Klasifikasi Industri

Dipublikasikan oleh Ramadhanti ∙ 13 August 2021 ∙ 5 menit membaca

Di artikel sebelumnya, kami sempat membahas tentang pengertian industri secara lengkap. Nah, di artikel kali ini kami akan menjelaskan apa saja macam-macam klasifikasi industri untuk memenuhi segala kebutuhan dalam bisnis. Yuk, simak ulasannya hingga tuntas.

Sumber: supplychainindonesia.com

1. Klasifikasi Industri Berdasarkan Bahan Baku

Seperti yang telah kita tahu pada bahasan sebelumnya, setiap industri memerlukan atau membutuhkan bahan baku untuk melakukan proses produksi.

Maka berikut ini adalah klasifikasi industri berdasarkan bahan baku.

1. Industri Ekstraktif

Apa itu industri ekstraktif? Industri ekstraktif merupakan industri yang penggunaan bahan bakunya langsung dari alam. Sebagai contoh yaitu industri pertanian, perikanan, perkebunan, pertambangan dan lain sebagainya.

2. Indus Nonesktaktif

Merupakan jenis industri yang mengelola bahan baku lebih lanjut, seperti pengelolaan hasil pertanian, industri pengelolaan kayu lapis, kayu jati, serta industri kain.

3. Industri Tertier

Industri jenis ini adalah industri yang menjual jasa tau layanan, seperti jasa ekpedisi, perbankan, pariwisata dan lain sebagainnya.

Baca juga: 6 Tips Memilih Material Bangunan yang Berkualitas

2. Klasifikasi Industri Berdasarkan Tenaga Kerja

Sebuah industri dapat dibedakan berdasarkan tenaga kerjanya, memiliki kriteria terntu atau batasan jumlah pegawai, seperti berikut ini:

1. Industri Rumah Tangga

Yaitu industri yang mempekerjakan kurang dari 4 orang. Salah satu cirinya adalah memiliki modal yang sangat terbatas. Pada intinya industri ini adalah tahapan paling rendah, biasanya masih dikerjakan sendiri dan tetangga, sebagai contoh adalah anyaman, pembuatan tahu rumahan, pembuatan tempe rumahan dan sebagainya.

Industri kecil, yaitu industri yang mempekerjakan tidak lebih 5-9 orang, industri jenis ini paling tidak di atas industri rumah tangga, meski secara modal tidaklah besar. Sebgai contoh dari industri kecil adalah industri batu bata, pembuatan genteng dan lain sebagainya.

2. Industri Kecil

Merupakan industri yang mempekerjakan tidak lebih 5-9 orang, industri jenis ini paling tidak di atas industri rumah tangga, meski secara modal tidaklah besar. Sebgai contoh dari industri kecil adalah industri batu bata, pembuatan genteng dan lain sebagainya.

3. Industri Sedang

Industri yang memiliki pekerja antara 20-99 orang. Industri sedang ini memiliki ciri yaitu memiliki modal yang sudah lumayan besar, sehingga telah melakukan produksi dalam skala lumayan besar.

Selain itu, industri sedang telah memiliki kemampuan manajerial yang baik dan tersusun rapi. Sebagai contohnya industri kramik, industri bordir, ndustri konveksi dan lain sebagainya.

4. Industri Besar

Perusahaan yang mempekerjakan lebih dari 100 orang pekerja, tentu saja dari segi finansial sudah sangat mumpuni sekali. Sebagai contoh industri tekstil, industri besi, industri pesawat dan lain sebgainnya.

Baca juga: Perbedaan Industri Kecil, Menengah, dan Besar

3. Klasifikasi Industri Berdasarkan Hasil Produksi

Selanjutnya adalah klasifikasi industri berdasarkan halsil produk yang dihasilkannya, yaitu:

1. Industri Primer

Industri jenis ini tidak perlu melakukan pengolahan barang lebih lanjut. Industri jenis apa kah yang seperti ini? Jenis industri yang memproduksi barang yang langsung dapat digunakan oleh mmasyarakat. Seperti halnya kerajinan dan konveksi, barang-barang tersebut dapat langsung digunakan tanpa memerlukan pengolahan lagi.

2. Industri Sekunder

Sebuah perusahaan atau pabrik yang menghasilkan barang yang harus diolah lebih lanjut, sebelum dinikmati oleh masyarakat. Misal industri baja, industri pemintalan benang dan industri tekstil.

3. Industri Tersier

Industri tersier adalah klasifikasi industri dimana sebuah perusahaan bergerak dalam bidang pelayanan dan jasa  misal pariwisata, angkutan umum dan jasa ekspedisi.

4. Industri Berdasarkan Bahan Mentah

Berikut ini adalah klasifikasi industri yang didasarkan oleh bahan mentah:

1. Industri Pertanian

Seperti yang telah kita ketahui bersama, industri pertanian merupakan salah satu industri yang mengolah bahan mentah. Hasil pertanian atau bisa disebut dengan hasil alam diolah menjadi sesuatu yang bisa dimanfaatkan. Semisal pengolahan kelapa sawit menjadi minyak, pengolahan biji kopi, pengolahan daun teh dan masih banyak lagi.

