Kerajaan Goa dan Talo

Diperbarui oleh Eka Mandala ∙ January 27, 2023 ∙ 3 menit membaca

Kerajaan Goa dan Talo termasuk salah satu Kerajaan islam di Indonesia yang terletak di Sulawesi Selatan. Bukankah negara kita kaya akan budaya? Betapa tidak, setiap kerajaan memiliki ciri khas dan budayanya sendiri. Jika anda pergi ke suatu tempat bekas kerajaan jaman dahulu, coba perhatikan berbagai peninggalan yang tercermin baik dari prasasti, candi ataupun peninggalan lainnya.

Terbentuknya Goa dan Talo

Pada mulanya di Sulawesi Selatan berdiri beberapa kerajaan, diantaranya : Gowa, Tallo, Luwu, Bone dan Soppeng. Kerajaan Soppeng, Wajo dan Bone bergabung menjadi Tellum Pacceu. Kerajaan Gowa dan Tallo bergabung menjadi Kerajaan Makasar.

Gowa dan Tallo menjadi kerajaan Islam karena dakwah dari Datuk Ri Bandang dan Datuk Sulaiman dari Minangkabau. Setelah masuk Islam, raja Gowa, Daeng Manrabia bergelar Sultan Alaudin. Dan raja Tallo, Kraeng Mantoaya bergelar Sultan Abdullah, dengan julukan Awalul Islam.

Gowa-Tallo berkembang pesat karena letaknya yang strategis ditengah-tengah lalu lintas pelayaran antara Malaka dan Maluku. Sehingga wilayah Makasar juga meliputi pulau-pulau sekitarnya sampai ke bagian Timur Nusatenggara.

Peta Wilayah kekuasaan Goa dan Talo

Peta Wilayah kekuasaan Goa Talo
Wilayah kekuasaan Federasi Kesultanan Gowa-Tallo pada abad ke-16

Sultan Alaudin, 1591 – 1639

Pada masa pemerintahan Sultan Alaudin Makasar mengembangkan pelayaran dan perdagangan sehingga kesejahteraan rakyat meningkat. Ia juga dikenal sebagai sultan yang sangat menentang Belanda, hingga wafat pada tahun 1639. la digantikan putranya Sultan Muhammad Said.  

Muhammad Said, 1639 – 1653

Pada masa pemerintahan Muhammad Said, Makasar maju pesat sebagai bandar pelabuhan transito. Muhammad Said juga pernah mengirimkan pasukan ke Maluku, untuk membantu rakyat Maluku yang sedang berperang melawan Belanda. Pengganti Muhammad Said adalah putranya bergelar Sultan Hasanuddin.

Sultan Hasanuddin, 1653 – 1669

Pada masa pemerintahan Sultan Hasanuddin, Makasar mencapai masa kejayaannya. Dalam waktu singkat Makasar berhasil menguasai hampir seluruh wilayah Sulawesi Selatan.

Ia juga memperluas wilayah kekuasaannya di Nusa Tenggara seperti Sumbawa dan sebagian Flores. Dengan demikian kegiatan perdagangan melalui Laut Flores harus singgah di Makasar.

Hal itu ditentang oleh Belanda, karena hubungan Ambon dan Batavia terhalang oleh kekuasaan Makasar. Keberanian Hasanuddin memporak-porandakan pasukan Belanda di Maluku mengakibatkan Belanda semakin terdesak. Oleh karena keberaniannya itulah Belanda memberi julukan \\\\\\\\\\\\\\\”Ayam Jantan dari Timur\\\\\\\\\\\\\\\” kepada Sultan Hasanuddin.

Dalam rangka menguasai Makasar, Belanda melakukan politik devide at impera. Kesempatan yang baik datang ketika pada tahun 1660 Raja Soppeng – Bone bernama Aru Palaka yang sedang memberontak kepada kerajaan Gowa. Karena merasa terdesak Aru Palaka meminta bantuan VOC.

