Pinhome

  • Blog
  • Hobi
  • Kakatua Putih: Ciri-ciri, Penyebaran dan Harganya

Kakatua Putih: Ciri-ciri, Penyebaran dan Harganya

Dipublikasikan oleh Mega Puspita Ratna ∙ 6 September 2021 ∙ 5 menit membaca

Kakatua Putih merupakan salah satu jenis burung paruh bengkok dari keluarga Psittacidae dan genus Cacatua yang hanya dapat dijumpai di Indonesia. Burung yang memiliki nama ilmiah Cacatua Alba atau White Cockatoo dalam bahasa inggrisnya merupakan salah satu jenis burung kakatua dari beberapa jenis yang dapat ditemukan di beberapa daerah Nusantara.

Pinhome – Di alam liar burung Kakatua Alab atau Kakatua Alba dianggap sebagai hama meski burung ini tergolong ke jenis burung cerdas, sehingga populasi burung ini terus mengalami penurunan. Hal ini diakibatkan tergusurnya habitat burung untuk pembukaan lahan oleh manusia juga penangkapan liar untuk diperdagangkan secara ilegal

Ciri-ciri Kakatua Putih, White Cockatoo (Cacatua alba)

Burung Kakatua Putih termasuk ke jenis burung berukuran besar karena ukuran tubuh sekitar 46 cm. Berat tubuh burung ini sekitar 550 gram dengan rentang sayap sekitar 50 sampai 62 cm (Arndt dan Pittman, 2003; Juniper and Parr, 1998).

Kakatau putih memiliki mata coklat/ kemerahan atau hitam, paruh dan kaki abu-abu gelap. Ketika jambul diturunkan, bulu-bulu melipat kembali di atas kepala dengan rata. Secara umum berwarna putih, termasuk jambul; bulu terbang bagian bawah dan ekor bawah kuning. Lingkar mata putih, mata coklat gelap pada jantan dan merah/coklat pada betina.

Ciri-ciri kakatua putih
(Unsplash)

Cara Membedakan Kelamin Kakatua Putih

Baik Kakatua Alba jantan dan betina memiliki mata-cincin biru pucat, tetapi untuk membedakan kelamin Kakatua Putih jantan dan betina dapat diketahui dari matanya. Dimana kakaktua jantan memiliki mata coklat gelap, sementara betina memiliki mata kemerahan.

Kakatua Alba betina juga cenderung memiliki kepala lebih kecil dan paruh daripada jantan. Suara dari burung ini pendek, keras, dan pekikan nasal yang melengking. Pada saat terbang mengeluarkan nada berulang cepat.

Penyebaran Kakatua Putih Alias Kakatua Alba

Burung Kakatua Putih termasuk salah satu jenis burung endemik Indonesia khususnya endemik di Maluku Utara: Halmahera, Ternate, Tidore, Kasiruta, Mandioli, Bacan juga Obi. Burung ini Menghuni hutan primer dan sekunder tua, juga di tepi hutan, hutan tebang pilih serta lahan budidaya bekas hutan.

Burung ini dapat ditemui sampai ketinggian sekitar 900m. Menghabiskan sebagian besar waktunya dengan bertengger di percabangan pohon, berpasangan atau dalam kelompok kecil. Pada senja hari bergabung dengan kelompok besar untuk beristirahat di sarang.

Musim Kawin Kakatua Putih Atau Kakatua Alba

Musim kawin kakatua putih
(Unsplash)

Kakatua Putih hanya berkembang biak sekali setahun. Biasanya antara bulan April-Agustus, ketika pertumbuhan vegetasi mencapai puncaknya dan makanan sudah tersedia. Ketika burung Kakatua Putih jantan sering mengerutkan bulu-bulunya, melebarkan ekor, membuka sayap, menegakkan jambulnya, atau seperti mengangguk-angguk atau memantul.

Sedangkan burung betina awalnya terlihat menghindari atau cuek. Tetapi selama beberapa hari setelah dipertemukan, betina akan membiarkan burung jantan mendekatinya.

Baca juga : cara membedakan kelamin kakatua jambul kuning

Setelah berpasangan, mereka akan terlihat saling bersolek dengan menyisir kepala dan ekor pasangannya. Hal ini menunjukan mereka sudah ada ikatan emosional. Setelah beberapa waktu, burung jantan mulai melakukan ritual kawin dan betina akan bertelur sebanyak 2 butir.

Untuk pasangan baru, tindakan ini membutuhkan waktu lebih lama dibandingkan Kakatua Putih yang sudah pernah produksi. Dalam beberapa kasus, Kakatua alba bahkan dapat mendekati Kakatua Putih jantan.

Ketika sudah mulai perkawinan dan hendak bertelur, pasangan ini mulai memisahkan diri dari kelompoknya untuk menetap di atau dekat area bersarang mereka, yang biasanya berupa lubang di pohon-pohon besar.

Makanan yang Disukai

Makanan yang disukai
(Unsplash)

Seperti semua jenis burung paruh bengkok, burung kakatua putih di alam liar, mereka menghabiskan sebagian besar waktu untuk mencari makanan. Biji, kacang, kelapa, dan biji-bijian di ladang petani adalah hal yang umum untuk makan.

Namun untuk burung peliharaan, makanan ideal untuk kakaktua ini harus terdiri dari berbagai macam sayuran termasuk sayuran hijau dan sayuran akar. Biji-bijian berkualitas tinggi, kecambah segar, dan buah segar akan membuat burung-burung ini menjadi baik. Kadang-kadang, mereka dapat diberi makan kacang sehat seperti almond, hazelnut, pecan, dan walnut. Benih sehat seperti rami, milk thistle, atau biji rami juga bisa ditawarkan sesekali.

Baca juga : Cara membedakan kelamin kakatua mollucan jantan dan betina

Kakatua Putih dapat hidup lebih dari 40 tahun di penangkaran dan 30 tahun di alam liar. Ada beberapa klaim bahwa beberapa dari mereka telah hidup sampai usia matang 100 tahun, tetapi ini belum diverifikasi.

Harga Dipasaran

Meskipun jenis burung kakatua alba ini termasuk ke dalam daftar burung dilindungi Indonesia, namun masih banyak pemburu liar untuk diperjual belikan dengan harga yang relatif bervariasi. Harga Kakatua Putih atau harga kakatua alba berkisar antara Rp.2,5 juta – Rp. 3,5 juta/ ekor. Sedangkan untuk harga resmi Kakatua Alba jauh lebih mahal, namun hal ini lebih baik dibandingkan membeli illegal karena akan lepas dari jeratan hukum. Ingat, jika Pins ingin merawat burung pastikan memberikan perhatian lebih dan dirawat dengan baik ya!

————————————————-

Temukan beragam pilihan rumah terlengkap di daftar properti & iklankan properti kamu di Jual Beli Properti Pinhome. Bergabunglah bersama kami di aplikasi Rekan Pinhome untuk kamu agen properti independen atau agen kantor properti. 

Kamu juga bisa belajar lebih lanjut mengenai Properti di Property Academy by Pinhome. Download aplikasi Rekan Pinhome melalui App Store atau Google Play Store sekarang! Hanya di Pinhome.id yang memberikan kemudahan dalam membeli properti. Pinhome – PINtar jual beli sewa properti.

Tags :

Bagikan Artikel