Pengertian dan Sejarah Tenis Meja, Lengkap dengan Teknik Bermainnya

Diperbarui oleh Syahya Rembulan ∙ November 25, 2022 ∙ 13 menit membaca

Tenis meja merupakan jenis olahraga yang biasa dimainkan oleh dua pemain atau dua pasangan dengan menggunakan raket yang saling berlawanan satu sama lain.

Permainan ini memakai raket yang dibuat dari papan kayu yang sudah dilapisi dengan karet yang sering disebut dengan bet, sebuah bola pingpong serta lapangan permainan yang berupa meja.

Nah, pada kesempatan ini Pins akan membahas olahraga tenis meja yang mungkin merupakan kegemaran kalian semua. Mulai dari pengertian, sejarah, teknik bermain dan aturan tenis meja akan Pinhome bahas di bawah ini.

Baca juga: Ukuran Lapangan Bulu Tangkis

Pengertian Tenis Meja

Sejarah tenis meja
(Pixabay)

Tenis meja atau permainan pingpong adalah salah satu cabang olahraga yang dimainkan oleh dua pasang (ganda) atau dua orang (tunggal) yang berlawanan.

Alat yang biasa digunakan dalam permainan ini adalah raket atau bet, lapangan permainan yang berbentuk meja. Dan raket tenis meja yang terbuat dari papan kayu yang dilapisi dengan karet.

Induk Internasional tenis meja dunia adalah ITTF (International Table Tenis Federation), sedangkan induk organisasi tenis meja di Indonesia adalah PTMSI (Persatuan Tenis meja di Indonesia)

Tujuan Bermain Tenis Meja

Permainan tenis meja bertujuan untuk memenangkan sebuah permainan dengan mengumpulkan poin sebanyak-banyaknya mungkin.

Tujuan lainnya bisa untuk mencari kesenangan sebagai hiburan diri. Selain itu, dalam permainan tenis meja adalah untuk menjadikan tubuh lebih sehat dan bugar.

Sejarah Tenis Meja Dunia

Setelah mengetahui pengertian dan tujuan tenis meja, sebaiknya Pins juga mengetahui sejarah olahraga ini. Tenis meja mulai populer sejak abad ke-19 di Inggris dengan nama pingpong, gossima dan whiff whoff. Kemudian berselang tidak lama tenis meja berganti nama menjadi table tennis atau tenis meja.

Permainan table tenis atau tenis meja mulai dikenal pada tahun 1901 karena dikala itu berkat di adakannya turnamen, buku yang menceritakan tentang tenis meja, dan kejuaraan tidak resmi padaa tahun 1902.

Awalnya permainan ini dilarang di Rusia pada tahun 1900. Permainan ini di larang karena penguasa pada masa itu percaya bahwa memainkan tenis meja mempunyai dampak negatif pada penglihatan pemain.

Pada tahun 1921, Asosiasi Tenis Meja dibuat di Inggris. Kemudian pada tahun 1926, Asosiasi Tenis Meja (TTA) diikuti oleh Federasi Tenis Meja Internasional (ITTF). Dan diwaktu itu pertama kali kota yang menjadi tuan rumah dalam kejuaraan dunia pada tahun 1926 adalah kota London. Selain itu, Asosiai Tenis Meja Amerika dibentuk pada tahun 1933.

Kemudian pada tahun 1950-an, raket yang menggunakan lembaran karet digabung dengan lapisan spons mengubah permainan secara dramatis, meningkatkan kecepatan perputaran bola.

Kemudian tarkhir pada tahun 1988, tenis meja mulai diperkenalkan dalam sebuah cabang Olimpiade hingga saat ini tenis sering di perlombakan dalam ajang Olimpiade.

Baca juga: Sejarah dan Perkembangan Bola Basket di Dunia

Sejarah Tenis Meja Di Indonesia

pengertian dan sejarah tenis meja
(wikipedia.com)

Sejarah dan perkembangan olahraga tenis meja di Indonesia dimulai pada tahun 1930. Pada waktu itu, permainan tenis meja hanya dapat dimainkan di waktu-waktu pertemuan orang Belanda yang dianggap sebagai sarana hiburan rekreasi.

