Pengertian Industri Menurut para Ahli

Dipublikasikan oleh Ramadhanti ∙ 13 August 2021 ∙ 6 menit membaca

Industri adalah sesuatu kegiatan ekonomi yang mengubah barang mentah menjadi setengah jadi, barang setangah jadi menjadi barang jadi ataupun barang mentah menjadi barang jadi.

Dalam perkembanganny, industri mengalami kemajuan yang sangat pesat, apalagi saat ini banyak industri yang memanfaatkan teknologi informasi sehingga membuat semuanya lebih efektif dan efesien.

Nah, di artikel ini kita akan mengenali lebih dalam soal pengartian industri, baik pengertian secara umum maupun menurut parah ahli dan jenis-jenisnya.

Pengertian Industri Secara Umum

Sumber: pexels

Industri secara umum diartikan sebagai segala bentuk kegiatan ekonomi, terutama berkaitan erat dengan produksi atau menciptakan sesuatu yang memiliki nilai tambah, dan barang tentu menghasilkan keuntungan dari proses tersebut.

Undang-undang No 5 tahun 1984 mengartikan industri sebagai kegiatan ekonomi yang mengolah bahan baku, mentah, setengah jadi atau bisa barang jadi diubah menjadi sesutu yang memiliki nilai yang tinggi, sehingga mendapatkan keuntungan.

Industri juga sering diartikan sebagai kegitan pengolahan barang yang seringkali melibatkan alat didalamnya, semisal mesin.

Baca juga: Perbedaan Industri Kecil, Menengah, dan Besar

Pengertian Industri Menurut para Ahli

Sumber: pexels.com

Setelah pada bagian sebelumnya kita mengetahui pengetian industri secara umum, selanjutnya di bagian ini kita akan membahas pengertian industri menurut para ahli. Yuk, simak!

1. Teguh S Pamudi

Industri adalah sekelompok perusahaan yang menghasilkan produk yang bisa menggantikan saling satu sama lain. Menurut Teguh S Pamudi industri terdiri dari perusahaan-perusahaan yang memiliki ketrkaitan, sehingga terjadi proses subtitusi.

2. Sukimo

Sukimo berpendapat bahwa industri adalah perusahaan yang menjalankan kegiatan ekonomi, akan tetapi yang dijalankan tergolong kedalam sektor sekunder.

3. Menurut Hasibuan

Jika pendapat sebelumnya lumayan singkat, berbeda halnya dengan pendapat dari Hasibuan. Sebab ia mengungkapkan bahwa pengertian industri begitu luas, terbagi menjadi dua bagian yatu mikro dan makro.

Mikro artinya disini adalah beberpa perusahaan yang menghasilkan barang yang dapat disubtitusikan antara satu dengan yang lainnya. Jadi dapat disimpulkan produk yang dihasilkan homogen. Sedangkan untuk makro sendiri memliki arti kebalikan dari mikro itu sendiri.

Baca juga: Mengenal Berbagai Macam Klasifikasi Industri [Terlengkap]

4. Dra Srimilaningsih

Srimilangnisih berpendapat bahwa industri berasal dari bahasa latin yaitu industria. Jika kita artikan, artinya buruh atau tenaga kerja.

5. I Made Sandi

Pendapat ahli berikutnya mengenai pengertian industri datang dari I Made Sandi. Beliau berpendapat bahwa industri adalah usaha untuk memproduksi barang jadi dengan menggunakan bahan baku atau bahan mentah dengan produksi dalam skala besar. Sehingga barang-barang yang didapat dengan harga serendah mungkin, sedang kualita dengan setinggi mungkin.

6. Kartasapoetra

Menurut Kartasapoetra, Industri adalah sebuah kegiatan ekonomi yang mengolah bahan mentah, bahan baku, barang setengah jadi dan barang jadi menjadi barang yang memiliki nilai lebih tinggi penggunaannya. Termasuk didalamnya rancang bangun industri dan perekayasaan industri.

