Pinhome

Lifestyle

Kata Kata Bijak Bahasa Lampung

Dipublikasikan oleh Ramadhanti ∙ 23 September 2021 ∙ 8 menit membaca

Mungkin sebagian di antara kamu ada yang baru mengetahui bahwa lampung memiliki bahasa daerah sendiri. Seperti dengan bahasa – bahasa daerah lain, terdapat banyak peribahasa dan kata kata bijak dalam bahasa Lampung.

Kata kata bijak ini bisa dijadikan sebagai pengetahuan ataupun pengingat dalam menjalani kehidupan.

Namun sebelum kita lebih jauh berbicara soal kata kata bijak dalam bahasa lampung, mari kita simak terlebih dahulu tentang wilayah lampung itu sendiri.

Mengenal Wilayah Lampung

lampung

Lampung adalah sebuah provinsi yang berdiri sejak tahun 1964, setidaknya memiliki 15 Kotan dan Kabupaten.

Saat ini lampung telah memiliki fasilitas yang terbilang lengkap, seperti Bandara, Pelabuhan dan Jalur Kereta.

Berikut daftar Kota dan Kabupaten Lampung

NoNama Kota/Kabupaten
1Kabupaten Lapmpung Barat
2Kabupaten Lampung Selatan
3Kabupaten Lampung Tengah
4Kabupaten Lampung Timur
5Kabupaten Lampung Utara
6Kabupaten Mesuji
7kabupaten Pesawaran
8kabupaten Pesisir Barat
9Kabupaten Pringsewu
10Kabupaten Tanggamus
11Kabupaten Tulang Bawang
12Kabupaten Tulang Bawang Barat
13kabupaten Way Kanan
14Kabupaten Bandar Lampung
15Kota Metro
Tabel Kota & Kabupaten di Lampung

Kata Kata Bijak dalam Bahasa Lampung

kata kata bijak bahasa lampung

#1. Hal yang Kurang Tepat

Naghik ghilang salah julak

Melaksanakan sesuatu dengan tidak semestinya

Kata kata ini berindikais negatif, sebab ketika seorang melakukan sesuatu hal yang tidak harus dilakukan, maka sudah dipastikan akan menimbulkan permasalahan.

Kehidupan ini senantiasa ada batasan yang semestinya tidak boleh dilanggar oleh siapapun.

Hal ini sebaiknya menjadi sebuah perhatian yang seriaus untuk kita perhatikan, jangan sampai melakukan sesuatu yang memang tidak semestinya untuk dilakukan.

Lakukanlah hal yang memang perlu untuk dilakukan, jangan lakukan hal hal yang tidak pantas untuk dilakukan.

#2. Pura-Pura

Mighak semeu babak muppeh appin mak nganak

Berlagak seperti mampu, padahal tidak

Adakah yang seperti ini? Barangkali tidak sedikit ya yang berlagak bisa melakukan sesuatu hal, padahal pada kenyataannya tidaklah bisa.

Biasanya ada banyak hal yang menyebabkan hal itu terjadi, mulai dari merasa malu dengan lingkungan atau orang disekitarnya, hingga tinggi hati dan sombong.

Hal ini tentulah tidak baik untuk perkembangan seseorang, sebab tidak jujur dengan dirinya sendiri.

Kata kata bijak dalam Bahasa Lampung di atas semoga menjadi quotes pengingat untuk kita agar tidak berlaku yang demikian.

Sebab pada akhirnya hal tersebut hanya akan merugikan diri sendiri tanpa kita sadari.

Bersikaplah apa adanya, jika kita bisa, maka katakan bisa, jika tidak bisa, maka katakan tidak bisa.

#3. Mengumbar Keberanian

Mak pateh lamun lemeh, mak pegat lamun kendur

Jangan mengumbar keberanian suatu saat ketemu dengan yang lebih dari kita

Kira kira apa yang bisa kamu ambil dari peribahasa atau kata kata mutiara Bahasa Lampung di atas?

Apakah benar kita didak boleh mengumbar keberanian?

Benar dan salahnya kembali kepada diri pribadi masing-masing, sebab di sisi lain keberanian itu adalah yang bagus, akan tetapi jika diumbar menjadi tidak baik dan tidak elok rasanya.

Keberanian dalam kebaikan akan menjadi sesuatu hal yang baik, sedangkan keberanian dalam keburukan akan menjadi sangat buruk juga.

Namun sayangnya sangat sedikit sekali orang yang mampu berani dalam kebaikan, kebanyakan orang mereka berani akan keburukan.

Hal ini mengingatkan saya akan apa yang dikatakan oleh seorang Guru “Kita itu hendaknya nekat dalam kebaikan, bukan dalam keburukan”.