Orang-orang Indonesia diwaktu itu yang boleh ikut main hanya golongan tertentu saja, seperti salah satu dari anggota keluarga pamong dari balai pertemuan tersebut.

Pada tahun 1939, sebelum terjadi peperangan dunia ke-II, tokoh-tokoh tenis meja mendirikan Persatuan yang bernama Ping Pong Seluruh Indonesia (PPPSI).

Kemudian di kongres yang di selenggrakan di Surakarta pada tahun 1958, PPPSI mengalami perubahan nama menjadi Persatuan Tenis Meja Seluruh Indonesia (PTMSI).

PTMSI pada tahun 1960 bergabung menjadi anggota federasi tenis meja Asia, TTFA (Table Tenis Federation of Asia). Selanjutnya tenis meja Indonesia mengalami perkembangan pesat sejak berdirinya PTMSI.

Hal tersebut dapat kita lihat dari munculnya kumpulan-kumpulan tenis meja, pada sebuah pertandingan tenis meja yang diperlombakan din ajang Olimpiade nasional maupun Internasional seperti PON, POMDA, dan Porda.

Setelah terdaftar sebagai anggota ITTF pada tahun 1961, Indonesia selalu diundang pada kejuaraan-kejuaraan resmi tingkat dunia.

Selain itu, yang perlu kita diketahui dalam perkembangan tenis meja nasional adalah berdirinya Silatama atau yang kita kenal dengan (Sirkuit Laga Tenis Meja Utama) yang pertama kali digelar pada tahun 1983.

Hal ini kemudian digelar dalam setiap tiga bulan sekali, serta Silataruna setiap 6 bulan sekali sejak tahun 1986.

Baca juga: 13+ Teknik Dasar Sepak Bola yang Bisa Kamu Kuasai

Teknik Dasar Tenis Meja

Selain pengertian dan sejarah tenis meja, Pins harus memahami teknik dasar dalam permainan ini. Adapun dalam permainan olahraga tenis meja terdapat beberapa teknik yang harus Pins ketahui. Beberapa di antaranya adalah sebagai berikut ini:

Cara Memegang Bet Tenis Meja

(Bobo)

Bet merupakan salah satu alat untuk memukul dalam bola tenis meja dalam permainan. Dalam permainan tenis meja, memegang bet tidak boleh sembarangan.

Melainkan harus memakai teknik khusus supaya nyaman dalam memukul bola sehingga di salah dalam melakukan permainan tersebut. Teknik-teknik yang perlu kita ketahui diantaranya adalah:

Penhold Grip

Teknik dalam memegang bet seperti orang memegang pena. Teknik ini biasanya sering digunakan oleh pemain profesional, terutama pemain-pemain tenis meja di benua Asia. Cara memegang bet dengan gaya Penhold grip adalah:

  1. Pegang bet mengarah kebawah dengan pegangan mengarah ke atas, pegang bet tepat dimana pegangan menyatu dengan bidang bet dengan menggunakan ibu jari dan jari telunjuk (cara ini sama dengan cara memegang pena).
  2. Tekuk tiga jari pada sisi bet (penhold grip gaya Cina) atau meluruskan dan mengarah ke bagian bawah bet dengan jari yang rapat (penhold grip gaya Korea).

Shakehand Grip

Merupakan teknik memegang bet dengan cara seolah bersalaman. Teknik ini sering dipakai oleh pemain profesional dari benua Eropa. Cara melakukan teknik Shakehand Grip adalah sebagai berikut:

  1. Bidang bet bersandar antara ibu jari dan jari telunjuk.
  2. Kuku ibu jari tegak lurus dengan permukaan bet.
  3. Jari telunjuk berada dibawah permukaan bet.
  4. Memperkuat pukulan forehand atau putar pada bagian atas bet ke arah pemain.
  5. Memperkuat pukulan backhand, atau putar bagian atas bet lalu menjauh dari kita, teknik ini seperti cara kita berjabat tangan.