Jenis-Jenis Industri

Sumber: pexels.com

Pada bagian ini kita kan membahas jenis atau macam industri dari berbagai sudut pandang.

1. Jenis Industri

Industri secara umum terbagi menjadi tiga bagian, sebagai berikut.

  • Industri ekstraktif, yaitu perusahaan-perusahaan yang memanfaatkan bahan baku dari alam sekitar secara lngsung. Seperti perkebunan, perikanan, peternakan, pertambangan dll.
  • Industri nonekstraktif, yaitu perusahaan atau industri yang memanfaatkan bahan bakunya selain dari alam.
  • Industri fasilitatif, yaitu produk berupa jasa yang dijual kepada konsumen. Sebagai contoh seperti eskpedisi, perbankan, asuransi dan tranportasi.

2. Berdasarkan Jumlah Tenaga Kerja

Industri di lihat berdasarkan jumlah tenaga kerja dapat dibedakan menjadi empat kategori sebagai berikut.

  • Industri besar, yaitu industri yang memiliki tenaga kerja atau mempekerjakan lebih dari 100 orang.
  • Industri sedang, yaitu industri yang memiliki tenaga kerja atau meperkerjakan antara 20 sampai 99 orang.
  • Industri kecil, yaitu industri yang mempekerjakan antara 5 sampai dengan 19 orang.
  • Industri rumah tangga, yaitu industri yang mempekerjakan ekerja antara 1 sampai 4 orang.

Baca juga: Ini Pengertian dan Penjelasan Lengkap Mengenai Kontraktor!

3. Berdasarkan Daya Tampung Tenaga Kerja

Jika ditinjau berdasaarkan daya tampung tenaga kerja, berikut perbedaannya.

  • Industri padat karya, yaitu suatu industri dalam suatu kegiatannya membutuhkan tenaga kerja dengan jumlah yang banyak.
  • Industri padat modal, yaitu industri yang dalam kinerjanya lebih banyak menggunakan modal-modal, baik itu berupa mesin-mesin atau pun uang.

4. Berdasarkan Departemen Perindustrian

Berikut ini merupakan jenis industri, jika dikelompokan yang berdasarkan departemen perindustrian.

  • Kelompok industri logam dan mesin.
  • Kelompok industri kimia dasar.
  • Kelompok aneka industri.
  • Kelompok industri kecil.

5. Berdasarkan Produktivitas Perorangan

Industri dilihat berdasarkan produktivitas perorangannya terbagi kedalam tiga bagian, sebagai berikut.

  • Industri premier, artinya industri yang menghasilkan barang tanpa pengolahan lebih lanjut. Sebagai contohnya adalah anyaman atau kerajinan dan pengilingan ikan.
  • Industri sekunder, yaitu industri yang menghasilkan barang, dan barang tersebut diperlukan pengolahan lebih lanjut. sebagai contoh industri elektonika dan pemintalan benang.
  • Industri tersier, industri dikatakan tersier jika bergerak dalam bidang jasa, seperti jasa perjalanan travel atau pariwisata, hotel dan lain sebaganya.

6. Berdasarkan Tahapan Produksi

Terdapat 2 jenis industri jika dilihat dari tahapan produksinya, sebagai berikut.

  • Industri hulu, jenis industri dalam tahap produksinya mengolah bahan mentah menjadi bahan yang setengah jadi.
  • Industri hilir, yaitu industri yang melanjutkan pengolahan dari ndustri hulu. Jika industri hulu mengolah barang mentah menjadi barang setengah jadi, maka industri hili mengolah barang setengah jadi mmenjadi barang yang sudah jadi atau siap digunakan.

7. Berdasarkan Hasil Produksi

Industri diliaht berdasarkan hasil produksi terbagi ke dalam dua bagian sebagai berikut.

