Pinhome

Kerajinan dari Kulit Kambing

Dipublikasikan oleh Nur Afika Cahya ∙ 17 September 2021 ∙ 12 menit membaca

Ada banyak sekali bentuk kerajinan tangan. Beberapa kerajinan dibuat dengan bahan baku baru, namun sebagian menggunakan bahan bekas atau limbah yang masih bisa didaur ulang.

Ada yang bahannya buatan, dan ada pula yang bahannya berasal dari alam. Salah satunya adalah kerajinan dari kulit kambing.

Kerajinan tangan yang menggunakan bahan bekas atau bahan alam, biasanya memang jauh lebih menarik dan lebih banyak diproduksi.

Salah satu contoh kerajinan tangan kulit kambing ini adalah tas atau aksesoris dari bahan kulit kambing.

Apa Itu Kerajinan dari Kulit Kambing?

Jika dilihat secara umum, kerajinan kulit sendiri merupakan jenis kegiatan menghasilkan kerajinan dengan bahan kulit. Bahan kulit yang dimaksud di sini adalah kulit hewan.

Tidak hanya hewan ternak, kulit hewan melata pun seringkali dijadikan sebagai bahan kerajinan tangan.

Nah, kerajinan dari kulit kambing merupakan kerajinan dengan bahan dasar kulit kambing. Kulit kambing memiliki ciri khas yang berbeda dari kulit hewan lainnya. Mulai dari bau, tekstur, bentuk dan beberapa komponen lainnya.

Karena karakateristiknya yang berbeda ini, maka biasanya kegunaan kulit kambing ini terbatas dalam penggunaan produk kerajinan tangan.

Penggunaan yang paling sering adalah untuk produk jaket. Hal ini karena mengingat tekstur kulit kambing yang berbulu.

Sehingga sangat pas untuk dijadikan sebagai bahan jaket tebal dan hangat.

Namun tidak menutup kemungkinan, bahan kulit kambing ini juga dipakai untuk kerajinan lain yang serupa dengan bahan kulit lain, seperti misalnya pembuatan produk tas.

Manfaat Kulit Kambing

Setiap apa yang diciptakan oleh Tuhan, pasti memiliki manfaatnya sendiri-sendiri. Termasuk dengan kulit hewan, yang mana dalam hal ini adalah kulit kambing.

Ada banyak sekali manfaat di balik penggunaan kulit kambing sebagai produk kerajinan tangan.

Beberapa manfaatnya bisa kamu simak berikut ini:

1. Pembuatan Jaket Kulit yang Hangat

Kulit kambing memang dikenal sebagai bahan pembuatan jaket yang paling banyak digunakan. Teksturnya yang cukup tebal dan kuat ini, membuat kulit kambing sangat pas untuk tampilan jaket yang hangat saat dikenakan.

Apalagi dengan warnanya yang putih alami, kulit kambing sangat pas untuk menunjang produksi jaket kulit premium.

Semakin banyak bulu kambing yang menempel pada kulitnya, maka akan semakin bagus hasil produksi jaket yang dihasilkan.

2. Menurunkan Resiko Kadar Keroposan Tulang

Siapa sangka bahwa jaket yang dibuat dengan bahan anorganik ternyata punya potensi yang kurang baik bagi kesehatan tubuh.

Nah dengan menggunakan kulit kambing ini, kesehatan akan tetap terjaga. Salah satunya adalah dengan terjaganya tulang dari resiko keropos.

Manfaat bahan kulit kambing yang dapat mengurangi resiko keroposan kulit ini, dikarenakan adanya kandungan kalsium dan juga protein hewani yang cukup tinggi.

3. Melancarkan Usaha Industri Jaket

Selama masih banyak tingkat konsumsi masyarakat akan hewan seperti kambing, maka industri atau perusahaan produksi jaket kulit akan tetap eksis.

Tak dapat dipungkiri adanya bahan dari kulit kambing ini telah menunjang kesuksesan perusahaan jaket kulit.

