Pinhome

  • Blog
  • Berita Pinhome
  • Nyaman di Rumah dengan Gaya Hidup Berkelanjutan – Bersama Denia Isetianti Founder Cleanomic

Berita Pinhome

Nyaman di Rumah dengan Gaya Hidup Berkelanjutan – Bersama Denia Isetianti Founder Cleanomic

Dipublikasikan oleh Pinhome ∙ 12 May 2021 ∙ 3 menit membaca

Belakangan ini istilah ‘berkelanjutan’ semakin sering muncul di jagad maya. Pembahasannya yang mencakup seputar kesadaran akan memburuknya krisis iklim global serta pelestarian lingkungan sudah mulai menjamur. Sebenarnya, apa yang dimaksud dengan ‘berkelanjutan’? Bagaimana hal tersebut lambat laun dianggap sebagai sebuah gaya hidup? Yuk, simak cerita berikut ini!

Pinhome — Menciptakan rasa nyaman pada tempat tinggal tentu membutuhkan perhatian khusus. Mulai dari dekorasi interior hingga pemilihan tipe pagar rumah yang cocok. Tetapi pada praktiknya, kita hanya fokus menciptakan suasana rumah yang nyaman dan mengesampingkan nilai berkelanjutan atau sustainability.  

Contoh paling sederhana misalnya berbelanja kebutuhan rumah menggunakan plastik. Plastik yang pada akhirnya sering menjadi sampah membutuhkan waktu yang sangat lama untuk dapat terurai sepenuhnya. Mendaur ulang dan mengurangi penggunaan plastik sangat penting mengingat krisis iklim global yang semakin memburuk. Pada akhirnya, membangun kebiasaan untuk mengurangi penggunaan plastik bisa jadi langkah preventif menjaga lingkungan rumah dan sekitar.

Mengulas Gaya Hidup Berkelanjutan ala Minisposible House

Pada 1 April 2021 silam, Property Academy by Pinhome berkesempatan berbincang dengan Denia Isetianti yang merupakan founder dari Cleanomic – sebuah wadah media sosial yang aktif membahas sekaligus menginspirasi masyarakat Indonesia untuk turut serta mendukung perekonomian hijau dan berkelanjutan. 

Pada kelas tersebut, Denia membagikan cerita serta tips mengenai penerapan gaya hidup berkelanjutan ala Minisposible House alias rumah yang ditinggali bersama keluarganya. Minisposible House sendiri merupakan rumah yang mengadopsi konsep rumah ramah lingkungan. Menurutnya, tempat tinggal tidak hanya harus memberikan rasa nyaman bagi pemiliknya, namun juga mampu mengurangi jejak karbon sehari-hari. 

Denia mengawali pembahasan tersebut dengan menjelaskan konsep Zero Waste Home yang terdapat pada buku karangan Bea Johnson. Zero Waste Home: The Ultimate Guide to Simplifying Your Life by Reducing Your Waste menjelaskan bahwa terdapat prinsip-prinsip yang digunakan dalam mengurangi sampah yang terdapat pada rumah kita, yaitu prinsip 5R (Refuse, Reduce, Reuse, Recycle dan Rot). 

Mengelompokkan Sampah Organik Anorganik

Prinsip-prinsip tersebut kemudian menginspirasi Denia akan sistem pemilahan sampah yang efektif bagi Minisponsible House. Menciptakan sistem pemilahan sampah pada dasarnya tidak memerlukan persiapan yang rumit. Pemilik hanya perlu menyiapkan wadah bagi jenis sampah organik dan sampah anorganik. 

Sampah Organik

Sampah organik mencakup sampah yang mudah terurai seperti sisa sayur mayur atau organisme hidup maupun yang pernah hidup. 

Sampah Anorganik

Sedangkan sampah anorganik mencakup sampah yang sulit terurai seperti plastik dan pada umumnya merupakan hasil dari campur tangan manusia. 

Bahkan jika masih ragu dengan pengkategoriannya, saat ini sudah banyak organisasi-organisasi yang mampu menampung sampah-sampah tersebut untuk diolah atau diperbaharui. 

Tips Gaya Hidup Berkelanjutan yang Hemat Energi

Selain itu, Denia juga membagikan tips-tips lain dalam menerapkan gaya hidup berkelanjutan yang ramah lingkungan. Caranya dengan memperhatikan beberapa faktor yang dapat meningkatkan jejak karbon sehari-hari seperti penggunaan energi dan air. 

Jejak karbon paling tinggi dalam konsumsi rumah tangga merupakan jejak energi – yang salah satu sumber terbesarnya adalah penggunaan peralatan elektronik. Untuk mengurangi jejak karbon tersebut, Denia menggunakan solar panel yang dapat menghasilkan energi terbarukan dan menghemat biaya listrik. 

Poin terakhir adalah air. Penghematan air tidak hanya dapat dilakukan dengan sekedar mengurangi penggunaannya. Tetapi, pemilik rumah dapat mempertimbangkan sistem air yang dapat menghemat dan mendaur ulang grey water secara terintegrasi. Seperti yang dilakukan Denia di Minisposible House-nya yaitu memanen air hujan dan mengumpulkan air bekas cuci piring dan mandi ke dalam satu tangki untuk kemudian disaring dan digunakan sebagai flush air toilet. 


Temukan beragam pilihan rumah terlengkap di Daftar Properti & iklankan properti Kamu di Jual Properti. Bergabunglah bersama Kami di aplikasi Rekan Pinhome untuk Anda Agen properti independen atau Agen kantor properti.

Hanya di Pinhome.id yang memberikan Anda kemudahan membeli properti. Pinhome – PINtar jual beli sewa properti.

Bagikan Artikel