#4. Hal yang Sesuai

Kusuk benang jukken di mulei, kussuk umungan jukken di perwatin

Memberikan pekerjaan sesuai dengan bidangnya

Pekerjaan yang sesuai dengan bidangnya akan mendatangkan kemaslahatan dan kebaikan, sebab dikerjakan oleh ahlinya dan tentu memiliki pengalaman.

Kata kata bijak Bahasa Lampung ini saya ra berlaku dalam banyak bidang, termasuk soal kepemimpinan.

Kita tidak dapat mengangkat pemimpin yang tidak memiliki pengalaman, tidak berpengetahuan dan tidak berilmu.

Sesuatu akan menjadi baik ketika dikerjakan oleh seorang yang sesuai dengan bidangnya.

Kita tidak akan bisa menuntut monyet untuk berenang, dan menuntuk ikan untuk memanjat. Ke dua hal tersebut sangat mustahil untuk dilakukan.

#5. Hilang Semua

Kapak nelen beliung

Yang disusul tak muncul, yang menyusul ikut hilang

Hal seperti ini sangat sering terjadi dalam kehidupan sehari, hari. Contohnya saya sering disuruh ibu untu menyusul bapak di kebun, eh saya malah gak balik lagi, malah pergi main kemana gitu.

Bisa jadi kamu juga pernah ngalamin sesutu hal yang sama ya, hal seperti ini, terutama saat kamu masih kanak-kanak.

Orang yang nyuruh sudah dipastikan akan merasa begitu sangat kesal, bahkan bukan tidak mungkin merasa putus atas, sebab tidak sesuai dengan apa yang diharapkan.

Harapannya, nyuruh seseorang itu agar bisa menjemput orang yang sedang dibutuhkan.

Kata Kata Mutiara Bahasa Lampung

kata kata mutiara bahasa lampung

#1. Belenggu

Kacak matei mandi ghah, jak ughik keno jajah

Tidak mau hidup berada di bawah belenggu

Rasanya tidak akan ada seorang pun yang menginginkan hidup di bawah belenggu, hal tersebut akan sangat begitu menyakitkan dan penuh dengan tekanan, terutama jiwa atau batin.

Bahkan tidak sedikit orang yang hidup di bawah belenggu, memilih untuk mengambil jalan pintas, yaitu kematian.

Terbelenggu oleh sesuatu hal itu menyakitkan, sebab ada bayang bayang dalam kehidupan yang menyebabkan tidak merdeka seutuhnya.

Bukankah setiap manusia ingin menjadi merdeka, bahkan mereka menebus dengan nyawa untuk mendapatkan kemerdekaan yang seutuhnya.

Semoga kita menjadi manusia yang merdeka seutuhnya, lepas dari berbagai belenggu, termasuk pemikiran sendiri.

#2. Anak & Orang Tua

Ibung mak jaweh jak ghuppun

Kelakuan anak biasanya tak jauh dari kelakuan orang tuanya

Kata kata bijak Bahasa Lampung di atas mirip dengan sebuah ungkapan atau peribahasa “buah jatuh tidak jauh dari pohonnya”.

Hal ini bukan serta merta tidak memiliki alasan, lingkungan pertama anak adalah keluarga, dan orang tuanya menjadi gurunya.

Anak itu cendrung melihat daripada mendengar, maka tidak heran akan memiliki begitu banyak kesamaan antara anak dan orang tua.

Terkecuali, jika si anak mendapatkan lingkungan yang berbeda dengan orang tuanya, misal disekolahkan atau dititipkan ke pondok pesantren.

Hal tersebut tentu saja akan berbeda, belum tentu kelakuan anak sama dengan kelakuan dari orang tuanya.

Maka apabila kita tidak mampu untuk mendidik anak dengan baik, sebainya dititipkan di tempat pendidikan yang baik.

#3. Usaha yang Sia-Sia

Gelik wai gelik asahan, sekin mak munih tajem

Habis semua usaha tetapi sia-sia

Adakah yang pernah mengalami demikian? Pada dasarnya apa yang kita lakukan itu tidak ada yang sia-sia, barangkali hanya perlu waktu saja. Namun terkadang kita merasa bosan dan menyimpulkan bahwa usaha yang dilakukan itu sia-sia, padahal tidak demikian.

Jadi sebelum kamu menyimpulkan sesutu yang dikerjakan itu sia-sia, sebaiknya kamu pikir kembali.

jangan-jangan kita yang tidak merasakan atau mengambil hikmah dari apa yang dilakukan.

Suatu kebaikan yang dikerjakan tidak mungkin sia-sia, ia pasti akan ada hasilnya.

