Pinhome

  • Blog
  • Lifestyle
  • Begini Lafadz Azan Shubuh dan Jawabannya yang Benar

Begini Lafadz Azan Shubuh dan Jawabannya yang Benar

Dipublikasikan oleh Annisa Hapsari ∙ 26 October 2021 ∙ 5 menit membaca

Azan merupakan tanda datangnya waktu salat. Setelah mendengar azan, umat muslim dianjurkan untuk segera berwudhu, ke masjid, lalu mendirikan salat. Azan umumnya dikumandangkna oleh seorang muadzin. Waktu mengumandangkannya yakni lima kali sehari, sesuai dengan waktu salat. Bacaan adzan sendiri dikumabangkan dengan lafaz yang sama, kecuali saat azan subuh. Yuk, simak lafadz azan shubuh dan jawabannya berikut ini!

Pinhome – Lafadz azan shubuh ditambahkan dengan satu kalimat yang menyatakan bahwa salat lebih baik daripada tidur. Lebih daripada itu, mari kita memahami lafadz azan shubuh dan jawabannya yang benar. Pasalnya, adzan ini didengarkan dan dijawab. 

Lafadz ayat subuh yang benar

(NU Online)

Definisi adzan sebagai seruan salat termuat dalam potongan surah At-Taubah ayat 3. Berikut bacaannya: 

وَأَذَانٌ مِنَ اللَّهِ وَرَسُولِهِ إِلَى النَّاسِ

Artinya: “Dan ini (adzan) adalah seruan dari Allah dan Rasul-Nya kepada umat manusia.”

Lafadz adzan pada setiap salat sebetulnya adalah sama. Namun pada lafadz adzan shubuh, seorang muadzin akan mengumadangkanya dengan tambahaan bacaan “Ash-Shalaatu khairum-minannaum” sebanyak dua kali. Baacan tersebut di baca diantara kalimat “Hayya alal-falaah ” kedua sebelum “Allahu Akbar, Allahu Akbar ” yang terakhir. 

Adapun arti dari kalimat “Ash-Shalaatu khairum-minannaum” dalam adzan subuh tersebut adalah sholat itu lebih baik daripada tidur.

Penambahan lafadz tersebut didasarkan atas ajaran Nabi Muhammad SAW yang sebuah hadis yang diriwayatkan oleh Ahmad dan Abu Dawud. Berikut arti dari bacaan hadis tersebut: 

“Nabi Muhammad SAW bersabda ‘Jika (adzan) hendak sholat subuh, tambahkanlah Ash-Shalaatu khairum-minannaum, Ash-Shalatu khairum-minan naum’.” – HR Ahmad dan Abu Dawud.

Setelah mengetahui uraian dan sumber hukum lafadz adzan shubuh, berikut adalah bacaan yang benar: 

اَللهُ اَكْبَر، اَللهُ اَكْبَر، اَللهُ اَكْبَر، اَللهُ اَكْبَر

Allahu akbar, Allahu akbar, Allahu akbar, Allahu akbar

أَشْهَدُ اَنْ لاَ اِلَهَ إِلاَّاللهُ ، أَشْهَدُ اَنْ لاَ اِلَهَ إِلاَّاللهُ

Asyhadu allaa ilaaha illallah, Asyhadu allaa ilaaha illallah

اَشْهَدُ اَنَّ مُحَمَّدًا رَسُوْلُ اللهِ ، اَشْهَدُ اَنَّ مُحَمَّدًا رَسُوْلُ اللهِ

Asyhadu anna muhammadar rasulullah, Asyhadu anna muhammadar rasulullah

حَيَّ عَلَى الصَّلاَةِ ، حَيَّ عَلَى الصَّلاَةِ

Hayya ‘alash sholah, Hayya ‘alash sholah

حَيَّ عَلَى الْفَلاَحِ ، حَيَّ عَلَى الْفَلاَحِ

Hayya ‘alal falah, Hayya ‘alal falaah

ااَلصَّلاَةُ خَيْرٌ مِنَ النَّوْمِ ، اَلصَّلاَةُ خَيْرٌ مِنَ النَّوْمِ

Ash-Shalatu khairum-minan naum, Ash-Shalaatu khairum-minan naum

للهُ اَكْبَر، اَللهُ اَكْبَر لاَ إِلَهَ إِلاَّالله

Allahu akbar, Allahu akbar laa ilaaha illallah

Baca Juga: Bacaan Doa Setelah Mendengar Adzan Serta Maknanya

Jawaban lafadz adzan shubuh

lafadz azan shubuh dan jawabannya
(Flickr)

Mendengarkan bacaan adzan merupakan suatu anjuran. Kendati demikian, menjawab adzan juga merupakan sunnah yang dianjurkan untuk dikerjakan. Pasalnya, amalan sederhana ini memiliki keutamaan di mata Allah SWT. 

Dari Abu Hurairah Radhiyallahu ‘anhu, beliau berkata: 

“Kami pernah bersama Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam. Lalu Bilal mengumandangkan adzan. Ketika beliau sudah selesai, Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda: “Siapa yang mengucapkan seperti yang dilantunkan orang ini–Bilal–dengan yakin maka dia akan masuk surga.” – HR Ahmad 8624, Nasai 674 dan dishahihkan Syuaib al-Arnauth.