VOC yang dipimpin oleh Cornelis Speelman menyerang dari laut, sedangkan Aru Palaka dari darat. Makasar bertahan mati-matian untuk mempertahankan benteng Barombong dan benteng istana Sombopu. Sultan Hasanuddin akhirnya dapat dikalahkan dan harus menandatangani Perjanjian Bongaya pada tahun 1667.

Perjanjian Bongaya, 1667

Kompeni Dagang Belanda (VOC) memperoleh hak monopoli dagang di Makasar. Belanda dapat mendirikan benteng di Makasar. Makasar harus melepaskan daerah-daerah jajahannya seperti Bone dan pulau-pulau di luar Makasar. Aru Palaka diakui sebagai Raja Bone.

Sultan Hasanuddin digantikan putranya bernama Imampasomba Daeng Nguraga, yang juga dikenal sebagai Sultan Amir Hamzah. Ia tidak mampu mempertahankan Makasar dari serbuan Belanda secara bertubi-tubi.

Baca juga: Sumber sejarah Kesultanan Gowa Tallo

Berikutnya: Perdagangan dan pelayaran di Indonesia sekitar tahun 1500 Masehi

Tags :

Artikel Pilihan

Berita Pinhome
Berita Pinhome Hadir di Denpasar, Pinhome Home Service Solusi Satu Langkah Mudah Bersih-Bersih Rumah

Jakarta, 9 Juli 2021 – Layanan Pinhome Home Service (PHS), hasil kolaborasi Pinhome dengan PT. Ap

Berita Pinhome
Berita Pinhome Hadir di Bandar Lampung dan Yogyakarta, Pinhome Home Service: Solusi Satu Langkah Mudah Bersih-bersih Rumah

Jakarta – Layanan Pinhome Home Service (PHS), hasil kolaborasi Pinhome dengan PT. Aplikasi 

Berita Pinhome
Berita Pinhome Buka Booth Free Massage di Acara CoHive Pop Up Market, Layanan Pinhome Home Service Diminati Lebih dari 150 Orang

Jakarta, 14 Juli 2022 - Pinhome selaku e-commerce properti, penyedia jasa rumah tangga, dan gaya hi

Berita Pinhome
Berita Pinhome KPR Lewat Pinhome, Agen Properti Bisa Klaim Seluruh Komisi!

Jakarta, 9 Agustus 2021 – Pinhome sebagai e-commerce properti memiliki misi untuk menjadikan prop

Berita Pinhome
Berita Pinhome Mau Bangun Usaha? Berikut Tips Pengecekan Properti untuk Tempat Usaha dari Pinhome

Jakarta, 1 November 2021 – Memahami aspek hukum pada properti merupakan hal yang krusial sebelum

Artikel Terkini

Arsitektur & Desain
Arsitektur & Desain 12 Model Teras Rumah Pedesaan yang Sederhana

Siapa yang tidak rindu dengan suasana hunian khas pedesaan? Jauh dari hiruk pikuk kota, suasananya

Arsitektur & Desain
Arsitektur & Desain 8 Inspirasi Taman Air Terjun Dinding Minimalis untuk Outdoor dan Indoor

Taman air terjun dinding minimalis bukan hanya mempercantik dekorasi rumah, tetapi juga memberikan

Lifestyle
Lifestyle 12 Rekomendasi Aplikasi Pencari Kost

Pins sedang kebingungan mencari tempat kost terbaik? Mau survey keliling tapi tidak punya waktu? At

Lifestyle
Lifestyle 14 Aplikasi Catatan Keuangan Terbaik

Rekomendasi aplikasi catatan keuangan terbaik ini cocok untuk Pins yang ingin mengelola keuangannya

Lifestyle
Lifestyle Doa Menempati Rumah Baru Sesuai Sunnah dan Amalannya

Memiliki rumah sendiri adalah hal yang diidam-idamkan oleh semua orang. Di saat seperti ini, rasa b

Ikuti Media Sosial Kami

Pinhome Indonesia