Semakin tinggi permintaan masyarakat akan jaket kulit, maka akan semakin banyak pula kebutuhan bahan kulit kambing yang akan dicari.

Dalam hal ini, pihak industri juga menyesuaikan dengan tingkat minat masyarakat yang mengkonsumsi kambing.

Tentu saja hal ini harus dipertimbangkan dengan baik, mengingat kita tidak boleh sembarangan memaksa perebutan kulit kambing yang masih bernyawa.

4. Menumbuhkan Ide Kreatif Para Pengrajin Kulit

Dengan banyaknya kuantitas limbah kulit kambing, maka para pengrajin juga akan semakin gencar dalam mencari ide kreatif untuk menciptakan beragam produk menarik lain.

Beberapa di antaranya seperti aksesoris, dompet, tas, jaket, dan lain sebagainya.

5. Menumbuhkan Kondisi Perekonomian

Tentu kamu sudah tidak familiar dengan jaket atau produk yang dibuat dengan bahan kulit kambing.

Kamu juga tentu tahu bahwa harga tiap produk tersebut dibanderol dengan harga yang cukup tinggi. Hal ini disesuaikan dengan kualitas dan kuantitas kulit kambing itu sendiri.

Semakin langka kulit kambing yang didapat, maka akan semakin mahal harga jaket atau aksesoris tersebut. Semakin banyak kandungan kulit kambing pada produk tersebut juga akan mempengaruhi tingginya harga.

Dengan harga produk yang terbuat dari kulit kambing ini, maka kamu juga akan mendapatkan keuntungan yang besar.

Kamu bisa mengembalikan modal dengan cepat. Penghasilan yang bisa kamu nikmati juga akan mempengaruhi kondisi perekonomian.

6. Melestarikan Lingkungan

Kulit kambing yang dibuang secara sembarangan, tentu juga akan mencemari keasrian lingkungan. Karenanya dari kreativitas tangan pengrajin, kini kulit kambing banyak dicari dan dimanfaatkan dengan baik.

Tidak banyak orang yang berminat untuk mengkonsumsi kulit kambing. Tidak heran jika kulit kambing banyak digunakan sebagai produk pakai dibandingkan sebagai penunjang dunia kuliner.

7. Memperbaiki Kualitas Fashion Lokal

Kebanyakan, produk jaket yang terbuat dari kulit hewani ini diproduksi oleh negara luar.

Nah sebagai negara yang juga kaya akan dunia hewani, kamu bisa berkontribusi untuk menyalurkan ide kreatif dalam menciptakan produk unik dengan bahan kulit kambing.

Tidak hanya dalam bentuk jaket, kamu juga bisa membuat beraneka ragam produk yang dibuat dengan bahan dasar kulit kambing.

Dengan begitu, kamu juga bisa sambil belajar memperluas wawasan dan kreativitasmu dalam dunia seni kerajinan.

8. Menaikkan Penghasilan Negara dengan Ekspor

Tahukah kamu? Ternyata sebagian besar negara yang memproduksi produk dari kulit hewani, memilih untuk impor bahan bakunya dari negara lain. Salah satunya adalah dari Indonesia.

Dengan kualitas ternak kambing yang baik, kamu bisa menyediakan produk bahan kulit kambing untuk kemudian diekspor ke luar negeri.

Penghasilan kamu tidak hanya bisa kamu nikmati sendiri, kamu juga bisa memberi pengaruh pertambahan penghasilan negara dengan ekspor bahan baku.

Contoh Kerajinan Kulit Kambing dan Cara Pembuatannya

Contoh Kerajinan Kulit Kambing dan Cara Pembuatannya

Seperti yang sudah dijelaskan sekilas di atas, ada banyak sekali bentuk produksi berharga mahal yang dibuat dengan bahan dasar kulit kambing.

