Mengenal Jenis-Jenis Pakaian Adat Banten Lengkap dengan Gambar

Diperbarui oleh Achlisia Putri ∙ January 27, 2023 ∙ 7 menit membaca

Pinhome – Perlu diketahui, bahwa pada masa silam, Banten adalah sebuah kota pelabuhan yang ramai dikunjungi oleh orang-orang dari seluruh dunia untuk melakukan kegiatan perdagangan. Jadi, pada zaman dahulu, Banten merupakan daerah bisnis tingkat dunia.

Masyarakat Banten khususnya suku Baduy masih mempertahankan baju adat yang sederhana. Selain masyarakat Baduy, sebagian masyarakat Banten juga masih menggunakan pakaian tradisional dalam ritual atau tradisi tertentu.

Baca Juga : Pakaian adat Jawa Barat

Pakaian Adat Banten

Banten merupakan salah kota dekat dengan pelabuhan yang selalu ramai oleh pengunjung atau orang-orang dari luar kota atau negeri untuk melakukan perdagangan. Tidak heran jika ada begitu banyak campuran kebudayaan adat di Banten.

Berikut adalah 3 jenis pakaian adat Banten yang perlu kamu ketahui:

  • Pakain Adat Pengantin
  • Pakaian Adat Pangsi
  • Pakaian Adat Baduy, yang dibagi menjadi dua macam, yaitu luar dan dalam

Baca juga: Pakaian Adat Aceh dan Penjelasannya

Pakaian Adat Pengantin

(Kompas)

Masyarakat Banten mempunyai pakaian adat tersendiri yang biasa dipakai oleh pengantin. Baju pengantin Banten terdiri dari pakaian tradisional pria dan wanita.

ada dasarnya, pakaian adat Banten memang sangat begitu mirip dengan pakaian pengantin adat Sunda. Hal ini dikarenakan dulunya pakaian adat Banten juga pernah dipengaruhi oleh adat Sunda.

Jadi tidak heran jika pakaian ini memiliki kemiripan dengan pakaian adat Sunda. Selain itu, pakaian adat untuk pria, biasanya memiliki pakaian perlengkapan pengantin tambahan yang digunakan di antaranya seperti:

  • Baju koko dengan kerah sebagai atasan
  • Kain samping sebagai bawahan
  • Penutup kepala
  • Sabuk atau ikat pinggang dari kain batik dengan motif serupa
  • Selop
  • Keris atau golok

Untuk pengantin pria Banten mengenakan pakaian tradisional berupa penutup kepala yang juga dikenal dengan istilah blankon, baju koko dengan kerah sebagai atasan, kain samping atau batik khas Banten sebagai bawahan, sabuk dari kain batik dengan motif yang sama.

Tidak lupa sebagai pelengkap atau aksesori terselip jenis senjata tradisional masyarakat Banten berupa sebilah parang, golok, atau keris di bagian pinggang. Sedangkan bagian bawah menggunakan selop sebagai alas kakinya.

Baju adat Banten untuk wanita juga memiliki pakaian perlengkapan pengantin yang biasa digunakan seperti:

  • Baju kebaya untuk bagian atasan
  • Kain samping atau bisa juga batik untuk bawahan
  • Selendang yang diselempangkan ke bahu
  • Penutup kepala biasanya terdiri atas kembang goyang yang berwarna keemasan dan terdapat sebuah susunan bunga melati yang biasa diselipkan di bagian sanggul.

Pakaian pengantin wanita adat Banten terdiri dari hiasan di kepala berupa kembang goyang dengan warna keemasan, rangkaian bunga melati yang diselipkan di sanggulnya. Kemudian dibagian badan mengenakan baju kebaya sebagai atasan, selendang diselempangkan ke bahu.

Kain samping atau batik sebagai busana bawahan. Demikian juga sebagai alas kaki dipakai selop berwarna hitam atau putih dan disesuaikan dengan warna atasan yang dipakai oleh pengantin wanita.

Baca Juga: Pakaian adat Jawa Tengah

Pakaian Adat Pangsi

(CNN)

Dalam kehidupan sehari-hari masyarakat Banten khususnya di wilayah pedesaan yang masih memegang adat istiadat serta memiliki pola hidup yang sederhana, pakaian adat banten masih dipakai. Pakaian yang digunakan masayrakat khsusunya oleh kaum laki-laki adalah baju pangsi.

Pangsi merupakan pakaian adat yang sangat dikenal di wilayah masyarakat sunda sebagai salah satu pakaian adat Jawa Barat. Namun, pada saat ini masyarakat Banten juga sudah menggunakan pakaian adat pangsi tersebut sebagai baju kesehariannya. Baju ini dipadukan dengan busana bawahan berupa celana komprang.

