Masyarakat pra aksara Indonesia

Diperbarui oleh ∙ December 25, 2021 ∙ 4 menit membaca

Masyarakat pra aksara Indonesia – Pada pembahasan tentang masyarakat pra-aksara Indonesia, kita akan mempelajari berbagai jenis manusia yang hidup pada zaman ini, selengkapnya sebagai berikut:

Jenis-jenis manusia pra aksara di Indonesia

Manusia yang hidup pada zaman pra-aksara sekarang sudah berubah menjadi fosil. Fosil manusia yang ditemukan di Indonesia terdiri dari beberapa jenis. Hal ini diketahui dari kedatangan para ahli dari Eropa pada abad ke-19, karena mereka tertarik untuk mengadakan penelitian tentang fosil manusia purba di Indonesia.

Fosil manusia purba yang ditemukan pertama kali berasal dari Trinil, Jawa Timur oleh Eugene Dubois, sehingga menarik para ahli lain untuk datang ke Pulau Jawa dan mengadakan penelitian yang serupa.

Selanjutnya, penyelidikan fosil manusia dilakukan oleh GRH Von Koeningswald, Ter Har, dan Oppenoorth serta F. Weidenrech. Mereka berhasil menemukan fosil manusia di daerah Sangiran, Ngandong, di lembah Sungai Bengawan Solo. Selengkapnya baca: Peninggalan kebudayaan Pacitan

Atas temuan fosil tersebut, Von Koeningswald membagi zaman Dilluvium/Pleistosen di Indonesia menjadi 3 lapisan, yaitu sebagai berikut:

  1. Pleistosen bawah/Lapisan Jetis.
  2. Pleistosen Tengah/lapisan Trinil
  3. Pleistosen Atas/lapisan Ngandong.

Penyelidikan fosil manusia selain dilakukan sejarawan Eropa, juga dilakukan oleh para ahli dari Indonesia, seperti Prof. Dr. Sartono, Prof. Dr. Teuku Jacob, Dr. Otto Sudarmadji dan Prof. Dr. Soejono.

Lokasi penyelidikan antara lain Sangiran dan lembah Sungai Bengawan Solo. Dari hasil penyelidikan tersebut dapat diketahui jenis manusia purba yang hidup di Indonesia. Agar lebih jelas, berikut jenis-jenis manusia purba di Indonesia yang dibahas secara sekilas:

1. Meganthropus

Von Koeningswald menemukan tengkorak di Desa Sangiran tahun 1941. Tengkorak yang ditemukan berupa tulang rahang bawah, dan gigi geliginya yang tampak mempunyai batang yang tegap dan geraham yang besar-besar.

Hasil penemuan tersebut, oleh Von Koeningswald diberi nama Meganthropus Paleojavanicus yang artinya manusia raksasa tertua dari Pulau Jawa. Fosil tersebut diperkirakan hidup antara 2 sampai 1,5 juta tahun yang lalu, dan berasal dari lapisan Jetis.

3. Pithecanthropus Erectus

Dengan kedatangan Eugene Dubouis ke Pula Jawa tahun 1890 di Trinil, Ngawi, Jawa Timur ditemukan tulang rahang, kemudian tahun 1891 bagian tengkorak dan tahun 1892 ditemukan tulang paha kiri.

Setelah disusun, hasil penemuan fosil-fosil tersebut oleh Eugene Dubouis diberi nama Pithecanthropus Erectus, yang artinya : manusia kera yang berjalan tegak. Dan sekarang fosil tersebut dinamakan sebagai Homo Erectus dari Jawa. Homo Erectus hidupnya diperkirakan antara 1,5 sampai 500.000 tahun yang lalu, dan berasal dari zaman Pleistosen tengah atau lapisan Trinil.

Dari penjelasan di atas, dapat kita pahami bahwa Homo Erectus ternyata usianya lebih muda jika dibandingkan dengan Meganthropus Paleojavanicus.

Para ilmuwan awalnya menganggap hasil temuan E. Dubouis (Homo erectus) bukan termasuk garis keturunan manusia, tetapi setelah adanya temuan fosil oleh Von Koeningswald dari lapisan Jetis/Pleistosen bawah, maka seluruh ilmuwan mengakui bahwa fosil-fosil yang ditemukan Von Koeningswald lebih tua umumnya jika dibandingkan dengan Homo Erectus yang ditemukan E. Dubouis.

