Pinhome

  • Blog
  • Tips Properti
  • Kelebihan dan Kekurang Konstruksi Baja Ringan Serta Cara Memilihnya

Tips Properti

Kelebihan dan Kekurang Konstruksi Baja Ringan Serta Cara Memilihnya

Dipublikasikan oleh Aileen Velishya ∙ 3 September 2021 ∙ 5 menit membaca

Dalam membangun sebuah bangunan memerlukan pengetahuan akan bahan yang berkualitas dan mumpuni sebagai elemen utamanya. Misal dalam membangun sebuah rumah, Pins wajib mengetahui bahan apa saja yang cocok untuk dijadikan pondasi yang menopang rumah tersebut. Hal tersebut sangat penting karena komponen utama yang berkualitas dapat menjaga bangunan rumah tetap aman hingga umur yang panjang. Kini evolusi di bidang konstruksi telah beralih kepada konstruksi baja ringan yang lebih kuat dan tahan.

Pinhome – Zaman sekarang orang sudah tidak selalu memakai kayu sebagai bahan utama dalam membangun rumah atau gedung. Selain populasi kayu berkualitas yang semakin menurun, kayu yang tidak bagus juga memiliki umur yang sebentar akan rusak jika termakan rayap atau terkena cuaca ekstrem. 

Kontraktor banyak memanfaatkan baja ringan pada tahap konstruksi atap dan kaki-kaki bangunan. Baja ringan sudah banyak diproduksi secara masal menggantikan peran kayu dalam bidang konstruksi. 

Jika Pins ingin tahu lebih dalam mengenai konstruksi dengan baja ringan atau konstruksi atap baja ringan yang dapat diaplikasikan dalam pembangunan rumah, mari simak informasi lengkap di bawah ini. 

Mengenal Konstruksi Baja Ringan

(Pinterest)

Penggunaan baja ringan mungkin banyak Pins temukan sebagai pondasi dalam proses konstruksi atap baja ringan pada bangunan. Namun tidak hanya itu, baja ringan juga banyak digunakan sebagai pondasi tembok pada suatu bangunan. Baja ringan juga dibentuk sesuai dengan kebutuhan konstruksi masing-masing. Pins juga perlu mengukur seberapa berat beban yang akan menumpu pada baja ringan karena perlu penyesuaian yang tepat. 

Hal penting dari konstruksi dengan baja ringan yang perlu Pins perhatikan adalah memastikan kualitas baja ringan. Dalam menentukan mana kualitas baja ringan yang baik dapat Pins lihat dari seberapa besar tegangan tarikan baja tersebut. 

Standar penggunaan baja ringan yang baik ada pada nilai tegangan tarikan sebesar 550 Mpa yang mampu menopang paling tidaknya berbagai jenis atap bangunan. Penghitungan kualitas baja ringan lainnya adalah dengan SAE grade. 

Baja ringan yang berkualitas memiliki nilai SAE grade 980. Semakin rendah nilai tegangan berarti semakin rendah juga tarikan pada baja ringan yang mempengaruhi kekuatan topangan pada beban. 

Kualitas baja ringan juga dapat Pins cek dengan melihat lapisan anti korosi yang digunakan pada baja. Banyak baja ringan yang menggunakan zinc (galvanis) untuk lapisan luar sebagai pelindung dari campuran semen tetapi tidak tahan dengan air garam. Oleh karena itu, baja ringan yang dilapisi zinc biasanya dihargai cukup murah di pasaran. Baja ringan yang berkualitas biasa dilapisi dengan lapisan galvalume yang dapat menahan efek dari zat-zat korosif, tetapi tidak tahan dengan semen. Baja tersebut biasa banyak digunakan pada daerah pantai. 

Dalam memasang baja ringan sebagai pondasi bangunan atau pondasi pada konstruksi atap baja ringan, Pins perlu gunakan sistem penguat yang baik. Baja ringan memang lebih fleksibel dari pada baja pada biasanya, hal tersebut juga mempengaruhi ketahan baja sehingga perlu menggunakan penyangga yang juga kuat. Hal penting lain namun bukan yang terakhir, dalam membeli baja ringan Pins pastikan bahwa baja tersebut dilindungi oleh garansi. 

