Pinhome

Pengertian Kabel Fiber Optik

Dipublikasikan oleh Nur Afika Cahya ∙ 17 October 2021 ∙ 7 menit membaca

Pengertian kabel fiber optik – Dalam jaringan komputer ada beberapa komponen pendukung seperti server, switch, serta kabel sebagai penghubung dan menyalurkan data.

Selain itu juga terdapat jenis-jenis kabel yang biasa dipakai dalam instalasi jaringan komputer misal seperti Kabel Coaxcial dan Kabel Twisted.

Kabel Coaxcial dan kabel Twisted mungkin yang paling sering digunakan oleh masyarakat hingga sekarang.

Dengan semakin majunya zaman dan teknologi masyarakat ingin memiliki akses kecepatan yang tinggi dan memiliki kemampuan transfer data lebih maksimal.

Apa Itu Kabel Fiber Optik?

Kabel fiber optik merupakan sebuah kabel yang biasa digunakan di dunia jaringan komputer, yang memiliki manfaat untuk menghubungkan komponen sistem komputer ke jaringan.

Saat ini kabel fiber sangat berguna sekali terutama bagi kalangan bisnis jaringan. Terutama pada jaringan Indihome, Biznet, dan perusahaan jaringan-jaringan lain.

Karena seumpama tidak ada kebel jenis fiber mungkin jaringan pun akan sulit didapat, karena jenis kebel tersebut mempu mengatarkan data jaringan dengan cepat dari jaringan internet ke komputer.

Pengertian Fiber Optik

Fiber Optik adalah suatu jenis kabel yang terbuat dari kaca atau plastik yang sangat halus, dan digunakan sebagai media transmisi karena dapat mentransmisikan sinyal cahaya dari suatu lokasi ke lokasi lainnya dengan kecepatan tinggi.

Ukuran fiber optik ini sangat kecil dan halus (diameternya hanya 120 mikrometer), bahkan lebih kecil dari helaian rambut manusia.

Komponen jaringan tersebut mempunyai kecepatan transmisi yang sangat tinggi dengan menggunakan pembiasan cahaya. Sumber cahaya yang digunakan dalam proses transmisi disebut dengan laser (LED).

Fiber optik merupakan salah satu komponen yang populer dalam dunia telekomunikasi. Pasalnya, kabel jaringan tersebut memiliki kecepatan transmisi akses yang sangat tinggi.

Sehingga dengan demikian banyak yang menggunkan sebagai kebel utama saluran komunikasi.

Jenis-Jenis Kabel Fiber Optik

Jenis-Jenis Kabel Fiber Optik
historia.com

Berikut adalah jenis-jenis kabel fiber optik yang dibedakan menjadi dua jenis yang didasarkan pada mode transmisinya. Adapun jenis fiber optik diantaranya :

1. Fiber Optik Single Mode

Kabel fiber optik single mode yaitu kabel jaringan yang memiliki transmisi tunggal, sehingga hanya bisa menyebarkan cahayanya hanya melalui satu inti dalam suatu waktu.

Jenis fiber optik ini memiliki inti berukuran kecil dengan diameter sekitar 9 mikrometer yang digunakan untuk mentransmisikan gelombang cahaya dari sinar inframerah dengan panjang gelombang 1300-1550 nanometer.

2. Fiber Optik Multimode

Kabel fiber optik multimode merupakan kabel yang dapat mentransmisikan banyak cahayan dalam waktu bersamaan karena memiliki ukuran inti besar yang memiliki diameter sekitar 625 mikrometer.

Kabel jenis optic multimode biasanya sering digunakan untuk keperluan komersial. Yang pada dasarnya banyak diakses masyarakat.

Karena kebel fiber optik tersebut mampu mengirimkan sinar inframerah yang memiliki panjang 850 – 1300 nanometer.

Tipe Kabel Fiber Optik

Berikut adalah beberapa tipe kabel fiber optik yang umum digunakanya diantaranya :

  1. Tight Buffer (Indoor/Outdoor)
  2. Breakout Cable (Indoor/Outdoor)
  3. Aerial Cable/Self-Supporting
  4. Hybrid & Composite Cable
  5. Armored Cable
  6. Low Smoke Zero Halogen (LSZH)
  7. Simplex cable
  8. Zipcord cable
No Variabel Single-Mode Multi-Mode
1 Besar diameter core 5-10 mikrometer 50, 62.5 dan 100 mikrometer
2 Jenis cahaya Laser infrared LED
3 Jenis pancaran cahaya Satu Beberapa
4 Jenis pancaran cahaya 1319 dan 1510 Nanometer 850 dan 1300 Nanometer
5 Bandwidth Up to 10 Gbps Up to 1Gbps
6 Biaya Cenderung lebih mahal Cenderung lebih murah

Fungsi Kabel Fiber Optik / Serat Optik

Mengacu pada pengertian fiber optik di atas, fungsi serat optik pada dasarnya sama seperti kabel lainnya, yaitu untuk menghubungkan antar komputer dalam suatu jaringan komputer.

Perbedaan antara kebel fiber optik dengan jenis kabel lainnya adalah kemampuan yang dimiliki dalam memberikan kecepatan atau transmisi yang tinggi dalam hal mengakses dan mentransfer data.

Selain itu, serat optik tidak menjadikan gangguan pada elektromagnetik seperti halnya kabel lainnya karena pada kabel serat optik tersebut tidak terdapat arus listrik.

Selain dari kelebihan fiber optik tersebut, proses untuk instalasinya pun harus dilakukan dengan orang-orang yang sudah berpengalaman.

Sehingga unutk biaya instalasinya pun mungkin menjadi lebih mahal. Umumnya perusahaan operator telekomunikasi banyak yang memilih dan menggunakan kabel fiber optik karena berbagai kelebihan-kelebihan tersebut.

