Pengaruh faktor fisik dan sosial ekonomi terhadap pertanian

Diperbarui oleh ∙ December 27, 2021 ∙ 3 menit membaca

Ada beberapa faktor yang mempengaruhi interaksi antara sumber daya manusia dengan sumber daya alam. Penggunaan lahan oleh manusia jarang sekali sebagai hasil dari faktor fisik saja. Penggunaan lahan tersebut ditentukan oleh peranan sejumlah fenomena, baik fenomena fisik atau fenomena budaya. Suatu tempat merupakan bidang lahan berikut kelompok manusia yang menghuninya.

Setiap budaya cenderung melihat habitat fisik secara berbeda-beda. Sistem nilai masyarakat, tujuan, organisasi dan tingkat teknologi menentukan unsur mana dari lahan itu yang berharga dan kemudian memanfaatkannya.

Masyarakat dengan teknologi yang sederhana, misalnya masyarakat pemburu dan pengumpul, hanya mengambil apa yang ada di alam itu untuk bahan makanan maupun untuk tempat tinggal dan pakaian. Segera setelah daerah itu tidak memberikan manfaat yang mencukupi kebutuhannya, mereka pindah mencari tempat yang masih bisa memenuhi kebutuhannya.

Masyarakat yang sudah agak lebih maju yaitu para petani dengan teknologi pertanian primitif, contohnya berladang berpindah-pindah, pemanfaatan lahan sudah tidak seperti pemburu dan pengumpul, karena mereka sudah berusaha memanfaatkan lahan dengan cara bercocok tanam.

Mereka membuka hutan dengan cara memotong dan membakar pohon-pohonan. Mereka mengolah lahan itu dengan menggunakan alat-alat sederhana, biasanya dari kayu atau bambu. kemudian menanami lahan tersebut.

Setelah beberapa kali panen dan ternyata lahan tersebut kurang produktif, mereka mencari lahan baru (dilakukan oleh beberapa masyarakat di Indonesia seperti orang Baduy di daerah Banten), tetapi sedikit demi sedikit cara bertani demikian itu sudah mulai diarahkan ke teknologi yang lebih maju.

Setiap petani mengolah lahan relatif luas karena meskipun dia mengolah lahan sempit tetapi setelah lahan itu tidak produktif lagi, mereka mengolah lahan di tempat lain.

Hal yang merugikan lainnya adalah mengganggu keseimbangan ekologi, karena baru setelah bertahun-tahun lahan itu menjadi hutan kembali. Sebelum menjadi hutan kembali lahan tersebut sempat mengalami erosi jika ladang berpindah-pindah dilakukan di lereng gunung.

Cara yang demikian juga dilakukan oleh penggembala nomad di daerah sabana. Teknologi yang lebih maju lagi yaitu pertanian intensif, pertanian menetap dan sudah melakukan usaha untuk mempertahankan kesuburan tanah sehingga produktivitas lahan tetap tinggi, misalnya dengan irigasi, membuat teras-teras untuk mempertahankan lahan dari erosi, menggunakan pupuk untuk mempertahankan kesuburan tanah, pemilihan bibit dan sebagainya.

Sedangkan yang lebih tinggi lagi, yaitu bertani dengan tidak mengindahkan faktor fisik, misalnya penanaman tumbuhan daerah tropik di daerah beriklim sedang, menggunakan alat pengatur suhu, kelembapan dan sebagainya.

Masyarakat yang teknologinya sudah maju bisa menggunakan lahan yang bagaimana pun untuk keperluan di luar usaha pertanian, misalnya industri dan sebagainya.

Jadi jelas, faktor fisik tidak merupakan faktor penentu dalam interaksi antara sumber daya manusia dan sumber daya alam. Budaya, diantaranya teknologi, sangat berpengaruh terhadap bagaimana manusia berinteraksi dengan alam itu (daerah kering diairi, daerah rawa dikeringkan dan sebagainya).

