Memilih Software Pendidikan Terbaik untuk Guru - Pinhome

Pinhome

  • Blog
  • Edukasi
  • Memilih Software Pendidikan Terbaik untuk Guru

Memilih Software Pendidikan Terbaik untuk Guru

Dipublikasikan oleh Eka Mandala ∙ 22 August 2021 ∙ 4 menit membaca

Ruang kelas tradisional perlahan mengalami transformasi, menggunakan teknologi untuk menghemat waktu, dan menghasilkan hasil yang lebih baik. Artikel ini menguraikan berbagai kebutuhan dan tantangan yang dihadapi pendidik di sektor korporasi, dan menawarkan panduan dalam memilih software pendidikan terbaik.

3 Ketakutan Umum Guru: Memilih software Pendidikan Terbaik adalah solusinya

Kelas terbalik adalah pendekatan populer untuk mengajar dan belajar, di mana guru dapat mendigitalkan kuliah mereka dan menggunakan kembali waktu mengajar tradisional untuk percakapan yang bermakna dengan siswa.

Kami tidak menganjurkan penggantian ruang kelas atau guru dengan teknologi; itu tidak bekerja seperti itu. Kami sangat menghargai peran guru dalam organisasi apa pun.

Namun kami menyarankan agar guru menggunakan kekuatan teknologi untuk mendigitalkan aspek pekerjaan mereka, seperti kuliah, catatan, dan koreksi, serta menggunakan waktu berharga mereka dalam interaksi dan penelitian siswa.

Bagaimana Anda memilih perangkat lunak untuk memulai proses ini? Berdasarkan riset pasar dan pengguna, kami telah mengidentifikasi beberapa kebutuhan yang mengarahkan guru untuk menggunakan software pendidikan.

Baca juga: 11 Alat Pendidikan Digital Untuk Guru Dan Siswa

Studi Kasus: Apa Tantangannya?

Berikut adalah studi kasus dari seorang guru biasa yang bercita-cita untuk menggunakan teknologi di kelas terbalik, tetapi menghadapi sejumlah tantangan. Sebut saja dia Rebecca Green:

Rebecca Green

Rebecca Green adalah seorang guru sekolah menengah atas yang ambisius yang berbasis di Cambridge, Inggris. Dia ingin menerapkan pendekatan kelas terbalik dan ingin memadukan praktik pengajarannya dengan keseimbangan yang tepat dari alat eLearning.

Dia memiliki paparan TI yang sangat terbatas, dan tidak punya waktu untuk mengadopsi teknologi eLearning yang rumit. Namun, dia merasakan nilai yang sangat besar dalam mendigitalkan kuliahnya dan mengintegrasikan aset pembelajarannya saat ini ke dalam format online yang dapat dirujuk oleh siswanya dengan nyaman.

Dengan cara ini, dia berencana untuk membebaskan waktu kuliahnya dan menghabiskan waktu yang bermakna dengan siswa, membantu mereka untuk memikirkan tugas dan praktik mereka.

Ini harus bertindak sebagai daftar belanja yang menjelaskan apa yang sebenarnya Anda inginkan.

Mari kita atasi ketakutan dan frustrasinya yang umum:

Ketakutan 1: Hambatan Teknis

Desain, penulisan, dan alat manajemen pembelajaran telah berkembang pesat. Banyak yang mempertimbangkan kebutuhan akan kesederhanaan, dan menawarkan antarmuka WYSIWYG (Apa yang Anda Lihat adalah Apa yang Anda Dapatkan) di mana elemen dapat diatur ulang dan konten ditulis secara instan.

Pilih alat yang:

  • Hindari jargon teknis, jika lebih sulit daripada PowerPoint, pindah ke alat yang berbeda.
  • Menawarkan pembuatan konten bebas kode dan menawarkan antarmuka pengguna yang intuitif, sehingga guru dapat membalik kelas dengan mudah, tanpa menghabiskan terlalu banyak waktu untuk mencari tahu alur kerja baru.
  • Biarkan guru menulis dan mempublikasikan langsung, tanpa kerumitan coding dan mengunggah ke sistem manajemen pembelajaran. Selain itu, pastikan alat tersebut cocok untuk dipublikasikan di setiap perangkat: Ponsel cerdas, tablet, dan desktop.

Baca juga: 5 kelebihan dan 3 kekurangan Software Pendidikan

Ketakutan 2: Adopsi Alat Baru – Kurva Pembelajaran Curam Dan Terlalu Banyak Fitur

Banyak alat authoring datang dengan sejumlah fitur termasuk interaksi pelajar, animasi, swatch warna, karakter, dan elemen game. Ini berharga dalam hal menciptakan keterlibatan pelajar dalam lingkungan asinkron tanpa guru. Namun, kelas terbalik menawarkan ruang lingkup yang signifikan untuk interaksi guru-siswa, sehingga tidak perlu rangkaian fitur yang kaya.

Pilih alat pembuatan sederhana dan minimalis seperti Easygenerator, dengan antarmuka yang tidak masuk akal dan fitur interaksi dasar yang memungkinkan Anda fokus pada pembuatan konten. Ini akan memungkinkan Anda:

  • Integrasikan materi yang ada ke dalam Word, PowerPoint, atau file media lainnya.
  • Berkolaborasi di ruang kerja bersama, sehingga semua guru dapat menggunakan kurikulum terbaru yang sama dan meningkatkan kualitas pelajaran mereka secara keseluruhan.
  • Tambahkan kuis mudah dan penilaian lain untuk berlatih.
  • Lacak kemajuan siswa dengan fungsi laporan.

Ketakutan 3: Instalasi Kompleks Dan Ketergantungan TI

Pilih alat yang mendukung berikut ini:

  • Akses berbasis web, tidak melibatkan instalasi atau plugin. Ini mudah untuk memulai dan membutuhkan waktu belajar yang sangat sedikit.
  • Hosting satu klik sederhana, sehingga konten Anda tidak rentan terhadap kegagalan perangkat keras. Easygenerator memiliki server sendiri untuk tujuan ini.
  • Publikasi ke perangkat apa pun, Sistem Manajemen Pembelajaran, web/cloud, media sosial, atau sebagai tautan yang dapat dibagikan. Dengan begitu, siswa dapat mengakses pelajaran Anda di komputer sekolah, atau ponsel cerdas atau tablet mereka sendiri.

Tags :

Bagikan Artikel