Seemiller Grip

Seemiller grip merupakan salah satu teknik memegang bet yang mungkin mirip dengan seemiller grip, yang memberbedakan yaitu apabila jari telunjuk di shakehand grip menempel dengan jari lainnya.

Maka jari telunjuk di seemiller grip berpisah dengan jari yang lainnya. Cara memegang bet tenis meja dengan menggunakan teknik Seemiller Grip adalah sebagai berikut:

  1. Teknik memegang bet dengan Seemiller Grip harus memegang bet dengan pegangan shakehand grip
  2. Putar bagian atas bet dari 90 derajad ke arah tubuh (semakin diputar,pukulan backhand akan semaikin kuat tapi pukulan forehand akan menjadi lemah dan begitu pula sebaliknya)
  3. Lekukkan jari telunjuk disepanjang sisi bet.

Baca Juga: 13 Jenis Tenaman Semak yang Dapat Mempercantik Rumah

Cara Servis Dalam Permainan Tenis Meja

pengertian dan sejarah tenis meja
(Pixabay)

Servis merupakan salah satu dari teknik dasar tenis meja yang biasa dipakai untuk awalan pertandingan. Servis ini terdapat dua jenis yaitu diantaranya:

Service Forehand

Merupakan servis yang dilakukan dengan posisi tubuh berada di arah kanan dengan pandangan tertuju pada bola.

Tangan kanan terletak di samping kanan badan sambil memegang bet dengan siku ditekuk 90 derajat, dan juga telapak tangan kiri memegang bola.

Sesudah itu bola dilambungkan dengan ketinggian sedang kemudian dipukul.

Service Backhand

Merupakan servis yang dilakukan dengan cara posisi tubuh berada di tengah dengan pandangan tertuju pada bola. Tangan kanan yang memegang bola bet dengan mendekatkan ke pinggang sebelah kiri.

Telapak tangan yang memegang bola lalu dilambungkan tidak terlalu tinggi kemudian dipukul.

Teknik Memukul

(Liputan6)

Memukul merupak teknik yang terakhir dalam permainan tenis meja. Teknik ini merupakan salah satu teknik inti dari permainan tenis meja, pukulan yang baik dan benar.

Maka akan menghasilkan kemenangan. Dibawah ini adalah beberapa teknik memukul yang sering dipakai dalam berbagai keadaan bermain.

  • Pukulan Forehand: Teknik ini biasa digunakan ketika bola berada di sebelah kanan pemain.
  • Pukulan Backhand: Teknik ini biasa digunakan ketika bola berada di sebalah kiri pemain.

Baca juga: Pengertian Renang Gaya Bebas, Teknik Beserta Manfaatnya

Teknik Stance

Teknik stance apa yang biasa disebut dengan nama teknik parsial niaga adalah salah satu teknik yang dilakukan oleh anggota tubuh pada saat akan melakukan serangan dan dalam kondisi bertahan. Pada umumnya terdapat tiga teknik stance yang yang dapat digunakan di dalam perlombaan tenis meja di antaranya adalah sebagai berikut:

Square Stance

Teknik stance yang pertama adalah Square stance adalah teknik yang tepat untuk digunakan saat akan menerima servis dan bersiap kembali setelah menerima serangan dari lawan. Teknik Square stance dilakukan dengan posisi tubuh menghadap tepat ke arah lapangan.

Posisi tubuh saat melakukan teknik Square stance kedua kaki dijadikan sebagai tumpuan berat badan, posisi lutut agak ditekuk, kedua lengan bawah berada pada posisi horizontal dan bagian atas vertikal, komposisi badan agak dicondongkan ke arah depan.

Side Stance

Teknik side stance adalah teknik dengan posisi badan berada di samping lapangan. Pemain tenis meja yang menggunakan teknik ini diharapkan akan dapat melakukan pengembalian terhadap bola sekaligus juga menahan pukulan bola yang berasal dari lawan main.

Teknik Open Stance

Teknik open stance adalah teknik hasil modifikasi dari side stance yang digunakan untuk melakukan gerakan backhand block. Cara untuk melakukan open stance yaitu posisi badan dan kaki kiri agak terbuka serta agak ke depan, dan posisi kaki kanan berada di belakang.

