Pinhome

  • Blog
  • Lifestyle
  • Keunikan Rumah Adat Tongkonan dan Asal Daerahnya

Lifestyle

Keunikan Rumah Adat Tongkonan dan Asal Daerahnya

Dipublikasikan oleh Puri ∙ 7 July 2021 ∙ 5 menit membaca

Pinhome – Indonesia merupakan salah satu negara yang indah dengan segala keunikan dari kebudayaan dan adat yang beragam. Salah satu kebudayaan dan adat yang melekat erat, rumah adat menjadi ikon penting keberadaannya. Warisan budaya Indonesia kali ini adalah rumah adat Tongkonan yang berasal dari tanah Toraja. Setiap rumah adat di Indonesia memiliki keunikan dan ciri khasnya masing-masing. 

Rumah Tongkonan yang berasal dari Toraja, Sulawesi Selatan ini masih dapat banyak Pins temui di Toraja. Mungkin Pins bertanya-tanya seperti apa keunikan rumah adat Tongkonan dan detail komponennya, mari simak ulasan berikut ini yang akan membahas dengan lengkap tentang rumah adat yang satu ini.

Mengenal Rumah Tongkonan

(Kompas)

Filosofi yang dimiliki rumah adat ini mempunyai arti lekat pada kehidupan masyarakat Toraja yang disebut dengan Aluk Todolo. Dari filosofi tersebut tercipta rumah adat yang berdesain dengan arti yang menggambarkan tatanan kehidupan masyarakat Toraja. 

Rumah adat ini juga menjadi sebuah simbol martabat keluarga dari masyarakat Toraja yang membuat rumah adat ini tidak dibangun dengan sembarangan. Setiap bentuk, desain, sampai posisi rumah dan tiang-tiangnya memiliki nilai dan arti masing-masing. 

Pertama, dari posisi rumah yang menghadap ke utara mengartikan di mana lokasi dari Puang Matua Yang Mahakuasa, yaitu di arah utara. Masa sekarang rumah adat ini sudah tidak lagi banyak digunakan sebagai hunian masyarakat karena mereka telah membangun rumah biasa. Rumah adat ini sudah dialih fungsikan menjadi pusat budaya masyarakat Toraja. 

Rumah adat ini difungsikan sebagai pusat berbagai kegiatan sosial sampai tempat upacara religi bagi keluarga yang memiliki rumah tersebut. Selain menjadi rumah adat tradisional, rumah ini juga dapat digunakan sebagai menyimpan padi. 

Jenis Rumah Adat Tongkonan 

Rumah adat asal Toraja ini memiliki beberapa jenis yang berbeda antara satu dan lainnya. Alasan mengapa tiap jenis rumah tersebut berbeda yaitu berdasarkan peran dari penguasa atau pemimpin dari suku tersebut. Berikut di bawah ini beberapa jenis dari Tongkonan yang dapat Pins temui. 

Tongkonan Pekamberan 

Jenis Tongkonan yang pertama adalah Tongkonan Pekamberan. Jenis rumah adat ini secara khusus dibangun untuk keluarga besar dari tokoh masyarakat yang memiliki otoritas tinggi di suatu daerah. 

Tongkonan Pekamberan biasa digunakan untuk mengatur proses pemerintahan adat Toraja oleh para penguasa. Dengan memiliki Tongkonan Pekamberan mewajibkan dari keluarga turunan pemiliknya untuk melanjutkan tugas menjaga tradisi lokal dan mewariskan kepada generasi selanjutnya. 

Tongkonan Layuk

(Toraja Bahasa)

Jenis Tongkonan selanjutnya adalah Tongkonan Layuk. Tongkonan Layuk merupakan jenis rumah adat dari Tongkonan yang pertama kali menjadi pusat pemerintahan. Segala urusan pemerintahan dan kekuasaan dilangsungkan di rumah Tongkonan Layuk. Selain itu Tongkonan Layuk juga menjadi salah satu simbol masyarakat Toraja sesuai cerminan dari pada leluhur mereka dahulu kala. 

Tongkonan Batu A’riri

Jenis terakhir dari rumah adat ini adalah Tongkonan A’riri. Tongkonan ini biasa digunakan oleh masyarakat Toraja sebagai rumah untuk keluarga biasa. Bangunan ini digunakan sebagai hunian pada umumnya yang berukuran tidak terlalu besar dibandingkan rumah Tongkonan lainnya. 

Komponen dan Keunikan Rumah Adat Tongkonan

(Torajaku)

Rumah adat di Indonesia memiliki ciri khas dan keunikannya masing-masing. Rumah Tongkonan pun memiliki konsep yang unik dan sangat menonjolkan ciri etnik budaya tanah Toraja. Di bawah ini dapat Pins simak beberapa komponen yang dapat Pins temukan di bangungan rumah Tongkonan.

Bangunan Berbentuk Pohon Pipit

Tahap awal dari perkembangan rumah Tongkonan adalah rumah dengan bentuk pohon pipit. Keunikan rumah tongkonan ini adalah bangunan dari rumah adat yang berada di atas pohon dan terbuat dari susunan ranting pohon pada sebuah dahan besar. Atap pada rumah ini terbuat dari rumput yang disusun seperti sarang burung pipit. 

Patung Kepala Kerbau

Salah satu bagian yang menonjolkan keunikan pada rumah adat ini adalah terdapat patung kepala kerbau yang terpasang pada bagian atas rumah. Kepala kerbau yang dipasang pun memiliki tiga jenis yaitu kerbau hitam, kerbau putih, dan kerbau belang. 

Selain patung kepala kerbau, pada rumah Tongkonan juga terdapat beberapa patung tambahan. Biasanya pemilik rumah menggunakan patung kepala ayam atau patung naga. Arti dari pada patung tersebut adalah sebagai tanda bahwasannya pemilik rumah tersebut adalah orang yang dituakan. 

Empat Warna Dasar

Ciri khas lain dari rumah adat yang satu ini adalah empat warna dasar yang setiap warnanya memiliki makna tersendiri. Warna-warna dasar tersebut terdiri dari merah seperti darah yang melambangkan kehidupan manusia. Kemudian warna kuning yang berarti anugerah dari Tuhan Yang Maha Esa. Warna dasar lainnya adalah  adalah warna hitam yang berarti kematian dan warna putih yang melambangkan warna tulang yang berarti suci atau bersih.

Itulah beberapa informasi tentang keunikan rumah adat tongkonan yang berasal dari Toraja ini. Semoga dengan ulasan di atas dapat menambah wawasan Pins mengenai rumah adat khususnya rumah tongkonan dari Toraja.

Baca Juga: Mengenal Ciri dan Macam-Macam Rumah Adat Jawa Barat


Temukan beragam pilihan rumah terlengkap di Daftar Properti & iklankan properti Kamu di Jual Properti. Bergabunglah bersama Kami di aplikasi Rekan Pinhome untuk Kamu Agen properti independen atau Agen kantor properti. Download aplikasi Rekan Pinhome melalui App Store atau Google Play Store sekarang!

Hanya di Pinhome.id yang memberikan Kamu kemudahan membeli properti. Pinhome – PINtar jual beli sewa properti.

Kontributor: Aileen

Editor: Achlisia

Tags :

Bagikan Artikel