Otonomi daerah dan munculnya Euforia kebebasan era reformasi

Diperbarui oleh ∙ November 8, 2022 ∙ 3 menit membaca

Sejarah Negara Com – Era reformasi ditandai oleh bangkitnya demokrasi. Peran pemerintah pusat yang besar serta menjadi titik sentral yang menentukan gerak kehidupan daerah harus segera diakhiri. Oleh karena itu, lahirlah UU Nomor 22 Tahun 1999 tentang Pemerintahan Daerah dan UU Nomor 23 Tahun 1999 tentang Perimbangan Keuangan antara Pemerintah Pusat dan Daerah.

Undang-undang itu memberikan kewenangan luas kepada daerah untuk mengatur serta mengurus kepentingan masyarakat setempat sesuai dengan prakarsa, aspirasi masyarakat yang sejalan dengan semangat demokrasi.

Seiring dengan perjalanan waktu, kebijakan tersebut menuai banyak persoalan. Persoalan-persoalan yang muncul antara lain masalah koordinasi antar daerah otonom tingkat provinsi dan kabupaten, munculnya raja-raja kecil di daerah yang cenderung mengabaikan nilai etik dalam berpolitik, sulitnya pengawasan daerah otonom dan lain sebagainya.

Kebijakan Otonomi Daerah

Pemerintah kemudian mengeluarkan kebijakan baru mengenai Otonomi Daerah, yaitu dengan pemberlakuan UU No. 32/2004 tentang Pemerintahan Daerah dan UU No. 33/2004 tentang Perimbangan Keuangan Antara Pemerintahan Pusat dan Daerah.

Semangat yang terkandung dalam Undang-Undang tersebut tidak ditujukan untuk melakukan \\\\\\\\\\\\\\\”resentralisasi\\\\\\\\\\\\\\\” atas apa yang telah didesentralisasikan, namun lebih ditujukan untuk mengurangi dampak negatif dan menambah manfaat positif dari otonomi daerah sebagai salah satu agenda utama reformasi.

Munculnya Euforia kebebasan

Era reformasi adalah era keterbukaan untuk menyampaikan aspirasi dan pendapat terhadap perkembangan politik maupun kritik terhadap kinerja aparatur negara. Orde reformasi telah memberi peluang yang besar bagi masyarakat untuk ikut serta dalam memberikan tanggapan kritik terhadap pemerintah.

Hal ini disebabkan karena tidak ada lagi sistem yang mengekang kebebasan berpendapat dan berbicara, baik secara represif maupun preventif seperti halnya dalam masa pemerintahan Orde baru. Dengan adanya era keterbukaan dan kebebasan tersebut telah berdampak pada munculnya aksi-aksi unjuk rasa terhadap kinerja pemerintah.

Masa Awal Reformasi

Pada awal reformasi, setiap hari hampir terjadi aksi unjuk rasa. Unjuk rasa itu ditujukan hanya kepada pemerintah namun juga instansi lainnya yang dianggap tidak dapat dipercaya dan merugikan kepentingan masyarakat.

Namun, disinyalir ada sebagian dari aksi-aksi tidak murni dilakukan oleh pengunjuk rasa, melainkan hanya merupakan aksi yang mengemban kepentingan-kepentingan kelompok tertentu. Di antara para demonstran tersebut adalah orang-orang bayaran yang pada umumnya pengangguran yang jumlahnya semakin meningkat akibat badai krisis moneter yang melanda Indonesia saat itu.

Baca juga: Kebebasan pers Indonesia setelah reformasi

Reformasi sebagai era keterbukaan banyak dimaknai oleh masyarakat sebagai kebebasan yang berlebihan. Masyarakat terjebak oleh euforia kebebasan yang telah menimbulkan bahaya disintegrasi nasional dan sosial. Konflik-konflik di Ambon, Poso, Sambas, dan Sampit merupakan contoh gejolak sosial di daerah yang dapat menimbulkan disintegrasi nasional dan sosial.

Baca juga artikel yang membahas seputar reformasi serta pengaruh dan akibatnya pada artikel di bawah ini:

Tags :

Artikel Pilihan

Berita Pinhome
Berita Pinhome Hadir di Denpasar, Pinhome Home Service Solusi Satu Langkah Mudah Bersih-Bersih Rumah

Jakarta, 9 Juli 2021 – Layanan Pinhome Home Service (PHS), hasil kolaborasi Pinhome dengan PT. Ap

Berita Pinhome
Berita Pinhome Hadir di Bandar Lampung dan Yogyakarta, Pinhome Home Service: Solusi Satu Langkah Mudah Bersih-bersih Rumah

Jakarta – Layanan Pinhome Home Service (PHS), hasil kolaborasi Pinhome dengan PT. Aplikasi 

Berita Pinhome
Berita Pinhome Buka Booth Free Massage di Acara CoHive Pop Up Market, Layanan Pinhome Home Service Diminati Lebih dari 150 Orang

Jakarta, 14 Juli 2022 - Pinhome selaku e-commerce properti, penyedia jasa rumah tangga, dan gaya hi

Berita Pinhome
Berita Pinhome KPR Lewat Pinhome, Agen Properti Bisa Klaim Seluruh Komisi!

Jakarta, 9 Agustus 2021 – Pinhome sebagai e-commerce properti memiliki misi untuk menjadikan prop

Berita Pinhome
Berita Pinhome Mau Bangun Usaha? Berikut Tips Pengecekan Properti untuk Tempat Usaha dari Pinhome

Jakarta, 1 November 2021 – Memahami aspek hukum pada properti merupakan hal yang krusial sebelum

Artikel Terkini

Finansial
Finansial 9 Bank dengan Penawaran KPR Terbaik

Kredit Pemilikan Rumah atau KPR menjadi solusi terbaik untuk kamu yang ingin memiliki rumah idaman

Finansial
Finansial Cicilan DP Rumah Sebaiknya ke Developer atau Bank Ya?

Sekarang, bank bukan lagi menjadi satu-satunya tempat yang menawarkan uang muka tanpa bunga atau ci

Finansial
Finansial Cara Mengajukan Permohonan Keringanan Cicilan untuk KPR BTN

Membeli rumah dengan KPR, misalnya di Bank BTN membuat kamu wajib melakukan pembayaran cicilan seti

Gadget
Gadget 9 Cara Membuat PowerPoint di HP, Lengkap dan Mudah

Membuat presentasi dadakan akan sangat mudah jika dilakukan lewat HP. Hal ini dapat dilakukan tanpa

Finansial
Finansial Apakah Ada Cara KPR Rumah Bekas Tanpa DP? Ini Jawabannya

Cara KPR rumah bekas tanpa DP kini jadi incaran karena bisa jadi pilihan tepat untuk mereka yang in

Ikuti Media Sosial Kami

Pinhome Indonesia