Kedudukan wanita zaman kolonial

Diperbarui oleh Eka Mandala ∙ January 24, 2023 ∙ 2 menit membaca

Kedudukan wanita zaman kolonial – Sebelum kedatangan bangsa Barat ke Indonesia, kaum wanita Indonesia dibelenggu dengan aturan-aturan tradisi dan adat yang cenderung membatasi peran mereka dalam kehidupan masyarakat. Kaum perempuan Indonesia lebih banyak hanya berperan sebagai ibu rumah tangga dan sebagai pelayan suami di rumah.

Wanita zaman kolonial itu tidak mendapatkan hak untuk mengenyam pendidikan. Pendidikan yang mereka peroleh hanya terbatas pada usaha untuk mempersiapkan diri untuk menjadi seorang ibu. Kaum perempuan Indonesia juga tidak memiliki kebebasan untuk menentukan masa depannya sendiri.

Modernisasi Kaum Wanita

Kedatangan bangsa Barat dengan kebudayaannya, sedikit banyak membuka mata beberapa kalangan di Indonesia, terutama kaum priyayi terpelajar untuk melakukan modernisasi.

Kualitas dan gaya hidup kaum Barat, termasuk kaum wanita yang menjunjung tinggi kebebasan terlihat begitu kontras dengan kualitas dan gaya hidup pribumi yang begitu terikat akan trafisi dan adat.

Hal ini menyadarkan kaum terpelajar akan keterbelakangan dan kekolotan masyarakat dan kaum perempuan di Indonesia.

Pelopor Emansipasi Wanita

Pergerakan emansipasi wanita dipelopori oleh R.A. Kartini, Dewi Sartika dan Maria Walanda Maramis. Pergerakan emansipasi wanita pada intinya ingin mencapai persamaan derajat antara pria dan wanita.

Dengan dibukanya sekolah model Barat dan adanya kesempatan bagi warga pribumi untuk sekolah, menimbulkan aspirasi-aspirasi untuk mengadakan inovasi dan modernisasi.

Ada dua jenis gerakan perempuan pada masa-masa awal abad XX, yaitu organisasi lokal kedaerahan dan organisasi keagamaan. Putri Mahardika merupakan organisasi keputrian tertua yang merupakan bagian dari Budi Utomo.

Organisasi Putri Mahardika dibentuk pada tahun 1912. Tujuannya adalah memberikan bantuan, bimbingan, dan penerangan pada gadis pribumi dalam menuntut pelajaran dan menyatakan pendapat di muka umum

Untuk memperbaiki hidup perempuan, Putri Mahardika memberikan beasiswa dan menerbitkan majalah bulanan. Adapun tokoh-tokohnya yaitu: R.A. Sabarudin, R.A. Sutinah Joyopranoto, Rr. Rukmini dan Sadikin Tondokusumo.

Setelah Putri Mahardika, maka lahirlah berbagai organisasi perempuan lain, baik yang dibentuk sendiri oleh kaum wanita maupun organisasi yang beranggotakan kaum pria. Organisasi tersebut antara lain:

  1. Pawiyatan Wanita di Malang tahun 1915.
  2. Pencintaan Ibu Kepada Anak Turunannya (PIKAT) pada tahun 1917.
  3. Purborini di Tegal tahun 1917.
  4. Aisyah di Jogjakarta tahun 1918.
  5. Perempuan Susilo di Pemalang tahun 1918.

Baca juga: Kebijakan pemerintah Kolonial Terhadap Kehidupan Agama

Tags :

Artikel Pilihan

Berita Pinhome
Berita Pinhome Hadir di Denpasar, Pinhome Home Service Solusi Satu Langkah Mudah Bersih-Bersih Rumah

Jakarta, 9 Juli 2021 – Layanan Pinhome Home Service (PHS), hasil kolaborasi Pinhome dengan PT. Ap

Berita Pinhome
Berita Pinhome Hadir di Bandar Lampung dan Yogyakarta, Pinhome Home Service: Solusi Satu Langkah Mudah Bersih-bersih Rumah

Jakarta – Layanan Pinhome Home Service (PHS), hasil kolaborasi Pinhome dengan PT. Aplikasi 

Berita Pinhome
Berita Pinhome Buka Booth Free Massage di Acara CoHive Pop Up Market, Layanan Pinhome Home Service Diminati Lebih dari 150 Orang

Jakarta, 14 Juli 2022 - Pinhome selaku e-commerce properti, penyedia jasa rumah tangga, dan gaya hi

Berita Pinhome
Berita Pinhome KPR Lewat Pinhome, Agen Properti Bisa Klaim Seluruh Komisi!

Jakarta, 9 Agustus 2021 – Pinhome sebagai e-commerce properti memiliki misi untuk menjadikan prop

Berita Pinhome
Berita Pinhome Mau Bangun Usaha? Berikut Tips Pengecekan Properti untuk Tempat Usaha dari Pinhome

Jakarta, 1 November 2021 – Memahami aspek hukum pada properti merupakan hal yang krusial sebelum

Artikel Terkini

Finansial
Finansial Apakah Rumah KPR Non Subsidi Boleh Direnovasi?

Kamu mungkin bertanya-tanya, apakah rumah KPR non subsidi boleh direnovasi? Apakah jika melakukanny

Edukasi
Edukasi Apa Fungsi Aplikasi Idebku? Berikut Cara Menggunakannya

Belum lama, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) resmi merilis aplikasi untuk mengecek status BI checking s

Arsitektur & Desain
Arsitektur & Desain 12 Model Teras Rumah Pedesaan yang Sederhana

Siapa yang tidak rindu dengan suasana hunian khas pedesaan? Jauh dari hiruk pikuk kota, suasananya

Arsitektur & Desain
Arsitektur & Desain 8 Inspirasi Taman Air Terjun Dinding Minimalis untuk Outdoor dan Indoor

Taman air terjun dinding minimalis bukan hanya mempercantik dekorasi rumah, tetapi juga memberikan

Lifestyle
Lifestyle 12 Rekomendasi Aplikasi Pencari Kost

Pins sedang kebingungan mencari tempat kost terbaik? Mau survey keliling tapi tidak punya waktu? At

Ikuti Media Sosial Kami

Pinhome Indonesia