Macam Macam Ekosistem

Diperbarui oleh ica ∙ November 8, 2022 ∙ 11 menit membaca

Ekosistem adalah bagian yang tak terpisahkan dari kehidupan di muka bumi. Populasi dan struktur yang berbeda membuat macam macam ekosistem eksis dan menarik untuk dipelajari.

Dalam ulasan kali ini, Pins akan dibawa menyelami pengertian dan juga jenis-jenis ekosistem.

Pengertian Ekosistem

Ekosistem adalah sebuah sistem ekologi yang terbentuk dari adanya hubungan timbal balik yang tidak dapat dipisahkan antara makhluk hidup dengan lingkungannya.

Dapat pula diartikan sebagai tatanan kesatuan utuh antara unsur lingkungan hidup yang saling mempengaruhi.

Akan tetapi istilah ekosistem pertama kali dipopulerkan oleh A.G Tansley (1935), sebelumnya pengertian ekosistem telah dikenal dengan sebutan Biocoenosis oleh Karl mobius.

Pada tahun (1887) S.A Forbes menulis tentang mikrokosmos, yang memiliki persamaan definisi dengan pengertian ekosistem.

Ekosistem juga diartikan sebagai holocoen oleh Friedrichs (1930), dan biosistem oleh Thieneman (1939), kemudian Vernadsky (1944) sebagai bioenert body.

Baca Juga: Contoh Adaptasi Morfologi

Ada beberapa pakar yang menjelaskan tentang definisi ekosistem, diantaranya :

#1. Pengertian Ekosistem Menurut A.G Tansley

  • A.G Tansley menyebutkan, ekosistem adalah sebuah unit ekologi (an ecological unit) yang didalamnya terdapat struktur dan fungsi. Struktur disini dimaksudkan adalah berhubungan dengan keanekaragaman spesies. Jika terdapat dalam ekosistem yang strukturnya komplek, maka akan memiliki keanekaragaman spesies yang tinggi.
  • Fungsi yang dimaksud adalah berhubungan dengan siklus materi dan arus energi melalui komponen-komponen ekosistem.

#2. Pengertian Ekosistem Menurut Woodbury (1954)

  • Pengertian ekosistem adalah tatanan kesatuan secara kompleks didalamnya terdapat habitat, tumbuhan dan bintang dipertimbangkan sebagai unit kesatuan secara utuh, sehingga semuanya akan menjadi bagian mata rantai siklus materi dan aliran energi.

#3. Pengertian Ekosistem Menurut Odum (1993)

  • Ekosistem merupakan unit fungsional dasar dalam ekologi yang didalamnya terdapat organisme dan lingkungannya (lingkungan biotik dan abiotik) dan diantara keduanya saling mempengaruhi.

#4. Pengertian Ekosistem Menurut Soemarwoto (1983)

  • Ekosistem yaitu suatu sistem ekologi yang terbentuk dari hubungan timbal balik antara makhluk hidup dan lingkungannya.
  • Hubungan timbal balik terwujudkan dalam rantai makanan dan jaring makanan yang pada setiap proses ini terjadi aliran energi dan siklus materi.
  • Tingkat organisme ini disebut sebagai sistem karena mempunyai komponen-komponen dengan fungsi berbeda dengan yang terkoordinasi secara baik, sehingga masing-masing komponen terjadi hubungan timbal balik.

#5. Pengertian Ekosistem Menurut UU Lingkungan Hidup tahun 1997

  • Didalam Undang-Undang Lingkungan Hidup disebutkan, ekosistem adalah tatanan kesatuan yang utuh dan menyeluruh antara berbagai unsur lingkungan hidup yang saling mempengaruhi, unsur lingkungan hidup baik biotik atau abiotik, makhluk hidup ataupun benda mati.
  • Dengan semua tersusun dalam ekosistem yang masing-masing tidak bisa berdiri sendiri, tidak bisa hidup sendiri, melainkan saling berhubungan, saling berinteraksi, sehingga tidak dapat dipisahkan.