Bahkan ternyata pakaian adat pangsi ini juga sudah sering digunakan dalam sebuah latihan silat tradisional yang biasa sering digelar oleh masyarakat Banten. Selain itu, perlu kita ketahui bahwa sebutan pakaian adat pangsi juga merupakan singkatan dari Pangeusi Numpang ka Sisi yang memiliki makna pakaian penutup badan.

Untuk cara pemakaian, baju adat pangsi ini dengan cara dibelitkan dan menumpang seperti ketika kita memakai sarung. Lalu pakaian pangsi ini juga terdiri atas tiga susunan diantaranya ada tangtung, nangtung, dan samping. Untuk pakaian pangsi ini lebih di dikhususkan untuk digunakan kaum pria saja.

Baca Juga: Pakaian Adat Bengkulu

Pakaian Adat Baduy

pakaian adat banten suku baduy
(Kumparan)

Suku Baduy adalah suatu suku pedalaman yang sering dianggap sebagai suku asli masyarakat Banten. Suku ini masih memegang erat hukum adat istiadat dan menutup diri dari masyarakat luar dan kemajuan teknologi. Suku Baduy juga dibedakan menjadi dua macam yakni suku Baduy dalam dan luar.

Kendati demikian, dari sisi penerimaannya terhadap masyarakat dari luar, suku Baduy sendiri dibagi menjadi dua, yaitu suku Baduy Dalam yang sama sekali tidak mau berinteraksi dengan masyarakat luar, dan suku Baduy Luar yang masih mau berinteraksi tetapi dengan batas-batas tertentu. Dalam hal pakaian adat, kedua jenis suku Baduy ini juga mempunyai perbedaan cukup mencolok.

Pakaian adat Baduy merupakan salah satu pakaian yang biasa dikenakan oleh masyarakat asli Banten. Kedua jenis suku Baduy ini punya perbedaan pakaian yang akan dijelaskan sebagai berikut:

1. Pakaian Adat Baduy Dalam

(Kompas)

Suku Baduy Dalam memakai baju berwarna putih polos atau biasa disebut dengan jamang sangsang. Penamaan jamang sangsang ini sengaja disesuaikan dengan cara memakai pakaian tersebut, yakni dengan cara digantungkan di badan.

Pakaian jamang sangsang ini memiliki lubang di bagian lengan dan leher tanpa adanya kerah. Selain itu pakaian jamang sangsang ini juga tidak memiliki kancing dan saku. Dalam proses pembuatan baju jamang sangsang ini dijahit dengan menggunakan tangan dan untuk bahan sendiri terbuat dari pintalan kapas asli yang berasal dari hutan.

Sedangkan untuk menutupi badan bagian bawahnya, biasanya masyarakat suku Baduy menggunakan sarung yang berwarna hitam dan biru tua yang diikatkan di pinggang. Lalu ada juga ikat kepala yang terbuat dari kain putih yang biasa digunakan sebagai pembatas rambut.

Baju adat Baduy Dalam ini berwarna putih, karena bagi mereka warna putih memiliki makna filosofis bahwa mereka masih suci dan belum dipengaruhi budaya luar. Jadi mereka meskipun kelihatan terbelakang tetapi memegang prinsip yang kuat.

Masyarakat Baduy Dalam, khususnya bagi kaum wanita mengenakan busana seperti sarung dengan warna biru kehitam-hitaman mulai dari tumit sampai ke dada. Model, potongan dan warnanya sama , kecuali pada bajunya. Pakaian model seperti ini biasanya dikenakan untuk pakaian sehari-hari di rumah.

Baca Juga:

2. Pakaian Adat Baduy Luar

(Kompas)

Pakaian tradisional Banten khususnya suku Baduy Luar mempunyai desain yang terkesan lebih dinamis. Untuk laki-laki dari suku Baduy Luar mengenakan baju hasil jahitan mesin, mempunyai kancing dan kantong, bahannya juga tidak terpaku harus berupa kapas murni. Baju yang memiliki warna hitam ini disebut dengan nama baju kampret (baju kelelawar).

Di masyarakat Baduy luar ini kita bisa menemukan berbagai jahitan mesin, kancing, kantong, selain itu bahan yang digunakan juga beragam. Selain itu kamu juga dapat membedakan orang suku Baduy Luar dengan orang suku Baduy Dalam dari ikat kepala yang digunakan.

Biasanya ikat kepala yang digunakan oleh orang suku Baduy Luar berwarna biru tua dan bermotif batik. Sedangkan untuk orang suku Baduy Dalam umumnya menggunakan ikat kepala dengan warna putih.

Untuk busana adat kaum wanita, suku Baduy Dalam maupun Baduy Luar tidak mempunyai perbedaan yang terlalu mencolok. Corak Kain sarung atau kain wanita hampir sama coraknya, yakni dasar hitam dengan garis-garis putih, sedangkan selendang berwarna putih, biru, yang dipadukan dengan warna merah.

