Lahirnya Dewan Perwakilan Daerah (DPD)

Dipublikasikan oleh Eka Mandala ∙ 16 March 2016 ∙ 3 menit membaca

Sejarah Negara Com – Dewan Perwakilan Daerah (DPD) adalah lembaga dalam ketatanegaraan Republik Indonesia yang merupakan wakil-wakil daerah provinsi dan dipilih melalui pemilihan umum. Lembaga tersebut merupakan salah satu lembaga yang lahir pada era reformasi.

Pada awalnya, DPD tidak terlepas dari eksistensi Fraksi Utusan Daerah (F-UD) dalam MPR. Fraksi-fraksi dalam majelis berubah menjadi pengelompokan anggota yang selain mencerminkan konfigurasi (bentuk) partai politik, TNI/Polri dan utusan golongan juga utusan daerah. Namun, meskipun F-UD sudah terbentuk, tidak semua anggota MPR dari utusan daerah mau bergabung dengan fraksi ini.

Hal ini menunjukkan rendahnya derajat keterikatan para anggota daerah ke dalam wadah perwakilan ekslusif bagi perjuangan kepentingan daerah tersebut.

Perubahan tahap ketiga UUD 1945

Melihat kondisi tersebut, maka dalam Sidang Tahunan MPR bulan November 2001, diputuskan perubahan tahap ketiga terhadap UUD 1945 yang kemudian menjadi dasar konstitusional lahirnya Dewan Perwakilan Daerah atau disingkat DPD.

DPD memiliki fungsi mengajukan usul, ikut dalam pembahasan dan memberikan pertimbangan yang berkaitan dengan bidang legislasi tertentu, serta mengawasi pelaksanaan undang-undang tertentu. Anggota DPD dari setiap provinsi adalah 4 orang.

Masa jabatan anggota DPD adalah lima tahun, dan berakhir bersama pada saat anggota DPD yang baru mengucapkan sumpah. Posisi ketua DPD periode 1999-2004 dipimpin oleh Ginandjar Kartasasmita. Sedangkan pada periode 2004-2009 DPD diketuai oleh Irman Gusman.

Tugas dan wewenang Dewan Perwakilan Daerah

1. Mengajukan RUU kepada DPR yang berkaitan dengan ekonomi daerah. Pengajuan tersebut meliputi hal-hal sebagai berikut :

  • Hubungan pusat dan daerah.
  • Pembentukan, pemekaran, dan penggabungan daerah.
  • Pengelolaan sumber daya alam dan sumber daya ekonomi lainnya.
  • Perimbangan keuangan pusat dan daerah. Kemudian DPR mengundang DPD untuk membahas RUU.

2. Memberikan pertimbangan kepada DPR atau RUU APBN dan RUU yang berkaitan dengan pajak, pendidikan, dan agama.

3. Memberikan pertimbangan kepada DPR dalam pemilihan anggota Badan Pemeriksa Keuangan (BPK).

4. Melakukan pengawasan atas pelaksanaan undang-undang mengenai otonomi daerah. Pengawasan pelaksanaan tersebut meliputi hal-hal sebagai berikut :

  • Pembentukan, pemekaran, dan penggabungan daerah.
  • Hubungan pusat dan daerah.
  • Pengelolaan sumber daya alam dan sumber daya ekonomi lainnya.
  • Pelaksanaan APBN, pajak, pendidikan, dan agama.

5. Menerima hasil pemeriksaan keuangan negara dari BPK untuk dijadikan bahan membuat pertimbangan bagi DPR tentang RUU yang berkaitan dengan APBN.

Keberadaan lembaga-lembaga pada masa Orde Reformasi tersebut pada hakikatnya menunjukkan dibutuhkannya peran suatu badan yang dapat mengawasi perkembangan Indonesia di era reformasi ini.

Pasalnya, masih banyak ditemukan adanya pelanggaran yang terutama berkaitan dengan wacana korupsi, HAM, dan hukum sebagai konsekuensi dari sikap eufori yang semu terhadap reformasi.

Baca juga:

Oleh karena itu, peran lembaga-lembaga tersebut di tengah-tengah kehidupan masyarakat sangatlah vital dalam meminimalisasi segala bentuk pelanggaran tersebut.

Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia (Periode 2014-2019)

JenisLembaga legislatif yang berfungsi memberikan pertimbangan dalam pembentukan undang-undang
Pimpinan
KetuaOesman Sapta Odang, Utusan Kalimantan Barat
sejak 4 April 2017
Wakil Ketua Nono Sampono, Utusan Maluku
sejak 4 April 2017
Wakil Ketua Darmayanti Lubis, Utusan Sumatra Utara
sejak 4 April 2017
Anggota132
Pemilihan
Pemilihan terakhir 17 April 2019
Tempat bersidangKompleks Parlemen, Jakarta, Indonesia
Alokasi APBNRp1.138,9 miliar (APBN-P 2015)
Situs webwww.dpd.go.id

Tags :

Artikel Pilihan

Berita Pinhome
Berita Pinhome Vasa Jagakarsa Hunian Modern Tropis Strategis Berkonsep Townhouse

Menentukan rumah idaman memang bukanlah perkara mudah. Pasalnya banyak hal yang harus dipertimbangk

Finansial
Finansial Mengenal Analisis SWOT Untuk Mengembangkan Bisnis

Membangun sebuah bisnis yang sukses tidak bisa terjadi dalam semalam. Ada banyak unsur dan juga keg

Properti
Properti 3 Contoh Rumah Idaman dan Populer Saat Ini

Desain atau contoh rumah idaman bagi tiap-tiap orang tentunya tidak sama. Ada yang mendefinisikan r

Properti
Properti Ingin Memilih Lokasi Tempat Tinggal Strategis? Perhatikan Hal Ini!

Memilih lokasi tempat tinggal strategis bukanlah perkara mudah, banyak yang harus kita pertimbangka

Artikel Terkini

Teknik Sipil
Teknik Sipil 16 Motif Keramik Dinding Luar yang Awet

Keramik adalah salah satu material yang sering digunakan untuk lapisan dekorasi dinding. Pins dapat

Teknik Sipil
Teknik Sipil 10 Model Keramik Kamar Mandi Abu-Abu

Interior kamar mandi dapat menggunakan material keramik untuk bagian lantai maupun dinding. Pemilih

Teknik Sipil
Teknik Sipil 10 Desain Roster Keramik Mewah dan Manis

Roster atau lubang angin merupakan ventilasi yang dibutuhkan setiap rumah agar ruangan di dalamnya

Teknik Sipil
Teknik Sipil 12 Inspirasi Keramik Hitam Cocok untuk Ruangan Apapun

Material keramik banyak digunakan untuk melengkapi interior rumah, baik di ruang tamu, kamar, dapur

Lifestyle
Lifestyle Contoh Surat Perjanjian Jual Beli Mobil, Simak Cara Membuatnya!

Ingin membeli mobil? Atau malah sedang ingin menjual mobil yang kamu miliki? Eits, jangan sampai ke

Ikuti Media Sosial Kami

Pinhome Indonesia