Jerman mempersiapkan untuk memprotes ketentuan Perjanjian Versailles

Diperbarui oleh ∙ December 22, 2021 ∙ 2 menit membaca

Sejarah hari ini – Selama minggu kedua bulan Mei 1919, delegasi Jerman yang baru tiba di Konferensi Perdamaian Versailles, yang diadakan di Paris setelah berakhirnya Perang Dunia I, meneliti salinan Perjanjian Versailles, yang dibuat pada bulan-bulan sebelumnya oleh perwakilan dari musuh mereka yang menang, dan bersiap untuk mengajukan keberatan mereka atas perlakuan yang dianggap tidak adil dan tidak adil.

Disampaikan dengan perjanjian pada 7 Mei 1919, delegasi Jerman diberi waktu dua minggu untuk memeriksa persyaratan dan menyampaikan komentar resmi mereka secara tertulis.

Orang Jerman, yang sangat percaya pada gagasan Presiden Amerika Serikat Woodrow Wilson tentang apa yang disebut perdamaian tanpa kemenangan dan telah menunjuk pada Empat Belas Poinnya yang terkenal sebagai dasar mereka mencari perdamaian pada November 1918, sangat marah dan kecewa oleh perjanjian.

Ulrich von Brockdorff-Rantzau, menteri luar negeri Jerman, mengatakan: Volume lemak ini sebenarnya tidak perlu. Mereka bisa saja mengungkapkan semuanya dengan lebih sederhana dalam satu klausa Jerman menolak keberadaannya.

Didorong oleh keinginan Prancis dan Inggris untuk membuat Jerman membayar atas peran yang dimainkannya dalam konflik paling dahsyat yang pernah terjadi di dunia, Wilson dan perwakilan Sekutu lainnya di konferensi perdamaian memang telah menjauh dari perdamaian murni tanpa kemenangan.

Jerman kehilangan 13 persen wilayahnya dan 10 persen populasinya. Keanggotaan awal di Liga Bangsa-Bangsa , organisasi penjaga perdamaian internasional yang didirikan oleh perjanjian itu ditolak. Perjanjian itu juga mengharuskan Jerman membayar perbaikan, meskipun jumlah sebenarnya pada akhirnya kurang dari yang dibayar Prancis setelah Perang Prancis-Prusia tahun 1870-71.

Keberatan Jerman yang sebenarnya terhadap Perjanjian Versailles, bagaimanapun, adalah Pasal 231 yang terkenal, yang memaksa Jerman untuk menerima kesalahan tunggal atas perang untuk membenarkan reparasi.

Terlepas dari banyak perdebatan di antara Sekutu sendiri dan tentang protes Jerman yang sengit termasuk oleh Brockdorff-Rantzau, yang menulis kepada Sekutu pada 13 Mei bahwa Rakyat Jerman tidak akan berperang dan tidak akan pernah melakukan perang agresi Pasal 231 tetap berlaku perjanjian.

Jerman diberi batas waktu 16 Juni untuk menerima persyaratan mereka; ini kemudian diperpanjang hingga 23 Juni. Ditekan oleh Sekutu dan diliputi oleh krisis dalam pemerintahan Weimar di dalam negeri, Jerman menyerah dan menerima persyaratan tersebut pada pukul 17:40 tanggal 23 Mei.

Perjanjian Versailles ditandatangani pada 28 Juni 1919. Sementara itu, penentangan terhadap perjanjian dan Pasal 231, yang dipandang sebagai simbol ketidakadilan dan kekerasan dari seluruh dokumen, membusuk di Jerman. Bertahun-tahun berlalu, kebencian yang membesar perlahan-lahan menetap menjadi kebencian yang membara atas perjanjian dan penulisnya, kebencian yang, dua dekade kemudian, akan dihitung sampai tingkat yang bisa diperdebatkan di antara penyebab Perang Dunia Kedua.

Tags :

Artikel Pilihan

Berita Pinhome
Berita Pinhome Hadir di Denpasar, Pinhome Home Service Solusi Satu Langkah Mudah Bersih-Bersih Rumah

Jakarta, 9 Juli 2021 – Layanan Pinhome Home Service (PHS), hasil kolaborasi Pinhome dengan PT. Ap

Berita Pinhome
Berita Pinhome Hadir di Bandar Lampung dan Yogyakarta, Pinhome Home Service: Solusi Satu Langkah Mudah Bersih-bersih Rumah

Jakarta – Layanan Pinhome Home Service (PHS), hasil kolaborasi Pinhome dengan PT. Aplikasi 

Berita Pinhome
Berita Pinhome Buka Booth Free Massage di Acara CoHive Pop Up Market, Layanan Pinhome Home Service Diminati Lebih dari 150 Orang

Jakarta, 14 Juli 2022 - Pinhome selaku e-commerce properti, penyedia jasa rumah tangga, dan gaya hi

Berita Pinhome
Berita Pinhome KPR Lewat Pinhome, Agen Properti Bisa Klaim Seluruh Komisi!

Jakarta, 9 Agustus 2021 – Pinhome sebagai e-commerce properti memiliki misi untuk menjadikan prop

Berita Pinhome
Berita Pinhome Mau Bangun Usaha? Berikut Tips Pengecekan Properti untuk Tempat Usaha dari Pinhome

Jakarta, 1 November 2021 – Memahami aspek hukum pada properti merupakan hal yang krusial sebelum

Artikel Terkini

Properti
Properti 10 Tips Siasati Isi Rumah Pertama Lahan Minimalis

Pins masih bingung untuk memilih isi rumah pertama di lahan minimalis? Jangan khawatir, Pinhome aka

Finansial
Finansial Begini 3 Cara Mining Ethereum di Android

Ketika menjadi seorang penambang aset crypto, mungkin kamu sering bertanya-tanya “berapa lama ket

Arsitektur & Desain
Arsitektur & Desain 12 Desain Rumah Etnik Tingkat Atau Lantai 1 Yang Cantik & Sejuk

Desain rumah etnik adalah hunian dengan unsur budaya di sebuah negara. Desain arsitekturnya bisa di

Finansial
Finansial 22 NFT Termahal dengan Nilai Jual yang Menyentuh Hingga Angka Triliunan!

Aset digital dengan basis blockchain yang dikenal dengan NFT (Non-Fungible Token), kini semakin men

Finansial
Finansial Simak! 4 Cara Menambang Bitcoin untuk Pemula

Transaksi dengan memakai mata uang digital Bitcoin semakin tinggi peminatnya seiring waktu. Ini kar

Ikuti Media Sosial Kami

Pinhome Indonesia