Untuk kamu yang ingin lebih banyak berkreasi dengan kulit kambing, kamu bisa mencoba beberapa contoh berikut beserta caranya:

1. Dompet Sederhana dari Kulit Kambing

Dompet Sederhana dari Kulit Kambing

Banyak toko aksesoris yang menjual beragam dompet kulit berkualitas tinggi. Nah untuk kamu yang ingin tahu cara membuat dompet kulit sendiri, maka berikut ini bisa kamu simak beberapa tahapannya.

Namun perlu diketahui bahwa cara di bawah ini hanya untuk dompet sederhana pemakaian sendiri ya. Untuk kualitas yang lebih premium, biasanya membutuhkan bahan dan alat yang lebih berbobot.

Langsung saja, berikut ini caranya:

  • Siapkan semua bahan dan alat yang akan menunjang pembuatan dompet sederhana. Beberapa bahan dan alat yang harus disiapkan adalah:
  • Kulit kualitas rendah. Mengapa menggunakan kualitas rendah? Hal ini agar bisa mengontrol pengeluaranmu untuk sekedar belajar membuat dompet kulit sederhana. Kamu bisa membeli kulit ini dalam beberapa lapis di toko-toko kulit.
  • Pisau dan gunting tajam untuk alat utamanya.
  • Penggaris stainless steel.
  • Sebaiknya jangan menggunakan pen untuk menghindari kesalahan penggambaran pola pada permukaan kulit.
  • Jarum dan benang untuk mengaitkan bagian satu dengan lainnya.
  • Lem kulit. Kamu bisa membeli le mini ditempat yang sama dengan pembelian kulit tadi, biasanya toko kulit juga menyediakan lemnya. Namun jika kamu tidak mendapatkannya, kamu bisa cari di toko lainnya.
  • Palu dengan kepala karet. Tentu kamu sering menjumpai palu dengan kepala besi, nah kali ini kamu disarankan untuk menggunakan palu karet saja untuk menunjang pembuatan dompet kulit.
  • Alat pembuat lubang. Untuk alat ini opsional. Jika kamu tidak memiliki alatnya, kamu bisa gunakan paku atau benda lain yang bisa digunakan untuk membuat lubang pada permukaan kulit.
    • Olah bahan kulit kambing tersebut dengan memotongnya menjadi dua bagian. Bagian pertama digunakan untuk bagian terluar dompet. Sedangkan potongan yang satunya bisa digunakan untuk bagian dalam dompet.
  • Pemotongan kulit untuk bagian luar bisa menggunakan kisaran ukuran 31 cm x 10 cm. Sedangkan untuk kulit bagian dalamnya, bisa kamu gunakan dengan ukuran 29 cm x 10 cm.
    • Bentuk atau gambarlah satu garis memanjang pada permukaan kulit. Satu garis ini untuk memudahkan kamu dalam melihat bagian yang akan kamu lipat nantinya.
    • Selanjutnya, gambar garis yang sudah kamu buat bisa ditebali dengan paku. Hal ini dilakukan agar proses melipat kulit jadi lebih mudah dilakukan.
    • Lipat kulit sesuai dengan pola lipatan yang telah kamu tandai. Selanjutnya, gunakan kartu KTP untuk mengukur tempat slot card dalam dompet.
    • Rekatkan bagian sisi kulit yang terlipat agar membentuk suatu ruang penyimpanan dalam dompet. Dalam hal ini kamu bisa memanfaatkan lem kulit. Setelah lem teroles, pastikan kamu memalu bagian yang dilem agar semakin rekat.
  • Pastikan kamu menggunakan palu karet atau plastik ya. Hal ini untuk menghindari kerusakan permukaan kulit yang akan dijadikan dompet, agar hasilnya tetap mulus dan bagus.
    • Buat pola garis untuk menjahit tiap tepi dompet kulit. Gunakan benang dan jarum yang telah disiapkan. Perlu kamu ingat bahwa kamu tidak boleh menjahit bagian atas dompet. Hal ini karena space bagian atas itu akan digunakan untuk menaruh uang lembaran.
    • Dompet siap digunakan.

