Pinhome

Tips Properti

Pelajari Tips Ini Sebelum Memulai Bisnis Properti

Ditulis oleh Pinhome ∙ 17 January 2021 ∙ 4 menit membaca

Bisnis properti adalah bisnis yang tidak pernah mati, karena rumah termasuk kebutuhan primer. Inilah kenapa bisnis properti selalu menjadi investasi yang menguntungkan. Harga bisnis properti dari tahun ke tahun selalu naik. Kecuali jika ada bencana alam. Jika Pins tertarik untuk menjajal bisnis properti, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan dengan baik-baik. Yuk simak tips sebelum memulai bisnis properti!

Dalam memulai bisnis properti, hal terdasar adalah Pins harus menguasai kemampuan negosiasi yang handal. Dengan negosiasi yang baik, Pins akan mampu menarik pasar dan menjual properti hingga laris. Kemudian, yang perlu diperhatikan juga adalah bisnis properti sangat berbeda dengan bisnis di bidang manajemen.

Jika di manajemen ada teori yang mengatakan bahwa semakin tinggi keuntungan, semakin tinggi pula resiko yang didapatkan. Tetapi dalam bisnis properti, yang dikenal adalah ada ataupun tidak ada resiko, keuntungan yang didapat akan semakin naik dan naik.

Tahapan dalam memulai bisnis properti.

Sebelum memulai bisnis properti, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan, antara lain:

1. Pilih jenis properti yang memiliki keuntungan besar.

Dalam bisnis properti, ada dua jenis bisnis yang bisa Pins pilih. Yang pertama adalah di bidang investasi, artinya Pins menjadi investor dalam bidang properti, maka Pins hanya mengeluarkan uang untuk menjadi sponsor dana.

Jika properti yang dibangun sudah selesai dan menghasilkan uang, maka keuntungan akan diberikan pada Pins sebagai investor. Keuntungan yang didapat nantinya tidak hanya mengembalikan modal tetapi bertambah bahkan sampai dua kali lipat.

Jenis bisnis yang kedua adalah developer, artinya Pins hanya menjadi pengembang properti saja berbekal pengalaman dan pengetahuan, sehingga Pins bisa mencari investor untuk untuk mendanai pembangunan.

2. Awali dengan melakukan investasi sebagai penanam modal.

Tahap berikutnya dari tahap awal memulai bisnis properti ini yaitu modal. Karena bisnis properti itu pasti membutuhkan modal awal sebagai pembukaannya. Perhitungan yang matang dalam mempersiapkan modal sebelum Pins masuk ke bisnis properti.

Modal bisa berupa modal atau aset Pins sendiri, atau mencari modal dari konsorsium yang memiliki visi bisnis yang sama. Penanaman modal ini nantinya akan menjadi pondasi dalam menjalankan bisnis properti.

3. Buat riset lokasi yang akan Pins jadikan sebuah bisnis properti tersebut.

Tahap akhir adalah melakukan pemilihan dan pengecekan lokasi. Jika Pins selaku investor, maka Pins bisa memberikan masukan terkait pilihan lokasi.

Namun jika Pins selaku developer properti, maka riset lokasi menjadi tugas penting. Lakukan riset untuk memilih kira-kira mana lokasi yang cocok untuk dijadikan sebagai tempat pembangunan properti.

Sesuai peribahasa, lokasi menentukan prestasi. Lokasi yang strategis akan membuat bisnis properti menjadi semakin bernilai tambah. Contoh, lokasi yang dekat dengan pusat keramaian serta mudah diakses tentunya menjadi pilihan lokasi yang sangat cocok untuk dijadikan sebagai lahan pengembangan properti.

Pins bisa meminta informasi rencana pengembangan kawasan permukiman dari suatu kabupaten/kota, berupa Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) atau Rencana Detail Tata Ruang (RDTR), yang akan menjadi buku pedoman bagi pemerintah di kabupaten/kota tersebut dalam mengembangkan wilayahnya.

Dari 3 tahapan tersebut, maka Pins sudah mampu membuat bisnis sendiri dan tanpa harus meninggalkan bisnis tersebut. Tetap lakukan investasi, dan bisa juga membuka bisnis properti sendiri dari keuntungan investasi tersebut.

Merintis bisnis properti.

Setelah Pins paham tahapan memulai bisnis properti, sekarang saatnya Pins melangkah untuk merintis bisnis properti. Ada 3 langkah yang bisa dijalankan:

1. Memulai bisnis jual beli tanah.

Ketika mulai bisnis dari  titik nol, Pins memiliki lebih banyak keuntungan dibanding pelaku usaha lain menengah. Pins akan belajar cara mengatasi setiap kegagalan.

Saran dari pelaku bisnis properti berpengalaman adalah belajar sektor properti dengan memulainya dari jual beli tanah. Ajak kerjasama orang yang memiliki tanah sebagai tenaga penjual dengan sistem bagi hasil. Cara ini banyak dilakukan oleh para pemula.

2. Menjadi Agen Properti.

Menjadi agen properti adalah salah satu cara mudah untuk merintis  bisnis properti. Pins sudah berada di bawah naungan perusahaan penyalur jasa penjualan properti, sehingga memudahkan untuk mendapatkan kepercayaan klien.

Baca juga: Investasi Rumah atau Apartemen? Cara Untung Lewat Bisnis Properti

3. Manfaatkan bisnis sebagai sarana promosi.

Di era digital ini, memanfaatkan perkembangan teknologi dengan menggunakan media online sebagai sarana promosi adalah langkah yang sangat tepat. Buat website untuk memperluas jaringan informasi mengenai bisnis properti yang Pins jalani. Atau memaksimalkan media sosial yang punya, seperti Facebook, Twitter, Instagram, Blog, dan lainnya.

Nah, Pins, bagaimana? Semoga artikel ini bisa membantu Pins untuk memulai menjalankan bisnis properti. Jangan berhenti belajar dan jangan mudah menyerah. Hasil tidak akan mengkhianati proses! Baca juga Simak Kumpulan Situs Properti Terpercaya Disini.

Bagi Pins yang sedang bingung mencari rumah yang tepat, ayo temukan beragam pilihan rumah terlengkap di Daftar Properti & iklankan properti Kamu di Jual Properti. Bergabunglah bersama Kami di aplikasi Rekan Pinhome untuk Anda Agen properti independen atau Kantor Properti.

Hanya di Pinhome.id yang memberikan Anda kemudahan membeli properti. Pinhome – PINtar jual beli sewa properti.

Tags :

Bagikan Artikel