Pinhome

Tips Properti

Memulai Langkah Menjadi Agen Properti, Ini Caranya!

Dipublikasikan oleh Puri ∙ 21 November 2020 ∙ 5 menit membaca

Properti merupakan sektor bisnis yang bisa mendatangkan keuntungan besar, termasuk untuk para agen properti. Simak artikel ini untuk mengetahui informasi lengkap memulai langkah menjadi agent properti!

Pinhome — Industri properti merupakan area bisnis yang selalu “subur”. Selain merupakan kebutuhan primer, properti juga bisa menjadi aset dan investasi yang mendatangkan keuntungan; tak hanya untuk para pemilik, tapi juga untuk para pelaku usaha di bidang tersebut termasuk agen properti.

Komisi Agen Properti

Sebagai seorang agen properti, Anda akan mendapatkan tambahan penghasilan selain gaji berupa komisi. Besaran komisi ini pun sudah diatur dalam Permendag No.51 Tahun 2017 tentang Perusahaan Perantara Perdagangan Properti. Dalam peraturan tersebut tertulis bahwa komisi seorang agen properti berkisar antara 2 hingga 5 persen dari nilai transaksi. Ini berarti jika Anda menjual sebuah properti senilai 1 milyar, berarti Anda berpotensi membawa pulang komisi senilai 50 juta rupiah!

Namun, jumlah ini tentu tergantung beberapa hal; misalnya perjanjian antara pemilik dengan agent properti, jenis layanan yang Anda lakukan, lisensi, dan sebagainya. Inilah pentingnya Anda mengetahui langkah-langkah yang tepat untuk menjadi agen properti.

Langkah-langkah Menjadi Agen Properti

agen properti

1. Dapatkan lisensi sebagai real estate broker

Tahukah Anda bahwa agent properti juga memiliki sertifikasi tersendiri? Supaya lebih dipercaya oleh calon pembeli, Anda dapat mengambil sertifikasi bagi para agen properti melalui Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) Broker Properti. Terdapat 3 skema sertifikasi profesi broker properti, yaitu:

a. Broker properti, yang digunakan pada pekerjaan penjualan, pembelian, penyewaan/kontrak, dan tukar-menukar properti;

b. Manajemen broker properti, yang digunakan pada pekerjaan sebagai pengelola kantor broker properti;

c. Manajemen properti investasi, yang digunakan pada pekerjaan investasi dan konsultasi manajemen di penjualan, pembelian, penyewaan/kontrak properti.

Di masa pandemi ini, LSP Broker Properti juga mengadakan uji sertifikasi kompetensi secara daring. Informasi lengkap mengenai pendaftaran dapat dilihat pada tautan berikut ini.

2. Mencari kantor agen properti

Profesi sebagai agen properti memang dapat dilakukan secara freelance. Namun, untuk langkah awal sebaiknya Anda bergabung ke sebuah kantor agen properti. Carilah kantor properti yang terpercaya dengan kredibilitas baik. Mulailah dengan membaca ulasan di internet; melalui media sosial, blog, atau ulasan orang lain di forum-forum terbuka untuk agent properti.

Indikasi sebuah kantor agent properti yang baik antara lain adalah:

a. Memberikan pelatihan rutin untuk menambah kapabilitas Anda sebagai agen properti;

b. Ada pendampingan untuk calon agen/agen baru;

c. Transparansi dalam pembagian komisi.

Anda juga dapat bergabung dalam platform properti digital, seperti Pinhome. Dengan bergabung menjadi Rekan Pinhome, Anda akan mendapatkan pendampingan serta memiliki komunitas jaringan profesional dengan agen-agen properti lain di seluruh Indonesia. Anda juga dapat mengakses aplikasi untuk membuat listing digital, mengunggah listing seken, dibantu dalam pemasaran melalui digital marketing, dan masih banyak lagi.

