Ternak Cucak Ijo

Pinhome

Ternak Cucak Ijo

Dipublikasikan oleh Mega Puspita Ratna ∙ 24 December 2021 ∙ 7 menit membaca

Dari tahun ke tahun burung cucak ijo semakin digemari oleh para pecinta burung pengicau. Karena memang burung yang satu ini memiliki kualitas yang bagus, baik dilihat dari posturnya, suarannya, maupun mentalnya. Hal demikian tentu saja menjadikan burung cucak ijo memiliki prosfek yang bagus. Selain itu, keberadaan burung dengan nama latin chloropsis sonnerati ini juga sudah sangat jarang di habitat aslinya yaitu di hutan. Oleh karena itu kini banyak dilakukan ternak cucak ijo.

Burung cucak ijo terdiri dari beberapa jenis diantaranya cucak ijo Banyuwangi, cucak ijo Kalimantan, cucak ijo Sumatera, cucak ijo mini dan cucak ijo rante (ranti). Walaupun setiap jenis cucak ijo memiliki ciri tersendiri, namun tetap saja secara fisik semunya memiliki ciri khas yang sama yaitu berbulu hijau diseluruh tubuhnya. Dan cara penangkaran burung cucak ijo pada dasarnya juga sama. Hanya saja kita harus jeli melihat minat pasar yang paling dominan kejenis yang mana? Karena selain sebagai hobi ternak cucak ijo juga dapat menghasilkan profit yang menggiurkan.

Cara Ternak Cucak Ijo dengan Mudah untuk Pemula

Banyak sekali Kicau Mania yang memelihara cucak ijo sebagai bagian tak terpisahkan dari hobinya alias menjadikan cucak ijo sebagai burung kicau wajib ada di rumah. Selain karena Suara Kicau nya yang memang luar biasa bagus, ternyata warna bulunya yang hijau membuat banyak orang menyukai nya. Burung cucak ijo juga terkenal dengan ketahanan mental nya yang sangat bagus dan dikenal sebagai burung yang tidak gampang takut. Bahkan saking banyaknya penggemar cucak ijo ini hingga banyak sekali perlombaan khusus cucak ijo yang diadakan di berbagai wilayah hingga ke pelosok-pelosok pun ada yang menggelar lomba khusus cucak ijo ini.

Cara Mudah Ternak Cica Daun Untuk Pemula

Selain banyak yang sekedar memelihara nya sebagai Burung Kicau di rumah, ternyata banyak juga yang berusaha menjadikan nya sebagai ladang usaha baru dengan cara ternak cucak ijo sendiri di rumah karena ter-obsesi keuntungan nya yang cukup menggiurkan, meskipun merawat cucak ijo masih tergolong susah bagi para pemula.

Cara Ternak cucak ijo yang masih tergolong sulit tidak membuat surut banyak penangkar Burung Kicau karena Harga cucak ijo di pasaran yang masih sangat tinggi. Kebanyakan penangkar cucak ijo akan rela dan tetap senang beternak cucak ijo demi keuntungan yang akan diperoleh nya.

Bagi yang sudah lama memelihara cucak ijo di rumah sebagai penebus hobi, memang lebih mudah jika harus ternak cucak ijo karena tinggal mengalihkan saja hobi nya agar menjadi hobi yang menguntungkan bahkan bisa jadi penghasilan utama jika serius dan bersungguh-sungguh.

Namun pasti berbeda sekali antara memelihara sekedar hobi dengan ternak cucak ijo untuk usaha yang menguntungkan. Mulai dari cara merawat cucak ijo, makanan cucak ijo, kandangnya dan lain-lain yang perlu ekstra keuletan dan ketelatenan.

Berikut ini sedikit panduan sederhana penangkaran burung cucak ijo :

Pembuatan kandang dan sarang penangkaran

Berdasarkan informasi dari para penangkar yang sudah sukses, beberapa tipe kandang yang sering digunakan yaitu :

  • Tempatkan kandang ditempat yang nyaman dan tenang.
  • Tinggi 25 m dan lebar 3 m
  • Taruhlah ranting/dahan pepohonan yang rindang di dalam sangkar, misalkan pohon belimbing, sawo dll.
  • Tempat pakan, tempat minum, keramba/tempat mandi dan tangkringan harus tersedia di dalam kandang.
  • Untuk sarang bisa menggunakan batok kelapa. Sedangkan baha-bahannya bisa menggunakan daun pinus/cemara atau merang. Sebagian disimpan di dalam kotak atau gelodok untuk merangsang cucak ijo agar cepat membuat sarang, sebagiannya lagi disimpan di dasar kandang.

Memilih indukan

Agar berhasil melakukan penangkaran burung cucak ijo dengan mudah, maka hal pertama yang harus dilakukan tentu saja memilih indukan yang bagus karena dari indukan yang bagus lah bisa dihasilkan anakan yang bagus pula kualitas nya dan tingkat kesuksesan penangkaran lebih terjamin.