Atau bisa juga sebagai penggabungan dari komponen biosistem yang melibatkan adanya hubungan timbal balik antara organisme dengan lingkungan fisik. Sehingga muncul terdapat aliran energi menuju tatanan struktur biotik tertentu, serta menjadi siklus materi antara organisme dan anorganisme.

Di dalam pembahasan ekosistem, suatu organisme berkembang bersamaan dengan mengikuti lingkungan sekitar. Organisme akan mencoba untuk beradaptasi dengan lingkungan sekitar, serta dapat mempengaruhi kondisi lingkungan sekitar, yang nantinya akan dijadikan sebagai keperluan hidup dalam kesehariannya.

Banyaknya spesies yang hidup dalam sebuah ekosistem tergantung dari kondisi lingkungan sekitar. Baik itu dari segi kesediaan sumber daya, faktor kimiawi, dan fisis yang berada didalamnya untuk memperoleh toleransi dari spesies tersebut. Hal inilah yang sering kita kenal dengan hukum toleransi.

Maka dari itu, dengan terciptanya sebuah ekosistem yang baik maka kita tidak perlu khawatir, karena setiap organisme mendapatkan hak-haknya. Namun kembali lagi, banyak kita temui kejadian-kejadian yang merugikan, seperti pencemaran lingkungan yang marak dimana-mana, entah itu pencemaran air atau pencemaran udara dan tanah.

Disinilah peran manusia diperlukan, karena baik dan buruknya lingkungan hampir 80 % berada pada tangan manusia, tinggal manusianya mau merawatnya ataukah merusaknya.

Baca Juga:

Macam Macam Ekosistem Beserta Contohnya

Dalam pembahasan tentang ekosistem, ekosistem sendiri memiliki dua jenis, yaitu : ekosistem alami, dan ekosistem buatan. Untuk lebih jelas mengenal apa itu ekosistem alami dan buatan, langsung saja simak pembahasan berikut ini :

Ekosistem terdiri dari berbagai unsur-unsur seperti :

#1. Unsur Akuatik (air)

Dari unsur ini masih dibagi lagi menjadi berbagai jenis atau macam ekosistem, seperti :

A. Ekosistem Air Tawar

Ekosistem air tawar, atau kita juga menyebutnya dengan ekosistem sungai. Didalam ekosistem air tawar terdapat ciri-ciri/karakteristik, antara lain :

  1. Memiliki tingkat kadar garam yang rendah, bahkan lebih rendah dari sebuah sitoplasma.
  2. Ekosistem air tawar mempunyai banyak tingkat perubahan suhu yang tidak begitu ekstrim. Ini dapat dilihat dari pergantian suhu antara siang dan malam.
  3. Keterbatasan cahaya matahari, di dalam ekosistem ini cahaya matahari sangatlah sedikit. Hal ini mengakibatkan area yang terkena sinar matahari hanya dapat diperoleh pada daerah-daerah tertentu.
  4. Dipengaruhi oleh iklim dan cuaca. Meskipun, tingkat pengaruh yang ditimbulkan oleh kedua aktivitas alam ini sangat kecil dibandingkan pengaruh yang ditimbulkan pada ekosistem darat.

Inilah beberapa ciri karakteristik dari ekosistem air tawar. Namun tidak cukup dengan itu, didalamnya masih dibagi lagi menjadi dua jenis, yang pertama ekosistem lentik dan yang kedua adalah ekosistem lotik.

B. Ekosistem Laut

Habitat laut (oceanic) ditandai dengan kadar garam yang sangat tinggi dengan ion cipher mencapai 55%, terutama di laut tropis. Ini karena suhu tinggi dan penguapan besar di daerah tropis suhu laut mencapai 25 C.

