Pinhome

Pengertian Kewajiban Asasi Manusia

Dipublikasikan oleh Ramadhanti ∙ 14 July 2021 ∙ 5 menit membaca

Pengertian Kewajiban Asasi Manusia (KAM) – Mungkin istilah KAM terasa asing ditelinga masyarakat Indonesia, berbeda halnya dengan hak asasi manusia.

Memang kewajiban asasi nyatanya kalah populer dengan hak asasi. rasanya amat wajar, sebab kewajiban asasi tidak terlalu banyak didengungkan atau digembor-gemborkan. Bahkan seperti yang kita rasakan bersama kewajiban asasi manusia seperti tidak ada.

Lalu apa sebenernya KAM itu?

Dalam artikel singkat ini kita akan coba mengupas mengenai kewajiban asasi manusia dari awal hingga akhir, mulai dari pengertian KAM secara umum hingga pengertian menurut para ahli.

Tidak dapat kita pungkiri kewajiban asasi manusia begitu penting dalam kehidupan bernegara dan berbangsa, sebab dengan seseorang mengetahui kewajibannya, berarti ada hak orang lain yang terpenuhi.

Lebih jelasnya mengenai KAM (kewajiban asasi manusia) seperti pada pemaparan berikut ini.

Baca Juga: Tokoh HAM Dunia

Pengertian Kewajiban Asasi Manusia

konsep dan pengertian kewajiban manusia

Kewajiban asasi manusia secara singkat dapat didefinisikan atau diartikan sebagai suatu kewajiban dalam melaksanakan kehidupan. Hal ini tentu wajib dilakukan setiap manusia, dimana pun mereka berada, tidak terikat oleh waktu dan tempat.

Kewajiban asasi manusia merupakan pasangan hak asasi manusia, sebab seperti yang telah kita sama-sama tahu, hak harus diimbangi dengan kewajiban.

Istilah kewajiban asasi manusia sendiri di Indonesia kurang populer dikalangan masyarakat secara luas, padahal kam sendiri ada sebagai pembatas egoisme antar individu.

Tidak seperti halnya ham yang sering diperingati tiap tahun, kam seolah-oleh dilupakan begitu saja. Dalam pendidikan dan pengajarannya pun terkesan diabaikan.

Padahal jika tidak ada kewajiban asasi manusia, maka ham tidak akan mungkin dapat ditegakan secara sempurna.

Dalam menjalankan hidup berbangsa dan bernegara seringkali kita lupa dengan kewajiban asasi yang harus dipenuhi, yang ada hanya bagaimana hak-hak kita sebagai manusia terpenuhi secara utuh.

Manusia sebagai mahluk yang sempurna, sebenarnya memiliki kemampuan membedakan mana yang baik dan buruk, baik bagi dirinya pribadi maupun bagi orang lain.

Namun disisi lain, manusia memiliki sifat egois. Maka dari itu, adanya kewajiban sebagai pengingat bagi setiap orang.

Dengan memahami kewajiban menggunakan kesadaran penuh, maka akan tercipta sebuah lingkungan dan hubungan yang kondusif dalam menjalankan kehidupan berbangsa dan bernegara.

Maka sudah sepantasnya setiap individu memiliki sifat dan prilaku yang baik, memikirkan lingkungan dan sesama yang didisekitarnya.

Baca Juga: HAM Dalam Pandangan Islam

Definisi KAM Menurut Ahli

berjabat tangan

Para ahli tentu memiliki penafsiran yang berbeda-beda mengenai kewajiban asasi manusia. Akan tetapi secara garis besar mereka mengartikan KAM adalah sesuatu yang penting dan wajib dipenuhi oleh setiap manusia kapanpun dan dimanapun.