Ada tips khusus yang bisa dilakukan ketika memilih indukan cucak ijo dengan kualitas yang bagus tersebut, beberapa diantaranya bisa Anda simak pada uraian di bawah ini :

  • Pilihlah indukan betina dengan rentang usia yang berada pada kisaran 1 tahunan dan yang indukan jantan nya bisa Anda pilih yang usia nya sekitar 2 tahunan.
  • Tips lainnya tentu saja jangan sampai memilih cucak ijo yang sudah sakit-sakitan atau yang kurang sehat.
  • Khusus untuk indukan cucak ijo jantan nya sebaiknya di pilih yang sudah rajin gacor alias yang sudah jadi.
  • Tidak ditemukan sedikitpun tanda-tanda adanya cacat fisik yang terlihat.
  • Postur tubuh dari cucak ijo haruslah seimbang (tidak terlalu gemuk atau terlalu kurus).
  • Soal jenisnya, Anda bisa memilih sesuai dengan selera Anda tentu nya

Baca juga : Cara Membedakan Kelamin Cica Daun Jantan dan Betina Macam-macam jenis cica daun

Penjodohan

Cara ternak cucak ijo yang paling sulit biasanya terletak pada proses perjodohan nya, apalagi bagi seorang penangkar pemula pastinya lebih sulit lagi. Berikut ini ada beberapa tips yang bisa Anda jadikan pedoman untuk mempermudah dalam proses perjodohan kedua indukan cucak ijo :

  • Masukkan indukan jantan dan betina dalam sangkar yang terpisah ke dalam kandang yang sudah dibuat.
  • Lalu dekatkan kedua indukan cucak ijo tersebut.
  • Tunggu beberapa saat hingga ada reaksi dari kedua indukan cucak ijo tersebut. Apakah sudah terlihat akrab atau belum.
  • Anda juga bisa menggunakan sekat atau papan di antara sangkar cucak ijo jantan dan betina.
  • Jadi untuk mengetahui apakan sudah berjodoh atau belum tinggal dibuka sekatnya.
  • Ciri indukan yang sudah rukun atau jodoh yaitu cucak ijo jantan akan terus berkicau sambil mendekat ke betina, dan si betina akan merespon dengan turun ke dasar sangkar sambil berkicau khas cucak ijo betina (ngepler-ngepler)
  • Akan tetapi jika belum jodoh, si betina akan menghindar dan cuek.

Pemberian Pakan Harian

Kebutuhan akan makanan bagi burung cucak ijo memang jadi paling penting dalam proses sukses tidaknya ternak cucak ijo. Pakan yang kualitas dan kandungan gizinya yang bagus tentu akan membuat cucak ijo makin frsh, senang dan sering gacor.

Ada banyak jenis pakan khusus cucak ijo saat ini yang bisa diberikan dengan variasi berbeda-beda seperti voer, sayuran, buah segar, cacing, serangga dan sebagainya. Intinya makanan yang diberikan harus mengandung banyak protein, karbohidrat, vitamin, kalsium, mineral dan lemak baik.

Baca juga : Macam-macam jenis cica daun

Masa Pengeraman

Ketika indukan betina dari cucak ijo sudah masuk proses pengeraman, maka sebaiknya kondisi disekitar nya dalam keadaan hening atau tidak terlalu bising. Kondisi yang tenang bisa membuat proses pengeraman menjadi lebih maksimal.

Biasanya proses pengeraman tersebut akan memakan waktu sekitar 2 mingguan, dan sebaiknya jangan berikan pakan EF yang bisa membuat burung jadi lebih agresif hingga hasil pengeraman nya jadi kurang maksimal.

Pemberian pakan kroto bisa dilakukan sesaat setelah telur menetas hingga beberapa hari ke depan agar indukan bisa meloloh anak-anaknya lebih maksimal dan pakan kroto memang mengandung banyak sekali protein yang bagus sekali untuk perkembangan anakan cucak ijo.

Meloloh Anakan Sendiri

Jika anakan cucak ijo telah mencapai usia sekitar 5 atau 10 harian, maka Anda bisa mengambilnya untuk diloloh sendiri. Anda bisa melolohnya dengan memakai Suntikan besar yang ujungnya di kasih karet pentil.

Jika usia anakan sudah 15 harian atau lebih, maka Anda bisa mencoba memberinya makan jangkrik dengan terlebih dahulu dibuang kaki-kaki nya agar tidak melukai tenggorokan nya. Hal ini bisa mempercepat perkembangan dari anakan tersebut.

Cara ternak cucak ijo yang baik juga dipengaruhi oleh tehnik pengambilan anakan setelah usia 5 sampai 10 harian. Hal ini berkaitan erat dengan percepatan dalam proses perkawinan selanjutnya. Karena setelah anakan Anda ambil, maka kedua indukan bisa segera melakukan perkawinan lagi.

Dalam proses perkawinan yang kedua ini tentu saja sudah lebih lancar alias lebih gampang karena kedua indukan sudah berjodoh sebelumnya. Anda bisa memberikan pakan EF agar kedua indukan makin birahi dan perkawinan makin cepat terjadi dalam ternak cucak ijo anda.

Seiring berjalannya waktu, tentu saja Anda akan makin mahir dan berpengalaman dalam proses penangkaran burung cucak ijo nantinya. Suka duka yang Anda peroleh selama masa pemilihan indukan hingga sampai ke penetasan telor tersebut pastinya jadi pengalaman berharga buat Anda.

Tags :

Bagikan Artikel