Cara Merawat Anakan Murai Batu Usia 7-30 Hari - Pinhome

Pinhome

Cara Merawat Anakan Murai Batu Usia 7-30 Hari

Dipublikasikan oleh Mega Puspita Ratna ∙ 22 August 2021 ∙ 4 menit membaca

Anakan Murai Batu – Setiap orang memiliki cara yang berbeda dalam merawat anakan Murai Batu. Meskipun begitu, ada beberapa faktor penting yang harus dilakukan dalam merawat lolohan Murai Batu. Salah satunya adalah mengetahui usia lolohan tersebut.

Perlu diingat bahwa lolohan burung Murai Batu yang berusia kurang dari 7 hari akan berbeda perawatannya dengan trotol Murai Batu yang berusia lebih 7 hari.

Selain dari segi pakan yang berbeda, waktu pemberian pakan dan lingkungan juga akan mempengaruhi sukses atau tidaknya dalam memelihara anakan burung murai batu.

Berbeda dengan burung Lovebird. Jika Lovebird harus diloloh oleh manusia agar induk cepat produksi, burung Murai Batu justru tak akan mau menerima lolohan dari manusia.

Untuk meloloh anakan Murai Batu idealnya sejak antara umur 7-10 hari. Usia lolohan Murai Batu kurang dari 7 hari merupakan fase kritis, dimana jika kamu melakukan sedikit saja kesalahan dalam perawatannya, maka lolohan Murai Batu akan merasa kelaparan, hingga mati.

Apalagi jika perawatan yang kamu berikan kurang intensif, maka anakan Murai Batu bisa cacat dan kemudian lumpuh. Oleh sebab itu, merawat anakan Murai Batu tidak boleh asal-asalan. Berikut ini cara merawat anakan Murai Batu yang baik dan benar.

Cara Merawat Anakan Murai Batu Usia 7 hari

anakan murai batu
(Shutterstock)

Selain waktu pelolohan yang harus konsisten, kamu juga harus memberikan menu makanan yang baik untuk anakan Murai Batu. Tepat pada usia 7 hari, kamu bisa memberinya kroto.

Kroto yang diberikan juga harus segar dan baru. Selain itu, semut-semut yang masih menempel pada kroto sebaiknya dibersihkan terlebih dahulu. Pemberian kroto bisa dilakukan mulai pukul 06.00 pagi hingga pukul 06.00 sore, dengan jeda waktu kurang lebih satu jam sekali.

Oh ya, jangan lupa untuk mencelupkan kroto ke dalam air matang sebelum dilolohkan ke anakan Murai Batu. Tujuannya, agar kroto yang bersifat lengket tidak menyangkut di kerongkongan.

Dengan diberi air matang, maka kroto menjadi licin dan mudah masuk ke kerongkongan. Satu hal yang perlu kamu perhatikan, jangan terlalu banyak memberikan kroto pada anakan Murai Batu. Sebab, organ pencernaannya belum berfungsi secara sempurna.

Baca juga : Jenis murai batu dan ciri-cirinya

Perawatan Anakan Murai Batu Usia 8-14 Hari

Setelah seharian diloloh menggunakan kroto, pada hari ke-8, kamu bisa mengombinasikan kroto dengan voer. Saat dicampur dengan voer, maka campurlah voer dengan air hangat supaya lebih halus.

Jika ada sebagian voer yang tak bisa halus, maka singkirkan bagian voer yang kasar dan hanya berikan yang halus saja. Walau sudah bisa dicampur dengan voer, kamu tetap tidak boleh terlalu banyak memberikan voer.

Gunakan kombinasi voer dan kroto sekitar 30:70. Kombinasi ini untuk sekali makan dan harus habis dalam kurun waktu 15-20 menit.

Baca juga : Cara meloloh anakan lovebird dari usia 0 hari

Perawatan Anakan Murai Batu Usia 15-30 Hari

Saat memasuki usia 15 hari, porsi pemberian voer bisa ditambah menjadi 50:50. Lalu, setelah hari ke-21 atau 22, barulah kamu dapat memberinya jangkrik. Jangkriknya pun tidak boleh terlalu besar, kalau bisa pilih yang lolohan saja. Di samping itu, pemberian jangkrik sebaiknya dilakukan menggunakan lidi dan sejenisnya agar anakan Murai Batu tidak manja.

Dengan memberi makanan tidak langsung menggunakan tangan, maka lolohan Murai Batu akan semakin mandiri. Jika sudah mandiri, pada usia lebih dari 30 hari, kamu bisa memindahkannya ke sangkar pribadi untuk menghindari pertengkaran dengan anakan Murai Batu yang lain.

Demikian beberapa cara merawat anakan Murai Batu usia 7-30 hari yang dapat kami berikan. Demoga bermanfaat ya Pins!


Temukan beragam pilihan rumah terlengkap seperti perumahan Citra Indah di daftar properti & iklankan properti kamu di Jual Beli Properti Pinhome. Bergabunglah bersama kami di aplikasi Rekan Pinhome untuk kamu agen properti independen atau agen kantor properti. 

Kamu juga bisa belajar lebih lanjut mengenai Properti di Property Academy by Pinhome. Download aplikasi Rekan Pinhome melalui App Store atau Google Play Store sekarang!

Hanya di Pinhome.id yang memberikan kemudahan dalam membeli properti. Pinhome – PINtar jual beli sewa properti.

Tags :

Bagikan Artikel