Teknik Gerak Kaki (Footwork)

Dalam permainan tenis meja terdapat teknik footwork yang mengatur gerakan kaki dari para pemain tenis meja. Teknik footwork atau teknik gerakan kaki dapat dibedakan menjadi dua yaitu tunggal dan ganda.

Apabila dilihat dari banyaknya langkah maka teknik footwork untuk permainan tunggal dapat dibedakan menjadi satu langkah, 2 langkah dan 3 langkah serta dapat lebih pula.

Footwork yang paling sering digunakan adalah foto 2 langkah atau yang biasa disebut dengan two step footwork. Untuk dapat mengikuti program haruslah dilihat berdasarkan dari jarak dari pemain dengan bola. apabila jarak antara pemain dengan bola terlalu jauh maka pemain bisa melakukan footwork satu langkah.

Teknik Smash

Di dalam tenis meja untuk melakukan pukulan smash dapat dilakukan dengan cara pukulan forehand ataupun pukulan backhand. Dalam melakukan smash dengan menggunakan kedua pukulan tersebut haruslah dengan menggunakan teknik sebagai berikut:

Smash Forehand

  • Saat akan melakukan smash dengan menggunakan teknik forehand diletakkan pada bagian depan dan kaki kanan berada di belakang.
  • Kemudian lengan kanan ditarik ke belakang dan pinggang sedikit dimiringkan ke kanan.
  • Setelah memukul bola dan bola memantul kemeja mencapai titik tertinggi, maka lengan diayunkan dari bawah ke atas kemudian pukul dan tekan bola ke bawah dengan bantuan dari pergelangan tangan.

Smash Backhand

  • Untuk melakukan smash dengan menggunakan teknik backhand maka kaki kanan diletakkan di bagian depan dan kaki kiri berada di belakang, badan agak dimiringkan ke arah kiri sampai pundak sisi kanan menghadap ke meja.
  • Lengan bawah kemudian ditarik ke arah kiri, kebelakang dan tingginya melebihi meja.
  • Setelah bola dipukul dan memantul sampai titik yang paling tinggi, maka lengan bawah diayunkan ke arah kanan untuk memukul. Pergelangan tangan Man membantu menekan untuk mengatur arah tujuan bola. Berat badan berpindah ke kanan.

Peraturan Tenis Meja

pengertian dan sejarah tenis meja
(Tirto)

Aturan tenis meja harus Pins ketahui disamping memahami pengertian dan sejarah olahraga tersebut. Ini karena tenis meja adalah permainan yang harus patuh pada peraturan. Di bawah ini adalah beberapa peraturan tenis meja yang wajib digunakan untuk memenuhi syarat sesuai standar internasionalnya diantaranya:

Sarana dan Prasarana

Sama seperti olahraga lainnya, tenis meja memiliki aturan terkait sarana dan alat yang digunakan. Beberapa di antaranya adalah sebagai berikut:

Lapangan Tenis Meja

Ukuran lapangan tenis meja memiliki panjang 2,74 m, lebar 1,525 m dan juga tinggi 76 cm.

Ada beberapa ketentuan pada lapangan tenis meja. Beberapa di antaranya adalah:

  • Permukaan dari meja dapat terbuat dari bahan apa saja namun tetap harus memperhatikan ketentuan agar bola yang dipantulkan ke meja dapat menghasilkan pantulan setinggi 23 cm yang dijatuhkan dari ketinggian 30 cm.
  • Permukaan meja dapat dibagi menjadi dua bagian yang sama, bagian tersebut dapat dibatasi oleh net paralel dengan garis akhir yang harus melewati lebar dari permukaan masing-masing bagian meja.
  • Di dalam permainan tenis meja ganda, makam itu dibagi menjadi dua bagian yang sama dengan garis putih selebar 3 mm, dan paralel dengan garis lurus di sepanjang meja.
  • Meja yang digunakan dalam permainan tenis meja haruslah berwarna yang gelap permukaannya, dan dilengkapi oleh garis putih selebar 2 cm pada sisi panjang dan ada lebar meja.

