Pinhome

  • Blog
  • Tips Properti
  • Kelebihan dan Kekurangan Memilih Rumah atau Apartemen sebagai Hunian

Tips Properti

Kelebihan dan Kekurangan Memilih Rumah atau Apartemen sebagai Hunian

Ditulis oleh Pinhome ∙ 17 January 2021 ∙ 4 menit membaca

Pinhome – Satu keputusan yang paling krusial saat membeli rumah adalah menentukan jenis hunian apa yang Pins inginkan. Apakah rumah dengan halaman yang bebas difungsikan untuk apa pun, atau apartemen dengan beragam fasilitasnya?

Jawaban pertanyaan di atas sebenarnya simple, Pins: sesuaikan dengan kebutuhan. Apartemen memang menjadi simbol lifestyle masa kini, terutama untuk kita para milenial. Tapi, rumah sederhana juga memiliki keuntungan-keuntungan yang gak bisa dianggap remeh! Berikut ini poin-poin yang perlu Pins perhatikan saat menentukan pilihan hunian yang paling pas.

1. Lokasi

Untuk kita, para milenial urban yang akrab dengan kehidupan perkotaan, tentu pertimbangan lokasi menjadi urutan atas dalam memilih hunian. Lokasi properti rumah biasanya berada di area-area khusus permukiman yang tenang, jauh dari area perkantoran atau Central Business District (CBD). Sebaliknya, apartemen, banyak yang berada di dekat atau bahkan menjadi satu dengan bangunan komersil, sehingga letaknya lebih strategis.

2. Harga

Berbicara tentang properti, apalagi sih yang paling bikin pusing selain harga? Makanya, Pins harus memasukkan ini saat hendak memilih rumah atau apartemen. Gak cuma harga saja, value dari investasi properti ini juga harus dipikirkan. Dengan budget yang sama, Pins bisa saja mendapatkan rumah yang lebih luas di pinggiran kota. Namun, jika Pins memilih apartemen, tentu kita harus berkompromi dengan luas bangunan yang lebih kecil, namun lebih strategis. Dengan kata lain, ada plus minus yang harus kita pikirkan matang-matang Pins.

3. Ownership

Ownership, atau kepemilikan adalah pertimbangan yang harus Pins perhatikan juga! Saat membeli rumah dengan Sertifikat Hak Milik (SHM), Pins berarti memiliki rumah beserta dengan tanahnya. Ini berarti, Pins bebas mengeksplorasi properti tersebut, termasuk menjualbelikan, mewariskan, atau pun menggadaikan, asal tetap sesuai dengan sertifikat yang dimiliki.

Sedangkan untuk apartemen, ada dua jenis kepemilikan, Pins. Jika apartemen yang diinginkan bukan properti strata title, berarti kepemilikan Pins hanya terbatas pada Hak Guna Bangunan (HGB), sedangkan tanahnya adalah milik developer. Hak Guna Bangunan ini biasanya memiliki durasi tertentu (kurang lebih 20 tahun) dan dapat diperpanjang dengan harga tertentu. Ada pula apartemen yang berstatus strata title, yang berarti seluruh pemilik unit apartemen tersebut juga memiliki hak bersama atas ruang publik. Maksudnya, Pins memiliki hak atas bagian bersama, benda bersama maupun tanah bersama secara proporsional. Misalnya, sebuah apartemen 100 unit yang dibangun atas tanah seluas 100 m2, maka masing-masing pemilik unit memiliki hak atas 1 m2 atas tanah tersebut.

Perlu diingat, strata title tidak sama dengan hak milik yang bersifat selamanya. Pins juga tetap harus memperpanjang status kepemilikan ini setelah 20-40 tahun.

4. Fasilitas

Dengan kepemilikan penuh pada properti rumah, Pins berarti juga harus mandiri melengkapi kebutuhan keamanan, pengelolaan sampah, perawatan rumah, dan sebagainya. Sedangkan apartemen biasanya dilengkapi dengan fasilitas maintenance, sehingga Pins tak perlu lagi repot mengurus hal-hal tersebut. Selain itu, ada juga apartemen yang memberikan fasilitas-fasilitas tambahan yang menarik, seperti gym, lapangan tenis, kolam renang, hingga pusat perbelanjaan.

5. Investasi

Seperti yang disebutkan di atas, kepemilikan sebuah properti dengan SHM berarti Pins memiliki sebuah rumah hingga tanah di bawahnya. Harga tanah inilah yang harganya terus meningkat secara berkala. Jika sepuluh tahun lagi Pins ingin membeli rumah yang lebih luas, kemungkinan besar Pins akan mendapatkan keuntungan dari penjualan rumah tersebut. Apartemen pun dapat menghasilkan income yang cepat jika Pins menyewakannya. Akan tetapi, perlu diingat bahwa Pins tetap harus memperbaharui Hak Guna Bangunan secara berkala.

Nah, setelah mengetahui plus minus rumah atau apartemen sebagai hunian, semoga Pins lebih memiliki gambaran tipe hunian apa yang pas dengan kebutuhan saat ini. Kalau keputusannya sudah bulat, langsung kunjungi Pinhome! Pinhome dapat membantu seluruh proses transaksi properti dengan menghubungkan Pins ke konsultan dan stakeholder yang terpercaya, serta mendampingi dari proses memilih listing online hingga penandatanganan akad secara offline.

Temukan beragam pilihan rumah terlengkap di Daftar Properti & iklankan properti Kamu di Jual Properti. Bergabunglah bersama Kami di Rekan Pinhome sebagai Agen dan Kantor Properti.

Hanya di Pinhome.id yang memberikan Anda kemudahan membeli properti. Pinhome – PINtar jual beli sewa properti.

Tags :

Bagikan Artikel