2. Kerajinan Kulit Tas Tangan

Kerajinan Kulit Tas Tangan

Sebenarnya teknik pembuatan tas ini hampir sama dengan pembuatan dompet sederhana di atas. Namun, beberapa aksesoris mungkin dibutuhkan untuk menunjang fungsi dari tas ini sendiri.

Nah untuk kamu yang sudah penasaran dengan cara pembuatan tas kulit ini, maka berikut di bawah ini bisa kamu simak tahapan-tahapannya:

  • Tahapan pertama dan paling utama adalah dengan menyiapkan semua keperluan, terkait bahan dan alat-alat yang dibutuhkan.

Untuk bahan yang perlu disiapkan adalah kulit kambing secukupnya, lem, benang, pernak-pernik, dan resleting.

Terkait bahan kulitnya, kamu bisa menggunakan kulit dengan kualitas rendahan sebagai prose pembelajaran saja.

Namun jika kamu merasa sudah bisa profesional dalam pembuatan tas kulit, kamu bisa menggunakan kulit dengan kualitas yang lebih tinggi.

Sedangkan untuk alat-alatnya bisa kamu siapkan gunting/pisau, jarum, pensil, penggaris. Kamu bisa menggunakan alat tambahan yang sesuai dengan kebutuhan proses pembuatannya.

  • Setelah semua bahan dan alat siap, selanjutnya, kamu perlu menggambar pola tas yang akan kamu buat. Untuk penggambaran polanya bisa menggunakan pensil untuk mengurangi resiko kesalahan gambar.

Jika kamu adalah pemula, kamu bisa membuat pola yang paling sederhana, agar proses pembuatannya juga akan jadi lebih mudah. Jangan lupa untuk menggunakan penggaris sebagai kisaran ukuran tas agar simetris.

  • Usai menggambar pola sesuai bentuk tas yang akan dibuat, maka kamu bisa secara langsung memotong setiap bagian pola tersebut. Pastikan kamu sudah bisa membedakan mana bagian yang akan dijadikan sebagai posisi luar dan dalam tas.

Untuk membedakan bagian luar dan dalam, biasanya orang akan melihat pada warna pada kulit tersebut. Kamu bisa menyesuaikan dengan seleramu sendiri.

  • Pada tiap bagian ujung tas yang perlu direkatkan, kamu bisa secara langsung menjahitnya dengan menggunakan benang khusus untuk jahit kulit. Pada beberapa bagian yang tidak perlu dijahit, kamu bisa gunakan lem untuk merekatkannya.
  • Setelah bagian bawah dan samping tas sudah terjahit sempurna, maka selanjutnya kamu bisa merekatkan bagian atas tas. Namun bagian atas tas ini tidak secara langsung direkatkan.

Kamu perlu merekatkan terlebih dulu resleting pada tiap sisi bagian atas tas. Setelah resleting terpasang, kamu bisa cek apakah resleting sudah berfungsi dengan sempurna.

  • Tahapan akhir adalah menambahkan pernak-pernik. Pernak-pernik ini hanya berfungsi sebagai hiasan. Kamu bisa gunakan lem untuk merekatkan pernak-pernik pada permukaan kulit. Namun jika pernak-perniknya memiliki lubang, kamu bisa menjahitnya.

3. Kerajinan Jaket Kulit Sederhana

Kerajinan Jaket Kulit Sederhana

Salah satu kegunaan kulit kambing yang sering diaplikasikan adalah untuk pembuatan jaket kulit.

Cara atau teknik yang digunakan untuk pembuatan jaket kulit ini akan jauh lebih rumit dibandingkan pembuatan dompet atau tas kulit.

Secara garis besarnya, ada 5 tahapan teknik yang harus diaplikasikan saat membuat jaket dengan bahan kulit kambing ini.