Bukankan suatu yang ditanam itu akan kita tuai kembali, masalah soal waktu tidak ada yang tahu.

#4. Menyembunyikan Sesuatu

Geggeh nyepok gagagh

Menyembunyikan benda yang tidak bisa diam

Kira kira benda apa ya yang tidak bisa diam? Kata kata Bahasa Lampung satu ini cukup ambigu.

Namun jika kita coba tafsirkan, mungkin benda yang tidak bisa diam itu bisa jad berupa hewan, atau benda yang sesutu hal yang dipinjam orang lain.

Maka solusinya yaitu dengan cara menyembunyikannya, agar benda tersebut akhirnya diam.

#5. Lancar

Gegeh nilingken wai

Lancar sekali

Siapa sih yang tidak meninginkan semuanya lancar jaya, mudah tanpa hambatan sama sekali.

Setiap orang mungkin menginginkan hal tersebut, akan tetapi pada kenyataannya tidaklah demikian, tidak sedikit ada halangan dan rintangan yang hadir setiap saat sebagai ujian.

Meskipun hakikatnya datang ujian itu baik, akan tetapiseringkali kita merasa tidak sabar dan terburu-buru untuk menyeklesaikan permasalahan yang ada.

Namun percayalah setelah hujan turun akan ada pelangi dan langit cerah yang begitu indah menanti.

Quotes Bahasa Lampung

quotes bahasa lampung

#1. Tidak Akur

Gegeh aseu/kuyuk jamo kucing

Tidak pernah dapat akur

Kata kata bijak atau peribahasa dalam Bahasa Lampung satu ini coco untuk mereka yang sering berantem, entah itu saudara ataupun teman.

pada intnya kalau mereka bertemu seperti kucing dan tikus selalu ada sesuatu hal dipersoalkan dan diributkan.

Masalah yang hadirpun tidak harus besar, bahkan masalah yang sangat kecil menimbulkan pertengkaran luar biasa.

Apabila kita telaah lebih jauh, prilaku hal semacam ini tentulah sangat kurang baik untuk dilakukan.

#2. Susah Diatur

Gegegh wai diunggak bulung teles

Sulit untuk diatur

Kita pasti akan merasa kesal ketika bertemu dengan sesuatu hal yang sulit untuk di atur.

Terlebih jika posisi kita adalah seorang yang harus mengatur, misal guru atau pengajar, ketua kelas, ketua RT dan menjadi pemimpin lainnya.

Dalam kehidupan ini terdapat banyak hal yang sangat sulit untuk diatur dan dikendalikan oleh kita.

#3. Terlihat

Gegegh apui mengan wek

Menggerogoti tetapi terlihat

Sekilas kata kata bijak Bahasa Lampung satu ini mungkin akan membuat kita merasa lucu dan tertawa.

Pasalnya kenapa kita tidak menyingkirkan sesuatu hal yang mengerogoti, terlebih hal tersebut terlihat.

Akan tetapi tidaklah demikian, bisa jadi kita tidak mampu menyingkirkan sesuatu yang terlihat tersebut.

#4. Menghormati

Dikedo biduk disan biduk tenimbo

Di mana bumi dipijak, di situ langit dijunjung

Kata kata mutiara yang bijak ini bukan hanya ada dalam Bahasa Lampung, namun ada dalam semua bahasa, termasuk Bahasa Indonesia dan Bahasa Inggris.

Pada intinya kita harus menghormati lingkungan di mana tempat kita tinggal.

Jangan sampai kita melanggar kebiasaan-kebiasaan baik yang sudah ada sejak lama.

#5. Hilang

Bateu cappak dilatak

Sesuatu yang hilang tidak akan kembali lagi

Tentu saja kata kata ini tidak berlaku untuk segala hal, mungkin bisa jadi hanya untuk sesuatu hal saja yang mungkin jika hilang memang tidak akan kembali lagi.

Saya sendiri tidak tahu apakah itu, jika kamu bisa memberikan contoh atau menjelaskan makna dari kata kata Bahasa Lampung di atas, tuliskan komentamu di bawah ya.

Penutup & Kesimpulan

Kesimpulan dari tulisan di atas sebagai berikut;

  1. lampung merupakan wilayah yang besar, dengan 15 Kota dan kabupaten.
  2. Lampung memiliki bahasa sendiri.
  3. Kata kata bijak Bahasa Lampung sangat beragam, sehingga kita bisa menjadikannya sebagai nasehat.

Demikian tulisan yang bisa kami sajikan dalam kesempatan ini, semoga bermanfaat.

Tags :

Bagikan Artikel