Di dalam ekosistem ini juga terdapat ciri khusus, seperti :

  1. Memiliki kadar air yang tinggi. Ini sangat berbeda 180° dengan ekosistem air tawar. Ekosistem ini memiliki kadar garam yang sangat tinggi, yakni sebanyak 0,3% yang sama dengan kepekatan dari sebuah protoplasma.
  2. Terjadi pemborosan energi. Ini terbukti dalam rantai makanan yang tercipta relatif panjang, maka dari itu di sepanjang rantai makanan yang tercipta membutuhkan energi yang banyak.
  3. Dipenuhi kehidupan pada semua lini. Ekosistem ini memang dipenuhi dengan makhluk hidup, akan tetapi tidak semua bagian. Contohnya palung laut (dasar laut) disini sangat tidak cocok untuk ditempati sebagai kehidupan organisme.
  4. Keterkaitan antar ekosistem. Mengapa di dalam ekosistem ini saling berhubungan antara satu dengan yang lainnya? Penyebabnya adalah zona laut yang luas dan panjang sehingga sering terjadi sirkulasi laut yang bercampur satu dengan yang lain.

Dari ciri di atas hampir sama dengan ciri ekosistem air tawar, tetapi bagian permukaanlah yang palling memperoleh aktivitas produksi. Ini karena bagian permukaanlah yang terkena cahaya matahari lebih banyak dari pada palung laut (dasar laut).

C. Ekosistem Estuaria

Apa itu ekosistem estuaria ….???

Estuari berasal dari kata aetus yang memiliki arti pasang surut. Ini adalah area badan air pada wilayah pantai yang setengah tertutup, berhubungan dengan lautan bebas. Maka dari itu dalam ekosistem ini sangat terpengaruh dengan pasang surut air laut.

Sebagian besar dari ekosistem estuari didominasi oleh substrat berlumpur yang merupakan endapan yang dibawa oleh air tawar dan air laut, seperti estuari sungai, teluk dan rawa pasang surut. (Bengen, 2002; Pritchard, 1976).

Baca Juga:

D. Ekosistem Pantai

Disebut ekosistem pantai karena pantai paling banyak tumbuh pada gundukan pasir yang sering disebut dengan tumbuhan ipomoea pes caprae yang memiliki kemampuan dapat bertahan terhadap terpaan angin dan gelombang air laut.

Ekosistem pantai memiliki ciri khusus, diantaranya :

  1. Mempunyai garis pantai permanen yang terjaga dengan baik, yaitu wilayah laut yang berbatasan dengan daratan.
  2. Terdapat wilayah ekosistem mangrove dengan jumlah normal 30% dari jumlah total luas pesisir.
  3. Terdapat pola usaha budidaya jenis air payau dengan berpegang pada kawasan yang baik.
  4. Pencemaran pantai selalu dalam kondisi yang dapat dikontrol dengan metode alami ataupun campur tangan manusia.
  5. Pantai menjadi sumber penghidupan bagi manusia disekitarnya, serta rumah bagi berbagai makhluk hidup.

Di dalam ekosistem pantai masih terdapat berbagai ekosistem turunannya, seperti:

  • Terumbu Karang atau Corall Reef
  • Hutan Bakau atau Mangrove
  • Padang lamun atau Seagrass
  • Muara Sungai atau Estuari
  • Pantai Berbatu atau Rocky Beach

E. Ekosistem Terumbu Karang

Merupakan ekosistem yang terdiri dari koral dengan jarak berada pada bibir pantai. Makhluk yang mampu bertahan hidup hanyalah organisme mikroskopis dan sisa-sisa organik lain.

F. Ekosistem Lamun

Lamun merupakan tumbuhan berbunga yang hanya dapat bertahan di lingkungan laut dangkal.  Semua jenis lamun berbiji tunggal dengan akar, rimpang, daun, bunga, dan buah.

Menjadi habitat berbagai biota bernilai ekonomi tinggi. Tak heran ekosistem ini biasa dimanfaatkan nelayan sebagai area penangkapan.

G. Ekosistem Laut Dalam

Ekosistem laut dalam memiliki kedalaman kurang lebih 6.000 Meter. Hewan lele dan ikan laut yang dapat mengeluarkan cahayalah yang dapat hidup pada kawasan ini.

Baca Juga:

#2. Terestrial (Ekosistem Darat)

NoMacam Macam Ekosistem Darat
1Hutan Hujan Tropis
2Sabana
3Padang Rumput
4Taiga
5Gurun
6Tundra
7Hutan Gugur
8Gua (Karst)
Tabel Macam Macam Ekosistem yang berada di darat

Komponen Pembentuk Ekosistem

Dalam ekosistem terdapat beberapa komponen penting yang harus ada di dalamnya, seperti:

#1. Komponen Abiotik

Sering dikenal dengan komponen tak hidup yakni komponen fisik dan kimia pada permukaan terdapat organisme yang hidup.