3. Siapkan modal awal

Dalam profesi apapun, tentu Anda membutuhkan modal awal. Untuk membangun reputasi serta kredibilitas dan kemampuan sebagai seorang agen properti, Anda mungkin harus mengikuti kelas-kelas tertentu atau mengambil sertifikasi profesi yang membutuhkan biaya. Anda juga dapat menginvestasikan modal awal ini ke sebuah domain website atau membayar vendor iklan, brosur, dan sebagainya. Anda harus cermat dalam mengatur semua pengaturan ini supaya cash flow Anda tetap sehat.

4. Bergabung dengan komunitas agen properti serta Asosiasi Real Estate Broker Indonesia (AREBI)

Menjalin relasi dengan rekan sejawat adalah salah satu hal wajib sebagai agent properti. Dengan bergabung dalam sebuah komunitas agent properti, Anda mendapatkan pengetahuan-pengetahuan baru yang belum tentu Anda dapatkan dalam sekolah formal. Anda juga bisa mengetahui masalah-masalah yang muncul di dunia nyata serta cara penyelesaiannya.

Selain itu, membangun relasi dengan sesama agen properti dapat membuka kesempatan-kesempatan baru di beberapa proyek, sehingga perlahan Anda dapat membangun portofolio. Anda juga dapat menambah portofolio ini melalui orang-orang terdekat, seperti keluarga atau sahabat, apabila ada yang ingin menjual properti mereka.

Asosiasi Real Estate Broker Indonesia (AREBI) sudah berdiri sejak tahun 1992 dan menaungi lebih dari ratusan agen properti di seluruh Indonesia. Mereka menjadi pelindung profesi serta memastikan profesi real estate di Indonesia sesuai dengan kode etik. Jika Anda sudah berlisensi dan tergabung dalam AREBI, tentu hal ini akan meningkatkan reputasi Anda di depan para calon pembeli.

5. Memanfaatkan teknologi dan internet

Di zaman sekarang tentu semua orang tidak asing dengan internet. Pun masih banyak calon pembeli yang mencari rumah idaman mereka melalui cara ini. Oleh sebab itu, tak ada salahnya Anda juga memanfaatkan internet untuk membantu karir Anda sebagai agent properti.

Buatlah akun media sosial untuk mengunggah listing, buatlah sebuah website untuk memamerkan portofolio, serta bagikan pengalaman Anda melalui sebuah blog jika memungkinkan. Jika Anda mudah ditemukan di internet untuk hal-hal yang positif, tentu reputasi Anda akan nampak lebih baik.

Skill dan Pengetahuan Wajib Agen Properti

agen properti online

Agen properti merupakan sebuah profesi di mana Anda harus senantiasa bertemu dan berkomunikasi dengan orang-orang baru, menjalin relasi, serta membangun reputasi yang baik. Beberapa skill yang wajib dimiliki oleh seorang agent properti adalah kemampuan bernegosiasi, skill marketing dan sales, serta kemampuan berkomunikasi dengan berbicara serta mendengar keluhan dan keinginan customer.

Sementara pengetahuan yang harus Anda miliki adalah pengetahuan tentang aspek legal, terutama di bidang properti, pengetahuan tentang penilaian properti, serta pengetahuan finansial untuk membantu calon pembeli. Jika Anda benar-benar dapat mengakomodasi seluruh informasi yang diinginkan calon pembeli, tentu mereka akan lebih nyaman dan percaya untuk melakukan transaksi properti dengan Anda.


Itulah informasi awal yang Anda butuhkan untuk mengawali langkah Anda menjadi seorang agent properti. Semoga sukses dalam menapaki karir baru Anda! Download aplikasi Rekan Pinhome melalui App Store dan Google Play Store sekarang juga!

Temukan beragam pilihan rumah terlengkap di Daftar Properti & iklankan properti Kamu di Jual Properti. Bergabunglah bersama Kami di aplikasi Rekan Pinhome untuk Anda Agent properti independen atau Agen kantor properti.

Hanya di Pinhome.id yang memberikan Anda kemudahan membeli properti. Pinhome – PINtar jual beli sewa properti.

Tags :

Bagikan Artikel