Baca juga: Agribisnis: Inovasi, Contoh, Potret Usaha, Dan Strategi Pengembangan

2. Industri Pertambangan

Industri pertambangan menjadi salah satu sektor yang sangat potensial, mengingat harga-harga tambang relatif mahal. Dimana sektor ini mengubah bahan mentah yang bersumber dari alam menjadi bahan yang dapat dimanfaatkan. Misal pengolahan minyak bumi dan batu bara.

3. Industri Jasa

Merupakan industri yang bergerak dalam bidang pelayanan masyarakat, tentu saja industri ini sangat bermanfaat keberadaannya sebab dapat membantu. Industri jasa yang dimaksud seperti layanan ekspedisi, layanan, travel atau pariwisata dan masih banyak lagi.

5. Berdasarkan Lokasi Unit Usaha

Industri pada umumnya memiliki sebuah kantor atau kedudukan lokasi, sehingga keberadaan industri sangat berpengaruh terhadap tujuannya dalam memposisikan diri. Berikut ini adalah klasifikasi industri berdasarkan lokasi unit usaha:

1. Industri Berorientasi pada Pasar

Artinya industri yang didirikan dekat dengan konsumen, sebagai contoh industri makanan dan minuman.

2. Industri Berorientasi pada Tenaga Kerja

Industri yang didirikan dengan tujuan dapat menyerap banyak tenaga kerja terutama mereka yang memiliki pendidikan rendah. Industri semacam ini adalah konveksi dan lain sebagainya.

3. Industri Berorientasi pada Pengolahan

Merupakan perusahaan atau industri yang didirikan dekat dengan sumber pengolahan, sehingga lebih mudah mendapatkan pasokan suplay.

Nah itu dia mengenai klasifikasi industri, semoga informasi artikel ini bisa menjadi referensi bagi Anda yang berniat membangun sebuah perusahaan.

Temukan beragam pilihan rumah terlengkap di daftar properti & iklankan properti kamu di Jual Beli Properti Pinhome. Bergabunglah bersama kami di aplikasi Rekan Pinhome untuk kamu agen properti independen atau agen kantor properti. 

Kamu juga bisa belajar lebih lanjut mengenai Properti di Property Academy by Pinhome. Download aplikasi Rekan Pinhome melalui App Store atau Google Play Store sekarang!

Hanya di Pinhome.id yang memberikan kemudahan dalam membeli properti. Pinhome – PINtar jual beli sewa properti.

Tags :

Artikel Pilihan

Berita Pinhome
Berita Pinhome Vasa Jagakarsa Hunian Modern Tropis Strategis Berkonsep Townhouse

Menentukan rumah idaman memang bukanlah perkara mudah. Pasalnya banyak hal yang harus dipertimbangk

Finansial
Finansial Mengenal Analisis SWOT Untuk Mengembangkan Bisnis

Membangun sebuah bisnis yang sukses tidak bisa terjadi dalam semalam. Ada banyak unsur dan juga keg

Properti
Properti 3 Contoh Rumah Idaman dan Populer Saat Ini

Desain atau contoh rumah idaman bagi tiap-tiap orang tentunya tidak sama. Ada yang mendefinisikan r

Properti
Properti Ingin Memilih Lokasi Tempat Tinggal Strategis? Perhatikan Hal Ini!

Memilih lokasi tempat tinggal strategis bukanlah perkara mudah, banyak yang harus kita pertimbangka

Artikel Terkini

Lifestyle
Lifestyle 18 Merk Laptop Terbaik untuk Kerja, Multimedia & Gaming

Bagi pekerja profesional di bidang tertentu, sudah saatnya untuk mengetahui merk laptop terbaik apa

Teknik Sipil
Teknik Sipil Harga Pipa Besi Galvanis dan Lainnya, Terbaru 2022

Pipa besi merupakan material bangunan yang digunakan untuk konstruksi bangunan. Pipa besi tersebut

Lifestyle
Lifestyle 20 Aplikasi Kamera Laptop untuk Foto & Video Webcam yang Bagus

Kebutuhan di dunia digital yang semakin beragam membuat pemakaian aplikasi kamera laptop ikut menin

Ruang Makan & Dapur
Ruang Makan & Dapur Rekomendasi & Tips Membuat Ukuran Meja Dapur Ideal

Ukuran meja dapur ideal akan memudahkan mobilitas dan aktivitas. Khususnya pada dapur yang memiliki

Ruang Makan & Dapur
Ruang Makan & Dapur Rekomendasi Sekat Dapur Minimalis Cantik & Murah Meriah

Sekat dapur minimalis tak harus menggunakan bahan-bahan mahal. Pemilihan desain dan materialnya mam

Ikuti Media Sosial Kami

Pinhome Indonesia