Lestarikan peninggalan bersejarah

Diperbarui oleh Eka Mandala ∙ December 27, 2021 ∙ 3 menit membaca

Masa lalu tidak hanya dimiliki oleh segelintir manusia. Masa lalu manusia mempunyai ikatan erat dengan kehidupan sekarang. Karena itu, mengetahui masa lalu termasuk masa lalu lingkungan alamnya merupakan kewajiban bagi manusia. Kita dapat mengatakan bahwa masa kini adalah hasil dari masa lalu dan masa mendatang ditentukan oleh masa kini.

Usaha yang dilakukan

Peninggalan bersejarah sebagai bukti sejarah dan dokumen otentik bagi keberadaan suatu bangsa harus dilindungi agar dapat diwariskan kepada generasi yang akan datang.

Berbagai usaha telah dilakukan untuk mempertahankan eksistensi sejarah dan untuk mencegah kerusakan maupun kemusnahan monumen-monumen tersebut. Usaha itu dilakukan dengan cara konservasi, konsolidasi, rekonstruksi, maupun dengan cara restorasi atau pemugaran.

Menurut catatan, lebih dari sepuluh ribu benda purbakala telah terdaftar di Direktorat Perlindungan dan Pembinaan Peninggalan Sejarah Purbakala (Ditlinbinjarah). Benda-benda bersejarah yang terdaftar itu baru sebagian kecil saja.

Keterbatasan daftar benda-benda tersebut karena di Yogyakarta dan kota-kota lain, terutama kota yang dahulu berstatus kerajaan masih ada keluarga yang menyimpan benda purbakala yang belum dilaporkan atau didaftarkan di Ditlinbinjarah. Pada umumnya benda-benda yang mereka simpan merupakan peninggalan leluhur mereka.

Sekarang yang menjadi masalah adalah bagaimana memelihara benda-benda masa lampau tersebut sesuai dengan ketentuan ilmiah dan peraturan yang berlaku.

Memelihara benda-benda bergerak tidaklah begitu rumit, namun bagaimana melestarikan warisan budaya yang berupa benda-benda tidak bergerak seperti: gua pemukiman, lapangan megalit, situs manusia purba, candi, pura, istana, benteng, masjid kuno, rumah adat atau gedung bersejarah? Tentunya pemeliharaan benda-benda tersebut menelan biaya yang tidak sedikit.

Sejak Pelita I pada tahun 1969, dari sekitar tiga ribu benda tidak bergerak itu telah dipugar dua ratus obyek, walaupun sebagian hanya sekedar dipugar untuk menjaga agar benda itu tidak semakin hancur. Pemugaran besar-besaran yang dilakukan pemerintah Indonesia dengan bantuan UNESCO adalah pemugaran Candi Borobudur.

Wayang kulit Peninggalan sejarah Islam

Tantangan yang dihadapi

Dalam upaya melestarikan data arkeologi, para ahli menghadapi tantangan yang cukup berat. Tantangan pertama yang timbul akibat kegiatan pembangunan fisik yang sedang berjalan.

Pelaksanaan pembangunan yang bertujuan meningkatkan mutu dan taraf hidup masyarakat menyebabkan timbulnya ancaman terhadap berbagai sumber data arkeologi.

Tantangan kedua adalah sebagian masyarakat kita belum menyadari akan arti pentinganya nilai-nilai peninggalan budaya bangsa masa lampau yang demikian agung. Kekurangsadaran masyarakat ini disebabkan oleh putusnya hubungan batin antara generasi pendukung kebudayaan dengan generasi pewarisnya.

Menghadapi masalah ini kiranya perlu diadakan upaya perlindungan benda-benda purbakala yang melibatkan peran serta masyarakat. Selain itu, para arkeolog dituntut untuk bersedia memberikan informasi tentang masa lalu bangsa kita kepada masyarakat awam.

Baca juga: 6 peninggalan sejarah kebudayaan Hindu Buddha Indonesia

Harus disadari bahwa partisipasi masyarakat tidak dapat diperoleh jika tidak ada apresiasi masyarakat terhadap warisan budaya tersebut. Penjelasan kepada masyarakat mengenai data arkeologi yang terbatas dapat menumbuhkan penghargaan masyarakat terhadap peninggalan budaya masa lalu.

Selanjutnya kegiatan masyarakat yang bersifat merusak peninggalan bersejarah dapat dikurangi atau bahkan dihalangi.

Tags :

Artikel Pilihan

Berita Pinhome
Berita Pinhome Hadir di Denpasar, Pinhome Home Service Solusi Satu Langkah Mudah Bersih-Bersih Rumah

Jakarta, 9 Juli 2021 – Layanan Pinhome Home Service (PHS), hasil kolaborasi Pinhome dengan PT. Ap

Berita Pinhome
Berita Pinhome Hadir di Bandar Lampung dan Yogyakarta, Pinhome Home Service: Solusi Satu Langkah Mudah Bersih-bersih Rumah

Jakarta – Layanan Pinhome Home Service (PHS), hasil kolaborasi Pinhome dengan PT. Aplikasi 

Berita Pinhome
Berita Pinhome Buka Booth Free Massage di Acara CoHive Pop Up Market, Layanan Pinhome Home Service Diminati Lebih dari 150 Orang

Jakarta, 14 Juli 2022 - Pinhome selaku e-commerce properti, penyedia jasa rumah tangga, dan gaya hi

Berita Pinhome
Berita Pinhome KPR Lewat Pinhome, Agen Properti Bisa Klaim Seluruh Komisi!

Jakarta, 9 Agustus 2021 – Pinhome sebagai e-commerce properti memiliki misi untuk menjadikan prop

Berita Pinhome
Berita Pinhome Mau Bangun Usaha? Berikut Tips Pengecekan Properti untuk Tempat Usaha dari Pinhome

Jakarta, 1 November 2021 – Memahami aspek hukum pada properti merupakan hal yang krusial sebelum

Artikel Terkini

Gadget
Gadget 15 Rekomendasi HP Realme 2 Jutaan Spesifikasi Gacor!

Rekomendasi HP Realme 2 jutaan terbaik merupakan pilihan varian smartphone yang layak untuk dibeli.

Finansial
Finansial Kenali Apa itu DYOR dalam Crypto dan Cara Menerapkannya

Ada banyak sekali istilah yang mungkin baru pertama kali kamu dengar saat mempelajari investasi seb

Uncategorized
Uncategorized Mengenal Apa itu Crypto Luna atau Terra Luna dalam Crypto

Sektor transaksi digital kawasan Asia mengalami pertumbuhan sangat pesat dengan banyak sekali pemai

Finansial
Finansial Begini Cara Kerja Bitcoin yang Perlu Diketahui Oleh Pemula

Meningkatnya kesadaran masyarakat akan investasi membuat aktivitas tersebut semakin tinggi peminatn

Lifestyle
Lifestyle 10 Contoh Surat Pesanan, Bisa Dijadikan Panduan

Hi Pins, apakah kamu pernah mendengar apa itu surat pesana?. Surat pesanan umumnya dikeluarkan oleh

Ikuti Media Sosial Kami

Pinhome Indonesia