Kegagalan Sultan Agung menyerang Batavia

Diperbarui oleh Eka Mandala ∙ January 27, 2023 ∙ 2 menit membaca

Kerajaan Mataram mencapai puncak kejayaan pada masa pemerintahan Sultan Agung (1613 – 1645). Ia bercita-cita merebut Batavia dan mengusir Belanda dari bumi Indonesia. Untuk melaksanakan cita-citanya itu, dua kali Sultan Agung menyerang Batavia.

Serangan pertama terjadi pada tahun 1628. Sebagian dari tentaranya mendarat di Marunda, sebuah perkampungan nelayan di sebelah timur Cilincing. Di situ mereka membangun benteng dan perkemahan dari bambu. Pasukan ini dipimpin oleh Tumenggung Bahurekso.

Usaha mereka diketahui oleh VOC. Oleh karena itu, kampung-kampung di sekitar benteng Mataram pun di bakar oleh VOV. Dengan demikian setiap gerakan tentara Mataram dapat diketahui oleh Belanda. Kemudian terjadilah beberapa kali pertempuran sengit antara pasukan Mataram dan VOC. Dalam salah satu pertempuran Tumenggung Bahurekso gugur bersama putranya.

Bala bantuan Mataram datang. Pasukan bantuan dipimpin oleh Tumenggung Suro Agul-Agul, Kyai Dipati Mandurorejo dan Kyai Dipati Uposonto. Mereka bergerak menyerang kota, tetapi mendapat tembakan gencar dari meriam-meriam kapal VOC.

Baca juga: Perlawanan kerajaan Banten terhadap VOC

Kegagalan Sultan Agung menyerang Batavia

Tentara Mataram menemukan siasat baru. Dibendungnya aliran sungai Ciliwung. Akibatnya pasukan VOC yang di dalam benteng kekurangan air. Kecuali itu, pasukan VOC juga diserang beberapa macam penyakit. Tetapi pasukan Mataram pun tidak luput dari kesulitan. Kesulitan pokok adalah kekurangan makanan. Banyak prajurit Mataram yang mati kelaparan. Oleh karena itu, tentara Mataram terpaksa ditarik mundur.

Pada tahun 1629 dilancarkan serangan kedua. Kali ini persenjataan pasukan Mataram lebih lengkap. Mereka membawa bendera dan panji-panji Kerajaan Mataram. Persiapan untuk serangan kedua ini lebih cermat. Untuk persediaan bahan makanan, didirikanlah lumbung-lumbung padi di daerah Tegal dan Cirebon. Hal itu diketahui oleh VOC. Maka lumbung-lumbung padi itu dibakar habis oleh Belanda (VOC).

Akibatnya, tentara Mataram mengalami kekurangan bahan makanan lagi. Padahal sebelumnya mereka telah cukup lelah menempuh perjalanan dari Mataram ke Batavia. Dalam keadaan lelah dan lapar, tentara Mataram pantang mundur.

Mereka menyerang benteng-benteng VOC di Batavia. Benteng Hollandia dapat dihancurkan. Benteng Bommel tidak berhasil mreka hancurkan. Tetapi ketika benteng tersebut dikepung oleh tentara Mataram, tersebar berita bahwa Gubernur J.P. Coen meninggal dunia karena serangan penyakit kolera.

Serangan Mataram yang kedua terhadap VOC gagal lagi. Hingga wafatnya pada tahun 1645, Sultan Agung tidak melakukan penyerangan ke Batavia lagi. Meskipun demikian, perlawanan rakyat Mataram terhadap VOC tidak padam. Di Mataram beberapa kali terjadi perlawanan terhadap VOC.

Baca juga: Perlawanan Untung Suropati terhadap voc

Tags :

Artikel Pilihan

Berita Pinhome
Berita Pinhome Hadir di Denpasar, Pinhome Home Service Solusi Satu Langkah Mudah Bersih-Bersih Rumah

Jakarta, 9 Juli 2021 – Layanan Pinhome Home Service (PHS), hasil kolaborasi Pinhome dengan PT. Ap

Berita Pinhome
Berita Pinhome Hadir di Bandar Lampung dan Yogyakarta, Pinhome Home Service: Solusi Satu Langkah Mudah Bersih-bersih Rumah

Jakarta – Layanan Pinhome Home Service (PHS), hasil kolaborasi Pinhome dengan PT. Aplikasi 

Berita Pinhome
Berita Pinhome Buka Booth Free Massage di Acara CoHive Pop Up Market, Layanan Pinhome Home Service Diminati Lebih dari 150 Orang

Jakarta, 14 Juli 2022 - Pinhome selaku e-commerce properti, penyedia jasa rumah tangga, dan gaya hi

Berita Pinhome
Berita Pinhome KPR Lewat Pinhome, Agen Properti Bisa Klaim Seluruh Komisi!

Jakarta, 9 Agustus 2021 – Pinhome sebagai e-commerce properti memiliki misi untuk menjadikan prop

Berita Pinhome
Berita Pinhome Mau Bangun Usaha? Berikut Tips Pengecekan Properti untuk Tempat Usaha dari Pinhome

Jakarta, 1 November 2021 – Memahami aspek hukum pada properti merupakan hal yang krusial sebelum

Artikel Terkini

Finansial
Finansial Apakah Rumah KPR Non Subsidi Boleh Direnovasi?

Kamu mungkin bertanya-tanya, apakah rumah KPR non subsidi boleh direnovasi? Apakah jika melakukanny

Edukasi
Edukasi Apa Fungsi Aplikasi Idebku? Berikut Cara Menggunakannya

Belum lama, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) resmi merilis aplikasi untuk mengecek status BI checking s

Arsitektur & Desain
Arsitektur & Desain 12 Model Teras Rumah Pedesaan yang Sederhana

Siapa yang tidak rindu dengan suasana hunian khas pedesaan? Jauh dari hiruk pikuk kota, suasananya

Arsitektur & Desain
Arsitektur & Desain 8 Inspirasi Taman Air Terjun Dinding Minimalis untuk Outdoor dan Indoor

Taman air terjun dinding minimalis bukan hanya mempercantik dekorasi rumah, tetapi juga memberikan

Lifestyle
Lifestyle 12 Rekomendasi Aplikasi Pencari Kost

Pins sedang kebingungan mencari tempat kost terbaik? Mau survey keliling tapi tidak punya waktu? At

Ikuti Media Sosial Kami

Pinhome Indonesia