Pinhome

  • Blog
  • Kesehatan
  • Kamu Suka Ikan Nila? Kenali Bahayanya Bagi Kesehatan

Kesehatan

Kamu Suka Ikan Nila? Kenali Bahayanya Bagi Kesehatan

Dipublikasikan oleh Pinhome ∙ 17 January 2021 ∙ 4 menit membaca

Hampir semua masyarakat di Indonesia sangat menyukai olahan ikan nila, baik dibakar maupun digoreng. Ya, ikan nila ini memang dijual dengan harga yang murah, dapat ditemukan dengan mudah, dan rasanya nikmat! Meskipun demikian, ternyata tidaklah baik apabila ikan nila ini dikonsumsi secara terus-menerus. Apa saja bahayanya mengkonsumsi ikan nila bagi kesehatan?

Pada dasarnya ikan nila mengandung kadar lemak, kolesterol, dan kalori yang lebih rendah dibandingkan dengan daging sapi dan babi. Selain itu, ikan nila juga mengandung banyak vitamin, mineral, juga asam lemak yang baik untuk tubuh manusia. Namun, ada beberapa hal yang menyebabkan mengonsumsi ikan nila berbahaya bagi kesehatan. Yuk intip artikel ini, Pins!

Apa Saja Bahaya Ikan Nila Bagi Kesehatan?

1. Ikan Nila Mengandung Pestisida dan Bahan Kimia
Ikan nila dibudidayakan dalam kolam yang penuh, sehingga ikan nila akan rentan terhadap penyakit. Maka dari itu, sang peternak biasanya memberikan antibiotik untuk mencegah penyakit kepada ikan-ikan nilanya. Namun di samping memberikan antibiotik, peternak ikan nila juga memberikan pestisida untuk mengobati kutu dan masalah-masalah kesehatan umum lain pada ikan-ikannya.

Bahan-bahan tersebut memang ampuh dalam membuat ikan-ikan nila tetap sehat. Tetapi apabila kemudian ikan nila tersebut dikonsumsi oleh manusia, maka akan berbahaya untuk kesehatan; seperti meningkatkan resiko alergi, asma, obesitas, dan kanker.

2. Ikan Nila dapat Meningkatkan Resiko Kanker
Terdapat laporan bahwa umumnya peternak di China memberikan pakan pada ikan nila mereka dengan kotoran binatang, seperti bebek, ayam, hingga kotoran babi. Apabila memakan ikan nila budidaya seperti ini, resiko kanker dapat meningkat hingga 10 kali lipat dibandingkan dengan menangkap di alam liar. Laporan tersebut diperkuat oleh Economic Research Service of the U.S. Department of Agriculture (USDA) tahun 2009, yang mengemukakan bahwa banyak makanan yang diimpor dari China telah terkontaminasi.

Oleh karena itu Pins harus pastikan lebih dahulu dari mana asal ikan nila yang akan dikonsumsi.

3. Ikan Nila dapat Memicu Radang dan Asma
Banyak orang yang menjadikan ikan sebagai makanan favoritnya di mana juga untuk mendapatkan asupan asam lemak omega 3 yang berguna menurunkan tekanan darah, mengurangi kolesterol dalam aliran darah, dan memperkuat sistem kekebalan tubuh. Namun, berdasarkan studi dari Universitas Wake Forest tahun 2008, ditemukan bahwa ikan nila justru lebih banyak mengandung omega 6 dibandingkan omega 3 dengan rasio 11 banding 1.

Apabila manusia terlalu banyak mengkonsumsi omega 6 ini, dapat meningkatkan resiko asma, arthritis, depresi, penyakit jantung, hingga kanker. Bahkan, resiko radang yang didapatkan dari mengkonsumsi hamburger lebih rendah dibandingkan dengan mengkonsumsi ikan nila budidaya.

4. Ikan Nila Berdampak Buruk Bagi Lingkungan
Peternakan ikan yang tidak dikelola dengan baik dapat memberikan efek buruk bagi lingkungan, seperti polusi air dan penyebaran penyakit ikan. Banyak petani tambak ikan yang hanya memikirkan untung dan hasil saja tetapi mereka tidak memikirkan perawatan hewan ternaknya yang berdampak negatif pada lingkungan.

Semakin banyak orang yang mengkonsumsi ikan nila, akan semakin banyak pula peternak dalam melakukan budidaya ikan nila seperti ini.

5. Ikan Nila Mengandung Merkuri
Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) memaparkan bahwa merkuri merupakan salah satu zat yang dapat berdampak buruk bagi kesehatan manusia. Merkuri adalah logam berat yang secara alami terdapat pada tanah, udara, dan air; yang dapat masuk ke tubuh manusia melalui kulit, udara yang terhirup, dan melalui makanan atau minuman yang dikonsumsi. Salah satu makanan yang mengandung merkuri ialah ikan nila.


Jadi itulah 5 hal mengenai sisi negatif konsumsi ikan nila bagi kesehatan manusia. Jadi, ikan nila tidak baik jika dikonsumsi dengan tidak hati-hati dan secara terus-menerus. Apakah ikan nila menjadi salah satu menu makanan favorit Pins? Jika iya, maka mulai sekarang lebih berhati-hati dalam memilih makanan yang dikonsumsi ya Pins.

Baca juga: Simak Cara Budidaya Ikan Nila dan Apa Saja Jenisnya

Bagi Pins yang sedang bingung mencari rumah yang tepat, ayo temukan beragam pilihan rumah terlengkap di Daftar Properti & iklankan properti Kamu di Jual Properti. Bergabunglah bersama Kami di aplikasi Rekan Pinhome untuk Anda Agen properti independen atau Kantor Properti.

Hanya di Pinhome.id yang memberikan Anda kemudahan membeli properti. Pinhome – PINtar jual beli sewa properti.

Tags :

Bagikan Artikel