Net

Pada permainan tenis meja net memiliki panjang 304,5 cm dan lebar 15,25 cm. Net ini disertai dengan 2 tiang penyangga termasuk dua penjepit yang nantinya dilekatkan ke meja.

Bola

Di dalam permainan tenis meja pola yang digunakan adalah pola yang terbuat dari bahan selulosa dengan diameter 40 mm dan dengan berat 2,7 gram. Bola di dalam tenis meja dibuat dengan menggunakan bahan selulosa agar ringan dan dapat menghasilkan pantulan setinggi 23-26 cm yang dijatuhkan dari ketinggian 30,5 cm.

Bet

Secara umum tidak terdapat peraturan secara khusus tentang bentuk, ukuran dan juga berat dari raket atau bet yang akan digunakan dalam permainan tenis meja. Peraturan yang harus dilakukan antara lain yaitu permukaan dari daun bet haruslah datar dan kaku. Minimal permukaan tersebut harus terbuat dari 85% kayu, serta ketebalannya pun juga harus diukur.

Sebagai lapisan perekat dalam kayu dapat diperkuat dengan menggunakan bahan yang berserat misalnya seperti serat karbon, serat kaca atau kertas yang telah dipadatkan. Akan tetapi, penggunaan bahan-bahan tersebut tidak boleh melebihi aturan yaitu 7,5% dari total ketebalan bet atau tidak lebih dari 0,35 mm.

Sisi dari daun bet yang akan digunakan untuk memukul haruslah dilapisi oleh karet yang licin ataupun berbintik. Apabila bet menggunakan lapisan karet bet bintik yang menonjol keluar, maka ketebalan dari karet termasuk lapisan dari lem perekat tidak boleh melebihi dari 2 mm.

Aturan Melakukan Servis

(KlikDokter)

Pemain tenis meja harus cermat saat melakukan servis agar tidak terjadi pelanggaran. Berikut ini aturan melakukan service:

  1. Servis dilakukan dengan aturan bahwa posisi bola harus ditengah telapak tangan dalam kondisi diam yang selanjutnya dilambungkan secara vertikal.
  2. Tidak diperbolehkan membuat bola berputar ketika dilambungkan.
  3. Servis dilakukan apabila bola dilihat oleh lawan.

Jumlah Poin

Satu set dalam pertandingan akan selesai jika salah satu pemain sudah mencapai 11 poin, baik secara pemain tunggal atau ganda.

Baca juga: 6 Gaya Renang Beserta Teknik Dasar yang Bisa Kamu Pelajari

Cara Bermain Tenis Meja

pengertian dan sejarah tenis meja
(Okezone)

Setelah mengetahui pengertian dan sejarah tenis meja, Pins harus tahu cara bermain olahraga ini. Berikut adalah cara bermain tenis muja dalam pertandingan, yang terdiri dari permainan tunggal dan permainan ganda.

Permainan Tunggal

  1. Setiap bola mati akan menghasilkan satu poin.
  2. Servis akan pindah setiap mencapai poin kelipatan 2.
  3. Pemegang servis bebas menempatkan bola dari segala penjuru lapanga/meja tenis.
  4. Permainan dalam satu set dapat selesai, apabila salah satu dari pemain dapat mencapai 11 poin, dan kemenangan akan dapat diraih, apabila dapat mencapai 3 s/d 4 kali kemenangan set.
  5. Jika terjadi duece, permainan akan selesai jika selisih poin yaitu 2, seperti: 15-13, 18-16.

Permainan Ganda

  1. Setiap bola mati, akan menghasilkan satu poin.
  2. Servis dilakukan secara bergantian di setiap poin kelipatan dua.
  3. Pemain bergantian dalam menerima bola dari lawan.
  4. Pemegang servis hanya dapat menempatkan bola ke ruang kamar sebelah kanan lawan.
  5. Permainan dalam satu set dapat selesai, apabila salah satu dari pemain dapat mencapai 11 poin, dan kemenangan akan dapat diraih, apabila sudah mencapai 3 s/d 4 kali kemenganan set.
  6. Jika terjadi duece, permainan akan selesai jika selisih poin yaitu dua, seperti 13-11, 15-17.

