Pemilihan Umum pertama Indonesia

Diperbarui oleh Eka Mandala ∙ December 29, 2021 ∙ 2 menit membaca

Pemilihan Umum pertama Indonesia dilaksanakan tanggal 24 September 1955 memilih anggota DPR dan tanggal 15 Desember memilih anggota Konstituante. Periode tahun 1950 sampai tahun 1955 memang terdapat beberapa masalah yang mendesak untuk segera dipecahkan. Masalah pergolakan di daerah yang merupakan gangguan keamanan boleh dikatakan umumnya sudah berhasil ditanggulangi.

Kemudian menyusul masalah politik yang cukup pelik, yakni masalah Sidang Konstituante. Sidang Konstituante ini merupakan tindak lanjut dari hasil Pemilihan Umum I tahun 1955.

Pemilu Pertama 1955

Pada tahun 1955 bangsa Indonesia mengadakan Pemilihan Umum yang pertama kali. Dalam pemilihan ini diikuti oleh banyak kontestan yang terdiri dari partai-partai yang ada pada saat itu.

Tanggal 24 September 1955 memilih anggota DPR dan tanggal 15 Desember memilih anggota Konstituante. Dalam pemilihan itu keluar sebagai 4 besar, yakni berturut-turut PNI, Masyumi, NU dan PKI.

Sebagai hasil pemilihan umum pertama ini, maka terbentuklah DPR dan Badan Konstituante. Konstituante inilah badan yang bertugas menetapkan Undang-Undang Dasar Negara.

Setelah terbentuk, kemudian pada tahun 1956 Konstituante memulai sidangnya di Bandung. Sidang dipimpin oleh Wilopo, SH. Tetapi sampai tahun 1959 sidang tersebut tidak menghasilkan apa-apa. Justru dalam sidang itu terjadi perpecahan antar partai atau golongan.

Setiap wakil partai akan memaksakan pendapatnya sesuai kehendak partai yang diwakilinya. Sehingga Sidang Konstituante itu ditandai dengan perdebatan yang tidak habis-habisnya.

Selengkapnya baca: Pemilihan umum tahun 1955

Kampanye politik 1955
Kampanye politik 1955

3 Kabinet Silih Berganti

Hal ini membuat pemerintah tidak stabil. Memang pada periode itu (tahun 1955-1959), keadaan pemerintahan tetap belum stabil. Perpecahan antar golongan atau partai masih cukup tajam.

Kabinet yang dibentuk juga jatuh bangun seperti pada periode 1950-1955 (baca: Pergantian Kabinet masa Demokrasi Liberal). Pada periode tahun 1955-1959 juga mengalami 3 buah kabinet yang silih berganti, yaitu:

  1. Kabinet Burhanuddin (Agustus 1955-Maret 1956)
  2. Kabinet Alisastroamijoyo II (Maret 1956-1957)
  3. Kabinet Juanda (Maret 1957-Juli 1959)

Dengan melihat keadaan yang tidak stabil itu, rakyat merasa tidak puas. Mereka telah mendambakan keadaan Indonesia yang tenteram, dapat melakukan pembangunan secara baik.

Tumpuan harapan ini sebenarnya dipercayakan kepada Konstituante hasil Pemilihan Umum 1955. Tetapi pada kenyataannya Konstituante tidak dapat memenuhi harapan rakyat waktu itu.

Baca juga: Pemilihan Umum Sarana Demokrasi

Tags :

Artikel Pilihan

Berita Pinhome
Berita Pinhome Hadir di Denpasar, Pinhome Home Service Solusi Satu Langkah Mudah Bersih-Bersih Rumah

Jakarta, 9 Juli 2021 – Layanan Pinhome Home Service (PHS), hasil kolaborasi Pinhome dengan PT. Ap

Berita Pinhome
Berita Pinhome Hadir di Bandar Lampung dan Yogyakarta, Pinhome Home Service: Solusi Satu Langkah Mudah Bersih-bersih Rumah

Jakarta – Layanan Pinhome Home Service (PHS), hasil kolaborasi Pinhome dengan PT. Aplikasi 

Berita Pinhome
Berita Pinhome Buka Booth Free Massage di Acara CoHive Pop Up Market, Layanan Pinhome Home Service Diminati Lebih dari 150 Orang

Jakarta, 14 Juli 2022 - Pinhome selaku e-commerce properti, penyedia jasa rumah tangga, dan gaya hi

Berita Pinhome
Berita Pinhome KPR Lewat Pinhome, Agen Properti Bisa Klaim Seluruh Komisi!

Jakarta, 9 Agustus 2021 – Pinhome sebagai e-commerce properti memiliki misi untuk menjadikan prop

Berita Pinhome
Berita Pinhome Mau Bangun Usaha? Berikut Tips Pengecekan Properti untuk Tempat Usaha dari Pinhome

Jakarta, 1 November 2021 – Memahami aspek hukum pada properti merupakan hal yang krusial sebelum

Artikel Terkini

Gadget
Gadget 15 Rekomendasi HP Realme 2 Jutaan Spesifikasi Gacor!

Rekomendasi HP Realme 2 jutaan terbaik merupakan pilihan varian smartphone yang layak untuk dibeli.

Finansial
Finansial Kenali Apa itu DYOR dalam Crypto dan Cara Menerapkannya

Ada banyak sekali istilah yang mungkin baru pertama kali kamu dengar saat mempelajari investasi seb

Uncategorized
Uncategorized Mengenal Apa itu Crypto Luna atau Terra Luna dalam Crypto

Sektor transaksi digital kawasan Asia mengalami pertumbuhan sangat pesat dengan banyak sekali pemai

Finansial
Finansial Begini Cara Kerja Bitcoin yang Perlu Diketahui Oleh Pemula

Meningkatnya kesadaran masyarakat akan investasi membuat aktivitas tersebut semakin tinggi peminatn

Lifestyle
Lifestyle 10 Contoh Surat Pesanan, Bisa Dijadikan Panduan

Hi Pins, apakah kamu pernah mendengar apa itu surat pesana?. Surat pesanan umumnya dikeluarkan oleh

Ikuti Media Sosial Kami

Pinhome Indonesia