Pinhome

Kemajuan pemerintahan Sultan Agung dan pecahnya Mataram Islam

Dipublikasikan oleh Eka Mandala ∙ 26 February 2013 ∙ 3 menit membaca

Setelah Kerajaan Mataram Islam diperintah oleh Sultan agung, ada 3 kemajuan utama yang dapat dicapai yang meliputi bidang politik, ekonomi, sosial dan budaya.

Bidang politik

Kemajuan politik yang dicapai adalah menyatukan kerajaan-kerajaan Islam di Jawa dan menyerang Belanda di Batavia. Sultan Agung berhasil menyatukan kerajaan-kerajaan Islam di Jawa. Usaha ini dimulai dengan menguasai Gresik, Jaratan, Pamekasan, Sumenep, Sampang, Pasuruhan, kemudian Surabaya.

Salah satu usahanya mempersatukan kerajaan Islam di Pulau Jawa ini ada yang dilakukan dengan ikatan perkawinan. Sultan Agung mengambil menantu Bupati Surabaya Pangeran Pekik dijodohkan dengan putrinya yaitu Ratu Wandansari.

Sultan Agung adalah raja yang sangat benci terhadap penjajah Belanda. Hal ini terbukti dengan dua kali menyerang Belanda ke Batavia, yaitu yang pertama tahun 1628 dan yang kedua 1629. Kedua penyerangan tersebut mengalami kegagalan. Mengapa demikian? Ada beberapa penyebabnya.

Sultan Agung Raja Mataram Islam
Sultan Agung Raja Mataram Islam

Bidang ekonomi

Kemajuan dalam bidang ekonomu meliputi hal-hal berikut:

  1. Sebagai negara agraris, Mataram mampu meningkatkan produksi beras dengan memanfaatkan beberapa sungai di Jawa sebagai irigasi. Mataram juga mengadakan pemindahan penduduk (transmigrasi) dari daerah kering ke daerah yang subur dengan irigasi yang baik. Berkat usaha tersebut Mataram banyak mengekspor beras ke Malaka.
  2. Penyatuan kerajaan-kerajaan Islam di pesisir Jawa tidak hanya menambah kekuatan politik saja, tetapi juga kekuatan ekonomi. Dengan demikian ekonomi Mataram tidak semata-mata tergantung ekonomi agraris, tetapi juga karena pelayaran dan perdagangan.

Bidang sosial budaya

Kemajuan dalam bidang sosial budaya, meliputi hal-hal berikut:

  1. Timbulnya kebudayaan kejawen. Unsur ini merupakan akulturasi dan asimilasi antara kebudayaan asli Jawa dengan Islam. Misalnya upacara Grebeg yang merupakan pemujaan roh nenek moyang. Kemudian dilakukan dengan doa-doa agama Islam. Samapi kini, di Jawa kita kenal dengan Grebeg Syawal, Grebeg Maulud dan sebagainya.
  2. Perhitungan Tarikh Jawa. Sultan Agung berhasil menyusun tarikh Jawa. Sebelum tahun 1633 Masehi, Mataram menggunakan tarikh Hindu yang didasarkan pada peredaran matahari (tarikh syamsiah). Sejak tahun 1633 M (1555 Hindu), tarikh diubah ke tarikh Islam berdasarkan peredaran bulan (tarikh komariah). Caranya, tahun 1555 diteruskan tetapi dengan perhitungan baru berdasarkan tarikh komariah. Tahun perhitungan Sultan Agung ini kemudian dikenal sebagai tahun Jawa.
  3. Berkembangnya kesusastraan Jawa. Pada zaman kejayaan Sultan Agung, ilmu pengetahuan dan seni berkembang pesat, termasuk di dalamnya kesusastraan Jawa. Dia sendiri mengarang kitab yang berjudul Sastra Gending yang merupakan kitab filsafat kehidupan dan kenegaraan. Kitab-kitab yang lain adalah Nitisruti, Nitisastra dan Astabrata. Kitab-kitab tersebut berisi tentang ajaran-ajaran budi pekerti yang baik.

Isi Perjanjian Giyanti

Pengaruh Mataram mulai memudar setelah Sultan Agung meninggal pada tahun 1645 Masehi. Selanjutnya Mataram pecah menjadi 2 bagian, sebagaimana isi “Perjanjian Giyanti” (1755) berikut:

  1. Mataram Timur yang dikenal Kasunanan Surakarta di bawah kekuasaan Paku Buwono III dengan pusat pemerintahan di Surakarta.
  2. Mataram Barat yang dikenal dengan Kasultanan Yogyakarta di bawah kekuasaan Mangkubumi yang bergelar Sultan Hamengku Buwono I dengan pusat pemerintahan di Yogyakarta.

Perkembangan berikutnya, Kasunanan Surakarta pecah lagi menjadi 2, yaitu Kasunanan dan Mangkunegaran (Perjanjian Salatiga 1757). Kasultanan Yogyakarta juga terbagi atas Kasultanan dan Paku Alaman.

Perpecahan ini terjadi karena campur tangan Belanda dalam usahanya memperlemah kekuatan Mataram, sehingga nantinya mudah untuk dikuasai.

Berikutnya: Sultan Hasanuddin Ayam jantan dari timur

Tags :

Artikel Pilihan

Berita Pinhome
Berita Pinhome Vasa Jagakarsa Hunian Modern Tropis Strategis Berkonsep Townhouse

Menentukan rumah idaman memang bukanlah perkara mudah. Pasalnya banyak hal yang harus dipertimbangk

Finansial
Finansial Mengenal Analisis SWOT Untuk Mengembangkan Bisnis

Membangun sebuah bisnis yang sukses tidak bisa terjadi dalam semalam. Ada banyak unsur dan juga keg

Properti
Properti 3 Contoh Rumah Idaman dan Populer Saat Ini

Desain atau contoh rumah idaman bagi tiap-tiap orang tentunya tidak sama. Ada yang mendefinisikan r

Properti
Properti Ingin Memilih Lokasi Tempat Tinggal Strategis? Perhatikan Hal Ini!

Memilih lokasi tempat tinggal strategis bukanlah perkara mudah, banyak yang harus kita pertimbangka

Artikel Terkini

Lifestyle
Edukasi
Edukasi Surat Kepemilikan Tanah yang Resmi & Sah

Surat kepemilikan tanah (SKT) adalah berkas yang wajib dimiliki jika kamu memiliki niat untuk membe

Edukasi
Edukasi Format dan Contoh Surat Lamaran Kerja di Toko

contoh surat lamaran kerja di toko tulis tangan contoh surat lamaran pekerjaan di toko cont

Edukasi
Edukasi Contoh Surat Niaga, Lengkap Beserta Penjelasannya!

Dalam dunia bisnis, surat niaga sangat umum digunakan untuk kebutuhan bisnis sehari-hari. Biasanya

Edukasi
Edukasi Contoh Surat Pribadi dan Struktur Penulisannya

Ada dua macam surat yang jamak ditemukan, yaitu surat resmi dan tidak resmi. Surat tidak resmi seri

Ikuti Media Sosial Kami

Pinhome Indonesia