  • Industri berat, yaitu perusahaan atau industri yang menghasilkan barang atau produk-produk berat, semisal  mesin.
  • Industri ringan, artinya menghasilkan barang atau produk yang dapat langsung digunakan oleh masyarakat.

8. Berdasarkan Asal Modal

Berikut ini adalah jenis industri dilihat berdasarkan asal modal atau sumbernya.

  • Industri nasional, industri yang penanaman modalnya bersumber dari dalam negeri, tidak ada sedikitpun ivestor asing.
  • Industri swasta nasional, dmana modal semuanya dari pengusaha dalam negeri.
  • Industri asing, dimana semua modal berasal dari pengusaha asing, akan tetapi tetap berdasarkan aturan pemerintahan yang berlaku.
  • Industri bersama, dimana modal yang dialirkan beral dari pengusaha dalam negeri atau pemerintah dengan modal dari pengusaha asing atau pemerintah asing.

Sekian pembahasan mengenai pengertian industri beserta jenis-jenisnya. Semoga Anda dapat memahami pengertian industri secara menyeluruh, baik pengertian industri secara umum maupun pengertian industri menurut para ahli.

Temukan beragam pilihan rumah terlengkap seperti pada perumahan Citra Indah City di daftar properti & iklankan properti kamu di Jual Beli Properti Pinhome. Bergabunglah bersama kami di aplikasi Rekan Pinhome untuk kamu agen properti independen atau agen kantor properti. 

Kamu juga bisa belajar lebih lanjut mengenai Properti di Property Academy by Pinhome. Download aplikasi Rekan Pinhome melalui App Store atau Google Play Store sekarang!

Hanya di Pinhome.id yang memberikan kemudahan dalam membeli properti. Pinhome – PINtar jual beli sewa properti.

Source feature image: pexels.com

Tags :

Artikel Pilihan

Berita Pinhome
Berita Pinhome Vasa Jagakarsa Hunian Modern Tropis Strategis Berkonsep Townhouse

Menentukan rumah idaman memang bukanlah perkara mudah. Pasalnya banyak hal yang harus dipertimbangk

Finansial
Finansial Mengenal Analisis SWOT Untuk Mengembangkan Bisnis

Membangun sebuah bisnis yang sukses tidak bisa terjadi dalam semalam. Ada banyak unsur dan juga keg

Properti
Properti 3 Contoh Rumah Idaman dan Populer Saat Ini

Desain atau contoh rumah idaman bagi tiap-tiap orang tentunya tidak sama. Ada yang mendefinisikan r

Properti
Properti Ingin Memilih Lokasi Tempat Tinggal Strategis? Perhatikan Hal Ini!

Memilih lokasi tempat tinggal strategis bukanlah perkara mudah, banyak yang harus kita pertimbangka

Artikel Terkini

Teknik Sipil
Teknik Sipil 16 Motif Keramik Dinding Luar yang Awet

Keramik adalah salah satu material yang sering digunakan untuk lapisan dekorasi dinding. Pins dapat

Teknik Sipil
Teknik Sipil 10 Model Keramik Kamar Mandi Abu-Abu

Interior kamar mandi dapat menggunakan material keramik untuk bagian lantai maupun dinding. Pemilih

Teknik Sipil
Teknik Sipil 10 Desain Roster Keramik Mewah dan Manis

Roster atau lubang angin merupakan ventilasi yang dibutuhkan setiap rumah agar ruangan di dalamnya

Teknik Sipil
Teknik Sipil 12 Inspirasi Keramik Hitam Cocok untuk Ruangan Apapun

Material keramik banyak digunakan untuk melengkapi interior rumah, baik di ruang tamu, kamar, dapur

Lifestyle
Lifestyle Contoh Surat Perjanjian Jual Beli Mobil, Simak Cara Membuatnya!

Ingin membeli mobil? Atau malah sedang ingin menjual mobil yang kamu miliki? Eits, jangan sampai ke

Ikuti Media Sosial Kami

Pinhome Indonesia