga sebagai katalisator yang berguna untuk pembuatan asam sulfat.

25. Wolfram

Wolfram merupakan jenis logam keras, dan memiliki warna abu-abu keputihan. Jenis logam tersebut biasanya digunakan seperti dalam filamen lampu.

Pada barang-barang elektronik, dan pada aloi-aloi baja untuk mampu membuat alat-alat pemotong menjadi tajam.

Sifat-sifat Unsur Logam

Sifat-sifat Unsur Logam
idntimes.com

Dapat ditempa dan dapat direnggangkan. Semua itu tergantung dengan kemudahan pada lapisan-lapisan atom yang terdapat dalam kristal logam.

1. Konduktor lsitrik yang baik

Konduktor lsitrik yang baik. Elektron valensi mudah bergerak pada muatan negatif yang berasal dari luar mampu mendorong lautan electron, sehingga listrik akan dapat mengalir melalui logam tersebut.

Sifat ini mendasari dari penggunaan logam misal sebagai kabel listrik, dan alat memasak seperti ketel, panci dan jenis alat pemasak lainya.

2. Penghantar Panas Yang Baik

Penghantar panas yang baik, apabila salah satu bagian dari logam dipanaskan, maka elektron logam tersebut akan mempu menerima energi panas tersebut.

Sehingga pada energi kinetiknya akan bertambah dan mampu bergerak dengan cepat.

3. Mengkilap Jika Digosok

Mengkilap jika digosok atau terkena cahaya. Kilap logam terjadi karena permukaan logam memantulkan semua cahaya dari sinar tampak yang mengenainya.

Memilki Kerapatan Relatif Tinggi, sifat kerapatan logam menunjukkan struktur logam.

  • Tipe a : struktur kubus sederhana (sc = simple cubic)
  • Tipe b : struktur kubus berpusat tubuh (bcc = body centered cubic)
  • Tipe c : struktur kubus berpusat muka (fcc = face centered cubic)

Sifat Kimia Logam

Menurut ilmu kimia, sifat benda logam dapat dikaitkan dengan keelektronegatifan. atau dari kecenderungan dapat melepas elektron membentuk ion positif. Jadi, sifat benda logam tersebut tergantung pada energi ionisasinya.

Sesuai dari kecenderungan energi ionisasi dan ke elektronegatifan, maka dengan demikian sifat logam dan nonlogam dalam periodik unsur adalah sebagai berikut ini :

  • Dari kiri ke kanan dalam satu periode, sifat logam dapat berkurang, sedangkan sifat non-logam justru akan bertambah.
  • Dari atas ke bawah dalam satu golongan, sifat logam akan semakin bertambah, sedangkan sifat non-logam jutru akan semakin berkurang.

Jadi, dapat kita kesimpulkan bahwa unsur-unsur logam berada pada bagian kiri-bawah (sistem periodik unsur). Sedangkan untuk unsur-unsur non-logam berada pada bagian kanan-atas (kebaliknya).

  • Klasifikasi Logam

Logam merupakan sebuah elemen kerak bumi yang terbentuk dengan cara alami. Jumlah pada logam kira-kira sekitar 4% dari kerak bumi.

Benda logam dalam bidang teknisi seperti besi dan lainya. Logam tersebut biasanya digunakan untuk membuat konstruksi pada bangunan, pipa, alat-alat pabrik dan lainya.

Contoh logam yang memiliki sifat pengguna teknis yang dapat diperoleh dalam jumlah yang cukup seperti besi, tembaga, timah, nikel, seng, timbel, aluminium, dan magnesium.

Kemudian logam-logam lain bagi pengguna khusus contoh seperti emas, perak, platina,tantal, iridium, wolfram, molybdenum, titanium, vokalt, anti metaloid, khrom, vanadium, dan beryllium.

Logam merupakan jenis unsur kimia yang mempunyai sifat-sifat, sebagai berikut :

  • Dapat ditempa dan diubah bentuk
  • Penghantar panas dan listrik
  • Keras dapat bertahan terhadap goresan, dan potongan lainya, tidak mudah patah bila dibentang, kuat terhadap benturan, atau pukulan martil, dan liat dapat ditarik.