Baca Juga : Pakaian Adat Dayak Lengkap dengan Gambar

Baju Adat Banten Modern

(Shopee)

Masyarakat Banten memang memiliki pakaian adat tersendiri yang umumnya digunakan untuk acara pernikahan atau pengantin. Baju pengantin Banten terdiri atas pakaian adat pria yang dilengkapi berbagai aksesoris lainya seperti halnya dengan penutup kepala, baju koko, kain samping, ikat pinggang, selop.

Sedangkan untuk wanita ada hiasan-hiasan yang berupa seperti kembang goyang, rangkaian bunga melati, kebaya, selendang, busana bawahan, dan selop. 

Untuk baju adat Banten modern saat ini terdapat tambahan aksesori-aksesori lainya yang tujuanya untuk mempercantik tampilan. Namun pada dasarnya bahan dan motifnya tetaplah sama dengan baju adat Banten yang pada sebelumnya.

Nah, itu dia pembahasan mengenai pakaian adat Banten yang lengkap dengan penjelasanya. Dari situ semoga kita semakin dapat menambah kesadaran terhadap budaya bangsa sendiri yang tentunya memiliki makna dan bernilai seni tinggi terutama untuk pakaian adat di nusantara ini.

Baca juga:


Temukan beragam pilihan rumah terlengkap seperti pada perumahan Griya Cinere di daftar properti & iklankan properti kamu di Jual Beli Properti Pinhome. Bergabunglah bersama kami di aplikasi Rekan Pinhome untuk kamu agen properti independen atau agen kantor properti. 

Kamu juga bisa belajar lebih lanjut mengenai Properti di Property Academy by Pinhome. Download aplikasi Rekan Pinhome melalui App Store atau Google Play Store sekarang!

Hanya di Pinhome.id yang memberikan kemudahan dalam membeli properti. Pinhome – PINtar jual beli sewa properti.

Editor: Nurchalimah

Source Feature Image: Java Travel

Artikel Pilihan

Berita Pinhome
Berita Pinhome Hadir di Denpasar, Pinhome Home Service Solusi Satu Langkah Mudah Bersih-Bersih Rumah

Jakarta, 9 Juli 2021 – Layanan Pinhome Home Service (PHS), hasil kolaborasi Pinhome dengan PT. Ap

Berita Pinhome
Berita Pinhome Hadir di Bandar Lampung dan Yogyakarta, Pinhome Home Service: Solusi Satu Langkah Mudah Bersih-bersih Rumah

Jakarta – Layanan Pinhome Home Service (PHS), hasil kolaborasi Pinhome dengan PT. Aplikasi 

Berita Pinhome
Berita Pinhome Buka Booth Free Massage di Acara CoHive Pop Up Market, Layanan Pinhome Home Service Diminati Lebih dari 150 Orang

Jakarta, 14 Juli 2022 - Pinhome selaku e-commerce properti, penyedia jasa rumah tangga, dan gaya hi

Berita Pinhome
Berita Pinhome KPR Lewat Pinhome, Agen Properti Bisa Klaim Seluruh Komisi!

Jakarta, 9 Agustus 2021 – Pinhome sebagai e-commerce properti memiliki misi untuk menjadikan prop

Berita Pinhome
Berita Pinhome Mau Bangun Usaha? Berikut Tips Pengecekan Properti untuk Tempat Usaha dari Pinhome

Jakarta, 1 November 2021 – Memahami aspek hukum pada properti merupakan hal yang krusial sebelum

Artikel Terkini

Arsitektur & Desain
Arsitektur & Desain 5 Desain Rumah Kayu Ulin yang Mewah

Memiliki rumah dengan nuansa alami yang sejuk dan segar sepertinya terlihat sangat menyenangkan, ya

Hobi
Hobi 13 Jenis Peralatan Gym di Rumah

Melakukan olahraga sebenarnya tidak harus selalu ke luar rumah, juga tidak melulu harus memakai ala

Arsitektur & Desain
Arsitektur & Desain Apa Saja Manfaat dan Kegunaan Rumah Joglo? Catat Ya!

Ada banyak sekali rumah adat yang bisa kamu temui di Indonesia, Pins. Salah satunya adalah rumah Jo

Finansial
Finansial Program dari BJB KPR Gaul untuk Para Millenial

Kabar gembira untuk para milenial dengan gaji minimal Rp3 juta, sekarang bisa banget untuk punya ru

Finansial
Finansial Apakah Rumah KPR Non Subsidi Boleh Direnovasi?

Kamu mungkin bertanya-tanya, apakah rumah KPR non subsidi boleh direnovasi? Apakah jika melakukanny

Ikuti Media Sosial Kami

Pinhome Indonesia