Pinhome

Lifestyle

10 Makanan Penetralisir Racun

Dipublikasikan oleh Yusuf Ammar Ilman ∙ 2 July 2021 ∙ 5 menit membaca

Keracunan adalah kondisi dimana perut terasa mual, muntah hingga diare akibat mengkonsumsi makanan yang telah terkontaminasi. Bisa disebabkan karena kadaluarsa, kuman, atau racun yang masuk ke dalam makanan.

Misalnya jika itu makanan dalam kemasan, perhatikan tanggal expired, kondisi segel makanan serta bagaimana isi dari makanan atau minuman tersebut. Makanan bisa saja terkontaminasi pada saat proses awal produksi, saat pengiriman atau saat diproses untuk dikonsumsi.

Maka dari itu, seseorang perlu berhati-hati dalam mengkonsumsi makanan. Untuk makanan atau minuman yang kamu temui di pinggir jalan, cobalah untuk memilih makanan yang sehat dan terjaga kebersihan tempatnya. Hal ini dilakukan untuk menghindari diri dari keracunan.

Gejala seseorang yang menderita keracunan bisa dilihat setelah beberapa menit, jam atau hari. Kecepatannya tergantung dari jenis makanan yang dikonsumsi.

Selain mual dan muntah, penderita akan mengalami diare, kram perut dan sakit kepala. Banyak orang mengira keracunan bukanlah masalah yang serius, namun hal ini juga tidak dapat dianggap sepele karena terkadang bisa membahayakan dan menyebabkan kematian. Keracunan juga tetap perlu penanganan khusus dari dokter.

Umumnya gejala keracunan makanan adalah mual, muntah dan diare. Namun berbagai gejala ini bisa berlanjut ke dalam tahap yang parah yaitu mengalami dehidrasi parah.

Baca juga : Gejala Angin Duduk dan Pengobatannya

Berikut di bawah ini gejala keracunan yang dibarengi dengan dehidrasi parah dan harus segera dibawa ke dokter:

  • Mulut terasa kering dan kehausan
  • Urin sedikit bahkan tidak keluar sama sekali
  • Urin berwarna keruh
  • Jantung berdetak dengan cepat dan tekanan darah rendah
  • Lemas, letih dan lesu
  • Kepala pusing serta linglung
  • Ada darah di feses
  • Demam melebihi 38 derajat

Pertolongan pertama yang bisa dilakukan untuk mengatasi keracunan adalah dengan cara mencegah penderita yang mengalami dehidrasi. Berikan minum secara sedikit demi sedikit.

Serta hindari makanan yang pedas atau terlalu manis, yang menyebabkan penderita ingin muntah. Segera hubungi dokter untuk mendapatkan resep obat yang cocok. Jangan coba-coba untuk konsumsi obat antidiare atau anti muntah tanpa pengawasan dokter.

Baca juga : Manfaat Lidah Buaya untuk Luka Bakar

Selain itu, ada juga makanan yang bisa kamu konsumsi untuk penetralisir racun. Berikut di antaranya:

Air Kelapa

Air kelapa dapat meringankan gejala keracunan makanan namun tidak sepenuhnya kondisi ini dapat sembuh secara total. Seseorang juga perlu mendapatkan perawatan medis.

Minuman ini merupakan jenis larutan rehidrasi yang sangat baik untuk menggantikan elektrolit yang hilang sehingga dapat mencegah dehidrasi dan dapat menjadi sebagai penetralisir racun. Air kelapa dapat membantu menenangkan perut dan membunuh patogen bawaan makanan yang dapat membahayakan tubuh.

Jahe

Jahe dikenal dapat mengatasi gejala keracunan. Kandungan antimikroba dan anti radang dalam jahe dapat membantu melawan patogen bawaan dari makanan. Sehingga dipercaya dapat memperbaiki penyerapan nutrisi dan melancarkan pencernaan.

Jahe juga ampuh mengatasi rasa mual dan ingin muntah, seseorang yang meminumnya akan terasa lega. Caranya mudah, cukup minuman air rebusan jahe, jangan lupa tambahkan sedikit madu untuk menambah rasa manis alami di dalamnya.

Pisang

Pisang merupakan buah-buahan yang kaya akan serat, ia juga memiliki kandungan kalium yang dapat memberi energi kembali pada tubuh sehingga mampu mengurangi gejala keracunan seperti rasa mual dan ingin muntah.

Konsumsi pisang 2-3 kali dalam sehari atau sesuai kebutuhan.

Baca juga : Bronkitis Adalah … (Penyebab, Gejala dan Pengobatannya)

Madu

Madu dipercaya mampu mengobati berbagai macam penyakit termasuk keracunan. Ia merupakan antibiotik alami yang mampu membunuh bakteri penyebab keracunan. Madu sangat disarankan sebagai penetralisir racun sebagai pertolongan pertama di rumah.

Madu dapat meredakan rasa mual dan muntah serta diare yang terus mengganggu. Konsumsi satu sendok teh madu sebanyak 3 kali dalam sehari.

Lemon

Air perasan lemon dapat juga sebagai penetralisir racun. Kandungan anti inflamasi serta antibakterinya mampu membantu meringankan gejala keracunan makanan.

Asam pada lemon mampu membunuh bakteri yang masuk ke dalam tubuh akibat keracunan. Ia juga dapat memberikan kelegaan pada perut. Caranya mudah, campurkan air perasan lemon dengan air hangat dan cocok diminum saat pagi hari.

Cuka Apel

Cuka apel memiliki sifat asam, namun memiliki efek basa karena caranya metabolisme dalam tubuh. maka dari itu, ia dapat meringankan gejala keracunan akibat makanan. Cuka apel dapat menenangkan lapisan gastrointestinal, membunuh bakteri serta memulihkan tubuh dengan cepat.

Baca juga : Cara Menjaga Kesehatan Jantung

Bawang Putih

Bawang putih juga sangat efektif untuk meredakan gejala keracunan. Ia memiliki senyawa anti mikroba yang dapat membunuh patogen bawaan dalam makanan. ia dapat mengobati diare dan melegakan pencernaan. Konsumsi bawang putih dengan segelas air di pagi hari.

Oats

Sama seperti yang lainnya, oats memiliki serat yang dapat membantu menenangkan perut dan meredakan gejala sakit perut. Teksturnya yang lembut membuat makanan ini sangat mudah untuk dicerna.

Nutrisi yang terkandung di dalamnya dapat membantu menyehatkan jantung dan meningkatkan kekebalan tubuh. Konsumsi oats sangat cocok di pagi hari.

Baca juga : Cara Mengobati Malaria Pada Anak

Asupan cairan sangat penting bagi tubuh yang sedang mengalami keracunan. Segelas air atau dengan menghisap bongkahan es dapat membantu tubuh melawan efek keracunan makanan dan mencegah dehidrasi. Asupan cairan dalam tubuh sangat penting adanya dalam penetralisir racun.

Selain itu, minuman kaya elektrolit juga merupakan cara terbaik untuk mengatasi dehidrasi. Cairan lainnya yang juga bisa kamu minum seperti minum bersoda yang bening, kemudian ada teh. Kamu perlu menghindari minuman yang mengandung kafein karena dapat membuat iritasi pada lambung.

Share juga pemikiran kamu di kolom komentar tentang makanan penetralisir racun. Bagikan juga di sosial media agar lebih banyak orang yang teredukasi dan mengetahui cara untuk penetralisir racun.

Tags :

Bagikan Artikel