Pinhome

Pakaian Adat Kalimantan Barat

Dipublikasikan oleh Nur Afika Cahya ∙ 27 July 2021 ∙ 5 menit membaca

Pakaian Adat Kalimantan Barat – Kalimantan barat rata-rata penduduknya yang berasal dari sebuah heterogen.

Dengan demikian ini Kalimantan barat memiliki banyak kebudayaan yang sangat bervariasi, salah satunya Kalimantan barat memiliki 2 suku yakni suku Dayak dan suku melayu.

Dari kedua suku tersebut Kalimantan barat memiliki keanekaragaman budaya yang berbeda-beda, dan setiap budaya tersebut memiliki ciri khas tersendiri.

Salah satu budaya warisan yang hingga saat ini terus ada yakni pakaian adat Kalimantan yang dikenalnya dengan pakaian adat King Baba dan pakaian adat Bibinge.

Biasanya pakaian adat Kalimantan barat ini dipakai dalam kehidupan sehari-hari. Namun adapula yang dipakai khsusus untuk acara pernikahan saja.

Nah, untuk selengkapnya mengenai pakaian adat Kalimantan barat beserta gambar dan penjelasannya mari kita simak dengan seksama pembahasan dibawah ini, diantaranya sebagai berikut :

Pakaian Adat Kalimantan Barat

King baba dan King bibinge adalah pakaian adat khas Kalimantan barat yang merupakan pakaian adat yang berasal dari suku Dayak dan suku melayu.

Jenis pakaian adat tersebut memiliki nilai-nilai yang tinggi, dan perlu untuk dijaga, serta dilestarikan.

Selain itu pakaian adat Kalimantan barat memiliki beberapa jenis, dan beberapa keunikan, diantaranya adalah sebagai berikut ini :

Pakaian Adat Kalimantan Selatan

Nama Pakaian Adat Kalimantan Barat

Nama Pakaian Adat Kalimantan Barat

Berdasarkan kenyataanya pakaian adat Kalimantan barat memiliki 3 jenis diantaranya adalah pakaian adat laki-laki Dayak, pakaian adat wanita Dayak, dan pakaian adat melayu sambas.

Yang semua ini merupakan pakaian khas dari Kalimantan barat. Untuk penjelasannya sebagai berikut ini :

  1. Pakaian Adat Untuk Laki-Laki Suku Dayak

Dalam suku Dayak memiliki pakaian adat yang dikhususkan untuk laki-laki atau yang dikenalnya dengan pakaian adat King baba.

Jenis pakaian adat King baba adalah jenis pakain yang berbahan dari kulit tanaman ampuro atau yang dikenalnya dengan kulit kayu kapuo.

Jenis kayu endemik pada dasarnya memiliki banyak kandungan serat yang tinggi. Sehingga tahap proses pembuatan pakaian adat tersebut juga memerlukan waktu yang banyak karena proses pembuatanya yang sangat sulit.

Selain itu untuk warna yang biasa digunakanya yakni memiliki warna yang alami untuk bentuknya sendiri yakni menyerupai pakaian adat rompi tanpa lengan khas Kalimantan barat.

Untuk aksesoris yang digunakanya yakni terdiri atas ikat kepala, bulu burung yang berasal dari burung enggang gading, dan senjata tradisional yang berupa Mandau.

  1. Pakaian Adat Wanita Suku Dayak

Pakaian adat wanita Dayak atau yang dikenalnya dengan King bibinge merupakan jenis pakaian adat yang berasal dari Kalimantan barat.

Pakaian adat ini hanya dikhususkan untuk wanita Dayak saja, untuk bahan dan pembuatanya sendiri tidak jauh berbeda dengan pakaian adat King baba.

Perbedaanya terdapat seperti penutup dada, stegen, kain bawahan, dan hiasan tambahan lain seperti manik-manik. Untuk aksesorisnya terdiri atas sebagai berikut ini :

  • Ikat kepala dengan bentuk segitiga dan berasal dari bulu burung enggang.
  • Gelang tangan yeng terbuat dari akar tanaman, hal ini dipercaya dapat menolak bala.
  • Kalung yang berasal dari kulit hewan, bisa juga dari akar kayu, hal ini dipercaya dapat menjauhkan diri dari roh-roh jahat.