Faktor fisik dan faktor sosial ekonomi terhadap usaha pertanian

Di bawah ini akan dijelaskan pengaruh faktor fisik dan faktor sosial ekonomi terhadap usaha pertanian:

1. Faktor fisik

Yaitu iklim, tanah dan relief. Faktor iklim meliputi curah hujan (jumlah keseluruhan curah hujan, serta distribusi setiap musim dan intensitasnya), penguapan, jumlah sinar matahari (untuk daerah tropik karena intensitas sinar matahari merata sepanjang tahun hal ini tidak menjadi masalah), kecepatan angin dan kondisi suhu.

  • Tanah merupakan media tempat tumbuhnya tanaman. Yang berpengaruh adalah dalamnya lapisan tanah, komposisinya, teksturnya dan kedalaman air tanah.
  • Relief berpengaruh terhadap pertanian, terutama ketinggian dari permukaan laut. Seperti kita ketahui makin tinggi kita naik suhu makin rendah.

2. Faktor sosial ekonomi

Di samping teknologi seperti dijelaskan di atas, faktor yang berpengaruh atas usaha pertanian adalah: luasnya lahan pertanian, sistem sewa, permintaan pasar, tersedianya buruh, fasilitas transpor, pajak serta yang lainnya.

Baca juga: Sumber daya alam dari usaha pertanian

Tags :

Artikel Pilihan

Berita Pinhome
Berita Pinhome Hadir di Denpasar, Pinhome Home Service Solusi Satu Langkah Mudah Bersih-Bersih Rumah

Jakarta, 9 Juli 2021 – Layanan Pinhome Home Service (PHS), hasil kolaborasi Pinhome dengan PT. Ap

Berita Pinhome
Berita Pinhome Hadir di Bandar Lampung dan Yogyakarta, Pinhome Home Service: Solusi Satu Langkah Mudah Bersih-bersih Rumah

Jakarta – Layanan Pinhome Home Service (PHS), hasil kolaborasi Pinhome dengan PT. Aplikasi 

Berita Pinhome
Berita Pinhome Buka Booth Free Massage di Acara CoHive Pop Up Market, Layanan Pinhome Home Service Diminati Lebih dari 150 Orang

Jakarta, 14 Juli 2022 - Pinhome selaku e-commerce properti, penyedia jasa rumah tangga, dan gaya hi

Berita Pinhome
Berita Pinhome KPR Lewat Pinhome, Agen Properti Bisa Klaim Seluruh Komisi!

Jakarta, 9 Agustus 2021 – Pinhome sebagai e-commerce properti memiliki misi untuk menjadikan prop

Berita Pinhome
Berita Pinhome Mau Bangun Usaha? Berikut Tips Pengecekan Properti untuk Tempat Usaha dari Pinhome

Jakarta, 1 November 2021 – Memahami aspek hukum pada properti merupakan hal yang krusial sebelum

Artikel Terkini

Finansial
Finansial BI Rate Naik? Cek dan Cari Tahu Dulu Kebenarannya!

#WaktunyaBeliRumah Apakah Pins sadar, biaya yang dikeluarkan untuk transaksi bisnis properti tidakl

Gadget
Gadget 12 Rekomendasi HP 6 Jutaan, Harga Mid-Range Berasa Flagship!

Jika Pins menginginkan HP mid-range dengan kualitas flagship, maka rekomendasi HP 6 jutaan adalah j

Finansial
Finansial 15 NFT Game yang Tak Hanya Seru, Tapi Juga Menghasilkan Cuan!

Sebagai bentuk investasi aset digital yang menjanjikan, banyak orang yang mencoba untuk mempelajari

Finansial
Finansial Apa itu Copy Trade? Ini Fungsi dan Cara Menggunakannya

Ada banyak sekali istilah dalam dunia trading yang mungkin terdengar asing untuk kamu yang masih pe

Finansial
Finansial Apa itu MACD? Ini Cara Membaca Indikator MACD

Jika membicarakan saham, terdapat beberapa macam indikator yang bisa kamu gunakan. Indikator ini me

Ikuti Media Sosial Kami

Pinhome Indonesia