Sebagian besar komponen abiotik bermacam jenisnya berupa senyawa organik, bahan organik, dan faktor yang mempengaruhi distribusi organisme. Adapun faktor tersebut adalah:

Air. Ketersediaan air sangat mempengaruhi distribusi organisme. Misalkan organisme di gurun beradaptasi dengan ketersediaan air di padang pasir.

Sinar Matahari. Kadar dan kualitas cahaya juga mempengaruhi proses fotosintesis. Proses ini terjadi di sekitar permukaan matahari yang terjangkau. Dalam kawasan padang pasir kadar cahaya yang besar membuat peningkatan suhu, sehingga hewan dan tumbuhan mengalami depresi.

Tanah dan Batu. Karakteristik struktur fisik tanah, pH dan komposisi mineral membatasi penyebaran organisme berdasarkan pada isi sumber makanan mereka di tanah.

Garam. Konsentrasi garam yang dapat mempengaruhi keseimbangan air dalam organisme melalui osmosis. Sebagian organisme terestrial beradaptasi dengan lingkungan yang mengandung kadar garam tinggi.

Suhu. Proses biologis dapat terpengaruh oleh suhu, seperti mamalia dan burung membutuhkan energi untuk mengatur suhu di dalam tubuh.

Iklim. Merupakan kondisi cuaca untuk kurun waktu yang lama di suatu wilayah.

  • Makro meliputi iklim global, regional, dan lokal.
  • Mikro termasuk iklim di daerah yang dihuni oleh komunitas tertentu.

#2. Komponen Biotik

Komponen biotik adalah komponen yang tersusun dari sejumlah makhluk hidup. Dimana organisme yang terdapat didalamnya sangatlah beragam, mulai dari ukuran kecil hingga besar. Ada beberapa macam komponen biotik, seperti:

Produsen. Adalah organisme yang dapat memproduksi makanan sendiri lewat fotosintesis. Contoh organismenya seperti tumbuhan hijau, maupun tumbuhan-tumbuhan lain yang memiliki klorofil.

Konsumen (Heterotrof). Suatu organisme yang tidak mampu membuat makanannya sendiri, biasanya bergantung pada organisme lain yang dapat memproduksi makanan sendiri.

Pengurai (Dekomposer). organisme yang bertugas menguraikan bahan-bahan organik yang berasal dari organisme yang telah mati.

Ia akan menyerap hasil dari penguraian, serta akan melepaskan bahan-bahan sederhana yang akan digunakan oleh produsen. Pengurai juga terdapat beberapa jenis dekomposer, seperti:

  • Aerobik, yaitu pengurai yang memanfaatkan oksigen sebagai penerima oksidan atau elektron.
  • Anaerobik, yaitu pengurai yang memanfaatkan bahan organik sebagai penerima oksidan/elektronik. Sedangkan oksigen tidak termasuk di dalamnya.
  • Fermentasi, adalah jenis pengurai anaerobik, tetapi oksidasi dan bahan organik juga berperan sebagai elektron. Komponen ini berada pada satu tempat dan membentuk suatu ekosistem yang teratur.
    Contoh, dalam ekosistem akuarium, ikan berperan sebagai komponen heterotrofik, tanaman air sebagai komponen autotrof, plankton mengambang di air sebagai komponen pengurai.
    Sedangkan komponen abiotik adalah air, pasir, batu, mineral dan oksigen yang larut dalam air.

Baca Juga:

Ketergantungan Antara Komponen Biotik dan Abiotik

Ketergantungan pada ekosistem dapat terjadi antara komponen biotik dan abiotik melalui beberapa jalur, seperti contoh berikut :

  1. Jaring makanan, yaitu rantai makanan yang saling berhubungan satu sama lain untuk membentuk jaring makanan, karena setiap spesies hidup tidak hanya memakan satu jenis makhluk hidup.
  2. Rantai makanan, merupakan perpindahan materi dan energi melalui proses makan dan dimakan oleh urutan tertentu, setiap tingkat rantai makanan disebut tingkat trofik. Karena organisme pertama yang mampu menghasilkan zat makanan nabati, tingkat trofi pertama selalu diambil oleh tanaman hijau sebagai produsen.