“Begitah persamaan dan perbedaan pakain adat wanita Dayak yang biasa digunakannya”.

  1. Pakaian Adat Teluk Belangan dan Cekak Musang Melayu Sambas

Pakaian adat melayu sambas atau yang dikenalnya dengan teluk belangan atau yang dikenal lagi dengan pakaian adat Cekak Musang.

Jenis pakaian adat ini pada dasarnya berasal dari suku melayu sambas, sedangkan untuk bahan yang digunakannya berasal dari kain songket.

Pakaian Adat Kalimantan Tengah

Perubahan Pakaian Kalimantan Barat

Perubahan Pakaian Kalimantan Barat

Waktu yang terus berjalan, jaman yang terus mengalami kemajuan. Hingga pakaian adat kalimantan barat pun ikut pengalami sedikit banyak perubahan.

Yang pada kalanya pakaian tersebut belum terasa nyaman  kini sudah dapat dirasakan kenyamanannya, selain itu juga sudah terdapat banyak ragam jenis pakaian adat Kalimantan barat.

Hal ini disebabkan karena adanya kemajuan jaman yang sudah modern sehingga dapat mempengaruhi identitas dan bahan-bahan pakaian adat tersebut.

Namun, meski demikian ini pakaian adat kalimantan barat tidak merubah motif, bentuk, serta nilai-nilai leluhurnya. Untuk penjelasannya adalah sebagai berikut ini :

  • Bulang Buri dan King Buri, terbuat dari bahan buri atau kulit binatang seperti kerang laut pilihan.
  • Pakaian King Kabo’ berasal dari kata hantu raksasa yang berarti tinggi dan besar. Untuk bahanya berasal dari kulit kayu cawat, dan terdapat hiasan manik-manik yang berupa pita-pita rumbai, kain sungkit Brunei.
  • Pakaian King Tompang, dengan bahan yang berasal dari kain polos berwarna hitam dan biru. Untuk bahan lainnya berasal dari bahan yang berwarna merah atau yang biasa digunakan untuk pita. Sedangkan untuk banangnya sendiri memiliki jenis kain berwarna-warni.
  • Pakaian Indulu Manik, atau bahan pokok yang berasal dari kain lengkap dengan manik-manik lainnya dan ini berasal dari sarawak (Malaysia Timur).
  • Buang Kuureng, terbagi menjadi dua jenis yakni Kuurung sapek tangan atau jenis pakaian dengan gaya lengan pendek dan Kuurung langke tangan, atau jenis pakain dengan gaya lengan panjang. Untuk kedua bahan tersebut berasal dari belundru.

Pakaian Adat Jawa

Aksesoris Pakaian Adat Kalimantan Barat

Berikut merupakan aksesoris-aksesoris yang biasa dipakai untuk pelengkap pakaian adat Kalimantan barat, diantaranya adalah sebagai berikut :

  • King Baba
  • King Bibinge
  • Cekak Musang dan Teluk Belanga
  • Buang Kuurung
  • King Kabo’
  • King Buri dan Bulang Buri
  • King Tompang
  • Indulu Manik

Demikianlah pembahasan kali ini mengenai pakaian adat Kalimantan barat yang memiliki berbagai ragam jenis, dan tentunya sampai saat ini pakaian adat tersebut masih terus dilestarikan betapa hebatnya dan betapa luar biasanya masyarakat Kalimantan barat tersebut.

Seperti pada halnya dengan jenis pakaian adat King baba dan King bibinge yang merupakan salah satu kebanggaan suku Dayak, yang hingga bertahan sampai saat ini.

Sekian semoga sajian ini dapat bermanfaat untuk anda semua, sekian Terim Kasih.

Tags :

Bagikan Artikel