Kakatua Maluku, Kakatua Mollucan (Moluccan cockatoo) | Jenis Burung

Pinhome

  • Blog
  • Hobi
  • Lifestyle
  • Mengenal Burung Kakatua Maluku atau Kakatua Mollucan (Salmon-crested cockatoo)

Mengenal Burung Kakatua Maluku atau Kakatua Mollucan (Salmon-crested cockatoo)

Dipublikasikan oleh Mega Puspita Ratna ∙ 15 November 2020 ∙ 5 menit membaca

Pinhome – Burung Kakatua Maluku atau Kakatua Mollucan merupakan salah satu jenis kakatua Endemik Indonesia, daerah sebaran Burung Kakatua Maluku adalah di Maluku Selatan. Burung kakatua ini hanya terdapat di hutan primer dan sekunder Pulau Seram, Ambon, Pulau Haruku dan Saparua.

Sejumlah populasi Burung Kakatua Maluku dilindungi di Taman Nasional Manusela, yang merupakan salah satu tempat terakhir untuk menemukan burung ini di habitat liar. Pakan Burung Kakatua Maluku terdiri dari biji-bijian, kacang dan aneka buah-buahan.

Burung Kakatua Maluku dalam ilmiahnya disebut dengan nama Cacatua moluccensis. Kakatua Mollucan termasuk jenis burung paruh bengkok berukuran sedang, dengan panjang sekitar 50 cm, dari keluarga Cacatuidae dan Genus Cacatua selain Kakatua Tanimbar alias Kakatua Goffin.

Burung Kakatua Maluku
(Wallpaper Abyss)

Burung kakatua ini mempunyai bulu putih bercampur warna merah-jambu. Di kepalanya terdapat jambul besar berwarna merah-jambu yang dapat ditegakkan, biasanya hal ini dalam kondisi marah. Bulu-bulu terbang dan ekornya berwarna jingga kekuningan. Burung betina serupa, dan biasanya berukuran lebih besar dari burung jantan.

Baca Juga : Kakatua Raja

Ciri-ciri Burung Kakatua Maluku

Burung Kakatua Maluku atau Kakatua Mollucan memiliki ukuran tubuh sekitar 50 cm dan betina umumnya lebih besar dibandingkan kakatua jantan. Sedangkan berat tubuh Kakatua Mollucan antara 640 dan 1025 gram, namun rata-rata 850 gram.

Ciri utama burung ini adalah jambulnya yang khas, berwarna merah jambu, dan bisa ditegakkan. Jika jambulnya ditegakkan, berarti Burung Kakatua Maluku sedang menunjukkan beberapa ekspresi berikut ini:

  • Burung sedang mencari perhatian pasangannya.
  • Burung sedang mencoba mempertahankan wilayah atau kelompoknya.
  • Burung sedang memanggil anggota kelompoknya.
  • Burung sedang mengekspresikan keingintahuan / rasa penasarannya.
  • Burung sedang mengekspresikan rasa senang atau gembira, tetapi bisa juga ekspresi kaget, frustasi, takut, bahkan marah.

Baca juga : macam-macam jenis kakatua

Jadi, ketika melihat Burung Kakatua Maluku sedang menegakan jambulnya, lebih baik jangan mendekat dulu, karena khawatir ia sedang marah. Jika sudah marah, risiko digigit pun bisa saja terjadi. Bayangkan kalau sampai digigit, batok kelapa yang keras pun bisa dipecahnya dengan mudah. Tetapi jika jambulnya diturunkan, bolehlah Pins mendekatinya, atau bahkan bermain-main dengannya. Sebab, hal ini menunjukkan burung dalam kondisi emosi yang ramah dan tenang.

Burung Kakatua Maluku
(Pinterest)

Perbedaan Burung Kakatua Maluku Jantan dan Betina

Cara membedakan Kakatua Mollucan jantan dan betina bisa dilihat dari warna matanya. Burung jantan memiliki mata berwarna coklat/ hitam gelap, sedangkan burung betina memiliki mata berwarna coklat kemerahan. Hal ini dapat terlihat dengan jelas kalau kita menyorot matanya dengan lampu senter kecil.

Burung kakatua memiliki kemampuan vokal yang pintar menirukan bermacam-macam suara, mulai dari suara lingkungan sekitarnya hingga suara burung lain. Kepintarannya bahkan hampir menyamai burung nuri abu-abu Afrika (African-Grey Parrot).