Baca juga: Bangun Rumah dengan Atap Baja Ringan? Pelajari Harga Baja Ringan

Kelebihan Baja Ringan

(Pinterest)

Sebelum Pins memutuskan untuk membeli baja ringan sebagai komponen konstruksi bangunan, perhatikan dahulu apa saja kelebihan yang dihadirkan oleh bahan material yang satu ini. Simak beberapa kelebihan dan kekurangan baja ringan di bawah ini sebagai bahan pertimbangan Pins. 

Kekuatan yang Mumpuni 

Baja ringan mampu menahan deformasi yang besar namun tidak menyebabkan kerusakan pada beban tarik pada proses konstruksi atau transportasi. Hal tersebut memiliki poin yang unggul dari pada kayu atau baja konvensional yang mudah hancur jika terkena beban berat secara tiba-tiba. Karena kelenturan dari baja ringan dapat menahan beban tersebut dan lebih fleksibel. 

Anti Keropos dan Umur yang Panjang

Keunggulan lain dari baja ringan adalah daya tahannya yang tinggi dan memiliki kekuatan yang tahan lama. Dengan baja ringan Pins tidak perlu mengkhawatirkan rayap atau keropos. Baja ringan sudah terlapisi oleh bahan yang tahan terhadap korosif. 

Ringan dan Hemat Waktu

Berat dari baja ringan hanya sekitar 9 kg/m2 yang menjadikannya ringan ketika proses pemasangan. Tidak seperti kayu atau baja konvensional, baja ringan dapat menghemat waktu dalam proses instalasinya. Rangkaian baja mudah untuk dipasang karena memiliki sistem sambungan yang baik. 

Mudah untuk Dibentuk

Dalam membangun rumah pastinya Pins ingin memiliki rumah yang sesuai dengan keinginan. Dengan baja ringan Pins dapat memesan bentuknya sesuai dengan konstruksi bangunan rumah yang Pins inginkan. Baja ringan juga mudah dipotong jika ada ketidaksesuaian pada rangka bangunan. 

Kekurangan Baja Ringan 

(Pinterest)

Dari sekian banyak kelebihan baja ringan tentunya juga terdapat kekurangan yang mendampinginya. Dalam hal ini Pins perlu pertimbangkan secara matang karena sangat berpengaruh dalam proses konstruksi bangunan. 

Baca juga: Tips Memilih Baja Ringan Untuk Rangka Atap Rumah

Biaya yang Tinggi

Dengan kualitas yang tidak sembarangan membuat baja ringan memiliki harga yang tidak murah. Harga baja ringan biasanya dihitung per 6 cm yang berharga mulai dari Rp30.000 hingga Rp120.000 yang berbeda-beda setiap merknya. Semakin tinggi harganya semakin baik pula kualitas baja ringan tersebut. 

Rawan Roboh

Walaupun memiliki kekuatan yang baik, baja ringan dapat rentang roboh jika dalam proses pemasangannya tidak baik. Maka dari itu Pins harus memastikan dengan baik dalam proses instalasi baja ringan pada bangunan. Jika roboh tentunya akan sangat berbahaya bagi keamanan sesisi bangunan tersebut. 

Jelek untuk Diekspos

Tidak sama seperti kayu yang estetik jika dihadirkan secara terbuka, baja ringan jelek jika dibiarkan terbuka. Tampilan dari baja ringan yang hanya memiliki warna besi menjadikan bangunan tampak suram jika tidak dilapisi apapun. Maka dari itu mengapa setiap konstruksi dengan baja ringan pasti dilapisi lagi dengan bahan lainnya. 

Itulah informasi lengkap seputar konstruksi baja ringan serta kelebihan dan kekurangan baja ringan untuk bangunan Pins. Pertimbangkan dengan baik jika ingin memilih komponen apa yang akan dijadikan sebagai pondasi bangunan supaya mendapatkan hasil yang diinginkan. Semoga bermanfaat!


Temukan beragam pilihan rumah terlengkap di Daftar Properti & iklankan properti Kamu di Jual Properti. Bergabunglah bersama Kami di aplikasi Rekan Pinhome untuk Kamu Agen properti independen atau Agen kantor properti. Download aplikasi Rekan Pinhome melalui App Store atau Google Play Store sekarang!

Hanya di Pinhome.id yang memberikan Kamu kemudahan membeli properti. Pinhome – PINtar jual beli sewa properti.

Tags :

Bagikan Artikel