Berikut ini meruakan pengertian KAM menurut para ahli:

Menurut Prof Dr. Notonegoro

Prof Dr. Notonegoro mengartikan kewajiban asasi manusia sama halnya dengan kewajiban-kewajiban lain, yaitu sebagai beban yang harus diberikan oleh pihak tertentu yang memiliki kewajiban (dalam hal ini seluruh umat manusia). Kewajiban merupakan sesuatu yang harus dilakukan tanpa terkecuali

Menurut Curzon

Curzon mengelompokan kewajiban ke dalam 5 bagian, yaitu:

  • Kewajiban mutlak, adalah kewajiban yang hanya tertuju pada diri sendiri, dalam hal ini tidak melibatkan orang orang lain.
  • Kewajiban publik, ialah kewajiban yang berkorelasi dengan kepentingan atau hak khalayak. Sehingga mematuhi hak publik serta kewajiban perdata yang timbul dari hasil korelasi antara kewajiban perdata dan haknya.
  • Kewajiban positif,  suatu kewajiban yang menghendaki dilakukan sesuatu, sedangkan kewajban negatif adalah kebalikannya.
  • Kewajiban universal atau umum, merupakan sebuah kewajiban yang diberlakukan untu setiap orang tanpa terkecuali, kewajiban umum ini merupakan kebalikan dari kewajiban khusus.
  • Kewajiban primer, merupakan sebuah kewajiban yang muncul tidak melawan hukum.

Kemudian bagaimana dengan kewajiban hak asasi manusia?

Dari pemaparan di atas mengenai pengertian kewajiban hak asasi manusia dari para ahli dapat disimpulkan bahwa KAM adalah pentuk pembatasan dari HAM.

Kewajiban hak asasi manusia merupakan kewajiban yang bersifat universal, mengikat kepada setiap manusia yang hidup.

Contoh Kewajiban Asasi Manusia

Dalam kehidupan sehari-hari, kira-kira apa ya yang termasuk kedalam kewajiban asasi manusia. Berikut merupakan contoh kewajiban asasi manusia atau yang disebut dengan KAM.

  • Kewajiban kepada Tuhan, pada umumnya setiap orang telah bersepakat bahwa setiap dari manusia memiliki kewajiban terhadap Tuhan yang harus ditunaikan atas karunia yang telah diberikannya.
  • Kewajiban sebagai manusia, manusia sebagai mahluk yang memiliki akal dan pikiran bertanggung jawab atas hidupnya, menjaga segala sesuatu yang telah dianugrahkan Tuhan.
  • Kewajiban moral, buah dari sebuah pikiran dan akal salah satunya adalah moral yang tercipta di masyarakat.
  • Kewajiban sosial, manusia adalah mahluk sosial yang saling membutuhkan satu dengan yang lainnya, sehingga manusia yang satu dengan yang lainnya memiliki kewajiban yang sama.
  • Kewajiban dalam keluarga, bisa dikatakan keluarga merupakan komunitas terkecil dalam kehidupan kita, selain memiliki hak sebagai anggota keluarga, setiap anggota atau orang yang ada dilingkungan tersebut memiliki kewajiban yang harus dipenuhi.
  • Kewajiban atas pekerjaan, rasanya hal ini sudah sangat umum sekali, setiap orang yang memiliki pekerjaan bertanggung jawab atas pekerjaannya.

Menakar Kewajiban Asasi Manusia

Sekarang kita sudah sama-sama tahu mengenai definisi dari kewajiban asasi manusia (KAM). Kemudian seberapa pentingkah kewajiban manusia ini dalam menjalankan kehidupan berbangsa dan bernegara? Berikut penjelasannya.

Kewajiban asasi manusia dapat menjadi solusi dalam mengatasi kehidupan saat ini. Seperti yang kita tahu kehidupan hari ini lebih individulisme.

KAM ini dapat menjadi sebuah solusi, sehingga masyarakat tahu bahwa mereka memiliki kewajiban atas orang lain. Salah satu contoh kewajiban manusia yang sangat sederhana adalah tentang bagaimana saling menghormati antar sesama.

Beda halnya ketika kita mengedepankan hak atas diri kita, maka yang muncul adalah tuntutan-tuntutan atas penghormatan orang lain terhadap diri kita.

Maka jelaslah kewajiban asasi manusia dalam hal ini sangat dibutuhkan. Barangkali kewajiban asasi manusia ini merupakan hal yang dibutuhkan dalam menyelesaikan kasus yang mengatasnamakan HAM.

*Jika kita lihat antara pengertian HAM dan KAM, memrupakan sebuah keterbalikan atau lawannya.

Demikian pembahasan mengenai pengertian kewajiban asasi manusia yang dapat dijelaskan serta dipaparkan, semoga kita dapat memahami KAM lebih mendalam sama halnya dengan HAM.

Terimakasih

Tags :

Bagikan Artikel