Selain ketergantungan di atas, terdapat juga melalui jalur materi, seperti siklus:

  1. Karbon
  2. Air
  3. Nitrogen
  4. Sulfur

Siklus-siklus ini berfungsi untuk mencegah bentuk materi menumpuk pada tempat tertentu. Aktivitas manusia telah menciptakan sistem yang awalnya siklik menjadi non siklik, dan manusia lebih sering mengganggu keseimbangan lingkungan.

Baca Juga:


Temukan beragam pilihan rumah terlengkap di daftar properti & iklankan properti kamu di Jual Beli Properti Pinhome. Bergabunglah bersama kami di aplikasi Rekan Pinhome untuk kamu agen properti independen atau agen kantor properti. 

Kamu juga bisa belajar lebih lanjut mengenai Properti di Property Academy by Pinhome. Download aplikasi Rekan Pinhome melalui App Store atau Google Play Store sekarang!

Hanya di Pinhome.id yang memberikan kemudahan dalam membeli properti. Pinhome – PINtar jual beli sewa properti.

Editor: Nurchalimah

Source Feature Image: Unsplash

Tags :

Artikel Pilihan

Berita Pinhome
Berita Pinhome Hadir di Denpasar, Pinhome Home Service Solusi Satu Langkah Mudah Bersih-Bersih Rumah

Jakarta, 9 Juli 2021 – Layanan Pinhome Home Service (PHS), hasil kolaborasi Pinhome dengan PT. Ap

Berita Pinhome
Berita Pinhome Hadir di Bandar Lampung dan Yogyakarta, Pinhome Home Service: Solusi Satu Langkah Mudah Bersih-bersih Rumah

Jakarta – Layanan Pinhome Home Service (PHS), hasil kolaborasi Pinhome dengan PT. Aplikasi 

Berita Pinhome
Berita Pinhome Buka Booth Free Massage di Acara CoHive Pop Up Market, Layanan Pinhome Home Service Diminati Lebih dari 150 Orang

Jakarta, 14 Juli 2022 - Pinhome selaku e-commerce properti, penyedia jasa rumah tangga, dan gaya hi

Berita Pinhome
Berita Pinhome KPR Lewat Pinhome, Agen Properti Bisa Klaim Seluruh Komisi!

Jakarta, 9 Agustus 2021 – Pinhome sebagai e-commerce properti memiliki misi untuk menjadikan prop

Berita Pinhome
Berita Pinhome Mau Bangun Usaha? Berikut Tips Pengecekan Properti untuk Tempat Usaha dari Pinhome

Jakarta, 1 November 2021 – Memahami aspek hukum pada properti merupakan hal yang krusial sebelum

Artikel Terkini

Finansial
Finansial Apa itu FUD? Serta Moment Terbesar FUD?

Crypto adalah instrumen investasi yang mempunyai risiko sangat tinggi. Investasi crypto sebaiknya m

Gadget
Gadget 3 Cara Mendownload Google Classroom Di Laptop, Mudah Banget!

Sejak pandemi, beberapa instansi pendidikan menggunakan Google Classroom sebagai media pembelajaran

Finansial
Finansial 10 NFT Marketplace Indonesia & Global yang Populer, Banyak Dipakai Investor!

Kepopuleran NFT (Non Fungible Token) di Indonesia turut beriringan dengan bermunculannya NFT market

Gadget
Gadget 6 Cara Ngeprint dari HP Tanpa Maupun Dengan Kabel

Pada era yang serba digital ini, semua hal dituntut untuk bisa lebih cepat. Begitu pula, dengan men

Finansial
Finansial 9 Bank dengan Penawaran KPR Terbaik

Kredit Pemilikan Rumah atau KPR menjadi solusi terbaik untuk kamu yang ingin memiliki rumah idaman

Ikuti Media Sosial Kami

Pinhome Indonesia