Demikianlah penjelasan kali ini mengenai permainan pengertian dan sejarah tenis meja, teknik dasar permainan tenis meja, serta ukuran lapangan tenis meja. Semoga bermanfaat bagi Pins.

Baca juga: Ukuran Lapangan Tenis Meja Standar Nasional dan Internasional


Temukan beragam pilihan rumah terlengkap seperti pada perumahan Ardeca Hometown Soreang di daftar properti & iklankan properti kamu di Jual Beli Properti Pinhome. Bergabunglah bersama kami di aplikasi Rekan Pinhome untuk kamu agen properti independen atau agen kantor properti. 

Kamu juga bisa belajar lebih lanjut mengenai properti di Property Academy by Pinhome. Gabung menjadi Rekan Jasa Pinhome melalui aplikasi Rekan Pinhome di App Store atau Google Play Store sekarang!

Hanya di Pinhome.id yang memberikan kemudahan dalam membeli properti. Pinhome PINtar jual beli sewa properti.

Tags :

Artikel Pilihan

Berita Pinhome
Berita Pinhome Hadir di Denpasar, Pinhome Home Service Solusi Satu Langkah Mudah Bersih-Bersih Rumah

Jakarta, 9 Juli 2021 – Layanan Pinhome Home Service (PHS), hasil kolaborasi Pinhome dengan PT. Ap

Berita Pinhome
Berita Pinhome Hadir di Bandar Lampung dan Yogyakarta, Pinhome Home Service: Solusi Satu Langkah Mudah Bersih-bersih Rumah

Jakarta – Layanan Pinhome Home Service (PHS), hasil kolaborasi Pinhome dengan PT. Aplikasi 

Berita Pinhome
Berita Pinhome Buka Booth Free Massage di Acara CoHive Pop Up Market, Layanan Pinhome Home Service Diminati Lebih dari 150 Orang

Jakarta, 14 Juli 2022 - Pinhome selaku e-commerce properti, penyedia jasa rumah tangga, dan gaya hi

Berita Pinhome
Berita Pinhome KPR Lewat Pinhome, Agen Properti Bisa Klaim Seluruh Komisi!

Jakarta, 9 Agustus 2021 – Pinhome sebagai e-commerce properti memiliki misi untuk menjadikan prop

Berita Pinhome
Berita Pinhome Mau Bangun Usaha? Berikut Tips Pengecekan Properti untuk Tempat Usaha dari Pinhome

Jakarta, 1 November 2021 – Memahami aspek hukum pada properti merupakan hal yang krusial sebelum

Artikel Terkini

Finansial
Finansial Apa itu Crypto Wallet? Pengertian dan Cara Memakainya

Pada era modern ini, berkembangnya teknologi sudah banyak sekali memberikan manfaat kepada hidup ma

Finansial
Finansial BI Rate Naik? Cari Tahu Dulu Kebenarannya! (Edisi YoY Oktober & November)

#WaktunyaBeliRumah - Apakah Pins sadar, biaya yang dikeluarkan untuk transaksi bisnis properti tida

Gadget
Gadget 12 Rekomendasi HP 6 Jutaan, Harga Mid-Range Berasa Flagship!

Jika Pins menginginkan HP mid-range dengan kualitas flagship, maka rekomendasi HP 6 jutaan adalah j

Finansial
Finansial 15 NFT Game yang Tak Hanya Seru, Tapi Juga Menghasilkan Cuan!

Sebagai bentuk investasi aset digital yang menjanjikan, banyak orang yang mencoba untuk mempelajari

Finansial
Finansial Apa itu Copy Trade? Ini Fungsi dan Cara Menggunakannya

Ada banyak sekali istilah dalam dunia trading yang mungkin terdengar asing untuk kamu yang masih pe

Ikuti Media Sosial Kami

Pinhome Indonesia