Beberapa tahapannya bisa kamu simak berikut:

  • Tahapan pertama yang harus dilakukan adalah menyamakan kulit. Dalam tahapan ini, kamu harus mencuci kulit dan mengeringkannya sebelum akhirnya mencabut tiap bulunya. Setelah proses pencabutan kulit, kamu perlu melakukan pengawetan kulit.
  • Tahapan selanjutnya adalah proses pewarnaan. Pada proses ini kamu harus menyesuaikan dengan tema warna apa yang akan kamu aplikasikan untuk jaket target. Gunakan zat cair pewarna terbaik untuk memberikan warna yang menarik pada kulit.

Teknik yang bisa kamu gunakan adalah dengan membalur zat warna cair ke seluruh permukaan kulit. Usahakan kamu menggunakan zat warna berkualitas tinggi yang awet.

Selain itu perhatikan metode pewarnaan agar hasilnya bagus.

  • Selanjutnya, kamu harus membuat pola untuk bentuk jaket yang akan dibuat. Dalam tahapan ini, kamu bisa gunakan kertas karton biasa untuk menggambar pola dan ukuran jaket. Untuk lebih mudahnya, kamu bisa gunakan software gambar jaket lantas dicetak.
  • Bentuk atau potong-potong kulit yang sudah diolah sebelumnya sesuai pola yang sudah kamu gambar. Kemudian mulailah menjahit setiap bagian kulit yang telah berbentuk pola jaket. Proses penjahitan ini sama dengan penjahitan baju biasa.
  • Tahapan akhir adalah proses memoles jaket. Proses ini dilakukan dengan tujuan utama untuk membersihkan permukaan kulit agar nampak lebih layak pakai.

Untuk membersihkannya, kamu bisa gunakan sikat lembut agar kotoran pada jaket kulit bisa terangkat dengan sempurna. Kamu bisa sesuaikan dengan alat pembersih yang kamu punya.

4. Kerajinan Kaligrafi dari Kulit

Kerajinan dari Kulit Kambing

Kulit kambing selain dapat dijadikan sebagai kerajinan jenis bahan pakaian. Kulit kambin juga dapat dijadikan bahan kerajinan islami atau yang kita kenal dengan kerajinan Kaligrafi.

Biasanya jenis kerajinan kaligrafi ini memiliki harga sangat terbilang tinggi. Karena jenis kerajinan yang satu ini memiliki kunikan dan ciri khas yang begitu menawa.

Untuk harga di pasaran kisaran harga 500.000 hingga 1 Juta lebih tergantung motif dan kualitas bahan dan tingkat kesulitan pembuatanya.

5. Kerajinan Alat Rebana Islami

Kerajinan Alat Rebana Islami

Kulit kambing selain dapat dijadikan sebagai bahan pokok kebutuhan seperti pakaian, jaket dan lainnya. Kulit kambing juga dapat dimanfaatkan untuk sebagai alat rebana islami.

Seperti halnya dengan kerajinan seperti pada yang kali ini, yang biasa digunakan untuk mengiringi lantunan lagu islami. Untuk harga alat rebana tersebut sikaran 500.000 hingga lebih.

6. Kerajinan Beduk Masjid

Kerajinan Beduk Masjid

Kata beduk mungkin sudah tidak asing lagi terdengar oleh telinga kita, khususnya untuk orang islam tentunya sudah mengenal dekat dengan kata beduk.

Beduk biasanya digunakan untuk menandakan waktu sholat telah tiba, biasanya jenis kerajinan yang satu ini dapat kita temukan di masjid-masjid yang ada seluruh dunia.

Dari beberapa contoh dan teknik di atas, kamu bisa mulai belajar membuat kerajinan tangan dengan memanfaatkan bahan kulit kambing.

Dari hasil produk yang kamu buat, nantinya bisa kamu kembangkan sehingga menghasilkan keuntungan yang cukup besar.

Hal ini mengingat mahalnya produk berbahan kulit kambing yang dijual di pasaran. Yuk manfaatkan limbah kulit hewani menjadi kreasi yang lebih menguntungkan.

Boleh Copas, Wajib Terakan Sumber !!!

 

Tags :

Bagikan Artikel