Dalam hadis lainnya, Rasulullah SAW bersabda seperti berikut: 

“Ucapkan seperti yang diucapkan muadzin, jika kamu telah selesai, berdoalah maka kamu akan diberi.” – HR. Abu Daud 524, Ibn Hibban 1695 dan dishahihkan Syuaib al-Arnauth.

Adapun bacaan atau lafadz jawaban adzan adalah sebagaimana berikut: 

Ketika muazin menyerukan kalimat ““Hayya ‘alash shalah” dan “Hayya ‘alal falah”, maka umat Muslim yang mendengarnya menjawab dengan “La hawla wa la quwwata illâ billah” yang artinya “tidak ada daya dan upaya kecuali dengan pertolongan Allah.”

Kemudian, saat adzan subuh berkumandang dan muadzin mengucapkan “Ashalatu khairum minan naum” maka seorang muslim yang mendengarnya disunahkan membaca lafadz sebagai berikut:

صَدَقْتَ وَبَرَرْتَ

Arab latin: Sadaqta wa bararta

Artinya: “Engkau telah berkata dan telah berbuat baik.”

Tak hanya bacaan adzan, iqamah pun juga disunnahkan untuk dijawab. Maka ketika iqamah, seorang muslim yang mendengarkan dianjurkan membaca lafal berikut:

أقامها الله وأدامها

Arab latin: Aqaamahallahu wa adamaha

Artinya: “Semoga Allah menegarkan dan selalu melanggengkannya.”

Lalu, ketika mendengar lafadz “Asyhadu anna muhammadar rasulullah”, disunahkan untuk mengucapkan kalimat berikut:

Arab latin: Wa ana asyhadu anna muhammadar rasulullah, radhitu billahi rabba, wa bi muhammadin shallallaahu ‘alaihi wa sallam rasuulaa, wa bil islaami diinaa

Artinya: “Dan aku bersaksi bahwa Nabi Muhammad adalah utusan Allah, aku ridha Allah sebagai Tuhanku, Nabi Muhammad sallallahu alaihi wasallam sebagai nabiku dan agama Islam sebagai agamaku.”

Baca Juga: Ini Dia, 7 Waktu Yang Mustajab Untuk Berdoa!

Zikir setelah adzan

lafadz azan shubuh dan jawabannya
(Flickr)

Setalah selesai menjawab lafadz adzan, seorang muslim juga dianjurkan untuk membacaa sholawat nabi. Lalu, dianjurkan pula untuk membaca doa berikut:

اللّٰهُمَّ رَبَّ هٰذِهِ الدَّعْوَةِ التَّامَّةِ وَالصَّلَاةِ الْقَائِمَةِ آتِ سَيِّدَنَـامُحَمـَّدًا الْوَسِيلَةَ وَالْفَضِيلَةَ وَالدَّرَجَةَ الرَّفِيْعَةَ وَابْعَثْهُ مَقَامًا المَحْمُودًا الَّذِيْ وَعَدْتَهُ إِنَّكَ لَا تُخْلِفُ الْمِيْعَادَ

Arab latin: Allâhumma Rabba hâdzihid-da’wati at-tâmmati, wash-shalâtil-qâimati, âti sayyidanâ Muhammad al-washilah wal fadlîlah, wad-darajatar rafî’ah wab’atshu maqâman mahmûdan alladzî wa’adtah, innaka lâ tukhliful-mî’âd

Artinya: “Ya Allah Tuhan yang memiliki seruan yang sempurna dan shalat yang tetap didirikan, kurniailah Nabi Muhammad wasilah (tempat yang luhur) dan kelebihan serta kemuliaan dan derajat yang tinggi dan tempatkanlah dia pada kependudukan yang terpuji yang telah Engkau janjikan, sesungguhnya Engkau tiada menyalahi janji, wahai dzat yang paling Penyayang.”

Doa di atas dapat dibaca saat adzan subuh maupun lainnya. Dengan membaca doa tersebut niscaya Pins akan semakin diberi keberkahan oleh Allah SWT. 

Yuk, mulai biasakan untuk menjawab adzan supaya mendapatkan keutamannya! Semoga bermanfaat.

Baca Juga: Jangan Lupa Membaca Ini! Doa Selamat Dunia Akhirat Dan Artinya


Temukan pilihan rumah, tanah di jual seperti harga tanah di Jogja dan apartemen terlengkap di Aplikasi Pinhome. Dapatkan properti idaman melalui program NUP untuk akses eksklusif. Untuk kamu agen properti independen atau agen kantor properti bergabunglah menjadi rekan agen properti bersama kami dan iklankan properti kamu di sini. 

Kamu juga bisa belajar lebih lanjut mengenai properti di Property Academy by Pinhome. Gabung menjadi Rekan Jasa Pinhome melalui aplikasi Rekan Pinhome di App Store atau Google Play Store sekarang!

Hanya di Pinhome.id yang memberikan kemudahan dalam membeli properti. Pinhome PINtar jual beli sewa properti.

Kontributor: Lea

Editor: Annisa

Tags :

Bagikan Artikel