3. Homo Sapiens

Homo Sapiens adalah jenis manusia purba yang memiliki bentuk tubuh yang sama dengan manusia sekarang. Mereka telah memiliki sifat seperti manusia sekarang. Kehidupan mereka sangat sederhana, dan hidupnya mengembara.

Jenis fosil Homo Sapiens yang ditemukan di Indonesia terdiri dari fosil manusia yang ditemukan di daerah Ngandong, Blora di Sangiran dan Sambung Macan, Sragen Jawa Tengah, lembah Suangai Bengawan Solo tahun 1931-1934.

Fosil ini setelah diteliti oleh Von Koeningswald dan Weidenreich diberi nama Homo Sapien Soloensis (Homo Soloensis). Fosil manusia purba yang ditemukan di Wajak (Tulung Agung) tahun 1889 oleh Van Reitschotten diteliti oleh Eugene Dubouis, kemudian diberi nama menjadi Homo Sapiens Wajakensis. Tempat penemuan kedua fosil manusia di atas adalah lapisan Ngandong atau Pleistosen hidupnya diperkirakan 100.000 – 50.000 tahun yang lalu.

Referensi lain yang membahas manusia purba silahkan baca di artikel sejarah:

Demikian pembahasan mengenai Masyarakat pra aksara Indonesia, semoga menambah pengetahuan kita tentang sejarah.

Latihan soal mengenai artikel ini silahkan kunjungi: Soal Sejarah Zaman Pra Aksara Kelas VII

Tags :

Artikel Pilihan

Berita Pinhome
Berita Pinhome Hadir di Denpasar, Pinhome Home Service Solusi Satu Langkah Mudah Bersih-Bersih Rumah

Jakarta, 9 Juli 2021 – Layanan Pinhome Home Service (PHS), hasil kolaborasi Pinhome dengan PT. Ap

Berita Pinhome
Berita Pinhome Hadir di Bandar Lampung dan Yogyakarta, Pinhome Home Service: Solusi Satu Langkah Mudah Bersih-bersih Rumah

Jakarta – Layanan Pinhome Home Service (PHS), hasil kolaborasi Pinhome dengan PT. Aplikasi 

Berita Pinhome
Berita Pinhome Buka Booth Free Massage di Acara CoHive Pop Up Market, Layanan Pinhome Home Service Diminati Lebih dari 150 Orang

Jakarta, 14 Juli 2022 - Pinhome selaku e-commerce properti, penyedia jasa rumah tangga, dan gaya hi

Berita Pinhome
Berita Pinhome KPR Lewat Pinhome, Agen Properti Bisa Klaim Seluruh Komisi!

Jakarta, 9 Agustus 2021 – Pinhome sebagai e-commerce properti memiliki misi untuk menjadikan prop

Berita Pinhome
Berita Pinhome Mau Bangun Usaha? Berikut Tips Pengecekan Properti untuk Tempat Usaha dari Pinhome

Jakarta, 1 November 2021 – Memahami aspek hukum pada properti merupakan hal yang krusial sebelum

Artikel Terkini

Properti
Properti 10 Tips Siasati Isi Rumah Pertama Lahan Minimalis

Pins masih bingung untuk memilih isi rumah pertama di lahan minimalis? Jangan khawatir, Pinhome aka

Finansial
Finansial Begini 3 Cara Mining Ethereum di Android

Ketika menjadi seorang penambang aset crypto, mungkin kamu sering bertanya-tanya “berapa lama ket

Arsitektur & Desain
Arsitektur & Desain 12 Desain Rumah Etnik Tingkat Atau Lantai 1 Yang Cantik & Sejuk

Desain rumah etnik adalah hunian dengan unsur budaya di sebuah negara. Desain arsitekturnya bisa di

Finansial
Finansial 22 NFT Termahal dengan Nilai Jual yang Menyentuh Hingga Angka Triliunan!

Aset digital dengan basis blockchain yang dikenal dengan NFT (Non-Fungible Token), kini semakin men

Finansial
Finansial Simak! 4 Cara Menambang Bitcoin untuk Pemula

Transaksi dengan memakai mata uang digital Bitcoin semakin tinggi peminatnya seiring waktu. Ini kar

Ikuti Media Sosial Kami

Pinhome Indonesia