Komponen Fiber Optik

Fiber optik terdiri dari beberapa bagian dan memiliki fungsi masing-masing yang berbeda. Berikut beberapa bagian kabel fiber optic diantaranya adalah:

1. Bagian Inti (Core)

Bagian inti fiber optik terbuat dari bahan kaca dan memiliki diameter yang kecil, diamaternya tersebut sekitar 2 μm – 50 μm). Untuk diameter serat optik yang lebih besar biasanya akan mampu membuat performa yang baik dan stabil.

2. Bagian Cladding

Bagian cladding adalah bagian pelindung yang menyelimuti serat optic tersebut. Dan ukuran cladding tersebut berdiameter 5 μm – 250 μm.

Cladding terbuat dari bahan silikon, dan memiliki komposisi bahan yang berbeda dengan bagian core.

Selain melindungi core, cladding sendiri memiliki fungsi sebagai pemandu gelombang cahaya yang mampu merefleksikan dari semua cahaya tembus kembali kepada core.

3. Bagian Coating / Buffer

Bagian coating merupakan mantel dari serat optik yang berbeda dengan cladding dan core. Lapisan coating yang terbuat dari bahan plastik yang memiliki sifat yang elastis.

Coating berfungsi sebagai lapisan pelindung dari semua gangguan fisik yang mungkin terjadi, misalnya lengkungan pada kabel, kelembaban udara dalam kabel.

4. Bagian Strength Member & Outer Jacket

Strength member dan Outer Jacket adalah lapisan bagian yang sangat penting, karena bagian ini menjadi pelindung utama dari semua kabel fiber optik.

Strength member dan outer jacket adalah bagian luar kabel fiber optik yang mampu melindungi inti kabel dari berbagai gangguan, baik maupun yang lainya.

Prinsip Kerja Fiber Optik

Prinsip Kerja Fiber Optik yang terdiri atas beberapa susunan seperti Cladding, Core, dan Buffer Coating.

Core atau inti yang merupakan serat kaca yang tipis dan kedudukanya menjadi media cahaya yang mampu berjalan, sehingga pengiriman atau transmisi cahaya akan mampu dilakukanya.

Prinsip kerja Fiber optik sendiri tergantung dengan jumlah refleksi internal.

Fiber optik memanfaatkan serat kaca sebagai bahan penyusunnya untuk mendapatkan refleksi atau pantulan cahaya total yang tinggi dari cermin tersebut.

Sehingga data akan ditransmisikan dengan cepat pada jarak yang tidak terbatas. Pantulan tersebut didapatkan melalui cahaya yang berjalan pada serat kaca dengan sudut yang rendah.

Selain itu, dalam proses kerjanya, efisiensi dari pantulan cahaya dipengaruhi oleh kemurnian bahan fiber optik dimana semakin murni bahan gelas yang digunakan maka penyerapan cahaya yang semakin sedikit oleh fiber optik.

Minimnya penyerapan tersebut akan menghasilkan pantulan cahaya yang tinggi.

1. Kelebihan dan Kekurangan Fiber Optik

  1. Kelebihan Fiber Optik
  2. Memiliki kecepatan transmisi yang tinggi dengan kapasitas mencapai 1 GB/detik.
  3. Dapat mentransmisikan data dengan jarak yang cukup jauh tanpa adanya bantuan penguat sinyal.
  4. Bahannya terbuat dari kaca dan plastik sehingga tahan terhadap karat.
  5. Ukuran kabel sangat kecil dan fleksibel.
  6. Kabel ini memanfaatkan gelombang cahaya sehingga tidak terganggu oleh adanya gelombang elektromagnetik seperti gelombang radio.
  7. Fiber optik tidak mengandung aliran listrik sehingga mencegah terjadinya kebakaran akibat konsleting.
  8. Memiliki keamanan tinggi karena minim distorsi.

2. Kekurangan Fiber Optik

  1. Biaya instalasi dan perawatan cenderung lebih mahal daripada jenis kabel lainnya
  2. Membutuhkan sumber cahaya yang kuat
  3. Kabel harus dipasang dengan jalur berbelok untuk memaksimalkan kecepatan dan kelancaran transmisi cahaya

Karakteristik Kabel Fiber Optik

Karakteristik kabel fiber optik adalah sebagai berikut:

  1. Beroperasi pada kecepatan tinggi (gigabit per detik).
  2. Mampu membawa paket-paket dengan kapasitas besar.
  3. Biaya rata-rata pernode cukup mahal.
  4. Media dan ukuran konektor kecil.
  5. Kebal terhadap interferensi elektromagnetik.
  6. Jarak transmisi yang lebih jauh yaitu 2 – 60 kilometer.

Teknologi fiber optic atau serat cahaya, mampu menjangkau dengan jarak yang besar dan mampu menyediakan perlindungan terhadap gangguan elektrik.

Kecepatan transfer data mampu mencapai 1000 mbps dengan jarak satu segment dan dapat leboh dari 3.5 km. Kelebihan lain kabel serat cahaya tidak mudah terganggu terutama pada lingkungan, cuaca, dan panas.

Demikianlah penjelasan lengkap seputar pengertian fiber optik, cara kerja serta kekurangan dan kelebihannya dalam dunia telekomunikasi.

“Meskipun membutuhkan biaya yang mungkin dapat menguras kantong dalam instalasi, namun hal ini tidak lah menjadi masalah.

Karena hal ini didukung oleh kualitas jaringan yang super cepat dan tahan lama, sehingga sangat baik digunakan dalam kegiatan komersial atau yang lainya”.

Semoga bermanfaat dan Terima Kasih.

Tags :

Bagikan Artikel