Besi teknis selalu tercampur dengan unsure-unsur lain misalnya karbon (C), silicon (Si), mangan (Mn), Fosfor (P), dan belerang (S). Secara garis besar besi teknik terbagi menjadi beberapa jenis diantaranya seperti :

  • Besi kasar : kadar karbon lebih besar dari 3,5%, serta tidak dapat ditempa.
  • Besi : kadar karbon lebih besar dari 2,5%, serta tidak dapat ditempa.
  • Baja : kadar karbon kurang dari 1,7%, serta dapat ditempa.

Table Jenis Dan Klasifikasi Logam

Table Jenis Dan Klasifikasi Logam

Table perubahan struktur logam

Table perubahan struktur logam

Macam-Macam Logam Ferro

Macam-Macam Logam Ferro
idntimes.com

Logam ferro merupakan bahan yang mengandung unsur besi, contoh lihat dibawah ini :

Ikhtisar logam

Pengaruh karbon terhadap sifat logam dapat digolongkan sebagai berikut :

  1. Besi yang mengandung kadar C = 0% hingga 0,5%, dan biasanya memiliki sifat mudah ditempa, selain itu tidak mudah disepuh atau dikeraskan. Contoh Besi tersebut dinamakan besi tempa.
  2. Besi yang mengandung kadar C = 0,5% hingga1,7%, dan biasanya memiliki sifat dapat ditempa dan dapat disepuh. Besi ini dinamakan baja.
  3. Besi yang mengandung kadar C = 2,5% hingga 6,67%, dan biasanya memiliki sifat mudah dituang (dicor) dan besi tersebut dinamakan dengan besi tuang.

Pengaruh Kadar Zat Arang Dalam Besi

Adapun pengaruh kadar zat arang yang terdapat di dalam besi adalah sebagai berikut ini.

1. Zat asam

Dalam udara, juga terdapat campuran zat asam 21% dan zat lemas 78%. Selain itu terdapat 1% helium argon dan beberapa unsur zat lainya. Zat asam pada udara bisa menyebabkan logam besi menjadi rusak.

2. Oksid

Oksid merupakan persenyawaan antara zat asam dengan unsur lain. Misal seperti pada :

  1. Batu besi magnet, magnesit (Fe2O3) kandungan Fe 60 % hingga 70% (Rusia, Swedia, Amerika).
  2. Batu besi merah, hemafite (Fe2O3), kandungan Fe 40% hingga 60 % (Kanada, Spanyol, Inggris, Rusia).

Proses dapur tinggi adalah sebuah proses reduksi, karena dalam dapur tinggi, zat asam yang dikeluarkanya adalah oksid besi dan tinggal besinya.

3. Karbonat

Karbonat merupakan sebuah batu besi spoat (FeCo3), di dalam persenyawaan ini terdapat carbonium (zat arang). Sedangkan batu besi spatik (Fe2(O3)), kandunganya yakni Fe 30 % hingga 40% (jerman, dan Austria)

4. Zat Arang

Unsur ini sangat penting untuk produksi baja. Zat arang murni terdapat dalam intan yang grafit. Zat arang ini diperoleh dari arang tulang belulang, arang kulit, arang kayu, arang batu (batu bara),dan lainnya.

Dengan menambah zat arang pada besi baik sedikit atau banyak. Maka dengan demikian akan terjadi persenyawaan-persenyawaan pada besi, zat arang sendiri memiliki sifat keras.

Dan unsur besi terdapat di alam, bahan berbentuk logam murni, namun terdapat bentuk persenyawaan besi oksida, yang masih dalam tercampur dengan unsur lainya seperti zat pengotor.

Demikianlah pembahasan kali ini mengenai pengertian logam beserta penjelasan lainya, sekian semoga bermanfaat, Terima Kasih.

Catatan: Untuk menambah pengetahuan, anda dapat membaca seputar penjelasan baja, penjelasan timah dan masiih banyak lagi, karena dari masing-masing benda tersebut tentunya mempunyai manfaat tersendiri. 

Tags :

Bagikan Artikel