Baca juga : Kakatua Tanimbar atau Kakatua Goffin

Musim Kawin Burung Kakatua Maluku atau Kakatua Mollucan

Kakatua Maluku hanya berkembang biak sekali setahun – biasanya antara bulan Desember dan Maret, ketika pertumbuhan vegetasi mencapai puncaknya dan makanan sudah tersedia.

Sebagai bagian dari perilaku berpacaran, laki-laki mengacak-acak bulunya, menyebarkan bulu ekornya, melebarkan sayapnya, dan membentuk lambangnya. Dia kemudian terpental. Awalnya, perempuan mengabaikan atau menghindarinya, tetapi – asalkan dia memenuhi persetujuannya – pada akhirnya akan memungkinkan dia untuk mendekatinya.

Ketika burung Burung Kakatua Maluku jantan sering mengerutkan bulu-bulunya, melebarkan ekor, membuka sayap, menegakkan jambulnya, atau seperti mengangguk-angguk atau memantul. Sedangkan burung betina awalnya terlihat menghindari atau cuek. Tetapi selama beberapa hari setelah dipertemukan, betina akan membiarkan burung jantan mendekatinya.

Burung Kakatua Maluku
(ZooChat)

Setelah berpasangan, mereka akan terlihat saling bersolek dengan menyisir kepala dan ekor pasangannya. Hal ini menunjukan mereka sudah ada ikatan emosional. Setelah beberapa waktu, burung jantan mulai melakukan ritual kawin dan betina akan bertelur.

Untuk pasangan baru, tindakan ini membutuhkan waktu lebih lama dibandingkan Burung Kakatua Maluku yang sudah pernah produksi. Dalam beberapa kasus, Kakatua Mollucan bahkan dapat mendekati Burung Kakatua Maluku jantan. Ketika sudah mulai perkawinan dan hendak bertelur, pasangan ini mulai memisahkan diri dari kelompoknya untuk menetap di atau dekat area bersarang mereka, yang biasanya berupa lubang di pohon-pohon besar.

Sebagaimana perilaku bercinta keluarga burung parrot lainnya, Burung Kakatua Maluku juga setia terhadap pasangannya. Jika sudah berjodoh, mereka akan setia sehidup dan semati, kecuali suatu hal yang mengharuskan mereka terpisah seperti mati atau tertangkap oleh pemburu. Tetapi biasanya tidak mudah untuk menjodohkan lagi dengan pasangan lain, karena burung yang kehilangan jodohnya akan mengalami depresi cukup lama.

Makanan Burung Kakatua Maluku atau Kakatua Mollucan

Di habitat alaminya, Kakaktua Mollucan umumnya memakan berbagai biji, kacang dan buah-buahan, seperti pepaya, durian, langsat dan rambutan. Mereka juga memakan jagung yang tumbuh di ladang, mereka melakukan kerusakan besar dan karenanya dianggap sebagai hama tanaman oleh petani. Selain makan buah-buahan mereka juga memakan serangga besar, seperti jangkrik dan kadal.

Baca juga : Jenis Kakatua terkecil di dunia

Harga Burung Kakatua Maluku Atau Kakatua Mollucan

Meskipun jenis burung kakatua ini dalam status dilindungi, namun masih banyak pemburu liar untuk diperjual belikan dengan harga yang relatif bervariasi. Harga Kakatua Mollucan atau harga Burung Kakatua Maluku berkisar antara Rp. 2.500.000 – Rp. 3.500.000/ekor. Sedangkan untuk harga resmi Kakatua Mollucan jauh lebih mahal, namun hal ini lebih baik dibandingkan membeli illegal karena akan lepas dari jeratan hukum

————————————————-

Temukan beragam pilihan rumah terlengkap di daftar properti & iklankan properti kamu di Jual Beli Properti Pinhome. Bergabunglah bersama kami di aplikasi Rekan Pinhome untuk kamu agen properti independen atau agen kantor properti. 

Kamu juga bisa belajar lebih lanjut mengenai Properti di Property Academy by Pinhome. Download aplikasi Rekan Pinhome melalui App Store atau Google Play Store sekarang!

Hanya di Pinhome.id yang memberikan kemudahan dalam membeli properti. Pinhome – PINtar jual beli sewa properti.

Bagikan Artikel